Articles
143 Documents
Standar Ekowisata Pantai Lon Malang
Eni Sri Rahayuningsih;
Tripitono Adi Wibowo
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 3, No 2 (2022): JUNI
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/bep.v3i2.16365
Pantai Lon Malang merupakan destinasi wisata pantai yang sedang dalam proses pengembangan Ekowisata. Di Pantai Lon Malang masih terdapat kerusakan lingkungan serta terdapat ketidaksesuaian antara kondisi di Pantai Lon Malang dengan standar Ekowisata. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi standar ekowisata di Pantai Lon Malang. Analisis implementasi standar Ekowisata di Pantai Lon Malang menggunakan standar Permendagri nomor 33 tahun 2009 dan INDECON (Indonesian Ecotourism Network). Hasil studi menunjukkan bahwa implementasi standar ekowisata di Pantai Lon Malang berdasarkan Permendagri nomor 33 tahun 2009 sebagian belum ada tapi sudah direncanakan dan sebagian sudah ada tetapi masih belum baik. Sedangkan standar ekowisata berdasarkan INDECON (Indonesian Ecotourism Network ) dari 7 bidang hanya bidang transportasi yang belum ada dan belum direncanakan.
OTONOMI DAERAH, KONVERGENSI INFLASI, DAN KEBIJAKAN INFLATION TARGETING DI INDONESIA
Muchamad Wahyu Hidayat;
Diah WahyuNingsih;
Rifai Afin
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 1, No 2 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/bep.v1i2.12003
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah telah terjadi konvergensi/divergensi inflasi serta seberapa cepat konvergensi/divergensi inflasi yang terjadi pada daerah observasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif menggunakan metode Augment Dicky-Fuller Test serta metode Panel Unit Root Test yang dikembangkan oleh Im, Pesaran, dan Shin. Data yang digunakan adalah data laju inflasi bulanan 45 kota di Indonesia mulai bulan juli 2005 hingga oktober 2015. Hasil perhitungan menggunakan metode Im, Pesaran, dan Shin menunjukkan bahwa telah terjadi konvergensi inflasi pada 45 kota yang diobservasi dalam penelitian ini. Sedangkan untuk hasil perhitungan kecepatan konvergensi menggunakan metode Augment Dicky-Fuller Test didapatkan hasil rata-rata kecepatan konvergensi nasional sebesar 5 bulan. Hasil perhitungan kecepatan konvergensi juga menunjukkan hasil bahwa 60% dari jumlah observasi memiliki kecepatan konvergensi yang lebih lambat dari rata-rata kecepatan konvergensi nasional.Kata Kunci: Konvergensi inflasi, Inflation Targeting, Otonomi daerah.
PENGARUH DEFISIT ANGGARAN, TINGKAT SUKU BUNGA SBI, DAN NILAI TUKAR MATA UANG TERHADAP HARGA OBLIGASI PEMERINTAH
Y Marzalia Kholifatul I;
Diah Wahyuningsih
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 1, No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/bep.v1i1.11559
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jangka panjang dan jangka pendek defisit anggaran, tingkat suku bunga SBI, dan nilai tukar mata uang terhadap harga obligasi pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Error Correction Model (ECM). Periode waktu yang digunakan dalam penelitian ini adalah dari kuartal pertama tahun 2000 sampai dengan kuartal terakhir ditahun 2018. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data sekunder dari publikasi Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, Trading Economics, dan Kementerian Keuangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel defisit anggaran tidak mempunyai hubungan jangka panjang dan jangka pendek dengan harga obligasi pemerintah karena mempunyai nilai probabilitas dibawah tingkat alpha. Kemudian untuk tingat suku bunga SBI memiliki hubungan jangka panjang dan jangka pendek terhadap harga obligasi pemerintah dan sesuai dengan hipotesis yang ada. Nilai tukar mata uang juga sama halnya dengan tingkat suku bunga SBI yang mempunyai hubungan jangka panjang dan jangka pendek dan sesuai dengan hipotesis yang ada pada penelitian ini.
