cover
Contact Name
Desrianti Sahida
Contact Email
dessabki14@gmail.com
Phone
+6281338860310
Journal Mail Official
dessabki14@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Depati Parbo. RT. 001/000. Desa Pendung Hiang. Kecamatan Tanah Kampung. Kota Sungai Penuh. Provinsi Jambi
Location
Kota sungai penuh,
Jambi
INDONESIA
Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27158861     DOI : https://doi.org/10.47827/jer
EDU RESEARCH : Jurnal Penelitian Pendidikan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies), dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan proses pembelajaran. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review process’ setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak tiga bulan sekali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 4 (2022): EDU RESEARCH" : 6 Documents clear
ETIKA DAN ESTETIKA GURU PROFESIONAL DI ERA MILLENIAL Anwar
EDU RESEARCH Vol 3 No 4 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i4.77

Abstract

Guru menjadi pilar dasar dalam dunia pendidikan yang berpengaruh pada maju tidaknya pendidikan suatu negara. Apalagi di era millennial seperti sekarang ini di butuhkan guru professional dalam membentuk suatu karakter pendidikan yang berkemajuan. Sebagai tenaga pengajar tentunya guru perlu memiliki etika dan estetika sebagai guru professional di era millennial. Penguasaan akan teknologi canggih tersedia akan membantu guru tetap eksis dalam dunia pembelajaran. Pemanfaatan etika dan estetika guru professional di era millennial seperti sekarang ini tentunya sangat di butuhkan guna mencapai sistem pembelajaran yang berkemajuan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FIQIH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS X MA NEGERI 3 KERINCI Syahrudin
EDU RESEARCH Vol 3 No 4 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i4.78

Abstract

Rendahnya hasil belajar menjadi pokok permasalahan dalam penelitian ini, selain itu dalam menyampaikan pembelajaran guru masih menggunakan model pembelajaran langsung (Diret Instruction). Model pembelajaran langsung adalah model pembelajaran yang berpusat pada guru. Dengan demikian, menyebabkan pembelajaran tidak afektif sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik yang tergolong rendah. Oleh karena itu, pada penelitian ini “apakah implementasi model pembelajaran Quantum Teachingdapat meningkatkan hasil belajar Fiqih peserta didik Kelas X MA Negeri 3 Kerinci Tahun ajaran 2021-2022”. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Risearch) dengan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart, proses tindakan kelas meliputi : tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan tahap refleksi. Penelitian ini bertujuan agar guru lebih kreatif dalam memilih model pembelajaran yang bervariasi, dan agar peserta didik mendapatkan Hasil Belajar yang sesuai dengan standar ketuntasan yang ditetapkan. Adapun tekhnik pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar Fiqih peserta didik Kelas X MA Negeri 3 Kerinci. Sedangkan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengetahui data tentang proses pembelajaran Fiqih, respon peserta didik, keadaan peserta didik, dan guru. Setelah menerapkan model pembelajaran Quantum Teaching pada siklus I hasil belajar peserta didik meningkat dari data prasurvey yaitu 5 peserta didik (20% ) menjadi 10 peserta didik (40% ) yang tuntas, dan 15 peserta didik ( 60% ) yang belum tuntas. Pada siklus II hasil belajar lebih meningkat menjadi 21 peserta didik (84% ) yang tuntas, 4 peserta didik (16% ) yang belum tuntas. Dengan demikian data prasurvey terjadi peningkatan 16 peserta didik. Hasil penelitian diperoleh dengan menerapkan model pembelajaran Quantum Teaching, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan yaitu 80%peserta didik yang tuntas sudah tercapai sehingga pelaksanaan siklus tindakan selayaknya dihentikan.
PEMBENTUKKAN PERILAKU PESERTA DIDIK BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MAN 1 KERINCI Ermalis
EDU RESEARCH Vol 3 No 4 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i4.81

