cover
Contact Name
Rizki Fakhrowan
Contact Email
rizki.fakhrowan@feb.unmul.ac.id
Phone
+6281347230406
Journal Mail Official
jiem.feb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tanah Grogot No.1 Samarinda Kalimantan Timur Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM)
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27153797     DOI : http://dx.doi.org/10.29264/jiem.v1i1
Core Subject : Economy,
Publikasi artikel hasil penelitian bidang Ilmu Ekonomi. Terbit 4 kali dalam 1 tahun. Diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unmul
Articles 1,408 Documents
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA SEKTORAL SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PEMBANGUNAN MANUSIA DI KOTA SAMARINDA DZULFIKAR HIDAYAT SAGAF
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 1, No 4 (2016): November
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v1i4.742

Abstract

Development is a step to create something that does not exist be there or make a change that makes things better or increased. The national development based on equitable development and as a result, economic growth and national stability high enough healthy and dynamic. Based on BPS data Samarinda employment in the services sector has the largest number of workers first, followed by the Industry business sector and the agriculture sector. The increase in the number of employment on average coupled with a rise in the index of human development from year to year. Based on these data to analyze the extent of absorption of labor both sectors Agriculture, Industry and Services had a positive influence on human development index in Samarinda. Simultaneously, there is the influence of sector employment Agriculture, Industry and Services to the Human Development Index of Samarinda in 2005 - 2014. Employment Agriculture sector has the most influence on the growth of the Human Development Index Kota Samarinda in 2005-2014 compared to the other two sectors of employment. Keywords: The Human Development Index, HDI, Labor
Pengaruh jumlah ekspor neto inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap nilai tukar rupiah Revan Saputra; Aji Sofyan Effendi
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 6, No 4 (2021): November
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v6i4.9350

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh jumlah ekspor neto, inflasi dan pertumbuhan ekonomi secara parsial ataupun simultan terhadap nilai tukar rupiah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat analisis linier berganda. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder tahunan dalam kurun waktu 10 tahun dari periode 2010 sampai dengan 2019. Data yang diolah menggunakan SPSS (Stastistical Package for Social Science) versi 25. Hasil analisis secara simultan menunjukkan bahwa jumlah ekspor neto, inflasi dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah. sementara secara parsial jumlah ekspor neto dan inflasi memilik pengaruh negatif tidak signifikan terhadap nilai tukar rupiah, sedangkan pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai tukar rupiah. 
Analisis dampak adanya jasa penyeberangan terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat Yoga Adi Saputra; Eny Rochaida; Diana Lestari
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 6, No 3 (2021): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v6i3.6634

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesejahteraan keluarga masyarakat di desa Sungai Mariam khususnya pemilik jasa, pengguna jasa, dan masyarakat sekitar. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan pengambilan sumber data primer dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan empat cara yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan metode kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dilapangan menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat Desa Sungai Mariam khususnya pemilik jasa, pengguna jasa, dan masyarakat sekitar sudah dapat dikatakan sejahtera karena telah mampu memenuhi kebutuhan dasar keluarganya yaitu kebutuhan pangan, sandang, perumahan, pendidikan dan kesehatan. Berdasarkan indikator dari BKKBN diketahui 4 orang informan sudah termasuk dalam kategori keluarga sejahtera III dan 2 orang informan termasuk dalam keluarga sejahtera I terlihat dari pemenuhan pangan, sandang, perumahan, pendidikan, kesehatan, rekreasi, transportasi, dan tabungan. Pendapatan seluruh informan bisa dibilang cukup baik karena dilihat dari kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga serta dari segi semangat kerja seluruh informan mempunyai keinginan untuk menyekolahkan anak-anaknya bahkan membantu meningkatkan pendapatan ekonomi keluarganya.
Analisis faktor – faktor yang mempengaruhi penerimaan retribusi daerah Rizky Saputra; Jiuhardi Jiuhardi; Agus Junaidi
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 2, No 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v2i3.1888

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pendapatan perkapita dan Objek retribusi daerah   berpengaruh signifikan terhadap penerimaan retribusi daerah  di Provinsi  Kalimantan Timur Jenis data pada penelitian menggunakan data sekunder yaitu data yang telah tersedia pada instensi pemerintah yang terkait dalam  penelitian  ini  periode  tahun  2008-2013.  Model  analisis  dalam  penelitian  ini regresi liner berganda,uji asumsi klasik dan program yang digunakan untuk mengelolah data   yaitu   dengan   mengunakan   SPSS   22.   Hasil   analisis   ini   menunjukan   bahwa pendapatan perkapita (X1) dan Objek retribusi daerah (X2) berpengaruh signifikan terhadap penerimaan retribusi daerah (Y) di Provinsi Kalimantan Timur
Pengaruh inflasi dan suku bunga terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi Sabila Aulia; Muhammad Saleh; Juliansyah Roy
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 2, No 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v2i3.1381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi dan tingkat suku bunga terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur tahun 2005-2014. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pertumbuhan ekonomi, teori investasi, teori inflasi dan teori suku bunga. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2005-2014. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis track atau path analysis dan diolah menggunakan program SPSS IBM (Statistical Product and Service Solutions) versi 23. Dari hasil analisis data yang saya lakukan dapat disimpulkan bahwa: (1) efeknya Inflasi secara signifikan menuju investasi sebesar 0,622 berarti menunjukkan korelasi positif dan signifikan. (2) Pengaruh tingkat suku bunga secara signifikan terhadap investasi sebesar -0,745 berarti menunjukkan hubungan negatif dan signifikan. (3) Pengaruh inflasi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 1,444 berarti menunjukkan korelasi positif dan signifikan. (4) Pengaruh tingkat suku bunga secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar -1.273 dimaksudkan untuk menunjukkan hubungan yang negatif dan signifikan. (5) Pengaruh investasi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 1,435 berarti menunjukkan korelasi positif dan signifikan.
Pengaruh Jumlah Uang Beredar Dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Inflasi Di Indonesia Lisa Puspita Rahayu; Fitriadi Mashud; Muliadi Muliadi
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 5, No 2 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v5i2.6515

