cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcscm@unisba.ac.id
Phone
+6282118633944
Journal Mail Official
bcscm@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Communication Management
ISSN : -     EISSN : 28282183     DOI : https://doi.org/10.29313/bcscm.v2i2
Bandung Conference Series: Communication Management (BCSCM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen Komunikasi dengan ruang lingkup diantaranya adalah Awareness, Brand equity, Brand Image, Connecting Community Building, Content Creation, Content Sharing, Daya Tarik Iklan, Drama Televisi, Event, Gaya Hidup, Interior Display, Jingle, Kampanye, Keputusan Pembelian, Keterikatan Pelanggan, Komunikasi antar pribadi, Komunikasi Pemasaran, Konsep Diri, Kredibilitas Komunikator, Kualitas Pelayanan, Literasi Media, Loyalitas Konsumen Manajemen branding, Media Sosial, Minat Beli Konsumen, Online Review, Pemasaran Konten, Penjualan produk, Persepsi Budaya, Personal Branding, Promosi online, Sikap, Store Atmospheredan Layout, Tagline, Terpaan Media, Tindakan Membeli, Transportasi Online, Ujaran Kebencian, Website, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 88 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management" : 88 Documents clear
Hubungan Komunikasi Pemasaran di Media Sosial dengan Minat Berkunjung ke The Park Jabar Galih Nugraha; Mochammad Rochim
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.12706

Abstract

Abstract. The impact of technological developments in the field of communication and information has formed a digital society. Thus, social media, which is one form of digital media, can be utilized by business managers in the tourism sector to launch their marketing strategies. The Park Jabar is no exception, as one of the tourist destinations in Bandung. The content entitled "Seratus Ribu Dapat Apa" on Instagram @theparkjabar is one form of social media marketing carried out. Thus, it is necessary to know the extent to which the elements of entertainment, interaction, customization, E-WOM, and trendiness relate to visiting interest among the audience. In this study, researchers used the positivism paradigm with quantitative methods. The research approach uses the Rank Spearman correlation data analysis technique to determine the existence and strength of the relationship between the independent variable (X) and the dependent variable (Y). Primary data in this study were obtained from questionnaires distributed to 67 respondents, while secondary data used literature studies sourced from books, research articles, and credible online media. The results of this study indicate that there is a significant relationship between marketing on social media and visiting interest. The strength of the relationship is 0.868, which means that the relationship is in a very strong category. This is in line with the test results on sub-variable X, namely the relationship between entertainment, interaction, customization, E-WOM, and trendiness elements with visiting interest, which shows that there is a significant relationship between these elements and visiting interest with a strong relationship strength. Abstrak. Dampak perkembangan teknologi pada bidang komunikasi dan informasi telah membentuk masyarakat digital. Dengan begitu, media sosial yang merupakan salah satu bentuk media digital dapat dimanfaatkan oleh pengelola usaha di bidang pariwisata untuk melancarkan strategi pemasarannya. Tak terkecuali The Park Jabar, sebagai salah satu destinasi wisata di Kota Bandung. Konten berjudul “Seratus Ribu Dapat Apa” di instagram @theparkjabar menjadi salah satu bentuk pemasaran di media sosial yang dilakukan. Dengan demikian, perlu diketahui sejauh mana elemen entertainment, interaction, customization, E-WOM, dan trendiness berhubungan dengan minat berkunjung di kalangan penonton. Pada penelitian ini peneliti menggunakan paradigma positivisme dengan metode kuantitatif. Pendekatan penelitian menggunakan teknik analisis data korelasi Rank Spearman untuk mengetahui keberadaan dan kekuatan hubungan antara variabel bebas (X) dengan variabel terikat (Y). Data primer pada penelitian ini diperoleh dari angket yang disebarkan kepada 67 responden, sedangkan data sekunder menggunakan studi pustaka yang bersumber dari buku, artikel penelitian, serta media online yang kredibel. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan signifikan antara pemasaran di media sosial dengan minat berkunjung. Kekuatan hubungan sebesar 0,868 yang berarti hubungan yang terjalin dalam kategori sangat kuat. Hal tersebut sejalan dengan hasil pengujian pada sub variabel X yakni hubungan elemen entertainment, interaction, customization, E-WOM, dan trendiness dengan minat berkunjung yang menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara elemen-elemen tersebut dengan minat berkunjung dengan kekuatan hubungan yang kuat.
Penyajian Pesan Terapi Cancer Fighter Yuniar Suciati; Hasbiansyah
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.12738