Abstract

Dasar pemikiran penelitian ini adalah tenteng pendidikan yang bukan hanya terpaku dalam faktor intelektual sesorang saat menempuh pendidikan namun juga harus diintegrasikan dengan faktor lain seperti halnya prilaku atau karakter. Jadi, pendidikan tidak hanya mendidik peserta didiknya untuk menjadi manusia yang cerdas, tetapi juga membangun kepribadiannya agar mempunyai sikap yang mulia. Tujuan umum dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pendidikan karakter dalam membentuk perilaku peserta didik. Metode penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan), yang menitik beratkan pada hasil pengumpulan data dari informan yang ditentukan. Penelitian lapangan (field research) dapat juga dianggap sebagai metode untuk mengumpulkan data kualitatif, yakni dimaksudkan untuk mempelajari secara mendalam mengenai suatu cara unit sosial tersebut. Penelitian lapangan ini dilakukan secara langsung di MA Negeri 1 Kerinci, dimana objek yang diteliti yaitu pendidikan karakter dalam membentuk sikap anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Guru Aqidah Akhlak di MA Negeri 1 Kerinci sebagai pembimbing dalam pembentukan perilaku peserta didik, pendidikan karakter menjadi salah satu metode yang diterapkan oleh guru yang berpersan sebagai mediator dan vasilitator dalam pembelajaran, dengan metode ini guru dapat mengawasi kegitan peserta didik di lingkungan sekolah, mengarahkan dan membentuk karakter peseta didik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FIKIH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE UNTUK SISWA KELAS VII MTS DARUL QIYAM TAHUN AJARAN 2021/2022 Ahmad Rais
EDU RESEARCH Vol 3 No 4 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i4.83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Fikih dengan menggunakan model pembelajaran scramble untuk siswa kelas VII MTs Darul Qiyam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII MTs Darul Qiyam yang berjumlah 17 siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian berupa tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa tes dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Adapun indikator keberhasilan tindakan ditandai dengan ≥75% dari jumlah siswa yang mengikuti proses pembelajaran telah memperoleh nilai ≥75. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar Fikih siswa kelas VII MTs Darul Qiyam setelah menggunakan model pembelajaran scramble pada siklus I maupun siklus II. Berdasarkan hasil tes dalam pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran scramble, siswa yang mencapai nilai ≥75 sebesar 70,59% pada siklus I dan meningkat menjadi 88,24% pada siklus II. Peningkatan hasil belajar tersebut terjadi setelah adanya perbaikan tindakan pada siklus II yaitu guru membagi kelompok menjadi lebih jelas, anggota kelompok diperkecil jumlahnya, dan pemberian reward kepada siswa yang tenang. Tindakan diberhentikan pada siklus II karena telah mencapai kriteria keberhasilan.
IMPLEMENTASI METODE DRILL DAN METODE AN-NAHDLIYAH DALAM MENGATASI GANGGUAN VOLALISASI ANAK MELALUI MEMBACA AL-QUR’AN Nuzmi Sasferi
EDU RESEARCH Vol 3 No 4 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i4.86

Abstract

Metode menyangkut masalah cara kerja untuk memakai objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Metode adalah cara atau prosedur yang ditempuh untuk mencapai tujuan tertentu. TPA Sebukar Kabupaten Kerinci mengimplementasikan metode belajar Al-Qur’an yaitu metode drill dan metode an-nahdliyah. Tujuan penelitian ini untuk melihat implementasi metode tersebut dalam mengatasi gangguan vokalisasi anak melalui membaca Al-Qur’an yang diterapkan di TPA Sebukar Kabupaten Kerinci. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang digunakan adalah jenis data deskriptif kualitatif dan cenderung menggunakan analisis. Proses dan makna (perspektif subjek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teorinya dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi metode drill dan metode an-nahdliyah yang diterapkan di TPA Sebukar Kabupaten Kerinci baik untuk diterapkan karena kedua metode itu sangat mudah dipahami oleh peserta didik dan peserta didik tahu maksud dari metode yang diimplementasikan oleh guru TPA nya. Dan dengan adanya metode drill dan metode an-nahdliyah yang diterapkan oleh TPA Sebukar Kabupaten Kerinci membuat peserta didik suka untuk belajar Al-Qur’an.
STRATEGI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN BELA NEGARA BAGI MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA KELAS 2B MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING Ita Aristia Sa'ida
EDU RESEARCH Vol 3 No 4 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i4.106

Abstract

The toughest challenge of education in higher education today, especially in Indonesia, is not only focusing on conventional issues of equity and fulfilment of access, infrastructure and financing of education, but also the quality of graduates who must have intellectual expertise in their fields as well as high morality and love for the country. Seeing these conditions, the availability of human resources with character and love for the country is a very important need. This is done to prepare for the global challenges and competitiveness of the nation and state today and in the future, Higher Education must be able to prepare a generation that has competence and good character (good character) and is useful for the nation and state, thus the strategy of strengthening character education and foreign affairs in learning by using the Project Based Learning learning model requires an integrated plan. The implementation of character education and Belanegara along with monitoring and evaluation must also be prepared as optimally as possible. the concept of character education and Belanegara programmatically with a good strategy such as moral knowing, moral modelling, moral feeling ang loving, moral acting, punishment, habituation. Should be applied in every university until students have an inseparable unity of good character (knowing, feeling, and acting) in everyday life.

Page 1 of 1 | Total Record : 6