cover
Contact Name
Elisabeth Tatia Pramajati
Contact Email
elisabethtatia.p@gmail.com
Phone
+62274487711
Journal Mail Official
jai@uajy.ac.id
Editorial Address
Jln. Babarsari No. 5, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Atma Inovasia
ISSN : 27759385     EISSN : 27759113     DOI : https://doi.org/10.24002/jai
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 6 (2023)" : 26 Documents clear
Meningkatkan Potensi Kerajinan Eceng Gondok di Desa Depok, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo Mayasari, Agatha
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i6.5300

Abstract

Depok village is one of the villages that is located in Panjatan subdistrict, Kulon Progo district, this village has abundance of potency from water hyacinth handicraft. However, the farmers are still selling handcrafted bag from water hyacinth traditionally. This paper aims to educate and train the farmers of Depok Village on how to promote their water hyacinth handicraft products. This paper proposes to encourage every students to implement the knowledge obtained throughout their education for the purpose of granting knowledge and education to the people of Depok Village. With these KKN activities, the community becomes educated and could improve their economic level by utilizing the potential that exists in the village to be used as the source of income for the community in Depok Village. Due to the Covid-19 pandemic, this community service was conducted online, by collecting literature, collecting data online, developing discussions, and deciding on the results.
Potensi Branding Keripik Pisang di Desa Sambirejo Kapanewon Ngawen Kabupaten Gunung Kidul Dharomesz, Vonezyo Yupanzara
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i6.5933

Abstract

Student Community Service is an activity in the form of community service that must be followed by every student at Atma Jaya University Yogyakarta. Student Community Service for the 2022 school year is conducted online with the theme Society 5.0. The group of 30 unit F Student Community Service Period 81 is located in Sambirejo Village, Ngawen District, Gunung Kidul Regency, Special Region of Yogyakarta. There is a lot of potential in Sambirejo village, one of which is the many banana tree plantations in Sambirejo village, and the bananas are used as processed foods in the form of banana chips. However, in marketing these products are less well known by the general public, therefore a work program is created which is implemented by making a branding on these processed foods and also conducting broader marketing using available electronic media so that these products can reach a wider range of consumers.
Potensi Desa Agrowisata Bonsai Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, D. I. Yogyakarta Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i6.5944

Abstract

Kelurahan Tepus merupakan salah satu daerah yang berada di Kabupaten Gunungkidul, dekat dengan kawasan Pantai Selatan. Kelurahan ini memiliki banyak potensi desa yang berasal dari sumber daya alam berupa hasil tanaman hingga berbagai kerajinan yang dibuat oleh masyarakatnya. Berbagai potensi desa yang dimiliki oleh Kelurahan Tepus perlu dikelola dengan baik agar dapat memiliki nilai yang lebih tinggi. Salah satu potensi desa yang dimiliki oleh Kelurahan Tepus yaitu tanaman bonsai. Tanaman bonsai memiliki harga jual yang cukup tinggi karena diminati oleh banyak orang. Oleh karena itu, Kelurahan Tepus yang memiliki banyak tanaman bonsai berpeluang untuk membuka desa agrowisata dengan menjadikan bonsai sebagai tanaman utama yang ditampilkan. Agrowisata ini bisa merangkap dari pameran tanaman bonsai hingga pelestarian bonsai.
Pengembangan Potensi Desa Dengan E-commerce Desa Sumberejo Kapanewon Semin Kabupaten Gunungkidul Pranata, Adrianus Yoga
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i6.5958

Abstract

Community Service Activities carried out in areas that have been determined through Real Work Lectures. KKN 81 UAJY is carried out by conducting KKN activities directly in the designated area. Group 35 obtained a resettlement location in Sumberejo Village, Semin District, Gunungkidul Regency, Special Region of Yogyakarta. The work program that will be carried out by the group is village potential and tourism pocketbooks in Mangunan village. The potential work program in Sumberejo Village is to provide information about developing village potential. Pocket book work program in Sumberejo village by utilizing E-commerce from the Tokopedia and Shopee applications. It is hoped that the work program compiled by the group can help the community's economy.
Pemanfaatan Teknologi Penampungan Air Hujan Antisipasi Kekeringan di Desa Pringombo, Kabupaten Gunungkidul Budiyono, Elizabeth Fiesta Clara Shinta
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i6.6950

