Jurnal Atma Inovasia
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Articles
34 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 4 (2021)"
:
34 Documents
clear
Strategi Pengembangan Potensi Desa Dadapayu Kabupaten Gunungkidul
Pramono, Suryo Adi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (561.254 KB)
|
DOI: 10.24002/jai.v1i4.3995
Village development is the focus of the Indonesian government, which is supported by the Law on Villages and Village Funds. This impact was also felt in Dadapayu Village, Semanu District, Gunungkidul Regency, Yogyakarta Special Region. This village has rice fields, cassava plantations and teak forests. In this area there are also chickens and cows. However, its achievements are still not optimal so that it requires special attention from local residents and the government. The demands of the increasingly advanced times encourage the Semanu Village community to make changes so that they can develop according to the changing times. This requires a village potential development strategy that is synergized with the direction of the RPJMDes. The author uses information from several sources to find the characteristics of Dadapsari Village, explain the phenomenon and describe what needs to be done there. Our proposals: (1) encourage the development of village potentials optimally through superior products, which in fact require a superior and independent spirit for the perpetrators; (2) community empowerment based on village potential; and (3) rural development through agriculture.Pembangunan desa sedang menjadi perhatian pemerintah Indonesia, yang didukung dengan UU tentang Desa dan Dana Desa. Dampak itu juga terasa di Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa ini memiliki lahan pertanian sawah, perkebunan ketela pohon dan hutan jati. Di daerah ini juga terdapat ternak ayam dan sapi. Namun, capaiannya masih belum maksimal sehingga memerlukan perhatian khusus dari warga sekitar beserta pemerintah. Tuntutan dari perkembangan zaman yang semakin maju mendorong masyarakat Desa Semanu untuk melakukan perubahan agar dapat berkembang mengikuti perubahan zaman. Untuk itu diperlukan strategi pengembangan potensi desa yang dinergis dengan arah RPJMDes. Penulis menggunakan informasi melalui beberapa sumber untuk menemukan karakteristik Desa Dadapsari, menjelaskan fenomena dan mendeskripsikan apa yang perlu dilakukan di sana. Usulan kami: (1) mendorong pengembangan potensi desa secara optimal melalui produk-produk unggulan, yang notabene memerlukan semangat unggul dan mandiri para pelakunya; (2) pemberdayaan masyarakat berbasis potensi desa; dan (3) pengembangan desa melalui pertanian.
Potensi Desa Kanoman melalui Hasil Pertanian dan Hasil Perkebunan
Sasmita, Raymundo Patria Hayu
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (949.641 KB)
|
DOI: 10.24002/jai.v1i4.4016
Kanoman Village is located in Panjatan District, Kulon Progo. The people of Kanoman Village have the majority of their livelihoods as farmers. This village grows a lot of rice, chilies, onions and there are also many coconut plantations. A lot of rice farming produces straw which can be reused for animal feed. Apart from Jermi, this village has many coconut plantations, coconut husk damana can be used as a handsanitizer. The purpose of conducting KKN in this village is to provide skills to the community to cultivate the existing village potential. The method to be carried out is making the straw fermentation and extracting coconut husk simply. The results of this KKN are expected to be of benefit to the community in Kanoman Village
Pengemasan Kreatif dan Pemasaran Online Produk Makanan di Desa Tayuban, Kulon Progo
Kristianto, Ignatius Indra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (433.166 KB)
|
DOI: 10.24002/jai.v1i4.4031
Desa Tayuban, kecamatan Panjatan, kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan desa kesenian yang memiliki kebudayaan yang sangat kental. Letak dan geografis desa Tayuban memiliki potensi pertanian. Hasil pertanian tersebut kemudian diolah menjadi makanan seperti jamur tiram, apem, dawet, peyek bayam,tempe kedelai, abon lele, wajik lapis, gudheg, jenang,wingko merah, roti mlati, criping, molen dan peyek welut. Olahan makanan ini diproduksi oleh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dilakukan oleh kelompok ibu-ibu tani di Desa Tayuban. Namun, kurangnya strategi pemasaran dan belum memiliki kemasan yang menarik konsumen sehingga membuat masyarakat kurang mengenal produk-produk olahan makanan. Tujuan dari makalah ini adalah untuk memberikan pelatihan serta meningkatkan keterampilan melalui kratifitas kemasan-kemasan yang menarik pada masing-masing produk sehingga memiliki ciri khas tersendiri serta memberi pelatihan untuk memasarkan produknya sehingga dapat dikenal oleh masyrakat dan menarik perhatian konsumen. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan kualitatif. Hasil dari makalah ini adalah memberikan inovasi kemasan yang menarik untuk makanan dan minuman tradisional juga memberikan solusi mengenai pemasaran produk makanan tradisional Desa Tayuban secara online melalui marketplace bernama Tokopedia.
