cover
Contact Name
Desrianti Sahida
Contact Email
dessabki14@gmail.com
Phone
+6281338860310
Journal Mail Official
dessabki14@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Depati Parbo. RT. 001/000. Desa Pendung Hiang. Kecamatan Tanah Kampung. Kota Sungai Penuh. Provinsi Jambi
Location
Kota sungai penuh,
Jambi
INDONESIA
Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27158861     DOI : https://doi.org/10.47827/jer
EDU RESEARCH : Jurnal Penelitian Pendidikan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies), dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan proses pembelajaran. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review process’ setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak tiga bulan sekali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2023): EDU RESEARCH" : 7 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MAHASISWA MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER PADA PERKULIAHAN PAI TERINTEGRASI PENGETAHUAN COVID-19 Darsi
EDU RESEARCH Vol 4 No 1 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i1.90

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan, peningkatan, dan seberapa besar perbandingan peningkatan kemampuan literasi mahasiswa sebelum dan setelah menerapkan perkuliahan berbasis pendidikan karakter. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif adalah pengukuran data kuantitatif dan statistik objektif melalui perhitungan ilmiah berasal dari sampel orang-orang atau penduduk yang diminta menjawab atas sejumlah pertanyaan tentang survey untuk menentukan frekuensi dan prosentase tanggapan mereka. Sedangkan jenis penelitian yang dipilih adalah penelitian quasi eksperimental. Menurut Sugiono “Penelitian quasi eksperimental adalah metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan.” Sejalan dengan itu penelitian pre eksperimental hasilnya merupakan variabel dependen bukan semata-mata dipengaruhi oleh variabel independen. Alasan penulis dalam memilih pendekatan kuantitatif dengan rancangan pre eksperimental pada penelitian ini adalah cara mengukur kemampuan literasi adalah melalui indikato-indikatornya, sehingga melalui indikator tersebut dibuat butir-butir pernyataan yang dapat diukur. Alat ukur tersebut disajikan dalam bentuk angket. Adapun desain penelitian yang digunakan dalam penelitian eksperimen ini adalah Control Group Pretest-Postest Design, yaitu sebelum perlakuan diberikan terlebih dahulu sampel diberi pretest (tes awal) dan diakhir perkuliahan sampel diberi postest (tes akhir). Desain ini digunakan untuk mengetahui peningkatan kemampuan literasi mahasiswa dalam proses perkuliahan PAI terintegrasi pengetahuan Covid-19 setelah mengikuti perkuliahan pendidikan karakter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan literasi mahasiswa pada setiap indikatornya dari kondisi awal ke kondisi akhir. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan karakter dalam perkuliahan, untuk meningkatan kemampuan literasi mahasiswa.
PENGARUH MODEL ROLE PLAYING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIKA PESERTA DIDIK DI MI NO. 25/E.3 AMBAI BAWAH Ratna
EDU RESEARCH Vol 4 No 1 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i1.92

Abstract

Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pemahaman masalah siswa pada pembelajaran matematika. Disamping itu dapat pula digunakan sebagai inovasi dan lebih kreatif dalam mengembangkan model pembelajaran matematika dan menambah wawasan dengan penerapan model Role Playing. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila sudah mengalami peningkatan antara kemampuan memecahkan masalah dari kondisi awal. Untuk menentukan ketercapaian tujuan peneliti, peneliti merumuskan indikator keberhasilah tindakan. Indikator keberhasilan merujuk pada kemampuan pemahaman masalah siswa pada pembelajaran matematika yang melalui hasil tes dilakukan pada setiap tahap. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila terjadi peningkatan kemampuan pemahaman masalah siswa pada pembelajaran matematika menggunakan model Role Playing. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman masalah siswa kelas VI MI No. 25/E.3 Ambai Bawah terkait indikator yang pertama pemahaman masalah, kedua merencanakan cara penyelesaiannya, ketiga melaksanakan rencana, dan keempat menafsirkan hasil. Dari keempat indikator ini, terihat sebagian besar siswa memiliki kemampuan pemahaman masalah yang sangat baik. Hal ini dilihat dari siswa yang telah memecahkan masalah sesuai dengan skala penilaian yang ditetapkan baik dalam kegiatan kelompok maupun dari hasil siswa dalam mengerjakan soal evaluasi. Selanjutnya, siswa sudah bisa menyebutkan dan menuliskan apa yang diketahui dan ditanya dari soal/masalah, serta produser atau langkah-langkah apa yang cocok untuk menyelesaikan masalah tersebut dan menuliskan kesimpulan dari pemahaman yang sudah diselesaikan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN KELUARGA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERINTEGRASI Rawiyana
EDU RESEARCH Vol 4 No 1 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i1.93