Pengaruh Risiko Kredit, Inflasi dan Giro Wajib Minimum Terhadap Profitabilitas Bank Umum di Indonesia
Nadillah Lilhidayah;
Widita Kurniasari
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 3, No 1 (2022): MARET
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini terdapat dua analisis, analisis pertama bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh risiko kredit, inflasi, dan Giro Wajib Minimum terhadap profitabilitas bank umum konvensional di Indonesia dalam jangka panjang dan jangka pendek. Analisis kedua bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh risiko pembiayaan, inflasi, dan Giro Wajib Minimum terhadap profitabilitas bank umum syariah di Indonesia dalam jangka panjang dan jangka pendek. Data yang digunakan adalah data periode Januari 2015 hingga Desember 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah uji stasioneritas, uji kointegrasi, uji estimasi Error Correction Model (ECM), uji asumsi klasik, dan uji statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada analisis pertama, dalam jangka panjang variabel risiko kredit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas bank umum konvensional. Namun dalam jangka pendek berpengaruh n negatif dan tidak signifikan. Variabel inflasi berpengaruh negatif dan signifikan dalam jangka panjang, serta positif dan tidak signifikan dalam jangka pendek. Sedangkan variabel GWM berpengaruh positif dan signifikan dalam jangka panjang serta positif dan tidak signifikan dalam jangka pendek. Dan pada analisis kedua, dalam jangka panjang dan jangka pendek variabel risiko pembiayaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas bank umum syariah. Variabel inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan dalam jangka panjang serta positif dan signifikan dalam jangka pendek. GWM Perpengaruh positif dan tidak signifikan dalam jangka panjang dan negatif dalam jangka pendek.
Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Pada Industri Anyaman Bambu (Studi Kasus Di Sentra Industri Kerajinan Anyaman Bambu Kabupaten Blora)
Agustin, Alfina Anggi;
Indahsari, Kurniyati
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 2, No 2 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/bep.v2i2.13875
Industri bambu tenun mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja daripada industri lain di Kabupaten Blora. Namun, industri ini mengalami ketidakseimbangan antara jumlah tenaga kerja dan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek modal, produktivitas, pendidikan, panjang bisnis pada penyerapan tenaga kerja di industri tenunan bambu di Blora Regency. Data utama dari 96 pengusaha bambu yang dipilih menggunakan contoh jalan lurus yang dianalisis dengan menerapkan beberapa kemunduran linear. Hasil menunjukkan bahwa ibu kota, produktivitas, pendidikan dan panjang bisnis memiliki pengaruh positif pada penyerapan tenaga kerja di industri tenun bambu di Blora Regency. Koefisien penentuan adalah 54,34%. Mengindikasikan bahwa variabel independen (modal, produktivitas, pendidikan, panjang bisnis) dapat menjelaskan variabel yang tergantung (penyerapan kerja) dari 54,34% sedangkan sisanya 45,6% dijelaskan oleh variabel di luar studi ini.Kata Kunci: penyerapan tenaga kerja; modal; produktivitas; pendidikan; lama usaha
Analisis Pengaruh Indikator Makroekonomi Terhadap Non Performing Loan (NPL) Di Indonesia Tahun 2016-2020
Diva Mardi Nafa Putri;
Zakik Zakik
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 3, No 3 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/bep.v3i3.17093
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indikator makroekonomi terhadap Non Performing Loan (NPL) di Indonesia tahun 2016-2021. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tingkat inflasi yang diperoleh dari website resmi Bank Indonesia (BI), lalu data tingkat suku bunga yang diperoleh dari website resmi Bank Indonesia (BI) dan data nilai tukar yang diperoleh dari website resmi Bank Indonesia (BI). Dalam penelitian ini menggunakan metode Error Correction Model (ECM) dengan menggunakan data time series berbentuk data bulanan yaitu bulan Januari 2016 sampai dengan bulan Desember 2021 untuk mengetahui hubungan jangka panjang dan jangka pendek variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang inflasi, suku bunga dan nilai tukar berpengaruh secara negative signifikan terhadap NPL (Non Performing Loan), dan dalam jangka pendek inflasi berpengaruh negative signifikan terhadap NPL(Non Performing Loan) sedangkan suku bunga serta nilai tukar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap NPL (Non Perfoeming Loan) Indonesia.Kata Kunci : Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar, NPL, ECM
EKSTERNALITAS KEGIATAN PRODUKSI COKLAT DI KECAMATAN MANYAR
Moch Faisal Azmi;
Bondan Satriawan
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/bep.v2i1.13850
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui eksternalitas yang dirasakan masyarakat Kecamatan Manyar akibat kegiatan produksi coklat dalam eksternalitas produksi coklat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini berupa studi kasus dan life history dari berbagai informan. Hasil analisis menunjukkan bahwa eksternalitas positif yang dirasakan masyarakat yaitu adanya penyerapan tenaga kerja, perbaikan infrastruktur dan bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak sedangkan eksternalitas negatif yang dirasakan masyarakat diantaranya bau limbah pabrik, polusi udara, dan dampak bagi kesehatan masyarakat. Serta peran PT. Jebe Koko dalam melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR) dan menciptakan mekanisme dalam penyelesaian pengaduan masyarakat sehingga hubungan sosial antara perusahaan dengan masyarakat bisa terjalin.Kata Kunci: Eksternalitas, Produksi, CSR, Corporate
Mekanisme Pengupahan Pada Pelaku Umkm Batik Tulis Di Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan
Durri Hoiriyah;
Widita Kurniasari
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 3, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/bep.v3i2.16093
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis mekanisme pengupahan pengrajin batik tulis di Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik purposive sebagai pemilihan informan dengan pemilik UMKM dan pengrajin batik tulis sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pengupahan pada pelaku UMKM batik tulis terdiri dari pemberian pekerjaan, akad, pelaksanaan pekerjaan dan pemberian upah. Sistem pengupahan pengrajin batik menggunakan sistem satuan hasil, yang mana semakin banyak batik yang dikerjakan, maka upah yang diterima juga semakin banyak. Besar upah ditentukan berdasarkan motif batik. Semakin kasar motif batik maka upah semakin rendah, sebaliknya semakin halus motif batik semakin tinggi upah pengrajin. Pemberian upah dilakukan ketika pekerjaan telah selesai dengan pembayaran sesuai kesepakatan diawal sebelum proses pengerjaan. Upah yang diberikan hanya upah hasil kerja mereka, tidak ada upah sebagai pengganti transportasi atau tunjangan lainnya.Kata Kunci: Upah, Sistem Pengupahan, UMKM batik tulis.