Abstract

Abstract. Currently, social media has become something taht cannot be separated from everyday life where social media is used as a medium for communication information, one of which is the dissemination of cancer therapy information. This research aims to dertemine the types of message, message appeal, communication style and motivation of content creator as cancer fighter in sharing his experience fighting cancer on his social media accounts. This research use a constructivist paradigm with qualitative case study research methods, in-deph interview data collection techniques and document studies, using informant namely Shella Selpi Lizah, owner of the account social media Tiktok @Shellasl and Instagram @Shellasl_3 as the main informant. The results of this research (1) Obtained 61 types of persuasive messages, 89 types of informatif messages and 16 of types entertainment messages on instagram and tiktok social media. (2) There were messages with emmotional appeals as well as the arrangement of images and the use of typography as message appeal. (3) There was a communication style passive-aggressive and aggressive. (4) Choosing social media instagram and tiktok because they have fast and wide dissemination of information and can provide material benefits as motivation. Abstrak. Saat ini media sosial menjadi sesuatu yang tidak terlepas dari kehidupan sehari-hari dimana media sosial digunakan sebagai media informasi komunikasi, salah satunya ialah penyebaran informasi terapi kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pesan, daya tarik pesan, gaya komunikasi dan motivasi content creator as cancer fighter dalam membagikan pengalamannya melawan cancer pada akun media sosialnya. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan metode penelitian kualitatif studi kasus, teknik pengumpulan data wawancara mendalam dan studi dokumen, menggunakan informan utama yakni Shella Selpi Lizah pemilik akun media sosial tiktok @Shellasl dan instagram @Shellasl_3 sebagai informan utama. Hasil penelitian ini (1) Didapati 61 jenis pesan persuasif, 89 jenis pesan informatif dan 16 jenis pesan hiburan pada media sosial instagram dan tiktoknya. (2) Terdapat pesan dengan emmotional appeals serta penyusunan gambar menggunakan typografi sebagai daya tarik pesan. (3) Memiliki gaya komunikasi pasif-agresif dan agresif. (4) Pemilihan media sosial instagram dan tiktok karena memiliki persebaran informasi yang cepat dan luas serta dapay memberikan keuntungan materi sebagai motivasi.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Instagram @Jabarquickresponse Terhadap Kepuasan Followers Salma Fauziyyah; Yulianti
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.12750

