cover
Contact Name
Luqman Qurata Aini
Contact Email
luqman.fp@ub.ac.id
Phone
+6281252663348
Journal Mail Official
jurnalhpt@ub.ac.id
Editorial Address
Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23384336     EISSN : 25806459     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jurnalhpt
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan (Jurnal HPT) memuat naskah artikel yang berkaitan dengan hama dan penyakit tumbuhan, termasuk karakterisasi, deteksi, identifikasi, fisiologi, biokimia, ekologi, epidemiologi, biologi molekuler hama dan patogen tumbuhan, serta pengendaliannya secara kimia dan biologi. Artikel dapat berupa hasil penelitian mutakhir atau temuan terbaru mengenai hama dan penyakit tumbuhan. Naskah artikel yang diterima adalah naskah yang belum pernah dimuat atau tidak sedang dalam proses publikasi pada berkala ilmiah nasional maupun internasional lainnya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2017)" : 5 Documents clear
EKSPLORASI BAKTERI ENDOFIT DARI GULMA PUTRI MALU (Mimosa pudica L.) YANG BERPOTENSI SEBAGAI ANTAGONIS UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT PUSTUL BAKTERI PADA KEDELAI Fitri Amaniyah; Abdul Latief Abadi; Luqman Qurata Aini
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit pustul bakteri yang disebabkan oleh Xanthomonas axonopodis pv. glycines merupakan salah satu penyakit penting tanaman kedelai di Indonesia dan dapat menurunkan produksi kedelai sebanyak 21-40%. Penelitian ini bertujuan untuk  mendapatkan bakteri endofit dari bagian tumbuhan gulma putri malu yang  bersifat antagonis dan berpotensi sebagai pengendali hayati penyakit pustul bakteri pada tanaman kedelai. Penelitian ini terdiri dari eksplorasi bakteri endofit gulma putri malu, seleksi dan uji antagonisme bakteri endofit terhadap X. axonopodis pv. glycines in vitro, uji penekanan penyakit pustul bakteri pada tanaman kedelai, dan karakterisasi bakteri endofit antagonis. Terdapat 8 isolat yang berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri X. axonopodis pv. glycines pada pengujian in vitro , isolat A12, D21, D31, D11, A13 dan A15. Aplikasi lima isolat bakteri endofit yaitu A15, A21, D11, A13 dan D15 dapat menekan intensitas serangan penyakit pustul bakteri pada tanaman kedelai bila dibandingkan dengan kontrol aquades. Bakteri endofit isolat  A21, D31, D21, D15, D11 dan A12 dapat meningkatkan tinggi tanaman kedelai.
SINERGISME EKSTRAK DAUN PAITAN (Tithonia diversifolia) DENGAN Spodoptera litura NUCLEAR POLYHEDROSIS VIRUS (SlNPV) JTM 97C PADA Spodoptera litura DI TANAMAN KEDELAI Vini Nurroyani; Tutung Hadiastono; Aminudin Afandhi; Bedjo Bedjo
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui sinergisme kombinasi ekstrak daun paitan dengan SlNPV JTM 97C yang ditunjukkan oleh persentase mortalitas larva S. litura, pupa dan imago yang terbentuk. Penelitian dilakukan di Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (BALITKABI). Perlakuan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu: kontrol, ekstrak daun paitan 100g/l, SlNPV JTM 97C konsentrasi 1x1011 PIB/ml,  1,5x1011 PIB/ml, ekstrak daun paitan+SlNPV 1x1011 PIB/ml, ekstrak daun paitan+SlNPV 1,5x1011 PIB/ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun paitan yang dikombinasikan dengan SlNPV JTM 97C bersifat sinergis. Persentase mortalitas larva S. litura akibat ekstrak daun paitan yang dikombinasikan dengan SlNPV JTM 97C lebih tinggi dibandingkan ekstrak daun paitan. Mortalitas larva S. litura akibat ekstrak daun paitan yang dikombinasikan dengan SlNPV JTM 97C 1x1011 PIB/ml dan 1,5x1011 PIB/ml sebesar 37,78% dan 44,45%, sedangkan akibat ekstrak daun paitan sebesar 26,67%. Ekstrak daun paitan sebagai pestisida nabati yang dikombinasikan dengan virus patogen SlNPV JTM 97C sebagai bahan pengendalian yang ramah lingkungan dan berpotensi untuk dikembangkan dalam mengendalikan hama S. litura.
POTENSI Corynebacterium sp. DAN Bacillus sp. UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT PUSTUL BAKTERI PADA TANAMAN KEDELAI Ajeng Megasari; Abdul Latief Abadi; Luqman Qurata Aini
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang dapat menurunkan produksi kedelai di Indonesia adalah adalah serangan penyakit pustul bakteri pada tanaman kedelai yang disebabkan bakteri Xanthomonas axonopodis pv. glycines. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi bakteri antagonis Corynebacterium sp. dan Bacillus sp. dalam mengendalikan penyakit pustul bakteri pada tanaman kedelai. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan: uji antagonis secara in-vitro dalam cawan Petri menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 8 perlakuan dan 4 ulangan, dan uji penekanan penyakit pustul bakteri di rumah kaca menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 8 perlakuan dan 4 ulangan. Aplikasi Corynebacterium sp. dan Bacillus sp. sebagai bakteri antagonis, dengan konsentrasi 106 - 108 CFU/ml mampu menekan pertumbuhan patogen X. axonopodis pv. glycine secara in vitro. Aplikasi bakteri antagonis Corynebacterium sp. dan Bacillus sp. dengan konsentrasi 106 - 108 CFU/ml  dapat menekan perkembangan penyakit pustul pada tanaman kedelai. Tingkat penekanan penyakit pustul bakteri setara dengan tingkat penekanan oleh bakterisida. Dengan demikian kedua isolat bakteri antagonis tersebut (Corynebacterium sp. dan Bacillus sp) sangat berpotensi sebagai agens pengendali hayati penyakit pustul bakteri pada tanaman kedelai.