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan, peningkatan, dan seberapa besar perbandingan peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan setelah menerapkan perkuliahan berbasis pendekatan keluarga. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif adalah pengukuran data kuantitatif dan statistik objektif melalui perhitungan ilmiah berasal dari sampel orang-orang atau penduduk yang diminta menjawab atas sejumlah pertanyaan tentang survey untuk menentukan frekuensi dan prosentase tanggapan mereka. Sedangkan jenis penelitian yang dipilih adalah penelitian quasi eksperimental. Menurut Sugiono “Penelitian quasi eksperimental adalah metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan.” Sejalan dengan itu penelitian pre eksperimental hasilnya merupakan variabel dependen bukan semata-mata dipengaruhi oleh variabel independen. Alasan penulis dalam memilih pendekatan kuantitatif dengan rancangan pre eksperimental pada penelitian ini adalah cara mengukur hasil belajar adalah melalui indikato-indikatornya, sehingga melalui indikator tersebut dibuat butir-butir pernyataan yang dapat diukur. Alat ukur tersebut disajikan dalam bentuk angket. Adapun desain penelitian yang digunakan dalam penelitian eksperimen ini adalah Control Group Pretest-Postest Design, yaitu sebelum perlakuan diberikan terlebih dahulu sampel diberi pretest (tes awal) dan diakhir perkuliahan sampel diberi postest (tes akhir). Desain ini digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran matematika terintegrasi pengetahuan Covid-19 setelah mengikuti perkuliahan pendekatan keluarga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada setiap indikatornya dari kondisi awal ke kondisi akhir. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan keluarga dalam perkuliahan, untuk meningkatan hasil belajar siswa
MANFAAT MODEL PAIKEM DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR QUR’AN HADITS PESERTA DIDIK DI MI NO. 25/E.3 AMBAI BAWAH Iksaniah
EDU RESEARCH Vol 4 No 1 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i1.94

Abstract

Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan hasil belajar masalah siswa pada pembelajaran qur’an hadits. Disamping itu dapat pula digunakan sebagai inovasi dan lebih kreatif dalam mengembangkan model pembelajaran qur’an hadits dan menambah wawasan dengan penerapan model PAIKEM. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila sudah mengalami peningkatan antara kemampuan memecahkan masalah dari kondisi awal. Untuk menentukan ketercapaian tujuan peneliti, peneliti merumuskan indikator keberhasilah tindakan. Indikator keberhasilan merujuk pada kemampuan hasil belajar masalah siswa pada pembelajaran qur’an hadits yang melalui hasil tes dilakukan pada setiap tahap. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila terjadi peningkatan kemampuan hasil belajar masalah siswa pada pembelajaran qur’an hadits menggunakan model PAIKEM. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa kemampuan hasil belajar masalah siswa kelas VI MI No. 25/E.3 Ambai Bawah terkait indikator yang pertama hasil belajar masalah, kedua merencanakan cara penyelesaiannya, ketiga melaksanakan rencana, dan keempat menafsirkan hasil. Dari keempat indikator ini, terihat sebagian besar siswa memiliki kemampuan hasil belajar masalah yang sangat baik. Hal ini dilihat dari siswa yang telah memecahkan masalah sesuai dengan skala penilaian yang ditetapkan baik dalam kegiatan kelompok maupun dari hasil siswa dalam mengerjakan soal evaluasi. Selanjutnya, siswa sudah bisa menyebutkan dan menuliskan apa yang diketahui dan ditanya dari soal/masalah, serta produser atau langkah-langkah apa yang cocok untuk menyelesaikan masalah tersebut dan menuliskan kesimpulan dari hasil belajar yang sudah diselesaikan
ANALISIS PENGARUH MODEL CONGRUENCE EVALUATION DALAM MENINGKATKAN NILAI PRAKTIK AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK DI MI NO. 27/E.3 SEBUKAR Wasi'ah
EDU RESEARCH Vol 4 No 1 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i1.95