Abstract

Abstract. Technology continues to develop rapidly and make activities easier, especially in communication. Now, with internet technology humans can access social media to find information or communicate without knowing distance and time. Same as Jabar Quick Response (JQR) created an Instagram account to share complaint service information and news about West Java. This study aims to measure the extent of the influence of the use of social media instagram @jabarquickresponse on follower satisfaction. To measure this influence, researchers use the positivism paradigm with a quantitative approach. The data analysis technique in this study uses simple linear regression to test the hypothesis that the researcher has set, its function is to measure the influence between variable X and variable Y. Primary data collection techniques use questionnaires and secondary data collection techniques use literature studies and documentation. The results of this study indicate that there is an influence between variable X on variable Y of 65.8% with a strong category. Then, the category of sub variable X on the strongest sub variable Y is communication on information satisfaction with an R square of 0.481. Abstrak. Teknologi terus berkembang pesat dan membuat kegiatan lebih mudah, terutama dalam berkomunikasi. Kini, dengan teknologi internet manusia dapat mengakses media sosial untuk mencari informasi atau berkomunikasi tanpa mengenal jarak dan waktu. Sama halnya dengan Jabar Quick Response (JQR) yang membuat akun Instagram untuk membagikan informasi layanan aduan dan berita tentang Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana pengaruh penggunaan media sosial instagram @jabarquickresponse terhadap kepuasan followers. Untuk mengukur pengaruh tersebut, peneliti menggunakan paradigma positivisme dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linear sederhana untuk menguji hipotesis yang sudah peneliti tetapkan, fungsinya untuk mengukur pengaruh antara variabel X dan variabel Y. Teknik pengumpulan data primer menggunakan kuesioner dan teknik pengumpulan data sekunder menggunakan studi literatur dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara variabel X terhadap variabel Y sebesar 65,8% dengan kategori kuat. Lalu, kategori sub variabel X terhadap sub variabel Y yang terkuat adalah communication terhadap kepuasan informasi dengan jumlah R square 0,481.
Strategi Komunikasi Visual Bujang Rimba dalam Membangun Brand Identity Gilar Virgyawan; Riza Hernawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.12800

Abstract

Abstract. Bujang Rimba is an advertising agency with a unique brand identity. This brand identity is shaped through the crucial role of visual communication. Visual communication involves the activity of visualizing creative ideas into cohesive visual products. Therefore, a creative process is necessary to produce unique visual products. This creative process is applied in every visual communication strategy, which includes managing visual elements, captions, and humor. All of these aspects are managed within a vernacular, vintage, and adaptive identity through a humorous approach. This research adopts a qualitative approach with descriptive case study analysis. The informants in this study are the Multimedia Director and Creative Designer of Bujang Rimba. Data collection techniques used include interviews, observations, and literature studies. Data analysis techniques used include data reduction, data presentation, drawing conclusions, and data validity. Based on the research findings, Bujang Rimba's creative process is divided into natural content and content based on brief. The management of Bujang Rimba's visual elements includes the profile picture and content of the @bujangrimba_ Instagram account. These visual elements include color, space, typography, illustration, shape, texture, and symbols. Caption management includes techniques of composition and message delivery. Meanwhile, humor is used to build a good relationship with the audience. Bujang Rimba aims for its audience to have an impressive, surprising, and enjoyable scrolling experience. Abstrak. Bujang Rimba merupakan agensi periklanan dengan brand identity yang unik. Brand identity dibentuk melalui peran penting komunikasi visual. Komunikasi visual melibatkan aktivitas memvisualisasikan ide kreatif menjadi produk visual yang utuh. Maka dari itu, diperlukan proses kreatif untuk menghasilkan produk visual yang unik. Proses kreatif tersebut diaplikasikan dalam setiap strategi komunikasi visual yang terdiri dari pengelolaan elemen visual, caption, dan humor. Seluruh aspek tersebut dikelola dalam identitas vernakular, jadul, dan adaptif melalui pendekatan humor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis studi kasus deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah Multimedia Director dan Creative Designer Bujang Rimba. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, kesimpulan, serta keabsahan data. Berdasarkan hasil penelitian, proses kreatif Bujang Rimba terbagi menjadi konten natural dan konten based on brief. Pengelolaan elemen visual Bujang Rimba meliputi profile picture dan konten akun Instagram @bujangrimba_. Elemen visual tersebut meliputi, warna, ruang, tipografi, ilustrasi, bentuk, tekstur, dan simbol. Pengelolaan caption, meliputi teknik penyusunan dan penyampaian pesan. Sedangkan pendekatan humor digunakan untuk menjalin hubungan yang baik dengan audiens. Bujang Rimba ingin audiensnya memiliki pengalaman scrolling yang berkesan, penuh kejutan, dan menyenangkan.
Pengaruh Kredibilitas Maudy Ayunda Sebagai Brand Ambassador Terhadap Tingkat Brand Awareness E-Commerce Lazada Dalilah Nur Andytha; Ratri Rizki Kusumalestari
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.12826

