cover
Contact Name
Elisabeth Tatia Pramajati
Contact Email
elisabethtatia.p@gmail.com
Phone
+62274487711
Journal Mail Official
jai@uajy.ac.id
Editorial Address
Jln. Babarsari No. 5, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Atma Inovasia
ISSN : 27759385     EISSN : 27759113     DOI : https://doi.org/10.24002/jai
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2021)" : 26 Documents clear
Kegiatan Kesenian dan Penyuluhan Informasi Terkait MCK di Sungai di Desa Pandowan pudyatmoko, yohanes sri
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.646 KB) | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3943

Abstract

 Pandowan Village is one of the most populous villages located in Galur District, Kulon Progo, Yogyakarta. This village is a village that has various potentials ranging from nature, society to very interesting arts. This is evidenced by the existence of 8 art activities that are divided into each village, and the event of Reog Pandu Budaya (Ramayana Story) was held in this Pandowan Village. In addition, Pandowan Village also has extensive agricultural land and is fed by rivers for irrigation of the rice fields, however, the existence of parties carrying out MCK in the river will eventually pollute the river and of course have a bad impact on the health of the community around Pandowan Village. Thus, the writing of this KKN Journal Papers discusses these 2 topics. The data collection method used is literature study and the data collection process is through websites, journals, previous reports and carried out online. Our observations show that Pandowan Village has a lot of excellent potential and deserves to be developed. KKN is a place for students to develop their competencies and as a place to contribute to the surrounding community.
Pengembangan Wisata Telaga Boh Kulon dan Pemanfaatan E-Commerce dalam Pemasaran di Desa Bohol Harsono, Harsono
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.024 KB) | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3945

Abstract

Desa Bohol merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada desa ini terdapat potensi yang dapat dikembangkan, salah satunya adalah Telaga Boh Kulon. Telaga ini didirikan dengan tujuan untuk menampung air hujan, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, kualitas air di telaga ini menjadi buruk karena proses pengolahan air yang kurang tepat, sehingga air di telaga ini tidak dapat dikonsumsi oleh warga dan hanya dapat digunakan sebagai  air minum ternak. Selain itu di Desa Bohol juga terdapat suatu usaha pembuatan rempeyek kacang. Akan tetapi perkembangan dari usaha ini masih lambat karena belum memanfaatkan teknologi. Maka tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menyajikan suatu informasi terkait dengan potensi yang dimiliki oleh Desa Bohol, yakni untuk mengembangkan Telaga Boh Kulon menjadi objek wisata dan edukasi pemanfaatan e-commerce. Tahapan program pengabdian dimulai dari, 1) pengumpulan data mengenai potensi Desa Bohol, 2) perancangan kegiatan dengan topik objek wisata Telaga Boh Kulon dan e-commerce untuk usaha rempeyek, 3) pelaksanaan program pengabdian berupa edukasi pengembangan Telaga Boh Kulon dan pemanfaatan e-commerce. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memperluas wawasan penduduk Desa Bohol terkait dengan potensi yang dimiliki, sehingga dapat meningkatkan perekonomian desa.
Potensi Pengembangan Pariwisata dan Kebudayaan Desa Tileng, Gunung Kidul, Yogyakarta di Situasi Pandemi Covid19 Harsono, Harsono
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.377 KB) | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3963

Abstract

Penelitian merupakan proses pemecahan suatu masalah dengan melakukan suatu pendekatan dengan metode ilmiah untuk menyelesaikan permasalahan yang ada secara sistematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di Desa Tileng, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul serta bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan pariwisata masyarakat Desa Tileng sehingga mampu meningkatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program KKN Society 5.0 di Desa Planjan Kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul Latumahina, Bill Samuel; Nugrahanto, Cornelius Septian; Daniel, Daniel; Ermawati, Ermawati; Damanik, Justin Gamaliel; Christiyanto, Laurensius Erdin; Nurmawan, Mardatungga; Angelita, Maya; Mulyono, Romi Kurniawan Agni; Kirana, Stephani Nindya; Widiastiani, Nindry Sulistya
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3895