Abstract

This study aims to determine the effect of the money supply and the exchange rate on inflation in Indonesia. The theory used in this research is to use the Quantity Theory of Money and the theory of purchasing power parity by David Ricardo. Data used is secondary data from 2005 to 2017. The research was done by using a multiple linear regression. Test the hypothesis using the F test to test the feasibility of the model. The t-test is used to determine the influence between variables. The results of this study showed a significant effect on the amount of money in circulation to iflasi in Indonesia. The exchange rate significant effect on inflation in Indonesia.
Peranan sub sektor perikanan terhadap produk domestik regional bruto dan kesempatan kerja di kota samarinda MUHAMMAD RIFKI AKSAN
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 1, No 2 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v1i2.374

Abstract

The purpose of this research is studying what the fisheries subsector role was as moderating variable for Gross Regional Domestic Product and employment  Opportunities in Samarinda or not. This study uses a series of data over the years 2000-2014 and analysis tools using multiple linear regression method and moderating variable with software SPSS 21.0. On the based this research showed that the gross regional domestic product gave a positive significant influence on employment opportunities in Samarinda. Fisheries subsector gave a negative significant influence on employment opportunities but fisheries subsector was not as a moderating variable because it can not indicate as a strongthness or a weekness gross regional domestic product against employment opportunities in Samarinda.Keyword: Fisheries Subsector, Gross Regional Domestic Product, Employment Opportunities  and  Moderating Variable.
Determinan indeks pembangunan manusia dan implikasinya terhadap tingkat kemiskinan I Wayan Prajna Satya Dharma; Theresia Militina; Adi Wijaya
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 6, No 4 (2021): November
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v6i4.7997

Abstract

Tujuan penelitian ini guna mengetahui seberapa jauh pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka, Pertumbuhan Ekonomi, Alokasi APBD Sektor Kesehatan (Determinan IPM) terhadap IPM serta implikasinya terhadap Tingkat Kemiskinan di Kaltim dengan berpijak pada Teori Pembangunan dan Teori Kemiskinan. Studi ini menggunakan analisis kuantitatif melalui alat uji analisa jalur dengan bantuan program SPSS versi 16 dan data sekunder yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur serta Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Timur (2010-2019).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh negatif signifikan terhadap IPM adalah Tingkat Pengangguran Terbuka, sementara Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh positif dan tidak signifikan.
Pengaruh pengeluaran pemeritah pada sektor pendidikan dan kesehatan terhadap indeks pembangunan manusia Imran Imran; Firtiadi Firtiadi; Muliati Muliati
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 2, No 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v2i3.1868

Abstract

Penelitian ini bertujan untuk mengetahui Pengaruh pengeluaran pemerintah Pada Sektor Pendidikan dan Kesehatan terhadap indeks pembangunan manusia di Provinsi Kalimantan Timur Jenis Penelitian ini adalah penelitian destriktif kuantitatif model regresi linier berganda. Analisis data penelitian dikelolah dengan pengolahan data komputer IBM statistic SPSS 2.1. Berdasarkan hasil analisis regresi, bahwa variabe pengeluaran sektor pendidikan memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,018 persen, yang artinya adalah bahwa pengeluaran sektor pendidikan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan dengan nilai sebesar 0,037 , nilainya lebih kecil  dari α atau 0,037 0,050. Berdasarkan hasil analisis regresi, bahwa variabe pengeluaran sektor Kesehatan  memiliki  nilai  koefisien  regresi  sebesar  -0,009  persen,  yang  artinya adalah bahwa pengeluaran sektor Kesehatan memiliki pengaruh yang negatif dan tidak signifikan dengan nilai sebesar 0,786 yang menunjukkan nilainya lebih kecil dari α atau 0,342 0,050.
Analisis flypaper effect berdasarkan kemampuan keuangan daerah Lasmi Mutia; Fitriadi Fitriadi; Muliadi Muliadi
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 2, No 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v2i3.1510

Abstract

This  study  aimed  to  analyzed  the  local  financial  capacity  Kutai  Kartanegara  regency suspected of having flypaper effect. Types of the data from this research is quantitative. The types of the data in this research is in the form of time series data reports on realization of local revenue (PAD), equalization funds, regional expenditures and the amount of revenue Kutai Kartanegara Regency using quantitative analysis methods. Using the methods of analysis of financial index capability ratio (ICR) and analysis of the degree of fiscal decentralization. The results of the analysis in this research shows that the first analysis of the index calculation financial capability ratio Kutai Kartanegara Regency in the last  three  years shows  the indicator  is  very low  and  can  be said  to  experience the phenomenon flypaper effect and the second analysis, the calculation of the degree of fiscal decentralization Kutai Kartanegara Regency show the indicator is very less, This implies Kutai Kartanegara Regency government is still unable to finance its own expenses and still dependent on central government funding.