Abstract

Abstract — Pringombo Village is a village located in Rongkop District, Gunung Kidul Regency, Special Region of Yogyakarta. This village has an area of ​​1,431.42 km2 and has a total population of 755,977 people. The distance from this village to the town of Wonosari is 27.3 km. Pringombo Village is located in Rongkop District, Gunung Kidul Regency, Yogyakarta Special Region, Indonesia. The origin of the name Pringombo Village comes from the Javanese ngoko language, namely Pringamba which means Broad Bamboo. This village has a variety of potential ranging from the potential for agricultural products, arts and others. However, apart from its potential, there are findings that most areas in Gunung Kidul are difficult to access water, including Pringombo village. Therefore, the people of Pringombo Village need a solution to be able to help meet their water needs for their daily needs. Keywords : Pringombo Village, Gunungkidul, Village Potential, Rainwater Storage
Inovasi Kewirausahaan Tempe Jagung di Desa Bedoyo Kapanewon Ponjong Kabupaten Gunungkidul Sundari Handoko, Victoria
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i6.7641

Abstract

Desa Bedoyo Wetan yang terletak di Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunung Kidul memiliki produksi bahan pangan yang berlimpah, terutama jagung. Warga Bedoyo Wetan yang menghasilkan jagung hanya menjual jagung dalam bentuk mentah. KKN UAJY kelompok 62 melakukan inovasi dengan mengolah jagung menjadi tempe agar dapat dipasarkan selain bentuk mentah. Pengolahan jagung menjadi bentuk tempe dapat menjadi alternatif disaat harga kedelai naik. Selain itu tempe jagung juga mengandung karbohidrat yang tinggi. Pengolahan tempe jagung melibatkan warga-warga Bedoyo Wetan yang memiliki lahan tanaman jagung sehingga diharapkan selain memanen dan menjual jagung mentah dapat menambah kewirausahaan baru dengan penjualan tempe jagung.
Potensi Desa dan Pengolahan Pohon Kersen Desa Sitimulyo Kapanewon Piyungan Kabupaten Bantul Pramusiwi, Aloysia Desy
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i6.7666

Abstract

Desa Sitimulyo adalah salah satu dari tiga desa yang terletak di Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagian besar warga disini adalah petani. Dengan demikian, dapat dipahami potensi desa berupa hasil bumi merupakan sumber penghasilan pokok. Menyangkut potensi desa, terdapat potensi lain yakni pariwisata seperti Air Terjun Tuwondo Kami juga memfokuskan pada pengolahan Pohon Kersen sebagai alternatif khas yang bisa dikembangkan lebih lanjut. Informasi terkait sudah kami telusuri lebih lanjut melalui situs resmi maupun jurnal yang mendukung topik pembahasan, sehingga dihasilkan luaran kelompok 02 KKN berupa jurnal, makalah, video, dan e-book yang dapat menjadi sarana informasi, referensi, inovasi pengembangan potensi Desa Sitimulyo ke depannya bagi pembaca secara umum dan masyarakat Desa Sitimulyo secara khusus.
Program Upcycling Sampah Plastik di Kawasan Kompleks Candi Borobudur: (“Plastic Waste Upcycling Program at the Borobudur Temple Compounds”) Khaerunnisa, Khaerunnisa; Cininta, Mutiara
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i6.7809

Abstract

Peningkatan jumlah wisatawan tidak hanya berdampak baik, tetapi juga berdampak buruk bagi lingkungan kawasan Kompleks Candi Borobudur. Salah satu dampak buruk dari meningkatnya jumlah wisatawan adalah meningkatnya jumlah sampah di kawasan tersebut. Total sampah yang dihasilkan di kawasan Candi Borobudur sebelum pandemi rata-rata 4 ton per hari dan meningkat menjadi 8 ton di akhir pekan. Jumlah ini menurun selama pandemi menjadi rata-rata sekitar 0,5 ton hingga 1 ton per hari. Keberadaan sampah di kawasan Candi Borobudur merupakan salah satu risiko yang ditimbulkan oleh aktivitas manusia yang dapat mengancam kelestarian warisan dunia ini. Masalah ini diperparah dengan kenyataan bahwa kawasan Candi Borobudur masih mengandalkan TPA Pasuruhan dalam hal pengelolaan sampah, yang mana saat ini TPA Pasuruhan sudah ditutup karena over kapasitas. Penutupan TPA tersebut mengharuskan warga di kawasan Kompleks Candi Borobudur harus menyelesaikan permasalahan sampahnya secara insitu. Menindaklanjuti hal tersebut, tim pengabdian bekerja sama dengan Balai Konservasi Borobudur, bersama sama dengan masyarakat Desa Ngadiharjo dan Komunitas Agawe Sinau telah melakukan perencanaan dan pelaksanaan program peningkatan kapasitas warga dalam pengelolaan sampah terutama untuk sampah anorganik dengan metode upcycle. Selain pelaksanaan pengabdian secara partisipatif, pengabdian ini menghasilkan luaran berupa buku monograf Otak-atik Upcycle Sampah Plastik dan buku saku diari pemilahan sampah.
Perancangan Destinasi Wisata Taman Kuliner Gilangharjo dan Lapangan Jodog dengan Pendekatan Third Place Cininta, Mutiara; Sekarlangit, Nimas; Wicaksono, Galih Bimo
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i6.7871

