cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Pembuatan Selai Dari Kulit Semangka (Citrullus Lanatus) dan Ditambah Sari Buah Sirsak Pramana, I Made Manggala; Sudiarta, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.367

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian komparatif, yakni perbandingan kualitas selai dengan selai dari kulit semangka (citrullus lanatus) dan ditambah sari buah sirsak. Penelitian ini memakai teknik deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif, yang mana teknik deskriptif kualitatif dipakai guna menentukan masa kadaluarsa pada produk dan teknik analisis deskriptif dipakai dalam uji organoleptik (warna, rasa, aroma, dan tekstur). Penelitian ini bertujuan guna mengetahui kualitas selai dari kulit semangka (citrullus lanatus) dan ditambah sari buah sirsak bisa dilihat dari aspek warnanya, rasanya, aromanya serta teksturnya, guna menemukan komposisi campuran yang tepat dan bisa mengetahui masa kadaluars selai dari kulit semangka serta ditambah sari buah sirsak. Berlandaskan hasil penelitian, pendayagunaan kulit semangka dan sari buah sirsak dengan presentase 100% memiliki nilai tertinggi yang terlihat dari segi rasanya yang sangat enak, aromanya yang khas dan teksturnya yang lembut Akibatnya menghasilkan kualitas yang baik. Dan Berlandaskan hasil dari pengamatan uji daya tahan ataupun masa kadaluarsa selai kulit semangka (citrullus lanatus) dan ditambah sari buah sirsak hanya mampu bertahan selama 4 hari dalam suhu ruangan. This research is a comparative study, namely the comparison of the quality of jam with jam from watermelon rind (Citrullus lanatus) and added soursop juice. This study uses descriptive qualitative techniques and descriptive analysis techniques, in which qualitative descriptive techniques are used to determine the expiration date on products and descriptive analysis techniques are used in organoleptic tests (color, taste, aroma, and texture). This study aims to determine the quality of the jam from watermelon rind (citrullus lanatus) and added soursop juice from the aspect of color, taste, aroma and texture, to find the right mix composition and to know the expiration date of the watermelon rind jam and added soursop juice. Based on the results of the study, the utilization of watermelon rind and soursop juice with a percentage of 100% had the highest value in terms of very good taste, distinctive aroma and soft texture so as to produce good quality. And based on the results of the observation of the durability test or the expiration date on the jam from watermelon rind (citrullus lanatus) and added soursop juice, it was only able to last for 4 days at room temperature.
Zero Waste Management : Alternatif Penggunaan Biji Nangka Sebagai Pengganti Almond Dalam Pembuatan Biscotti Wiadnyani, Luh Diah; Susanti, Luh Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.371

Abstract

Biscotti merupakan salah satu jenis cookies yang berasal dari Italia dan biasanya kacang-kacangan yang digunakan adalah kacang almond. Namun dengan harganya yang lumayan mahal penulis tertarik untuk menggunakan biji nangka sebagai alternatif pengganti almond. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas biscotti dengan penggunaan biji nangka sebagai pengganti almond dari segi rasa, warna, tekstur dan aroma. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Teknik desktiptif dengan melakukan uji organoleptik pada 30 panelis. Hasil uji organoleptik yang diperoleh yaitu biscotti dengan penggunaan biji nangka sebagai pengganti almond yaitu memiliki rasa sangat enak, aroma cukup sedap, teksur kurang renyah dan warna kuning kecoklatan. Hasil dari daya simpan biscotti dengan penggunaan biji nangka sebagai pengganti almond baik dikonsumsi sampai 10 hari dalam kemasan kedap udara dan pada suhu ruangan. Biscotti is a type of cookie originating from Italy and usually the nuts used are almonds. However, with the price being quite expensive, the author is interested in using jackfruit seeds as an alternative to almonds. The purpose of this study was to determine the quality of biscotti with the use of jackfruit seeds as a substitute for almonds in terms of taste, color, texture and aroma. The data analysis technique used is descriptive technique by conducting organoleptic tests on 30 panelists. The results of the organoleptic test obtained were biscotti with the use of jackfruit seeds as a substitute for almonds, which had a very good taste, quite pleasant aroma, less crunchy texture and a brownish yellow color. The results of the shelf life of biscotti with the use of jackfruit seeds as a substitute for almonds are good for consumption for up to 10 days in airtight packaging and at room temperature.
Analisis Kepuasan Tenaga Kerja Wanita Terhadap Kebijakan Jaminan Ketenagakerjaan di SPA at Maya Sanur Antari, Desak Putu Putri Maya; Susanti, Luh Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.372