Abstract

This study explores the influence of Maudy Ayunda's credibility as a brand ambassador on Lazada's level of brand awareness among Instagram followers. Using a quantitative approach, 271 respondents were selected through random sampling technique. Data was collected through questionnaires and literature studies, then analyzed using simple regression analysis. The results showed that Maudy Ayunda's credibility, expertise, trustworthiness, and attractiveness as a brand ambassador significantly contributed to Lazada's brand awareness. The positive regression coefficient for each variable indicates its positive impact on brand awareness, with a significance value lower than 0.05. This study confirms that the choice of Maudy Ayunda as a brand ambassador has made a significant contribution in increasing Lazada's brand awareness among its followers on Instagram. Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh kredibilitas Maudy Ayunda sebagai brand ambassador terhadap tingkat brand awareness Lazada di kalangan pengikut Instagram. Dengan pendekatan kuantitatif, 271 responden dipilih melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas, keahlian, keterpercayaan, dan daya tarik Maudy Ayunda sebagai brand ambassador secara signifikan berkontribusi terhadap brand awareness Lazada. Koefisien regresi positif untuk masing-masing variabel menunjukkan dampak positifnya pada brand awareness, dengan nilai signifikansi yang lebih rendah dari 0,05. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa pilihan Maudy Ayunda sebagai brand ambassador telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran merek Lazada di kalangan pengikutnya di Instagram.
Migrasi Radio Konvensional menjadi Radio Digital Salman Aditya Rahman Santoso; Santi Indra Astuti
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.12828

Abstract

Abstract. The digitalization process in the radio broadcasting industry has made radio easy to access and consume by loyal radio listeners. Digital radio is a new trend among broadcasters and even beginners in this field, starting from various social media to applications focused on radio broadcasting have begun to develop features to make it easier for people to produce their works in this field. This research discusses how Media Convergence is implemented on 24Station campus radio. This research aims to find out how the migration of conventional radio to digital radio within the framework of media convergence in the 24Station radio community. This research explores the views of individuals and communities on the migration of campus radio to digital media. The study focuses on how they apply digital radio as a form of media convergence, based on their experiences in running programs for listeners. This research uses a qualitative approach as well as a case study method. The research subjects chosen were Ex-Kasie. Radio Laboratory, Radio Laboratory Ex-Labourer, Radio Laboratory Labourer and Radio Laboratory Assistant. The data collection techniques used were unstructured interviews and direct observation. The results of this study are that with all the migration processes, through existing regulations and policies, as well as the development mechanisms created, and the interaction patterns that exist, Radio 24Station still cannot be called a digital radio because it still uses web streaming radio, but Radio 24Station is in the process of digitizing radio and becoming a form of media convergence in the campus environment. Abstrak. Proses digitalisasi pada industri penyiaran radio membuat radio menjadi mudah untuk diakses dan dikonsumsi oleh para pendengar setia radio. Radio digital menjadi tren baru di kalangan para pegiat penyiaran bahkan pemula di bidang penyiaran ini, dimulai dari berbagai media sosial hingga aplikasi yang difokuskan pada bidang penyiaran radio sudah mulai mengembangkan fitur-fitur untuk memudahkan khalayak menghasilkan karya-karyanya di bidang ini. Penelitian ini membahas mengenai bagaimana Konvergensi Media diimplementasikan pada radio kampus 24Station. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana migrasi radio konvensional menjadi radio digital dalam kerangka konvergensi media pada komunitas radio 24Station. Penelitian ini mengeksplorasi pandangan individu dan komunitas terhadap migrasi radio kampus ke media digital. Studi ini fokus pada bagaimana mereka mengaplikasikan radio digital sebagai bentuk konvergensi media, berdasarkan pengalaman mereka dalam menjalankan program-program untuk pendengar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan juga metode studi kasus. Subjek penelitian yang dipilih merupakan Eks-Kasie. Laboratorium Radio, Eks-Laboran Laboratorium Radio, Laboran Laboratorium Radio dan Asisten Laboratorium Radio. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara tidak terstruktur dan observasi secara langsung. Hasil dari penelitian ini adalah dengan segala proses migrasi, melalui regulasi dan kebijakan yang ada, serta mekanisme pengembangan yang dibuat, dan juga pola interaksi yang terjalin, Radio 24Station masih belum bisa disebut sebagai radio digital karena masih menggunakan radio web streaming, akan tetapi Radio 24Station sedang dalam proses digitalisasi radio dan menjadi wujud konvergensi media pada lingkungan kampus.
Pemanfaatan Smiling West Java Ambassador dalam Promosi Pariwisata melalui Media Sosial Azril Muhammad Shafa; Sophia Novita
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.12858