PENGARUH BERBAGAI PRODUKSI KOMPOS TERHADAP POPULASI NEMATODA PURU AKAR (Meloidogyne sp.) PADA TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) Budi Pratama; Bambang Tri Rahardjo; Ludji Pantja Astuti
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nematoda puru akar Meloidogyne sp., adalah salah satu jenis nematoda endoparasit yang penting di dunia. Nematoda ini bersifat parasit obligat dan tersebar luas baik ditempat yang beriklim tropis maupun subtropis. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca dan di Sub Laboratorium Nematologi, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Malang pada bulan Desember 2013 sampai dengan bulan Maret 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai produksi kompos pertanian yang berpeluang dapat menekan populasi nematoda puru akar (Meloidogyne sp). Penelitian menggunakan metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas 4 perlakuan dan 3 ulangan, masing-masing perlakuan dan ulangan disusun menjadi 3 seri. Perlakuan pertama, media tanam tanpa penambahan kompos (TK); perlakuan kedua, perlakuan ketiga dan perlakuan keempat dengan penambahan kompos, masing-masing secara berurutan adalah; Kompos produksi UPT, Jur. Tanah FP-UB (KU), Kompos Produksi Sempurna, Kedung Kandang-Malang (KS), dan Kompos Produksi Trubus Sejati, Buring-Malang (KT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penambahan kompos pada tanah dapat mengurangi populasi dan perkembangan nematoda puru akar (Meloidogyne sp.) pada tanaman tomat dibandingkan tanah tanpa penambahan kompos. Pertumbuhan tanaman lebih baik pada tanah dengan penambahan kompos. Perlakuan dengan penambahan Kompos Produksi Sempurna (KS) dan Kompos Produksi Trubus Sejati (KT) berpengaruh positif dalam menekan populasi nematoda puru akar (Meloidogyne sp.), dan memberikan pengaruh yang lebih baik pula terhadap variabel pertumbuhan tanaman yang meliputi : tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga, berat akar dan panjang akar. Selanjutnya, pada perlakuan Tanpa Penambahan Kompos (TK) memperlihatkan jumlah populasi akhir nematoda (Meloidogyne sp.) lebih tinggi dalam tanah, akar, dan jumlah puru. Sebaliknya pada pelakuan dengan penambahan Kompos Produksi Sempurna (KS) dan Kompos Produksi Trubus Sejati (KT) memperlihatkan jumlah populasi akhir nematoda (Meloidogyne sp.) lebih kecil. Sedangkan, pada perlakuan dengan penambahan produksi UPT Kompos Jur. Tanah FP-UB (KU) tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap perkembangan populasi nematoda puru akar (Meloidogyne sp.) dan variabel pertumbuhan tanaman jika dibandingkan tanaman yang Tanpa Penambahan Kompos (TK).
PENERAPAN TANAMAN PINGGIR PADA BUDIDAYA PADI (Oryza sativa L.) SECARA PHT TERHADAP KELIMPAHAN POPULASI Nilaparvata lugens Stal. (HOMOPTERA:DELPHACHIDAE) DAN LABA-LABA Mochamad Taufiqur Rochman; Gatot Mudjiono; Silvi Ikawati
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan populasi wereng batang coklat (WBC) dan laba-laba pada lahan padi dengan tanaman refugia palawija dan pada lahan padi dengan tanaman refugia berbunga. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanaman padi yang berlokasi di Desa Brangsi, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode eksplorasi/observasi langsung pada lahan padi, untuk mengetahui populasi wereng coklat dan musuh alami berupa laba-laba. Pengamatan dilakukan pada 2 plot pertanaman padi yang menggunakan sistem PHT dengan 2 ulangan. Pada plot pertama ditanam refugia  jagung, wijen, dan kacang hijau. Sedangkan pada plot 2 ditanam refugia berupa bunga kenikir, bunga pacar air, dan bunga matahari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh jenis tanaman refugia terhadap populasi WBC dan populasi laba-laba. Rata-rata populasi WBC pada lahan padi dengan refugia palawija dan berbunga adalah masing-masing 3,48 dan 2,38. Sedangkan rata-rata populasi laba-laba pada lahan padi dengan refugia palawija dan berbunga adalah masing-masing 1,29 dan 1,39. Laba-laba yang ditemukan pada lahan padi dengan refugia palawija dan berbunga adalah Pardosa sp dan Oxyopes javanus.

Page 1 of 1 | Total Record : 5