cover
Contact Name
Ririn Novita
Contact Email
novitaririn91@yahoo.com
Phone
+6281271133737
Journal Mail Official
jipkunmura01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sultan Mahmud Badarudin II Kel. Air Kuti Kec. Lubuklinggau Timur I Kota Lubuklinggau
Location
Kota lubuk linggau,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pertanian Kelingi
Published by Universitas Musi Rawas
ISSN : 28097777     EISSN : 28090136     DOI : -
Agronomy, Horticulture, Plant Breeding, Soil Sciences, Plant protection, Plant Ecology, Plant Biotechnology, Crop Sciences, Agricultural Statistics, Bioinformatics, Agribusiness, Agroindustry, Forestry and Environmental Sciences, Animal Husbandry, and Marine Sciences.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2022)" : 7 Documents clear
PENGARUH KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI TERHADAP PENDAPATAN PETANI KOPI DI DESA GUNUNG RAYA KECAMATAN TANJUNG SAKTI PUMU KABUPATEN LAHAT Indra Hartini
Jurnal Ilmu Pertanian Kelingi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Musi Rawas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.169 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pendapatan petani kopi dan menganalisis karakteristik sosial ekonomi yang mempengaruhi pendapatan petani kopi di Desa Gunung Raya, Kecamatan Tanjung Sakti Pumu, Kabupaten lahat. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa sebagian besar matapencaharian penduduk di wilayah tersebut adalah petani kopi. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 55 petani responden yang dihitung menggunakan rumus Slovin dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling.Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa usahatani kopi di Desa Gunung Raya sudah menguntungkan dan layak diusahakan, upaya untuk meningkatkan pendapatan dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan untuk mengolah biji kopi menjadi kopi bubuk sehingga dampak ekonomi lebih dirasakan oleh petani kopi. Karakteristik sosial ekonomi yang mempengaruhi pendapatan petani kopi di Desa Gunung Raya ini adalah kepemilikan luas lahan, tingkat pendidikan, pengalaman berusahatani dan biaya sarana produksi sedangkan umur petani dan jumlah tanggungan keluarga tidak mempengaruhi pendapatan petani kopi.
APLIKASI RIZOBIUM DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merril) Etty Safriyani; Novianto Novi; Rian Fahrobi
Jurnal Ilmu Pertanian Kelingi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Musi Rawas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.383 KB)

Abstract

Aplikasi rhizobium pada tanaman kedelai merupakan salah satu tehnologi budidaya yang dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik terutama nitrogen dan menigkatkan produkstifitas tanaman. Penelitian bertujuan untuk menganalisis peran rhizobium dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tanaman kedelai. Penelitian telah dilaksanakan di Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatra Selatan dengan ketinggian tempat 68 mdpl, pada bulan Februari sampai dengan Mei 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) non faktorial, terdiri dari enam perlakuan dan empat kali ulangan dengan dosis. D0 : tanpa rhizobium, D1 : 2,5 gram rhizobium/ kg benih, D2 : 5 gram rhizobium/kg benih, D3 : 7,5 gram rhizobium/ kg benih, D4 : 10 gram rhizobium/kg benih, D5 : 12,5 gram rhizobium/ kg benih. Parameter yang diamati meliputi: tinggi tanaman, jumlah cabang, kadar klorofil, jumlah polong per tanaman, bobot 100 butir, jumlah bintil akar, berat basah berangkasan, panjang akar, bobot butir pertanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa dosis 7,5 gram rhizobium dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai.
ANALISIS SALURAN DAN TINGKAT EFISIENSI PEMASARAN BERAS SEMI ORGANIK DI KECAMATAN KOTA AGUNG KABUPATEN LAHAT Iskandar marlian
Jurnal Ilmu Pertanian Kelingi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Musi Rawas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.604 KB)