Abstract

Abstract. The Smiling West Java Ambassador program, conducted by the West Java Provincial Department of Tourism and Culture, aims to promote tourism in West Java through social media platforms. In the era of modern tourism dynamics or Digital Tourism, community involvement is a key strategy in tourism promotion. This program is an initiative of the West Java Provincial Department of Tourism and Culture that mobilizes community participation in tourism promotion. The research's objective is to explore reasons for community involvement, provided empowerment, content strategies, and methods to overcome challenges in the Smiling West Java Ambassador program. Employing a qualitative method with a case study approach, the research reveals the uniqueness of community engagement in social media promotion trends, utilizing theories of community participation and promotional content to analyze collected data. Data collection involved interviews, observations and documentation. Findings indicate that empowering and involving communities in tourism promotion programs can have positive impacts, enhancing local participation, sustainable tourism, and creating authentic and engaging content, thereby raising awareness of tourism potential in West Java. Furthermore, the West Java Provincial Department of Tourism and Culture effectively overcame challenges through comprehensive strategies such as collaborating with local governments, tourism stakeholders, and active social media users, ensuring program responsiveness to market needs and latest tourism trends. The implications underscore the importance of continued community participation in similar programs in the future, alongside enhancing promotional strategies focusing on local involvement to strengthen regional tourism industries and sustainable tourism. Abstrak. Program Smiling West Java Ambassador, yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Jawa Barat melalui media sosial. Di era dinamika pariwisata modern atau Digital Tourism, keterlibatan masyarakat menjadi strategi utama dalam promosi pariwisata. Program ini adalah inisiatif dari Disparbud Jabar yang mengajak partisipasi masyarakat dalam mempromosikan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki alasan keterlibatan masyarakat, pemberdayaan yang diberikan, strategi konten, dan cara mengatasi hambatan dalam program Smiling West Java Ambassador. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menunjukkan keunikan terkait keterlibatan masyarakat dalam tren promosi melalui media sosial dengan menggunakan teori partisipasi masyarakat dan konten promosi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan memberdayakan dan melibatkan masyarakat, program promosi pariwisata dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterlibatan lokal, berkelanjutan pariwisata, dan menciptakan konten yang autentik dan menarik, sehingga meningkatkan kesadaran akan potensi pariwisata di Jawa Barat. Selain itu, Disparbud Jabar berhasil mengatasi hambatan dengan menerapkan strategi kolaboratif, termasuk dengan pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya mendorong partisipasi masyarakat dalam program serupa di masa mendatang, serta meningkatkan strategi promosi yang berfokus pada keterlibatan lokal untuk memperkuat industri pariwisata daerah dan pariwisata berkelanjutan.
Seni Pertunjukan Kabaret sebagai Media Kampanye Adinda Arij Az-Zahra Rusmana; Septiawan Santana Kurnia
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.13022

