cover
Contact Name
Luqman Qurata Aini
Contact Email
luqman.fp@ub.ac.id
Phone
+6281252663348
Journal Mail Official
jurnalhpt@ub.ac.id
Editorial Address
Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23384336     EISSN : 25806459     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jurnalhpt
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan (Jurnal HPT) memuat naskah artikel yang berkaitan dengan hama dan penyakit tumbuhan, termasuk karakterisasi, deteksi, identifikasi, fisiologi, biokimia, ekologi, epidemiologi, biologi molekuler hama dan patogen tumbuhan, serta pengendaliannya secara kimia dan biologi. Artikel dapat berupa hasil penelitian mutakhir atau temuan terbaru mengenai hama dan penyakit tumbuhan. Naskah artikel yang diterima adalah naskah yang belum pernah dimuat atau tidak sedang dalam proses publikasi pada berkala ilmiah nasional maupun internasional lainnya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2022)" : 5 Documents clear
EKSPLORASI JAMUR RIZOSFER ANTAGONIS TERHADAP Rhizoctonia solani PADA TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata) Sallygresya Theodora Dwifelita Matondang; Luqman Qurata Aini
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2022.010.2.4

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui genus jamur rizosfer yang memiliki potensi antagonis terhadap Rhizoctonia solani dan perbedaan kemampuan antagonisme. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2021 sampai dengan Oktober 2021. Sampel tanah diambil pada 6 lahan kacang hijau pada 3 daerah di Kabupaten Malang. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan mengambil sampel tanah komposit sebanyak 50 gram pada 5 titik pada setiap lahan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisis data dilakukan dengan analisis ragam (ANOVA). Apabila berbeda nyata maka akan dilanjutkan uji DMRT. Hasil penelitian, didapatkan 38 isolat dengan kenampakan makroskopis yang berbeda. Terdapat 15 isolat jamur yang memiliki daya hambat lebih dari 50 % dan 9 diantaranya memiliki daya hambat lebih dari 70 %. Hasil identifikasi didapatkan 7 genus jamur yang memiliki daya hambat lebih dari 50 %. Genus tersebut yaitu Trichoderma, Aspergillus, Chrysonilia, Mortierella, Gliocladium, Penicillium, dan Acremonium. Kemampuan antagonisme jamur yang berbeda-beda diakibatkan karena beberapa hal yaitu kompetisi dan antibiosis.
KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA HAMA DAN MUSUH ALAMI PADA LAHAN PADI JAJAR LEGOWO DAN KONVENSIONAL Okty Ayu Lestari; Bambang Tri Rahardjo
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2022.010.2.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem tanam jajar legowo pada keanekaragaman arthropoda hama dan musuh alami pada lahan padi. Penelitian dilakukan mulai dari bulan Desember 2020 hingga Maret 2021 di lahan sawah dataran rendah pada Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Identifikasi hama dan musuh alami dilakukan di Laboratorium Hama Departemen Hama dan Penyakit, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Persiapan penelitian meliputi pemilihan lokasi penelitian, penanaman tanaman padi, persiapan alat dan bahan, dan penentuan tanaman sampel. Sedangkan pelaksanaan penelitian meliputi pemasangan perangkap, pengamatan mingguan, identifikasi arthropoda, dan pengolahan data. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif pada lahan dengan luasan total 1000 m2 untuk sistem tanam jajar legowo dan konvensional. Data yang didapatkan dianalisis dengan uji t 5% pada Microsoft® Excel. Berdasarkan hasil penelitian, arthropoda hama yang ditemukan berjumlah 5 ordo, sedangkan musuh alami berjumlah 7 ordo pada kedua lahan. Pada kedua lahan baik untuk hama maupun musuh alami mengarah pada keanekaragaman yang cukup baik berdasarkan hasil nilai dari beberapa indeks. Penanaman menggunakan sistem tanam jajar legowo tidak memberikan pengaruh pada populasi hama dan musuh alami berdasarkan hasil uji t yang dilakukan.
KOMBINASI JAMUR ENTOMOPATOGEN Beauveria bassiana (Balsamo) Vuillemin DENGAN EKSTRAK DAUN PEPAYA UNTUK PENGENDALIAN Plutella xylostella Linnaeus (LEPIDOPTERA: PLUTELLIDAE) Rizcki Nugraha Laksana; Toto Himawan; Fery Abdul Choliq
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2022.010.2.2

