cover
Contact Name
Abdul Muis Daeng Pawero
Contact Email
muispawer25@gmail.com
Phone
+6285340240511
Journal Mail Official
mpi@iain-manado.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. S.H. Sarundajang Kompleks Ringroad,
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Journal of Islamic Education Leadership
Jurnal ini mencakup artikel penelitian dibidang manajemen pendidikan, riset pendidikan, serta pengelolaan pendidikan diberbagai bidang di antaranya: 1) Kepemimpinan Pendidikan, 2) Manajemen Hubungan Sekolah dan Masyarakat, 3) Perilaku Organisasi Pendidikan, 4) Budaya Organisasi Pendidikan, 5) Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan, 6) Manajemen Keuangan Pendidikan, 7) Analisis Kebijakan Pendidikan dan Pengambilan Keputusan, 8) Manajemen Kurikulum, 9) Manajemen Pondok Pesantren, 10) Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2021)" : 6 Documents clear
Peran Kepala Madrasah Sebagai Supervisor Akademik Ishak Talibo; Abdul Kadir Husain
Journal of Islamic Education Leadership Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.522 KB) | DOI: 10.30984/jmpi.v1i2.153

Abstract

Tulisan ini adalah hasil penelitian lapangan tentang Peran Kepala Madrasah sebagai Supervisor Akademik terhadap Kinerja Guru di MTs Nurut Taqwa Manado. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan supervisi yang dilakukan kepala madrasah terhadap kinerja guru dan mengetahui hambatan yang dihadapi kepala madrasah sebagai supervisor di MTs Nurut Taqwa Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang mencakup empat komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan Kredibilitas, Transferbility, Dependebilitas, dan Konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pelaksanaan supervisi akademik yang di lakukan kepala madrasah yaitu dengan cara, (1) melakukan perencanaan supervisi akademik, (2) pelaksanaan supervisi akademik, (3) menganalisa hasil supervisi dan memberikan umpan balik serta tindak lanjut dari supervisi akademik kemudian pembuatan laporan dari hasil supervisi akademik
Manajemen Pengembangan Program Pembelajaran Agama Islam di SMPN 1 Tabukan Utara Sangihe Arhanuddin Arhanuddin; Abdul Vijay
Journal of Islamic Education Leadership Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.28 KB) | DOI: 10.30984/jmpi.v1i2.154

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Manajemen Pengembangan Program Pembelajaran Agama Islam Di SMP Negeri 1 Tabukan Utara Sangihe Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan sub masalah: (1) Bagaimana perencanaan penyelengaraan program pembelajaran Agama Islam di SMPN 1 Tabukan Utara Sangihe (2) Bagaimana pelaksanaan program pembelajaran Agama Islam di SMPN 1 Tabukan Utara Sangihe. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana subyek penelitian adalah, kepala sekolah dan guru Agama Islam. Metode yang penulis gunakan dalam pengumpulan data pada penulisan skripsi ini adalah dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi yang akan menggambarkan bagaimana Manajemen Pengembanggan Program Pembelajaran Agama Islam di SMP Negeri 1 Tabukan Utara Sangihe. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Persiapan sekolah sebelum mengimplementasikan Kurikulum 2013 yaitu telah dilaksanakan pelatihan dan pendampingan kurikulum 2013 kepada kepala sekolah dan guru, melengkapi sarana dan prasarana sekolah serta menyediakan sumber belajar berupa buku dan buku siswa. Sedangkan perencanaan pembelajaran agama Islam di SMP Negeri 1 Tabukan Utara Sangihe yang dilakukan oleh guru PAI yaitu membuat perencanaan pembelajaran meliputi program tahunan, program semester, dan RPP (rencana penyelangaraan program pembelajaran). (2) Dalam pelaksanaan pembelajaran PAI, guru telah melakukan kegiatan yang mendidik melalui kegiatan inti dan kegiatan penutup
Probelmatika Manajemen Sarana Dan Prasarana di Madrasah Swasta Feiby Ismail; Abdul Muis Daeng Pawero; Adriyanto Bempah
Journal of Islamic Education Leadership Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.529 KB) | DOI: 10.30984/jmpi.v1i2.155