Abstract

Abstract. Kabaret Bandung is a modern art performance that is popular among young people, especially in West Java. The hallmark of Bandung Cabaret is the use of audio playback, which distinguishes it from other cabarets. Every Bandung Cabaret performance always contains a message of information or knowledge that is conveyed in its story. Therefore, Bandung Cabaret performance art is used as a campaign medium to convey campaign messages to the public through the stories it presents because cabaret has a strong appeal, so it can attract the attention of the public and make it easier for them to receive the messages conveyed. This was also the case at the 2023 Spectacular Momentum Cabaret Festival, which used cabaret performance art as a campaign medium for the concept of life goals. This study aims to analyze Bandung cabaret performance art as a campaign medium. This study uses a qualitative case study research method with data collection through interviews, observations, and document analysis. The sources of data for this study are the organizers and spectators of the 2023 Spectacular Momentum Cabaret Festival as well as Bandung Cabaret experts. The results of this study are: 1) The purpose of cabaret is to convey socio-political messages in its performances, therefore the Bandung Cabaret performance in this Spectacular Momentum Cabaret Festival is to convey a campaign message about the concept of life goals. 2) Kabaret Bandung performance art as a campaign medium can cause dimensions of social change in society, including cognitive, affective, and behavioral changes. 3) Bandung performance art is effective as a campaign medium because Bandung Cabaret is a popular culture and the delivery of campaign messages is packaged in an interesting way so that it is easier to be accepted by the public. Abstrak. Kabaret Bandung merupakan sebuah pertunjukan seni modern yang populer di kalangan anak muda, terkhususnya di Jawa Barat. Ciri khas Kabaret Bandung adalah memiliki audio playback yang membedakan dengan cabaret lainnya. Dalam setiap pertunjukan Kabaret Bandung pasti terdapat pesan informasi atau ilmu pengetahuan yang disampaikan dalam ceritanya. Maka dari itu, seni pertunjukan Kabaret Bandung digunakan sebagai media kampanye untuk menyampaikan pesan-pesan kampanye kepada masyarakat melalui cerita yang dibawakannya karena kabaret memiliki daya tarik yang kuat, sehingga dapat menarik perhatian masyarakat dan membuat mereka lebih mudah menerima pesan yang disampaikan. Begitu juga pada Festival Kabaret Spektakuler Momentum 2023 yang menggunakan seni pertunjukan kabaret sebagai media kampanye mengenai konsep life goals. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seni pertujunkan kabaret Bandung sebagai media kampanye. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Adapun narasumber dari penelitian ini adalah panitia dan penonton dari Festival Kabaret Spektakuler Momentum 2023 serta pakar Kabaret Bandung. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Tujuan dari cabaret yaitu untuk menyampaikan pesan-pesan sosial politik dalam pertunjukannya, maka dari itu pertunjukan Kabaret Bandung dalam Festival Kabaret Spektakuler Momentum ini adalah untuk menyampaikan pesan kampanye mengenai konsep life goals. 2) Seni pertunjukan Kabaret Bandung sebagai media kampanye dapat menyebabkan dimensi perubahan sosial di dalam masyarakat, diantaranya perbahan kognitif, afektif, dan behavioral. 3) Seni pertunjukan Bandung efektif sebagai media kampanye karena Kabaret Bandung merupakan budaya yang populer dan penyampaian pesan kampanye dikemas secara menarik jadi lebih mudah diterima oleh masyarakat.
Hubungan Antara Gaya Manajerial Pemimpin dengan Produktivitas Kerja Karyawan Sabila Putri Septiani; Dede Lilis Chaerowati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.13024

