Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Strategi Kelembagaan Masyarakat Peduli Api dalam Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Desa Lukun, Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti Nur Suhada; Meyla Suhendra; Perijal Chandra Damanik; Dinda Kurnia Shafitri; Khairuniah Khairuniah
JURNAL ILMU-ILMU KEHUTANAN Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jiik.6.2.45-53

Abstract

ABSTRACT This study aimed to identify barriers among fire-aware communities in fulfilling their role in forest and land fire control and to find out the MPA's institutional strategy for forest and land fire control. This study was carried out from November 2019 to December 2019 at Lukun Village, Tebing Tinggi Timur District, Meranti Islands Area with the survey method divided into two activities, the first being group discussion. gather and interview people interested in fire. The obstacles faced by community organizations related to fire are the lack of incentives for the MPA, inadequate equipment for extinguishing fires, limited water resources at the site, transportation and accessibility. At the time of extinguishing the fire was inadequate, no health. and ensure safety when extinguishing fire, when extinguishing. Institutional strategies for forest and land fire control include conducting periodic patrols, educating the community on the use of fire in plantations, and introducing village conventions on peat community activities. in gardens and forests, law enforcement against illegal logging in forested areas, and reserve replacement reservoirs. containment of water and channels to increase moisture and irrigation around potential wildfire risk areas and soil.Keywords: Strategy, MPA, Forest Fire and Land, Lukun
Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos Cair Ramah Lingkungan di Desa Binuang Kampar, Provinsi Riau Pebriandi Pebriandi; Niskan Walid Masruri; Nur Suhada; Imelda Yunita; M Andry Kurniawan; Nur Hasnah; Meki Herlon
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 04 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i04.1055

Abstract

Penyuluhan mengenai pembuatan pupuk kompos cair memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap praktik pertanian berkelanjutan. Tulisan ini membahas hasil dari kegiatan penyuluhan pembuatan pupuk kompos cair di Desa Binuang Kampar, Provinsi Riau. Metode penyuluhan yang digunakan meliputi pemberian materi, demonstrasi praktik, dan diskusi interaktif dengan masyarakat. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan pupuk kompos cair, serta dampak positifnya terhadap lingkungan dan pertanian lokal.
Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa Relawan Peduli Api (MRPA) dalam Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau Ika Lestari; Nurul Qomar; Erwanda Trio Bintan Sabri; Gandhiko Mohta; M. Mardhiansyah; Evi Sribudiani; Defri Yoza; Yossi Oktorini; Nur Suhada; Niskan Walid Masruri; Arya Arismaya Metananda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.429

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan masalah tahunan yang sering terjadi di Provinsi Riau. Hal ini menyebabkan dampak ekologis, sosial, dan ekonomi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Universitas Riau sebagai Mahasiswa Relawan Peduli Api (MRPA) dalam mitigasi dan penanggulangan karhutla. Metode yang digunakan meliputi pelaksanaan talkshow dengan narasumber ahli dari berbagai instansi, pengenalan alat-alat pemadam kebakaran, serta simulasi pemadaman kebakaran oleh tim pemadam kebakaran yang melibatkan 202 mahasiswa. Keberhasilan kegiatan dinilai berdasarkan keterlaksanaan pelatihan, antusiasme peserta, serta kemampuan peserta mengikuti tahapan simulasi yang diberikan. Kesimpulannya, kolaborasi lintas sektor berhasil membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang cukup untuk penanganan karhutla di Riau, sekaligus menumbuhkan tanggung jawab dan partisipasi aktif dalam pencegahan dan mitigasi kebakaran hutan dan lahan pada Mahasiswa Relawan Peduli Api (MRPA).
Identifikasi Bahaya dan Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Kegiatan Pembagian Batang oleh Operator Chainsaw di Hutan Tanaman Industri, Provinsi Riau Ika Lestari Hutasuhut; Evi Sribudiani; Viny Volcherina Darlis; Nur Suhada
Jurnal Ilmu Ilmu Kehutanan Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jiik.10.1.%p