ANALISIS KOMPARASI STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM MEBEL SKALA MIKRO DENGAN SKALA KECIL/MENENGAH (STUDI KASUS PADA UMKM MEBEL DI DESA WRINGINPITU, KECAMATAN MOJOWARNO, KABUPATEN JOMBANG)
Fita Yatimatul Khoiroh;
Kurniyati Indahsari
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 1, No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/bep.v1i1.11566
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komparasi strategi pengembangan usaha mebel skala mikro dengan skala kecil/menengah di Desa Wringinpitu, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan menggunakan analisis pengelompokkan strategi teridentifikasi sesuai dengan konsep pada analisis SWOT dan analisis Komparatif untuk mengkomparasikan strategi. Data yang digunakan berupa data primer hasil wawancara dan dokumentasi terhadap 10 pelaku usaha mebel skala mikro dan 10 pelaku usaha mebel skala kecil/menengah yang dipilih secara purposive. Uji validitas data dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan strategi antara pengusaha mebel skala mikro dengan skala kecil/menengah. Strategi pengembangan yang dilakukan oleh pengusaha mebel skala mikro cenderung pada strategi bertahan yaitu meminimalkan kelemahan untuk mencegah ancaman yang dilakukan dengan mengembangkan mebel secara mandiri tanpa mengharap bantuan dari pemerintah setempat. Sementara itu, strategi pengembangan yang dilakukan oleh pengusaha skala kecil/menengah cenderung pada strategi meminimalkan kelemahan untuk memanfaatkan peluang dengan melakukan pinjaman ke Bank ketika terjadi keterbatasan modal dalam proses produksi.
Keterkaitan Sosial Dan Politik Terhadap Efisiensi Pariwisata Di Asean
Idialis, Alifah Rokhmah;
Putra, Trischa Relandra
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 2, No 2 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/bep.v2i2.13880
Penelitian ini mencoba menggali lebih jauh adakah keterlibatan yang signifikan yang turut serta dalam mempengaruhi perkembangan dan kemajuan sektor pariwisata. Pemilihan aspek sosial politik di dalam penelitian ini berdasarkan beberapa hasil temuan penelitian-penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa ada keterlibatan stabilitas sosial dan politik dalam menciptakan pertumbuhan dan stabilitas ekonomi, dimana salah satu variabel yang mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata. Berangkat dari hasil temuan dan teori telah disebutkan di atas, maka penelitian ini mencoba mengidentifikasi, mendeteksi dan mengestimasi adakah keterlibatan dan pengaruh signifikan sosial politik dalam menciptakan efisiensi pariwisata khususnya di ASEAN?. Pengukuran efisiensi menggunakan metode Stochastic Frontier Analysis (SFA). Hasil estimasi menunjukkan bahwa ebagian besar variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen. Hal ini membuktikan bahwa ada dampak yang signifikan dari variabel sosial dan politik terhadap pariwisata khususnya jumlah kunjungan wisatawan asing di ASEAN. Pengaruh aspek sosial dan politik terhadap kedatangan turis asing ke ASEAN membuktikan bahwa peranan sosial dan politik menjadi penting di era sekarang ini. Nilai efisiensi menunjukkan inefisiensi yang sangat tinggi. Hal ini membuktikan bahwa inefisiensi pariwisata juga banyak dipengaruhi oleh aspek politik dan sosial di kawasan ASEAN. Pengaruh stabilitas politik dan hukum akan mempengaruhi ketertarikan dan kunjungan wisatawan asing, karena mereka mempertimbangkan keamanan, kenyamanan, dan pelayanan hukum yang baik selama berada di daerah tujuan wisata mereka.Kata Kunci: efisiensi, pariwisata, sosial politik, ASEAN, Stochastic FrontierAnalysis (SFA).