Abstract

Semi-organic rice is an environtmentally and consumer friendly food product. However, one of the main problem associated with semi-organic rice and organic food in general is marketing, since it has spesific consumer and relatively higher price. Thus, studies focused on semi-organic marketing is of paramount important. The objectives of this study are, to identify marketing channel for semi-organic rice from farmer to consumer, analyze structure and conduct of semi-organic rice market, and analyze marketing efficiency of each marketing channel and the efficiency of each marketing organization in each channel. This study employed survey method based on questionnaire to guide the interview. The sample used in this study are 30 farmers randomly selected from a population of 95 semi-organic rice farmers located at Pagaruyung village, on Kota Agung sub-district, in the district of Lahat. Based on 30 sample farmers, the marketing channel for semi-organic rice was traced using snowball method and 2 collecting trader and 1 retail trader were identified. The result shows that there are two channels in the marketing of semi organic rice in the studied area, channel 1 (farmer-village level collecting trader-large collecting trader-retail trader-consumer) and channel 2 (farmer-village level collecting trader-konsumer). The second result shows that semi-organic rice market in the studied area tend to be monopolistic since there is no single actor control consumer, price, product, and transaction. The final result shows that each marketing channel of semi-organic rice is efficient.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA TANAMAN HIAS DI KOTA LUBUKLINGGAU May Shiska; Debi Arisandi; Firdinan Wahyudi
Jurnal Ilmu Pertanian Kelingi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Musi Rawas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1090.372 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan yang diperoleh dari usaha tanaman hias di Kota Lubuklinggau. Pengambilan data dilapangan telah dilakukan di Kota Lubuklinggau pada Desember 2020 sampai dengan Januari 2021. Sampel penelitian berjumlah 3 pengusaha tanaman hias dipilih secara sengaja (Purposive) Pengumpulan data dengan kuisioner dan wawancara langsung pada responden penelitian. Analisis data terdiri dari biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan R/C Rasio. Hasil penelitian diperoleh pada Responden I, biaya produksi sebesar Rp. 173.925.250, penerimaan sebesar Rp. 225.21500 dan pendapatan sebesar Rp. 51.289.750, dengan R/C Rasio 1,29. Pada Responden II biaya produksi sebesar Rp. 73.893.500, penerimaan sebesar Rp. 95.440.000, pendapatan sebesar Rp. 21.546.500, dengan R/C Rasio 1,29 dan untuk Responden III biaya produksi sebesar Rp. 54.899.167, penerimaan sebesar Rp. 71.095.000, dan pendapatan sebesar Rp. 16.195.833 dengan R/C Rasio 1,30. Dari penghitungan R/C Rasio tersebut dapat disimpulkan bawah usahatani tanaman hias di Kota Lubuklinggau ini layak untuk di kembangkan dengan menambah luas lahan dan saranan produksi
PEMBERIAN TEPUNG BIJI KARET DALAM RANSUM TERHADAP BOBOT KARKAS, PERSENTASE GIBLET, PERSENTASE LEMAK ABDOMEN BURUNG PUYUH (Coturnix coturnix japonica). Betty Herlina; Ririn Novita
Jurnal Ilmu Pertanian Kelingi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Musi Rawas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.327 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bobot karkas, lemak abdomen, giblet burung puyuh (Coturnix-coturnix Japonica) yang diberi tambahan Tepung Biji karet dalam ransum. . Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II dengan menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang disusun secara non factorial terdiri dari enam perlakuan dengan empat ulangan. Masing-masing unit percobaan 4 ekor burung puyuh sehingga jumlah total DOQ yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 96 ekor. Adapun factor perlakuan yang dicobakan adalah sebagai berikut : PO : 100% Ransum Komersial (control), P1: 94% Ransum Komersil +6% Tepung Biji Karet, P2:91% Ransum Komersil+9% Tepung Biji Karet, P3 : 88% Ransum Komersil +12 Tepung Biji Karet, P4: 85% Ransum Komersil+15% Tepung Biji Karet, P5: 82% ransum Komersil+18% Tepug Biji Karet. Parameter yang diamati adalah. Bobot akhir, Bobot Karkas, Persentase Giblet dan Persentase Lemak Abdomen . Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung biji karet (Hevea brasiliensis) dengan level 6% dalam ransum burung puyuh memberikan pengaruh sangat nyata terhadap bobot akhir, bobot karkas dan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap persentase giblet, persentase lemak abdomen burung puyuh.
IDENTIFIKASI SIFAT KARAKTERISTIK TERNAK KERBAU (Bubalus bubalis) YANG DIPELIHARA DI KECAMATAN TALANG EMPAT Bagus Dimas Setiawan
Jurnal Ilmu Pertanian Kelingi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Musi Rawas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1057.485 KB)

Abstract

Kerbau (Bubalus bubalis) adalah ternak asli daerah panas dan lembab, Khususnya di daerah belahan Utara Tropika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik ternak kerbau yang dipelihara warga setempat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2021 di Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah. Analisis data yang diperoleh ditabulasi dan ditampilkan dalam bentuk tabel serta gambar kemudian dianalisis secara deskriptif. Variable yang diamanati adalah sifat karakteristik ternak kerbau. kerbau dimiliki warga setempat adalah jenis kerbau rawa yang karakteristiknya meliputi warna kulit dominan abu-abu kehitaman, ukuran bobot badan kerbau jantan dewasa rata-rata 435 kg dan kerbau betina dewasa rata-rata 367 kg, panjang badan kerbau jantan dewasa rata-rata 129 cm dan kerbau betina dewasa rata-rata 123 cm, lingkar dada kerbau jantan dewasa rata-rat 192 cm dan kerbau betina dewasa rata-rata 179 cm, serta bentuk tanduk yang dominan dimiliki kerbau jantan dan betina dewasa kebanyakan melengkung ke atas. Kata Kunci : Kerbau, Karakteristik, Talang Empat
Studi Komparatif Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kopi Secara Konvensional dan Sambung Pucuk Aguslim Fahlevi; Holidi Holidi; Wartono
Jurnal Ilmu Pertanian Kelingi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Musi Rawas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.682 KB)

Abstract

Usaha untuk meningkatkan produktivitas kopi adalah dengan menggunakan teknologi sambung pucuk. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pertumbuhan dan produksi Kopi Budidaya Secara Konvensional dan Sambung Pucuk. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rimbah Candi Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagar Alam Provinsi Sumatra Selatan dengan ketinggian tempat 1300 mdpl, pada bulan September sampai dengan November 2021. Penelitian ini mengunakan metode survei dengan penentuan lokasi secara sengaja. Data yang di kumpulkan dalam penelitian ini berupa data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari pengamatan langsung ke perkebunan kopi dan wawancara ke petani sedangkan data sekunder di peroleh dari lembaga intansi terkait dangan penelitian ini, seperti BMKG. Parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman, diameter tajuk, berat biji kopi, berat biji kopi kering, dan hasil produksi per batang. Hasil penelitian menunjukan pertumbuhan dan produksi kopi sambung pucuk lebih baik dari kopi konvensional kenaikan tingkat produksi sebanyak 26 %, produksi rata-rata kopi sambung pucuk 4,01 kg sedangkan kopi kopi konvensional 3,04 kg. Untuk meningkatkan produktivitas kopi perlu dilakukan metode sambung pucuk.

Page 1 of 1 | Total Record : 7