cover
Contact Name
Oris Krianto Sulaiman
Contact Email
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281361694230
Journal Mail Official
pubhealt@gmail.com
Editorial Address
Jl. Imam Bonjol No. 9 Forum 9th Floor, Kota Medan, Sumatera Utara 20112
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Ilmu Bersama Center
ISSN : -     EISSN : 28307224     DOI : https://doi.org/10.56211/pubhealth
Core Subject : Health,
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat merupakan jurnal yang membahas ilmu di bidang Kesehatan Masyarakat, jurnal ini juga sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan Kesehatan Masyarakat. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat terbit 4 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli, Oktober, Januari dan April. Terbitan pertama adalah bulan Juli 2022. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker X. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat menerima naskah dengan topik Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistik dan Kependudukan, Epidemiologi, Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Kesehatan Lingkungan, Gizi Masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Mutidisiplin terkait dengan ilmu Kesehatan dan Kedokteran.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April" : 2 Documents clear
Efektifitas Batu Karang Jahe dalam Menaikkan Kadar pH Air Minum Depot di Wilayah Kecamatan Kulim Ardila, Alda; Fitri, Jufenti Ade
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i4.1593

Abstract

Air minum yang layak dan aman untuk dikonsumsi harus memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh WHO, termasuk tingkat keasaman (pH) pada rentang 6,5–8,5. Namun, hasil survei menunjukkan sebagian besar depot air minum isi ulang di Kecamatan Kulim masih memiliki kadar pH di bawah standar tersebut, sehingga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan konsumen. Upaya perbaikan kualitas air perlu dilakukan dengan metode yang sederhana, murah, dan ramah lingkungan. Batu karang jahe diketahui memiliki kandungan mineral kalsium dan magnesium yang mampu menetralkan keasaman air sehingga dapat digunakan sebagai alternatif bahan alami untuk meningkatkan kadar pH. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuantitatif dengan purposive sampling pada 33 depot air minum isi ulang yang memiliki pH awal <6,5. Perlakuan dilakukan dengan merendam batu karang jahe ke dalam sampel air, kemudian dilakukan pengukuran kadar pH sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan pH meter digital. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-test untuk mengetahui signifikansi perbedaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kadar pH. Nilai rata-rata pH sebelum perlakuan adalah 4,04 dan meningkat menjadi 7,50 setelah perlakuan, dengan nilai p-value = 0,000 (p<0,05). Hal ini membuktikan bahwa batu karang jahe efektif dalam menaikkan pH air hingga memenuhi standar kesehatan air minum yang berlaku. Kesimpulannya, penggunaan batu karang jahe dapat menjadi solusi alternatif yang alami, ekonomis, dan ramah lingkungan dalam meningkatkan kualitas air minum depot di Kecamatan Kulim, serta berpotensi diterapkan secara luas pada wilayah lain yang menghadapi permasalahan serupa.
Evaluasi Pelaksanaan Skrining Penyakit Tidak Menular pada Klaster 3 Integrasi Layanan Primer di Puskesmas Paal X Rahmah, Nafathu; Rini, Willia Novita Eka; Amir, Andy; Noerjoedianto, Dwi
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i4.1606

Abstract

Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi berbagai faktor risiko dan penyakit kronis secara dini di tingkat pelayanan kesehatan primer. Namun, capaian skrining di Puskesmas Paal X Kota Jambi masih berada di bawah target Standar Pelayanan Minimal. Data Dinas Kesehatan Kota Jambi tahun 2024 menunjukkan cakupan skrining usia produktif sebesar 40,3%, pelayanan hipertensi 50,7%, dan diabetes melitus 15,0%, yang mencerminkan adanya kesenjangan antara target dan realisasi program. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan skrining PTM pada Klaster 3 Integrasi Layanan Primer menggunakan pendekatan Context, Input, Process, dan Product (CIPP). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif evaluatif melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi terhadap 10 informan yang terdiri dari kepala puskesmas, pengelola program PTM, dokter, bidan, kader, dan masyarakat sasaran skrining, sehingga mencerminkan keberagaman perspektif pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan serta ketersediaan sumber daya manusia, sarana, dan pendanaan relatif memadai. Namun, perencanaan operasional belum terstruktur secara sistematis, pelaksanaan masih bersifat insidental, dan partisipasi masyarakat rendah. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya capaian skrining, terutama pada pelayanan diabetes melitus yang hanya mencapai 15,0%, sehingga menunjukkan kontras antara kesiapan sumber daya dan realisasi program di lapangan. Penguatan perencanaan berbasis pemetaan sasaran, optimalisasi peran kader, serta perbaikan sistem pencatatan dan tindak lanjut diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan cakupan skrining PTM di tingkat pelayanan primer.

Page 1 of 1 | Total Record : 2