Abstract

Industri kehutanan khususnya kegiatan pembagian batang oleh operator chainsaw memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi akibat kondisi lingkungan kerja yang berat, penggunaan alat mekanis, serta paparan kebisingan dan getaran alat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis bahaya dan menganalisis tingkat risiko keselamatan dan kesehatan kerja yang dialami operator chainsaw pada kegiatan pembagian batang di hutan tanaman industri Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan, wawancara dengan operator, dan analisis risiko menggunakan matriks peluang dan dampak berdasarkan hierarki pengendalian risiko. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 13 jenis bahaya utama, dengan 23 risiko terkait yang meliputi risiko fisik, kimia, dan ergonomi. Sekitar 71% risiko dikategorikan sedang dan 39% kategori tinggi, terutama risiko kebisingan chainsaw, getaran alat, paparan serbuk gergaji, dan asap pembakaran yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan jangka panjang seperti gangguan pendengaran, iritasi pernapasan, dan sindrom getaran tangan-lengan. Pengendalian risiko direkomendasikan berdasarkan hierarki pengendalian mulai dari eliminasi bahaya, substitusi metode kerja, rekayasa teknik, pengendalian administratif, hingga penggunaan alat pelindung diri (APD). Kesimpulannya, penerapan pengendalian risiko terpadu dan pelatihan keselamatan yang kontinu sangat penting untuk menurunkan tingkat risiko dan meningkatkan keselamatan serta kesehatan kerja operator chainsaw dalam kegiatan pembagian batang, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan operasional industri kehutanan.
Pemberdayaan Petani Mengembangkan Diversifikasi Cabai dan Kompos Jerami Berbasis Zero Waste di Desa Padang Mutung Ardian; Syafrinal Syafrinal; Nurbaiti Nurbaiti; Sispa Pebrian; Nursiani Lubis; Nur Suhada
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.2.233-239

Abstract

The need for chillies in Riau Province continues to increase along with the increase in population. The price of chillies in Riau is very dependent on supply; if it decreases, it causes the price of chillies to rise; this condition is an opportunity for chilli farmers in Riau to plant or agribusiness chillies. It is hoped that Padang Mutung Village, Kampar Riau Regency, can become a centre for chilli production because of the potential for rice fields, and most of the population's livelihood is farming. One component of chilli production costs is inorganic fertilizer, which tends to be expensive, so production costs increase. Continuous application of inorganic fertilizer can reduce soil fertility. This community service activity aims to increase farmers' understanding of the need for diversification by optimizing the use of paddy fields and fields by planting chillies, increasing farmers' understanding of zero waste-based straw compost-making techniques, which can then be used as a substitute for the use of inorganic fertilizers. The methods used are lectures, discussions and field practice. The activity results showed that after participating in the outreach and practical activities, participants gained knowledge, understood and were able to make rice straw compost and chilli seedlings. Participants will gain knowledge and understand the importance of diversifying the cultivation of chillies apart from rice to optimize the use of paddy fields, yards and idle land. Participants can also learn how to make straw compost and use it to grow fibre chillies, understanding that there is an opportunity to do chilli agribusiness to overcome the chilli shortage. It is hoped that the people of Padang Mutung Village will have increased awareness regarding crop diversification techniques for making straw compost as an alternative to reducing inorganic fertilizers, which will likely increase efficiency in chilli cultivation.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa Kehutanan Universitas Riau melalui Edukasi dan Simulasi Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan di Manggala Agni Daops Pekanbaru Ika Lestari; Nur Suhada; Pebriandi Pebriandi; Viny Volcherina Darlis; Yossi Oktorini; Defri Yoza; Evi Sribudiani; Muhammad Mardiansyah; Nurul Qomar; Ewi Irfani
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0fh9zs20

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) adalah bencana yang sering terjadi di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau, yang memberikan dampak besar terhadap ekosistem, kesehatan, sosial, dan ekonomi masyarakat. Sebagai institusi akademik di bidang kehutanan, Universitas Riau berperan dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam pengendalian karhutla. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa kehutanan Universitas Riau melalui edukasi dan simulasi pemadaman kebakaran yang diselenggarakan bekerja sama dengan Manggala Agni Daops Pekanbaru. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: pemberian materi oleh praktisi Manggala Agni, pengenalan alat pemadam kebakaran manual dan mekanis, serta simulasi pemadaman api secara langsung. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan kemampuan mahasiswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan dan keterampilan sebesar 39,42 setelah kegiatan berlangsung, yang mengindikasikan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan praktis mahasiswa. Kesimpulannya, kegiatan edukasi dan simulasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam upaya mitigasi karhutla di Provinsi Riau.