POTENSI DESA PENGKOL DAN BUKU SAKU PENGOLAHAN JAGUNG
Dewangga, Dismas Persada
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (291.496 KB)
|
DOI: 10.24002/jai.v1i4.4428
KKN Kelompok 73 Periode 79 mengangkat tema dalam program potensi Desa Pengkol yaitu Potensi Wisata Gunung Genter, serta program kerja buku saku topik yang kita pilih adalah Mengolah Jagung menjadi Marning dan Emping Jagung. Hasil keluaran dari program yang kami bentuk yaitu e-book potensi desa, e-book buku saku, video buku saku, video potensi desa. Pembuatan program kerja inimemiliki tujuan diantaranya mencari dan menggali potensi Desa Pengkol agar dapat dikembangkan kembali serta menghasilkan inovasi terbaru bagi kemajuan Desa Pengkol, sehingga pada akhirnya program ini dapat dilanjtukan oleh masyarakat desa sendiri dan dapat terus dikembangkan. Metode yang digunakan dalam tugas ini yaitu pengumpulan data sekunder dengan mencari sumber data dari internet dan website resmi dari Desa Pengkol, diskusi kelompok dan bimbingan dengan dosen pembimbing KKN. Pengolahan data yang dilakukan kelompok dengan mengkaji data yang didapat dan mencari peluang dari potensi yang dapat dikembangkan. Hasil dari kelompok KKN 73 ini yaitu pengolahan jagung menjadi emping dan marning hingga pada pengemasannya serta program pengembangan potensi desa yaitu pengembangan wisata Gunung Genter dengan inovasi tempat singgah dan falitas lainnya yang diharapkan dapat membuat wisatawan lebih nyaman dan tertarik untuk berwisata. Kelompok KKN 73 berharap dengan adanya inovasi program yang dibentuk oleh kelompok bisa bermanfaat bagi masyarakat dan lebih memajukan Desa Pegol serta bermanfaat bagi semua pembaca.
Program Potensi Desa dan Pengolahan Hasil Bumi Desa Tegalrejo Kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunungkidul
Dewangga, Dismas Persada
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (678.52 KB)
|
DOI: 10.24002/jai.v1i4.4430
Desa Tegalrejo merupakan salah satu desa yang berada pada Kecamatan Gedangsari, kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan menggunakan metode pengambdian maka didapatkan beberapa potensi yang sangat bermanfaat dan unik bagi desa. Potensi desa tersebut terdiri dari potensi hasil bumi seperti pertanian, perkebunan dan lainnya, ada juga potensi tempat wisata berupa air terjun, serta ada potensi batik yang terdapat 4 ragam motif batik khas desa ini yaitu Ratuning Gedangsari, Ratuning Gedangsari 2, Pring Sedapur dan Sekaring Gedangsari.dari hasil pengumpulan data mengenai potensi desa, maka dibuatkan luran berupa video interaktif dan e-book yang menjelaskan tentang potensi desa tersebut. Penulis juga melakukan indentifikasi potensi dan memiliki potensi hasil bumi sebagai bahan pembahasan untuk dibuatkan buku saku tentang pengolahan hasil bumi dari buah srikaya yang kemudian akan dibuat dalam bentuk e-book buku saku dan video interaktif. Srikaya diolah menjadi selain isian untuk makanan khas Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu isian dari bakpia kukus dan cemplon. Diharapkan kedua hasil yang yang dibuat untuk Desa Tegalrejo dapat bermanfaat dan menjadi inovasi baru untuk desa mengembangkan inovasi desa.
Pengembangan Potensi Desa Wonosari Gunungkidul dengan Menerapkan Sistem Bank Sampah dan Pengenalan SOP Banjir
junedi, sendy
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (448.141 KB)
|
DOI: 10.24002/jai.v1i4.4431
Bencana banjir kerap kali melanda Desa Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Ada berbagai faktor yang menjadi penyebab, salah satunya adalah sampah yang tidak dikelola dengan baik di desa. Melalui analisa data sekunder dan studi pustaka dipilih sistem bank sampah untuk mengatasi permasalahan sampah yang menumpuk. Selain itu, bank sampah bisa menjadi pemasukan tambahan berupa uang untuk masyarakat dengan cara menyetorkan sampah yang telah dipilah ke bank sampah. Walapun sampah telah dikelola dengan baik, hal tersebut tidak menjadi jaminan bahwa banjir tidak akan terjadi mengingat faktor alam juga berpengaruh besar. Dengan pengetahuan dan aplikasi Standar Operasional Prosedur (SOP) bencana banjir yang benar, dampak bencana bagi nyawa dan harta penduduk dapat diminimalisir. Program pengabdian masyarakat ini menyampaikan kepada penduduk Desa Wonosari tentang cara mengaplikasikan bank sampah di desa, serta penerapan SOP bencana banjir yang tepat dalam bentuk buku elektronik dan video.