Abstract

Taman Kuliner Gilangharjo merupakan salah satu titik destinasi wisata andalan yang direncanakan menjadi pusat wisata kuliner di Desa Gilangharjo. Namun sejak diresmikan pada tahun 2022, kondisinya semakin sepi dikarenakan aktivitas pada beberapa ruang yang tidak semestinya dan bahkan mengganggu di sekitar area tersebut. Padahal letaknya yang berdekatan dengan Lapangan Jodog yang sehari-harinya ramai digunakan warga sebagai tempat berolahraga, membuat lokasi ini dapat menjadi destinasi wisata yang berpotensi besar bagi Desa Gilangharjo sebagai desa wisata. Adanya atraksi rutin yang mampu menarik warga sekitar maupun wisatawan lokal seperti gerobak sapi dan pasar klitikan setiap Pon, telah menjadi tradisi dan budaya khas masyarakat Gilangharjo semakin memperkuat potensi area ini menjadi ruang publik maupun destinasi wisata baru. Menggunakan pendekatan ruang ketiga (third place), area Taman Kuliner Gilangharjo dan Lapangan Jodog diolah kembali agar pengunjung lintas komunitas lebih banyak berkegiatan di tempat ini, mulai dari bersosialisasi, bersantai, dan menghabiskan waktu mereka. Metode yang digunakan dalam perencanaan dan perancangan abdimas ini adalah dengan analisis SWOT, diawali dengan identifikasi kekuatan, kekurangan, peluang dan ancaman melalui survei dan wawancara dengan pihak desa dan pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini menghasilkan rancangan masterplan Taman Kuliner Gilangharjo dan Lapangan Jodog dengan fasilitas tambahan seperti pasar klitikan, musholla, dan area olahraga.
Pelatihan Akuntansi UMKM Berbasis Excel kepada Musyawarah Guru Mata Pelajaran Ekonomi, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Pratama, Yohanes Mario; Widyatini, Ignatia Ryana; Budiharta, Pratiwi; Ardiati, Aloysia Yanti; Purwaningsih, Anna; Budisantoso, A. Totok; Iswari, Tabita Indah; Kurniawati, Anggreni Dian
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v3i6.7873

Abstract

MGMP Economics is a forum for high school teachers in economics subjects which was formed in order to discuss and solve problems related to the economics learning process. Every educator is encouraged to improve professional skills in their respective fields, one of which is financial literacy. This Community Service aims to provide Excel-based EMKM accounting training with the aim of providing knowledge regarding the importance of accounting in a business, especially MSMEs. This service method is in the form of face-to-face counseling on August 3, 2023. The participants are given training regarding basic accounting equations, profit and loss reports, statements of financial position, and the accounting cycle using Excel. Simple exercises are the material for discussion in this training so that participants can understand them well. The participants took part in this training enthusiastically and were able to understand material related to the preparation of EMKM financial reports using Excel. Keywords — MSME, MGMP Economics, MSME’s Accounting, Financial Report, Excel MGMP Ekonomi adalah wadah guru SMA mata pelajaran ekonomi yang dibentuk dalam rangka membahas dan menyelesaikan permasalahan terkait proses pembelajaran ekonomi. Setiap pendidik didorong untuk meningkatkan kemampuan profesional di bidangnya masing-masing, salah satunya literasi keuangan. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan akuntansi EMKM berbasis excel dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan terkait pentingnya akuntansi dalam suatu usaha, khususnya UMKM. Metode pengabdian ini berupa penyuluhan secara tatap muka pada tanggal 3 Agustus 2023. Para peserta diberikan pelatihan terkait persamaan dasar akuntansi, laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan siklus akuntansi menggunakan excel. Latihan-latihan soal sederhana menjadi bahan diskusi dalam pelatihan ini supaya peserta dapat memahami dengan baik. Para peserta mengikuti pelatihan ini dengan antusias dan dapat memahami materi terkait penyusunan laporan keuangan EMKM menggunakan excel. Kata Kunci—UMKM, MGMP Ekonomi, Akuntansi EMKM, laporan keuangan, Excel

Page 1 of 3 | Total Record : 26