Abstract

Abstract. A leader's communication style is important in a company. So the ongoing leadership should have a special leadership style which is expected to be able to bring problems to the institution or organization it leads. As is known by education administrators, good leadership will deliver institutions of good quality. This research focuses on the managerial style of leaders at PT. GNF Trans Tourism with employee work productivity. This research aims to determine whether or not there is a relationship between a leader's managerial style and employee work productivity. The theory used is the theory of four Likert systems. This research uses quantitative methods with a correlational approach. The results of this research are that the more managerial style improves, the more likely it will be followed by an increase in work productivity. This shows that an effective managerial style has a direct impact on employee work productivity. The implication is that it is important for managers to develop an effective managerial style, which can motivate, support and direct the team clearly, effective communication, skill development, efficient task delegation and good conflict management are also important factors in increasing work productivity. Abstrak. Gaya komunikasi pemimpin menjadi hal penting dalam suatu perusahaan. Maka sudah seharusnya kepemimpinan yang sedang berlangsung memiliki gaya kepemimpinan khusus yang diharapkan mampu membawa maslahah bagi lembaga atau organisasi yang dipimpinnya. Sebagaimana yang telah diketahui oleh para penyelenggara pendidikan bahwa kepemimpinan yang baik akan menghantarkan lembaga pada kualitas yang baik. Adapun penelitian ini memfokuskan pada gaya manajerial pemimpin di PT. GNF Trans Pariwisata dengan produktivitas kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak hubungan antara gaya manajerial pemimpin dengan produktivitas kerja karyawan. Teori yang digunakan adalah teori empat sistem Likert. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Hasil penelitian ini yaitu, bahwa semakin meningkatkan gaya manajerial, kemungkinan akan diikuti oleh peningkatan produktivitas kerja. Hal ini menunjukkan bahwa gaya manajerial yang efektif memiliki dampak langsung pada produktivitas kerja karyawan. Implikasinya adalah pentingnya bagi manajer untuk mengembangkan gaya manajerial yang efektif, yang dapat memotivasi, mendukung, dan mengarahkan tim dengan jelas, komunikasi yang efektif, pengembangan keterampilan, pendelegasian tugas yang efisien, dan pengelolaan konflik yang baik juga merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas kerja.
Makna Komunikasi Keluarga Broken Home Muhammad Pippo Ferozzi Supriadi; Askurifa'i Baksin
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.13042

Abstract

Abstract. Film has a uniqe characteristic to reach a wide public and have a function to broaden a perspective on social issue and culture. One of the films that discusses the issue of post-divorce and family communication is Daren Arofonsky's The Whale. The Whale is a sad and touching story about a man named Charlie who is isolated himself from the world after a divorce and the death of his partner, only to find himself dying with obesity wanting to reconnect with his daughter. This film illustrates how family communication as a bride to reconnecting relationship between family members post-divorce. The purpose of this study is to see the meaning of broken home family communication in The Whale film, this meaning is explained based on the level of reality, level of representation, and level of ideology that is appropriate with John Fiske's semiotic theory. This study was compiled using qualitative analysis methods to describe the meaning family communication on broken home family. Result from this study from the analysis on three level suggesting the effectiveness of family communication to reconnect with a family member post-divorce. Abstrak. Film dengan karakteristik uniknya yang dapat mencakup khalayak luas dan memperluas perspektif mengenai isu sosial dan kultural . Salah satu film yang membahas mengenai isu perceraian dan komunikasi pada angota keluarga adalah film The Whale karya Daren Arofonsky. Film The Whale adalah kisah sedih dan menyentuh tentang seorang pria bernama Charlie yang mengasingkan diri dari dunia setelah percerain dan kematian pasangannya, dimana dirinya yang obesitas dan sekarat ingin berhubungan kembali dengan anak perempuanya. Film ini menggambarkan kekuatan komunikasi keluarga dalam menjadi jembatan dalam memperbaiki kembali hubungan keluarga pasca perceraian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat makna komunikasi keluarga broken home pada film The Whale, makna tersebut dijelaskan dengan berdasarkan level realitas, level representasi, dan level ideologi yang sesuai dengan teori semiotika John Fiske. Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode analisis kualitatif untuk mendeskripsikan makna yang terbentuk. Hasil dari ketiga level analisis yang menunjukan efektivitas komunikasi keluarga dalam menjadi jembatan dalam membangun kembali hubungan keluarga pasca perceraian.