cover
Contact Name
Rizki Fakhrowan
Contact Email
rizki.fakhrowan@feb.unmul.ac.id
Phone
+6281347230406
Journal Mail Official
jiam.feb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tanah Grogot No.1 Samarinda Kalimantan Timur Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM)
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27153800     DOI : http://dx.doi.org/10.30872/jiam.v7i2
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) is a scientific journal in the field of Accounting Science published four times a year (in Apr, June, Sept & Nov). Faculty of Economics and Business Mulawarman University.
Articles 70 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2018)" : 70 Documents clear
Proyeksi pendapatan asli daerah Novi Landara; Sri Mintarti; Rusliansyah Rusliansyah
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1835

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar hasil guna pajak dan daya guna pajak serta pertumbuhan realisasi pajak daerah di kota Samarinda tahun 2005-2014. mengetahui proyeksi kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah (PAD) di Kota Samarinda tahun 2005-2014. mengetahui besarnya proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Samarinda tahun 2016- 2020. Dari hasil penelitian Hasil guna pajak daerah Tahun Anggaran 2005-2014 sebesar 105,37%, dengan perolehan terbesar terjadi pada tahun 2012 sebesar 120,37% dan perolehan terkecil terjadi pada tahun 2010 sebesar 95,88% dan tahun 2007 sebesar 99,03%. Daya guna pajak daerah Tahun Anggaran 2005-2014 rata-rata sebesar 4,76%, dengan tingkat efisiensi terbesar terjadi pada tahun 2012 sebesar 4,15% dan tingkat efisiensi terkecil atau kurang efisien terjadi pada tahun 2007 sebesar 5,05% dan tahun 2010 sebesar 5,22%. Pertumbuhan realisasi penerimaan pajak daerah Tahun Anggaran 2005-2014 rata-rata sebesar 28,28%, dengan tingkat pertumbuhan terbesar terjadi pada tahun 2010-2011 sebesar 84,99% dan tingkat pertumbuhan terkecil terjadi pada tahun 2008-2009 sebesar 13,08% dan tahun 2006-2007 sebesar 13,85%. Kontribusi pajak daerah terhadap PAD di Kota Samarinda Tahun Anggaran 2005-2014 rata-rata sebesar 46,36%, dengan tingkat kontribusi terbesar terjadi pada tahun 2012 sebesar 60,58% dan tingkat kontribusi terkecil terjadi pada tahun 2006 sebesar 28,94% dan tahun 2007 sebesar 32,61%.
Analisis prediksi terjadinya financial distress pada perusahaan kosmetik di indonesia Riska Vitria Khoironi; Set Asmapane; Anisa Kusumawardani
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v0i0.1579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat potensi terjadinya  financial distress pada perusahaan yang memperoleh laba bersih menurun, tidak melakukan pembayaran dividen lebih satu tahun, dan adanya penurunan harga pasar saham perlembar. Financial distress merupakan tahap penurunan kondisi keuangan atau terjadinya kesulitan keuangan suatu perusahaan sebelum terjadinya kebangkrutan. Objek penelitian ini adalah perusahaan kosmetik di Indonesia dan prosedur pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan menghasilkan 2 perusahaan yang memenuhi kriteria. Data yang dikumpulan dalam bentuk laporan keuangan periode tahun 2012 hingga tahun 2015 yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model analisis Altman Z-score. Altman Z-score ialah suatu alat yang memperhitungkan dan menggabungkan beberapa rasio-rasio keuangan tertentu yang dianggap paling berkontribusi dalam memprediksi terjadinya financial distress. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perusahaan yang memiliki laba bersih menurun,  tidak  melakukan  pembayaran  dividen  lebih  dari  satu  tahun,  dan  adanya  penurunan harga pasar saham perlembar akan menghasilkan nilai z-score yang cenderung kecil disetiap tahunnya dan menyebabkan perusahaan mempunyai potensi terjadinya financial distress. Hal ini terlihat dari pergerakan kedua perusahaan tersebut menunjukan kecenderungan perusahaan yang berada dalam kondisi safe area lebih mengarah kepada kondisi grey area, dimana kondisi ini merupakan kondisi rawan yang juga menandakan bahwa perusahaan mempunyai potensi terjadinya financial distress.
Analisis pengaruh reformasi administrasi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak Vevi Rufi Wahdani; Iskandar Iskandar; Indra Suyoto Kurniawan
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v0i0.1529

