cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi, Jl. RSUD Melawi KM. 04 Kecamatan Nanga Pinoh Kab. Melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27756653     DOI : https://doi.org/10.46368/dpkm
Fokus Jurnal ini adalah mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat di berbagai bidang keilmuan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2023)" : 15 Documents clear
PENDAMPINGAN PEMBUATAN E-MODUL PEMBELAJARAN PADA GURU SEKOLAH DASAR Ahmad Khoiri; Waridah Waridah
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v3i2.1328

Abstract

Abstract: Assistance in making learning e-modules for Elementary School Teachers aims to provide solutions to problems encountered by teachers so that students are more active and independent, teaching materials in the form of electronic modules (e-modules) can be used and in utilizing appropriate technology based on applications that are effectively used in learning. The method of implementing this assistance through three stages, namely: planning, implementation and evaluation. The result of this assistance is to produce an output in the form of learning e-modules that can be used by teachers effectively.Keywords: Assistance, Making E-Modules, and Learning Abstrak: Pendampingan pembuatan e-modul pembelajaran pada Guru Sekolah Dasar ini bertujuan untuk memberikan solusi permasalahan yang ditemui oleh guru agar siswa lebih aktif dan mandiri maka dapat digunakan bahan ajar berupa modul elektronik (e-modul) dan dalam memanfaatkan teknologi tepat guna berbasis aplikasi yang efektif digunakan dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan pendampingan ini melalui tiga tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari pendampingan ini adalah menghasilkan luaran berupa e-modul pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dengan efektif.Kata kunci: Pendampingan, Pembuatan E-Modul, dan Pembelajaran
SOSIALISASI CARA BERHITUNG CEPAT MENGGUNAKAN TEKNIK JARIMATIKA KEPADA SISWA SMP NEGERI 1 PINOH UTARA Linda Dwi Saputri; Rahmatiya Putri; Meri Amelia; Skolastika Indah
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v3i2.1326

Abstract

Abstract: The socialization of quick calculation using the jarimatika technique is a way to perform fast and easy calculations. This method utilizes grouping of number into smallerand more manageable groups. The learning of the jarimatika technique can be accomplished through socialization , wich the procces of spreading  information and education about the technique to the general public. This can be done through various methods such as training sessions, workshop, presentations, and socoal media.Through this socialization, it is hoped that the public can understand and become proficient in the jarimatika technique, which can assist in speeding up the calculation procces and improve mathematical intelligence.Keyword : socialization, technique, jarimatikaAbstrak: Teknik jarimatika merupakan salah satu metode pembelajaran untuk melakukan hitung cepat dan mudah. Metode ini memanfaatkan pengelompokan angka menjadi kelompok yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Pembelajaran teknik jarimatika dapat dilakukan melalui sosialisasi yang merupakan proses penyebaran informasi dan edukasi tentang teknik tersebut kepada para siswa. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai metode seperti sesi pelatihan, lokakarya, presentasi, dan media sosial.Melalui sosialisasi ini diharapkan para siswa dapat memahami dan menguasai teknik jarimatika yang dapat membantu mempercepat proses berhitung dan meningkatkan kecerdasan matematis.Kata Kunci : sosialisasi , teknik, jarimatika
SOSIALISASI PENINGKATAN KEMAMPUAN MASYARAKAT DALAM BUDIDAYA KAMBING DI GAMPONG MEUNASAH PANGGOI KECAMATAN MUARA DUA KOTA LHOKSEUMAWE Faisal Faisal; Miswar Miswar; muhammad lutfi Al Fahmi; Rossahara Rossahara; Edi Putra
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v3i2.1167