Abstract

Community empowerment activities in the Covid-19 pandemic era were conducted by students through Kuliah Kerja Nyata (KKN) Society 5.0 or KKN 78 which was conducted without field landing. This activity aims to increase students' empathy towards the villagers with various programs to develop potential and solve problems in the place. Group 38 was stationed in Planjan Village, Saptosari Sub-District, Gunungkidul, D.I. Yogyakarta. The programs carried out by the group 38 are KKN Village Potential and KKN Pocketbook. The resulting program is (1) ebook and video  development of planjan village potential related to gejog lesung arts, development of Omang Lake as a tourist attraction and empowerment of copper craftsmen; (2) ebooks and videos of family medicinal plants (TOGA). Each member of the group also produces individual programs titled KKN Counseling, KKN Field of Science and KKN Entrepreneurship. The devotion program is expected to encourage student participation in serving others and assist in the development of Planjan Village.
Program Potensi Desa dan Desa Tanggap Bencana Desa Giring Kecamatan Paliyan Gunungkidul Putra, Libertus Anggit Martini L; Pima, Nike Naka; Zwageri, Lorenzo Baptista; Wicaksana, Dhaniel Satria; Kinesto, Pius Bagas Vando; Krisnawardhani, Katarina Intan Rizky; Setiawan, Agnes Nathalia Pramudyanti; Juniyati, Juniyati; Mulyadi, Fani; Prianda, Elga Ariana; Widiastiani, Nindry Sulistya
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3896

Abstract

Desa Giring is one of the many villages in Paliyan District, Gunungkidul which has a lot of potentials that can be developed further. The village potential includes traditional culture, agricultural and livestock products, as well as tourist objects. In its development efforts, it is necessary to introduce this potential to the wider community in order to attract tourists, thereby increasing the activities of the tourism sector. In addition, considering the potential for natural disasters that may occur in Desa Giring, an educational effort to the public about natural disaster prevention and precaution measures are deemed necessary by making pocketbooks as a medium of information. Data collection in the form of Desa Giring profiles, village potentials, and ways of dealing with natural disasters was carried out by means of literature studies through journals, articles, and the internet. The results of the literature study in the form of information findings and theoretical studies are then compiled in the form of videos and e-books. The output of the first work program, namely the e-book and video of Potensi Desa Giring which discusses the potentials in the village, while the output of the second work program, namely e-books and videos of the Buku Saku Desa Tanggap dan Sigap Bencana, which discusses prevention and precaution measures of natural disasters that have the potential to occur in Desa Giring. Hopefully,  the two outputs of the programs can be used in future village development activities and give insight into how to do natural disaster prevention and precaution.
Kekayaan Potensi Desa Pengasih Visnhu, Bartolomeus Galih
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3904

Abstract

Tanaman jagung memiliki hasil panen yang paling besar di Desa Pengasih, pada sektor peternakan, pengolah limbah ternak berupa urin dan kotorannya untuk dijadikan pestisida dan biogas. Secara khusus tujuan penyuluhan ini adalah untuk melakukan pengembangan tanaman jagung menjadi lebih baik dengan memanfaatkan semua unsur yang ada pada tanaman jagung dan upaya agar produksi dan penjualan dapat dilaksanakan secara maksimal, serta pemanfaatan limbah hewan ternak sebagai barang produktif yang dapat menunjang pertanian dan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Desa Pengasih. Segala bentuk observasi yang dikerjakan untuk memperoleh data yang diperlukan ialah dengan menggunakan metode atau cara observasi secara daring atau online. Dengan memanfaatkan potensi desa dalam bidang pertanian, kelompok mengolah tanaman jagung menjadi beberapa olahan. Olahan-olahan tersebut terdiri dari beras jagung dan emping jagung yang terbuat dari biji jagung, pupuk kompos yang terbuat dari tongkol jagung, serta pakan ternak dari tanaman jagung.
Strategi Pengembangan Potensi Desa Dan Pemanfaatan Whatsapp Business Untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Bawang Merah Di Desa Srikayangan Quita, Agnes Gracia
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3919