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perpajakan dalam proses reformasi administrasi yang diproksikan oleh struktur organisasi, prosedur organisasi, strategi organisasi Dan pengaruh budaya organisasi terhadap kepatuhan pajak. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kepatuhan pajak pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Samarinda. (2) ditemukan bahwa variabel berpengaruh secara simultan terhadap kepatuhan pajak di Dinas Pendapatan Daerah Kota Samarinda. (3) hubungan variabel anatara terhadap kepatuhan pajak sangat terkait. Variabel keempat mampu menjelaskan perubahan kepatuhan pajak sebesar 83% sedangkan sisanya 17% dipengaruhi oleh variabel lain. (4) pengaruh variabel parsial secara signifikan terhadap kepatuhan perpajakan di Dinas Pendapatan Daerah Kota Samarinda. (5) nilai variabel korelasi prosedur organisasi terbesar dibandingkan variabel lainnya, kemudian diikuti oleh strategi variabel organisasi, struktur organisasi dan budaya organisasi. Jadi variabel prosedurnya adalah pengaruh paling dominan terhadap kepatuhan pajak di Dinas Pendapatan Daerah Kota Samarinda.
Analisis cost-volume-profit (cvp) untuk perencanaan laba pada cv ayam sakti Gorby Ardiansyah; Yana Ulfah; Salmah Pattisahusiwa
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah penjualan dan menentukan biaya paling efisien untuk CV Ayam Sakti dalam mencapai laba maksimal. Sebelum menggunakan analisis Cost-Volume-Profit (CVP), peneliti mengklasifikasikan biaya operasional menjadi biaya tetap dan biaya variabel. Peneliti menggunakan rumus / rumus dasar analisis Cost-Volume-Profit untuk menentukan biaya variabel paling efisien untuk mencapai target laba yang diinginkan. Rumusan masalahnya adalah "Apakah dengan meningkatkan volume penjualan sebesar 20% dari target peningkatan laba yang telah direncanakan oleh manajemen minimum 15% dapat dicapai?". Berdasarkan analisis ini, dapat dilihat bahwa penjualan untuk tahun ke-5 tahun 2016 adalah sebesar Rp644.863.760,00, dan laba sebelum pajak sebesar Rp47.970.265,00, dan titik impas pada Rp192.117.169,00, dengan rinciannya adalah 1 Rp130.332.370,00 kandang 2 untuk Rp150.984.772,00 kandang 3 untuk Rp94.106.096,00 kandang 4 Rp146.980.942,00 kandang 5 Rp122.459.580,00. Ini menunjukkan bahwa pendapatan CV Ayam Sakti di Samarinda berada di atas titik impas. Perencanaan laba dilakukan oleh CV Ayam Sakti pada tahun pertama 2017 untuk meningkatkan volume penjualan sebesar 20%, yaitu Rp773.836.510,00 dengan laba sebelum pajak Rp57.657.869,00, sedangkan titik impas pada Rp203.586.850 , 00, dengan target laba yang diinginkan meningkat setidaknya 15% dari periode sebelumnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa setelah perhitungan yang disebutkan di atas telah tercapai, CV Ayam Sakti merencanakan dengan meningkatkan volume produksi untuk mencapai target laba yang diinginkan dan biaya pemasaran sebanyak R4.300.000,00 akan berdampak pada peningkatan laba dan tingkat titik impas
Analisis penerapan akuntansi aset tetap Nurhadi Nurhadi; Hamid Bone; Fibriani Nur Khairin
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1727

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan mengetahui kesesuian perlakuan akuntansi aset tetap pada CV. Victory Engineering dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) Bab 15 tentang aset tetap. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif dengan sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan dengan mengamati langsung objek objek yang diteliti, yaitu CV. Victory Engineering, wawancara dilakukan dengan melakukan tanya jawab langsung ke bagian keuangan, akuntansi dan umum, dan dokumentasi dengan melakukan analisis terhadap catatan dan dokumen yang dimiliki oleh organisasi yang terpilih sebagai objek penilitian. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang dilakukan menunjukkan bahwa perhitungan beban penyusutan CV. Victory Engineering belum sesuai dengan Standar Akuntansi keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) bab 1, karena perusahaan mencatat nilai beban penyusutan sebesar satu tahun penuh pada awal tahun perolehan aset tetap, tanpa mempertimbangkan tanggal dan perolehan aset tetap tersebut. Hal ini mengakibatkan nilai aset yang disajikan oleh perusahaan terlalu rendah.         
Analisis penyajian laporan arus kas menurut standar akuntansi keuangan Wiwin Wulandari; Nurita Affan; Ibnu Abni Lahaya
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v0i0.1621

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) tentang arus kas pada PT Jatim Tama. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode komparatif yaitu metode analisis dengan cara membandingkan antara penyajian   laporan arus kas yang disusun menurut Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) bab 7. Kesimpulan akhir yang bisa diperoleh bahwa perusahaan belum sepenuhnya menerapkan atau menyusun laporan arus kas berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) dengan metode tidak langsung sehingga tidak mengalami penyesuaian.
Tinjauan akuntansi sistem gadai emas Mohammad Ridwan; Isna Yuningsih; Anisa Kusumawardani
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1827