Abstract

Abstract: Gampong's potential is all natural resources and human resources owned by Gampong as the basic capital that needs to be managed and developed for the continuity and development of Gampong. Overall, almost every resident of Gampong meunasah panggoi has livestock. The existence of goat farmers is one solution in helping stabilize the rural economy. The study of efforts to improve the ability of the community in goat cultivation aims to determine the potential resources of small-scale goat farmers related to increasing business and the ability and knowledge of farmers by providing production inputs, labor productivity and various kinds of livestock technology. The results achieved in the form of increasing the ability of the community and goat farmers formally and informally, expanding the experience of raising livestock can accelerate the increase in the basic potential and capacity of goat farmers. So it can be concluded with the efforts made, namely that farmers are increasingly able to carry out good goat cultivation methods including the layout of the cage, feed and provision of vitamins need to be done to strengthen the potential of goat farmers.Keywords: Improvement, ability, Community, Goat CultivationAbstrak: Potensi Gampong adalah segenap sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki Gampong sebagai modal dasar yang perlu dikelola dan dikembangkan bagi kelangsungan dan perkembangan Gampong. Secara keseluruhan hampir setiap penduduk Gampong meunasah panggoi memiliki hewan ternak. Keberadaan peternak kambing menjadi salah satu solusi dalam membantu menstabilkan perekonomian pedesaan. Kajian upaya peningkatan kemampuan masyarakat dalam budidaya kambing  bertujuan untuk  mengetahui potensi sumber daya peternak  kambing skala kecil yang berhubungan dengan peningkatan usaha dan kemampuan serta pengetahuan peternak dengan penyediaan input produksi, produktivitas tenaga kerja dan berbagai macam teknologi peternakan. Hasil yang dicapai berupa peningkatan kemampuan masyarakat dan peternak kambing secara formal maupun informal, perluasan pengalaman beternak dapat mempercepat peningkatan potensi dasar dan kapasitas peternak kambing. Maka dapat disimpulkan dengan upaya yang dilakukan yaitu para peternak semakin mampu menjalankan cara pembudidayaan kambing yang baik diantaranya tata letak kandang, pakan serta pemberian vitamin perlu dilakukan untuk memperkuat potensi peternak kambing.Kata kunci: Peningkatan, kemampuan, Masyarakat, Budidaya Kambing
Program Kemitraan Masyarakat pada Perajin Pisau Tradisional Khas Bali Pande Besi Agni Murub nyoman paramananda; I Wayan Gde Yogiswara Darma Putra; Ni Putu Ayu Tika Kurniawati
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v3i2.1149

Abstract

Pulau Bali dikenal dengan berbagai macam kerajinan tangan, salah satunya adalah kerajinan pande besi. Pande Besi Agni Murub salah satu perajin peralatan rumah tangga seperti pisau, senjata tradisional (keris) dan alat pertanian yang masih menerapkan cara tradisional dalam pembuatannya. Hal ini dilakukan bukan saja karena kebutuhan ekonomi, tapi juga untuk melestarikan warisan budaya. Permasalahan yang dialami Pande Besi Agni Murub belum memahami pemasaran digital. Permasalahan kedua yakni belum memahami system pencatatan keuangan terkomputerisasi. Permasalahan ketiga adalah mitra belum memahami pentingnya memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Permasalahan ke empat yaitu mitra belum menerapkan K3. Metode yang digunakan dalam program kemitraan masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan atas permasalahan yang di alami mitra, melakukan evaluasi dengan memberikan kuesioner. Hasil program yang telah dilaksanakan mitra mendapatkan kemampuan tambahan dalam hal digital marketing, pencatatan keuangan terkomputerisasi, pemisahan keuangan, serta mampu meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja serta mendapatkan investasi berupa alat untuk menunjang kinerja mitra dalam membuat produk kerajinannya
SOSIALISASI LITERASI DIGITAL PADA PELAKU UMKM DI PULAU KODINGARENG MENUJU “UMKM NAIK KELAS, UMKM GO DIGITAL” Sri Wahyuningsih Piu; Muhammad Rizal; Arham Arifin; Andi Asvin Mahersatillah Suradi; Muhammad Furqan Rasyid; Imran Djafar; Asmah Akhriana; Sitti Aisa; Santi Santi; Suci Ramadhani Arifin
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v3i2.1102

Abstract

Kodingareng Island is a small island located in the Spermonde Archipelago, South Sulawesi, Indonesia. Kodingareng Island does not have a large population or large development so that the number of MSME actors on this island may be limited. Digital literacy is becoming increasingly important for MSMEs, including on Kodingareng Island. To overcome the low level of digital literacy for MSMEs on Kodingareng Island, a team of Lecturers from Dipa Makassar University carried out community service activities in the form of socialization of digital literacy using a social campaign and media campaign approach to increase awareness and understanding of digital literacy issues. The purpose of this activity is to help MSME players recognize and overcome the challenges and risks associated with the use of digital technology. With effective dissemination of digital literacy, it is hoped that MSME actors can make the most of digital technology, while protecting themselves and contributing positively in the ever-evolving digital world.

Page 2 of 2 | Total Record : 15