Abstract

Community service is expected to help the rural community or desa (village) where the service is located to develop better according to the potential that they have. The approach of our program is using online observation method and the data were obtained through internet. There are potential factors that should be maintained and preserved by Srikayangan Village in order to able to compete globally. Shallot is the most prospective commodity that the village should develop. The more the village is able to develop this commodity, the higher economic value will obtain. In order to do that, innovation required. Our program suggest to increase its economic value, shallots need to be develop into a product, shallot paste that can be used for basic seasoning or main seasoning. This innovation offers easiness and convenience to its consumer because they don’t have to peel, wash, nor blend shallots, they only have to buy the product and it will help them to cook faster. Marketing is one of the challenges that Srikayangan Village faces. We also offer assistance on how to market the product using Whatsapp Business because we believe digital media will be so much help. Whatsapp Business allows the seller to easily interact with their consumer. We expect that using Whatsapp Business will help Srikayangan Village to increase economic value of shallot. To be conclude, we hope that this program can help Srikayangan Village to earn more income by selling processed shallot products and using Whatsapp Business as a digital marketing medium.
Pengembangan Potensi Desa Sukoreno Terhadap Produk Makanan Tempe Besengek Melalui Pemasaran Digital Facebook Quita, Agnes Gracia
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3920

Abstract

Sukoreno village, Sentolo District of Kulon Progo Recency, have a great potential both in the form of tourism derived from natural attraction, also from its handicrafts, and its regional delicacy specialties. To support Sukoreno village maximizing its potential resources, we need develop marketing strategy through branding program. The approach of digital marketing that we’ve propose on our suggestion is Facebook Ads. With Facebook there are possibilities to promote Sukoreno Village. One mechanism that we can approach is implementing advertising (in Facebook) to promote Tempe Besengek, which known as a traditional dish of Kulon Progo, and how this product is different from the usual tempe in other places. The branding program through Facebook Ads hopefully will increase the regional revenue and expected to boost the image of Sukoreno village to become countryside tourist destination
Pengemasan Kreatif dan Pemasaran Online Produk Makanan di Desa Tayuban, Kulon Progo Kristianto, Ignatius Indra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3923

Abstract

Desa Tayuban, kecamatan Panjatan, kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan desa kesenian yang memiliki kebudayaan yang sangat kental. Letak dan geografis desa Tayuban memiliki potensi pertanian. Hasil pertanian tersebut kemudian diolah menjadi makanan seperti jamur tiram, apem, dawet, peyek bayam,tempe kedelai, abon lele, wajik lapis, gudheg, jenang,wingko merah, roti mlati, criping, molen dan peyek welut. Olahan makanan ini diproduksi oleh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dilakukan oleh kelompok ibu-ibu tani di Desa Tayuban. Namun, kurangnya strategi pemasaran dan belum memiliki kemasan yang menarik konsumen sehingga membuat masyarakat kurang mengenal produk-produk olahan makanan. Tujuan dari makalah ini adalah untuk memberikan pelatihan serta meningkatkan keterampilan melalui kratifitas kemasan-kemasan yang menarik pada masing-masing produk sehingga memiliki ciri khas tersendiri serta memberi pelatihan untuk memasarkan produknya sehingga dapat dikenal oleh masyrakat dan menarik perhatian konsumen. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan kualitatif. Hasil dari makalah ini adalah memberikan inovasi kemasan yang menarik untuk makanan dan minuman tradisional juga memberikan solusi mengenai pemasaran produk makanan tradisional Desa Tayuban secara online melalui marketplace bernama Tokopedia.
Pemanfaatan Potensi Desa dan Penerapan Minapadi di Kawasan Pertanian Desa Janten, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta Kristianto, Ignatius Indra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3927

Abstract

Desa Janten merupakan desa di Kabupaten Kulon Progo yang memiliki potensi pertanian yang sangat luas. Namun demikian, potensi tersebut masih belum dikembangkan oleh masyarakat di Desa Janten secara maksimal. Pertanian di Desa Janten yang paling besar adalah tanaman padi. Potensi pertanian tersebut kemudian dapat dipasarkan dengan cara menjual ke daerah dekat wisata yang banyak memiliki restoran, ataupun juga bisa dengan mengembangkan lahan disekitar pertanian tersebut dengan cara melakukan Minapadi serta menjelaskan bagaimana memanfaatkan minapadi menjadi sebuah Kawasan wisata melalui pemasaran yang baik.

Page 2 of 3 | Total Record : 26