Potensi Sumber Daya Alam Desa Hargomulyo
Lukisworo, Agustinus Aryo
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (519.146 KB)
|
DOI: 10.24002/jai.v1i4.4438
As part of the implementation of KKN Periode 79 Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Kelompok 1 (FirstGroup) of Unit A was placed in Hargomulyo Village, Kokap, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. In regards with the Covid-19 pandemic, all KKN activities were carried out in online mode. Therefore all of KKN program proposed by this Group are based on secondary data obtained from online inquiries. The findings show that Hargomulyo Village has various potentials, ranging from entrepreneurial, agricultural, tourism, to cultural. Among the potential that exists in Hargomulyo Village, this Group focuses on the development one of Kulon Progo’s tradisional foods, namely growol. Based on the observations made by the 1st Group, the production and distribution of growol decreased from time to time. In order to preserve to exitence of growol and increasing the distribution of this food more widely, this Group proposed growol marketing development idea through a digital platform. It is hoped that the development of growol marketing, besides being able to maintain the existence of growol as a traditional food, can also support the economic development of Hargomulyo Village.
Edukasi Pembelajaran Online Melalui Google Meet Pada Masa Pandemi dan Pembangunan Kawasan Pariwisata Desa Kaliagung
Panglipurjati, Puspaningtyas
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v1i4.3936
In the odd semester of 2020, KKN is called KKN Society 5.0 where every KKN implementation process is done online and without the drop of participants to the location from the place of implementation. This is due to the COVID-19 pandemic that has hit the whole world where Indonesia has been affected by this pandemic. Kaliagung Village is one of the villages located in Kulon Progo regency which is one of the locations of kkn implementation. This village has the potential to be a tourist village because of beteng hill. In addition, since COVID-19, Kaliagung village must have a good education system. Because of these two things, a video was made planning the development of beteng hill area and a pocket book of knowledge how to use Google Meet as a learning medium for PAUD. Moreover. The data collection method used is literature studies, which are collected through websites, reports, maps, and videos. With the presence of this video and pocket book, it is hoped that it can support a better economy and education in Kaliagung village.
Pengembangan Potensi Desa Salamrejo dan Proses Pembelajaran Efektif Bagi Anak Dan Orang Tua Selama Pandemi
Panglipurjati, Puspaningtyas
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v1i4.3938
Kuliah Kerja Nyata (KKN) is a course in the form of activities that combines the implementation of the three basic pillars (tri dharma) of higher education. The purpose of this KKN program is to provide knowledge to residents of Sentolo District, Salamrejo Village regarding the potential that exists in the village. The work programs implemented are village potential work programs and pocket book work programs which are implemented using a qualitative approach based on references in the form of journals obtained from the internet. The result of this work program is a proposal in developing the potential of villages in Salamrejo Village in the form of counseling related to the development of natural fiber crafts based on industrial classification and the development of tourist destinations which are carried out with several regional geographic approaches as well as a pocket book work program which is counseling related to tips or supporting factors. in order to create `` the effectiveness and efficiency of online learning during the pandemic period '' for children and parents by using the Internet.
Pemanfaatan sumur resapan sebagai solusi pemenuhan kebutuhan masyarakat di desa Karangwuni
Pangestika, Leonie Margaretha Widya
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v1i4.3944
Desa Karangwuni adalah sebuah desa yang berlokasi di Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa Karangwuni sering mengalami kesulitan dalam memperoleh air bersih. Sedangkan pertanian yang merupakan salah satu pilar perekonomian di desa Karangwuni membutuhkan suplai air bersih dalam jumlah yang besar. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan mengidentifikasi potensi desa Karangwuni dan mengatasi permasalahan kekurangan air tersebut. Luaran dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah e-book dan video mengenai potensi desa dan rancangan sumur resapan. Hasil observasi menunjukkan beberapa potensi yang ada di desa Karangwuni antara lain kacang tanah, hewan ternak kambing, wisata religi, wisata kuliner yaitu ulat jati, kesenian tradisional karawitan, dan daerah wisata Petilasan Pok Sembojo. Rancangan sumur resapan dibuat mempertimbangkan beberapa aspek seperti kedalaman, material bahan, dan jenis tanah. Implementasi rancangan sumur resapan dapat menjadi solusi atas permasalahan kekurangan air di desa Karangwuni.