Abstract

Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan nilai praktik masalah siswa pada pembelajaran akidah akhlak. Disamping itu dapat pula digunakan sebagai inovasi dan lebih kreatif dalam mengembangkan model pembelajaran akidah akhlak dan menambah wawasan dengan penerapan model Congruence evaluation. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila sudah mengalami peningkatan antara kemampuan memecahkan masalah dari kondisi awal. Untuk menentukan ketercapaian tujuan peneliti, peneliti merumuskan indikator keberhasilah tindakan. Indikator keberhasilan merujuk pada kemampuan nilai praktik masalah siswa pada pembelajaran akidah akhlak yang melalui hasil tes dilakukan pada setiap tahap. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila terjadi peningkatan kemampuan nilai praktik masalah siswa pada pembelajaran akidah akhlak menggunakan model Congruence evaluation. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa kemampuan nilai praktik masalah siswa kelas VI MI No. 27/E.3 Sebukar terkait indikator yang pertama nilai praktik masalah, kedua merencanakan cara penyelesaiannya, ketiga melaksanakan rencana, dan keempat menafsirkan hasil. Dari keempat indikator ini, terihat sebagian besar siswa memiliki kemampuan nilai praktik masalah yang sangat baik. Hal ini dilihat dari siswa yang telah memecahkan masalah sesuai dengan skala penilaian yang ditetapkan baik dalam kegiatan kelompok maupun dari hasil siswa dalam mengerjakan soal evaluasi. Selanjutnya, siswa sudah bisa menyebutkan dan menuliskan apa yang diketahui dan ditanya dari soal/masalah, serta produser atau langkah-langkah apa yang cocok untuk menyelesaikan masalah tersebut dan menuliskan kesimpulan dari nilai praktik yang sudah diselesaikan
PENGABDIAN MASYARAKAT : PENINGKATAN PENDIDIKAN PANCASILA SEBAGAI IDIOLOGI NEGARA BAGI SISWA SD YAYASAN PENDIDIKAN GARUDA JABBAR MEDAN MARELAN Nasrudin Latief; Juwairiah; Fadhillah Rahmi
EDU RESEARCH Vol 4 No 1 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i1.108

Abstract

ABSTRAK Pancasila sebagai sumber falsafah hidup bangsa, dasar negara, dan tujuan nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia atau singkatnya adalah ideologi berbangsa dan bernegara Indonesia hakikatnya harus menjadi ciri dari karakter dari setiap warga negara sejak usia dini. Guna mencapai tujuan tersebut maka dilaksanakan kegiatan pendidikan pancasila pada siswa/i sekolah dasar YP Garuda Jabbar Medan Marelan guna mencapai peningkatan pendidikan pancasila dengan metode edukasi secara intensif melalui ceramah dan role play. Pelajar Pancasila yang memiliki luaran berupa pemikiran, tingkah laku dan hasil karya yang selaras dengan implementasi nilai-nilai Pancasila Dengan adanya kegiatan edukatif ini melalui pengabdian kepada masyarakat maka pemahaman terkait implementasi nilai-nilai Pancasila pada pelajar sejak usia dini, diharapkan mendorong terciptanya pelajar Pancasila yang menyeluruh dan memberikan manfaat yang luar biasa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kata Kunci: Pendidikan Pancasila, Ideologi Negara, Siswa SD.
THE ROLE OF EDUCATION IN HABITUATION OF VALUES IN THE ORAL TRADITION OF PNO ADAT IN GROWING THE CHARACTER OF ANTI-CORRUPTION CULTURE IN THE MILLENNIAL GENERATION IN KERINCI Deri Saputra; Futri Zakiyah Apria Sapawer
EDU RESEARCH Vol 4 No 1 (2023): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v4i1.251

Abstract

This paper focuses on disclosing the values ​​in traditional expressions of Pno Adat to the Kerinci people as an effort to inculcate an anti-corruption culture in the millennial generation in Kerinci Regency. Corruption cases are carried out by individuals from various backgrounds, ranging from high-ranking state officials to village officials. Eradicating corruption means fighting and preventing corruption. Enforcement is carried out by a state institution called the Corruption Eradication Commission (KPK), while the prevention of corruption can be carried out by the community, one of which is by cultivating character through cultural values ​​in both formal and non-formal education. in society. Kerinci Regency has an oral tradition of Pno Adat which has value in character building. This customary principle is upheld by the Kerinci people as a character value related to anti-corruption cultural integrity. Data and information were obtained from field observations and interviews with key informants, namely the Karang Setio customary stakeholders. In addition, researchers conducted journal literature related to the research theme. It is hoped that the results of the research can become a reference and guideline for the community, especially the millennial generation in the Kerinci community that there is no corrupt Kerinci culture where there are character values ​​in the anti-corruption culture contained in it such as Compliance, Responsibility, Complete Work, Fairness, and Integrity. The value of Pno Adat which has been upheld by the community and implemented by the people of Kerinci. Therefore, these values ​​must be inherited and passed on to the younger generation as the successors of the Kerinci nation and culture.

Page 1 of 1 | Total Record : 7