Abstract

Konsep yang jauh dari riba dan sesuai dengan syariat Islam membuat produk perbankan syariah menjadi pilihan umat Muslim di Indonesia yang berniat menjalankan agama secara kaffah, Gadai Emas Syariah dari Bank Syariah Mandiri disebut juga pembiayaan Rahn yang merupakan penyerahan jaminan atau hak penguasaan secara fisik atas barang berharga berupa emas (lantakan dan atau perhiasan beserta aksesorisnya) kepada Bank sebagai jaminan atas pembiayaan (qardh) yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian perlakuan akuntansi atas pembiayaan gadai emas Bank Syariah Mandiri dengan PSAK 107 (akad ijarah). Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Adapun pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis adalah dengan metode wawancara terhadap karyawan Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Samarinda dan menggunakan data berupa pedoman akuntansi dan perlakuan akuntansi ijarah yang diterapkan dalam produk pembiayaan BSM Gadai Emas.
Analisis kredit bermasalah Achmad Faisal; Rande Samben; Salmah Pattisahusiwa
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v0i0.1564

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menganalisis  kesehatan  PT.  Bank X (Persero) Tbk Kantor Cabang Samarinda dilihat dari rasio kredit bermasalah pada tahun 2014 dan 2015. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan alat analisis rasio keuangan  perbankan  yaitu  rasio  kredit  bermasalah  (Non Performing  Loan  Ratio).  Rasio tersebut dihitung dalam bentuk persentase dengan membandingkan total kredit bermasalah (kredit kurang lancar, kredit diragukan, dan kredit macet) dengan total kredit yang telah diberikan. Berdasarkan hasil  penelitian  dapat  diketahui  bahwa  kualitas  rasio  Non  Performing Loan/NPL pada tahun 2014 dan 2015 memiliki predikat “Sehat” karena berada dibawah batas maksimal  sesuai  Peraturan  Bank  Indonesia  Nomor  15/2/PBI/2013  yaitu  5  %.  Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan rasio NPL pada tahun 2014 sebesar 3,84% dan pada tahun 2015 sebesar 3,69%. Kemudian tingkat kesehatan Bank X Kantor Cabang Samarinda tahun 2014 dan 2015 adalah “Baik”.  Kriteria  penilaian  kesehatan  bank  berdasarkan  rasio  Non Performing Loan/NPL tersebut sesuai dengan lampiran Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/1/PBI2011.
Analisis tingkat kesehatan bank pembangunan daerah kalimantan timur Abdurachman Prima Zwagery; Sri Mintarti; Musviyanti Musviyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v0i0.1391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur yang diukur dengan pendekatan RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning, dan Capital) pada tahun 2012-2014. Variabel dan pengukuran dalam penelitian ini terdiri dari faktor Risk Profile (Non Performing Loan dan Loan to Deposit Ratio), faktor Good Corporate Governance, faktor pendapatan (Return on Asset, Return on Equity, Net Interest Margin, dan Operational Eficiency Ratio) dan faktor Capital (Capital Adequacy Ratio). Hasilnya menunjukkan bahwa Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur pada tahun 2012 dalam kondisi sehat seperti juga pada tahun 2013 dan 2014. Manajemen membahas profil risiko dengan sangat baik, karena dengan adanya kebijakan perusahaan yang baik yang mengatasi masalah bank, Earning dan Capital juga sangat kondisi baik yang sampai di atas peraturan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Hal ini menggambarkan keberhasilan bank dalam menjaga operasional bank dan memiliki kemampuan untuk mencegah kemungkinan ancaman.
Analisis perputaran piutang dagang Wenny Aninda Prastiwi; Irwansyah Irwansyah; Anisa Kusumawardani
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1759

Abstract

Metode penelitian dan alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasio keuangan yang dikaitkan dengan tingkat perputaran piutang (RTO), periode pengumpulan rata-rata (ACP), rasio tunggakan dan rasio penagihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis tingkat turnover piutang pada PT. Nuansa Dharma Cipta dalam hal tingkat turnover piutang cenderung mengalami kenaikan ini dianggap cukup baik bagi perusahaan karena semakin tinggi tingkat Turnover Piutang suatu perusahaan akan semakin baik dan sembuh. Sementara dalam hal Masa Penagihan Rata-rata untuk 2012 hingga 2016 telah mengurangi hari pengumpulan piutang, ini bagus untuk perusahaan karena piutang akan lebih cepat berubah menjadi uang tunai perusahaan. Rasio tunggakan dan rasio penagihan PT. Nuansa Dharma Cipta dari 2012 hingga 2016 memiliki fluktuasi atau ketidakstabilan. Semakin besar rasio tunggakan akan lebih buruk bagi perusahaan karena perusahaan ini tidak dapat menangani pengembalian piutang. Dan rasio penagihan akan lebih baik bagi perusahaan karena itu berarti perusahaan semakin besar pengembalian modal perusahaan, dan semakin kecil rasio penagihan makanan akan berdampak buruk bagi perusahaan karena semakin kecil piutang perusahaan diubah menjadi uang tunai.

Filter by Year

2018 2018