Abstract

Setiap Madrasah memiliki sarana dan prasarana, baik itu memadai atau tidak memadai. Sarana dan prasarana tersebut perlu didayagunakan dan dikelola untuk kepentingan proses pembelajaran. Pengelolaan ini dimaksudkan agar dalam menggunakan sarana dan prasarana, proses pembelajaran bisa berjalan dengan efektif dan efisien. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan Manajemen Sarana dan Prasarana pendidikan di Madrasah Nurul Taqwa Manado. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh data di lapangan data tersebut selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan temuan yaitu manajemen sarana dan prasarana di Madrasah Tsanawiyah Nurul Taqwa Manado yaitu kepala madrasah melakukan kegiatan perencanaan dan pengelolaan sumber daya di Madrasah Tsanawiyah Nurut Taqwa, baik pendidik, siswa hingga sumber daya keuangan. Manajemen pendayagunaan sarana dan prasarana di Madrasah Tsanawiyah Nurut Taqwa terdiri dari enam tahapan meliputi: (1) Perencanaan atau analisis kebutuhan, (2) pengadaan, (3) pemakaian/penggunaan, (4) penyimpanan, (5) inventaris, dan (6) penghapusan
Implementasi Merdeka Belajar di Madrasah Rusman Langke
Journal of Islamic Education Leadership Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.533 KB) | DOI: 10.30984/jmpi.v1i2.156

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan tentang Merdeka Belajar di Indonesia yang akan diterapkan pada 2021, namun belum tuntas karena penelitian terdahulu masih cenderung membahas bagian hilirnya dan belum menyentuh bagian hulu dari program perbaikan mutu pendidikan nasional itu. Data dalam tulisan ini berasal dari kajian pustaka buku/ tulisan ilmiah hasil penelitian tentang asessment kompetensi dan survey karakter, serta observasi lapangan pelaksanaan pendidikan madrasah di Wilayah Kemenag Prov. Sulawesi Tengah. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) Tenaga pendidik belum sepenuhnya memahami konsep merdeka belajar, bahkan cenderung salah paham (2). Tujuan merdeka belajar tidak sekedar mengganti Ujian Akhir Sekolah Berstandar nasional (UASBN) dan Ujian Nasional (UN) atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaaran (RPP) dan Zonasi, namun dalam perspektif ke depan adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional dan penyiapan SDM memasuki era Global, (3) Peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan merupakan kunci utama keberhasilan dari implementasi merdeka belajar. Untuk itu, tulisan ini menyarankan agar pemerintah dalam rentang waktu yang relatif pendek ini dapat mengalokasikan anggaran dan memprogramkan peningkatan kompetensi guru secara intens dan masif serta memfasilitasinya seiring semangat mengimplementasikan merdeka belajar.
Manajemen Waktu Bagi Mahasiswa Hampir Drop Out di IAIN Manado Darwis Makatulung; Abdul Latif Samal
Journal of Islamic Education Leadership Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.288 KB) | DOI: 10.30984/jmpi.v1i2.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen waktu bagi mahasiswa hampir drop out di IAIN Manado. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan analisis data induktif. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen waktu bagi mahasiswa IAIN Manado yang hampir drop out adalah tidak bisa mengimbangi waktu kuliah dan pekerjaan, terlalu aktif dalam kegiatan di luar perkuliahan, dan sering menunda-nunda tugas perkuliahan. Problematika mahasiswa yang hampir drop out dalam penyelesaian studi dari sisi pribadi yaitu ekonomi yang kurang, membagi waktu dengan pekerjaan, pergaulan, asmara, kelalaian, dan kemalasan. Sementara dari sisi akademik adalah adanya kontrak mata kuliah, mengulur-ulur waktu pengerjaan tugas kuliah, lebih asyik di organisasi baik intra maupun eksta kampus, pengimputan nilai di portal sistem informasi akademik yang bermasalah, sulit menyusun tugas akhir skripsi, dan sulitnya bertemu dengan dosen pembimbing akademik. Solusinya ialah, mahasiswa sejak awal perkuliahan harus memasang target tepat selesai pada waktunya, mengikuti alur dari prosedur perkuliahan, rajin- rajin ke kampus, melawan rasa malas, berkonsultasi dengan dosen penasehat atau pembimbing akademik, berusaha semampu mungkin agar tidak ada mata kuliah yang terlewatkan, mempertahankan IPK sebaik mungkin, menanammkan prinsip bahwa kuliah di atas segala-galanya, membagi waktu sebaik mungkin dengan kegiatan di dalam atau di luar kampus, selalu berusaha keras dan terkahir berdo’a
Konsep Dasar Pengembangan Sistem Pendidikan Berbasis Islam dan Sains Ikmal Ikmal; Zaitun Dotinggulo
Journal of Islamic Education Leadership Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.813 KB) | DOI: 10.30984/jmpi.v1i2.284

Abstract

Basic Concepts of Developing an Islamic and Science-Based Education System. From an axiological point of view, science and technology must provide the greatest benefit to human life. This means that science and technology are important instruments in every development process as an effort to realize the benefit of human life as a whole. Thus, science and technology must provide the greatest benefit to human life and not vice versa. To achieve this goal, it is necessary to make an effort to integrate general sciences with Islamic sciences through the development of an education system based on religion and science, so that the general sciences are not value-free or secular. Interdisciplinary approaches and interconnections between religious and general disciplines need to be built and developed continuously without stopping

Page 1 of 1 | Total Record : 6