Abstract

Ulat kubis Plutella xylostella L. merupakan salah satu hama yang bersifat oligofag yang menyerang tanaman dari jenis famili Cruciferae. Sehingga perlu dilakukan pengendalian yang tepat untuk menekan pertumbuhan hama P. xylostella. Tujuan penelitian ini yaitu melakukan kombinasi antara Beauveria bassiana dengan ekstrak daun pepaya pada konsentrasi sublethal untuk mengetahui kompatibilitas insektisida campuran dan meningkatkan efektifitas B. bassiana. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga Agustus 2021 di Laboratorium Toksikologi Pestisida, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas brawijaya, Malang. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan membandingkan efikasi B. bassiana dan ekstrak daun pepaya secara tunggal dengan metode umpan pakan. Setelah itu hasil tersebut di bandingkan dengan insektisida campuran. Lalu dilakukan pengamatan pertumbuhan koloni, produksi jamur, dan daya kecambah sebagai uji kompatibilitas untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun pepaya terhadap pertumbuhan jamur B. bassiana. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pemberian ekstrak daun pepaya berbanding terbalik dengan pertumbuhan jamur B. bassiana. Penambahan ekstrak daun pepaya pada konsentrasi 10.000 hingga 40.000 ppm memiliki kategori kompatibilitas yang tidak toksik atau kompatibel. Hasil nisbah sinergisme yang didapatkan yaitu sebesar 1,87. Hal ini menunjukan bahwa kombinasi B. bassiana dengan ekstrak daun pepaya mampu meningkatkan efikasi 1,87 kali lipat dibandingkan aplikasi B. bassiana secara tunggal.
FLUKTUASI POPULASI WERENG BATANG COKLAT Nilaparvata lugens (Stål) PADA PADI DI DESA SUMBERAGUNG KECAMATAN SUMBERBARU KABUPATEN JEMBER Fairuzil Firdaus; Nanang Tri Haryadi
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2022.010.2.1

Abstract

Nilaparvata lugens Stål., sebagai hama penting tanaman padi memiliki peran sebagai vektor pembawa virus dan mengakibatkan penyakit kerdil. Penggunaan jadwal tanam yang tidak bersamaan oleh petani mengakibatkan beragamnya umur padi pada setiap petak di hamparan. Selain itu, sifat N. lugens Stal yang dapat bermigrasi mampu mempertahankan hidupnya dengan berpindah-pindah pada petak padi yang lebih muda dan menularkan virus dari tanaman padi sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pola tanam serempak dan tidak serempak terhadap populasi N. lugens Stål. pada tanaman padi. Lokasi penelitian dipilih berdasarkan Purposive sampling, tepat di Desa Sumberagung Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember. Variabel yang diamati berupa populasi N. lugens Stål pada light traps dan 10 rumpun padi, serta intensitas serangannya. Hasil analisis yang diperoleh fluktuasi N. lugens Stål pada pola tanam serempak dan tidak serempak tidak berbeda nyata pada penggunaan light traps maupun pada 10 rumpun padi. Sedangkan intensitas serangan berupa gejala kerusakan pada kedua lokasi penelitian menunjukkan adanya pengaruh dari keberadaan N. lugens Stål. walaupun dalam tingkat rendah dengan nilai signifikasi (2-tailed) sebesar 0,038 < Sig. 0,05 dengan gejala kerusakan berkisar 0,9-6,0%.
PENGARUH REFUGIA PADA KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA PREDATOR DI SAWAH PADI PHT DESA TEJOASRI, LAREN, LAMONGAN Sulistiyono Sulistiyono; Gatot Mudjiono; Toto Himawan
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2022.010.2.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan arthropoda predator, dan keanekaragaman arthropoda di sawah PHT dan blok refugia pada setiap fase pertumbuhan padi, serta untuk mengetahui pengaruh jarak blok refugia terhadap kelimpahan arthropoda predator di sawah PHT. Penelitian dilaksanakan di Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksplorasi dengan mengadakan pengamatan terhadap dua lokasi, yaitu sawah PHT dan blok refugia di salah satu sisi pematang sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sawah ditemukan 40 spesies arthropoda predator yang terbagi kedalam 7 ordo dan 28 famili, sedangkan pada blok refugia ditemukan 29 spesies yang terbagi kedalam 6 ordo dan 18 famili. Pada saat fase vegetatif I, kelimpahan individu serangga predator di sawah lebih rendah dibandingkan pada blok refugia. Pada fase vegetatif II, generatif I, dan generatif II, kelimpahan individu serangga predator lebih tinggi dibandingkan pada blok refugia. Kelimpahan individu laba-laba di sawah pada tiap fase pertumbuhan padi lebih tinggi dibandingkan pada blok refugia. Nilai indeks keanekaragaman arthropoda di sawah dan blok refugia pada tiap fase pertumbuhan padi berkisar antara 2,0 hingga 2,7 yang tergolong keanekaragaman sedang. Pada jarak 6 m dari blok refugia, kelimpahan individu predator yang ditemukan di sawah lebih rendah dibandingkan pada jarak 12, 18, 24, 30, 36, 42 dan 48 m. Semakin dekat jarak dari blok refugia, kelimpahan individu predator yang ditemukan semakin rendah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5