Abstract

Tenaga kerja merupakan pelakon pembangunan serta pelakon ekonomi baik secara orang ataupun secara kelompok, sehingga memiliki peranan yang sangat signifikan dalam kegiatan perekonomian nasional, ialah tingkatkan produktivitas serta kesejahteraan warga. Pada masa saat ini ini, perempuan turut berpartisipasi tingkatkan kesejahteraan keluarga dengan metode bekerja ialah perihal biasa. Riset ini bertujuan buat mengenali anggapan serta tingkatan Kepuasan Tenaga Kerja Perempuan Terhadap Kebijakan Jaminan Ketenagakerjaan di Spa at Maya Sanur. Perlengkapan ukur yang digunakan buat mengenali kebijakan jaminan ketenagakerjaan yang diperoleh tenaga kerja perempuan di Spa at Maya Sanur merupakan Undang- Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Metode analisis informasi yang digunakan dalam riset ini merupakan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan informasi dicoba dengan metode observasi serta wawancara. Berikutnya informasi yang didapat hendak dibanding dengan hak serta proteksi cocok Undang- Undang tentang ketenagakerjaan. Dari hasil riset yang didapat terdapat sebagian kebijakan jaminan yang telah diperoleh ialah cuti pada masa kehamilan, hak buat menyusui, proteksi jam malam. Ada pula jaminan tidak diperoleh oleh tenaga kerja perempuan di Spa at Maya Sanur antara lain bayaran persalinan serta cuti haid. Ada pula anjuran yang diberikan kepada Spa at Maya Sanur supaya lebih tingkatkan kebijakan jaminan yang belum diberikan kepada tenaga kerja perempuan. Workers are development actors and economic actors both individually and in groups, so they have a very significant role in national economic activities, namely increasing productivity and community welfare. At this time, women participate in improving the welfare of the family by working is common. This study aims to determine the perception and level of satisfaction of female workers on the Employment Guarantee Policy at Spa at Maya Sanur. The measuring instrument used to determine the employment security policy obtained by female workers at Spa at Maya Sanur is Law No. 13 of 2003 concerning employment. The data analysis technique used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques were carried out by means of observation and interviews. Furthermore, the data obtained will be compared with the rights and protections according to the Law on Manpower. From the results of the research, there are several insurance policies that have been obtained, namely leave during pregnancy, the right to breastfeed, curfew protection. The guarantees not obtained by female workers at Spa at Maya Sanur include delivery costs and menstrual leave. The advice given to Spa at Maya Sanur is to further improve the insurance policy that has not been given to female workers.
Penerapan Konsep Tri Hita Karana pada Aspek Palemahan dalam Pengelolaan Limbah Sampah di The Wakanda Ubud Yuliani, Dewa Ayu Dwi Deviari; Susanti, Luh Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.373

Abstract

Tri Hita Karana merupakan tuntunan keharmonisan di Bali. Namun banyak akomodasi di Bali yang belum mengimplementasikan konsep Tri Hita Karana terutama pada aspek palemahan khususnya kelestarian lingkungan dan pengelolaan limbah sampah yang belum dilakukan secara optimal salah satunya yaitu The Wakanda Ubud. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan aspek palemahan terhadap pengelolaan limbah sampah di The Wakanda Ubud. Data primer dan data sekunder adalah jenis sumber data yang digunakan pada penelitian ini dimana data didapat dari sumbernya langsung dan sumber lain-lain. Dilengkapi dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara dimana mengamati secara langsung dan mendapatkan keterangan dari narasumber yang bersangkutan dalam penelitian ini. Menurut hasil peelitian, The Wakanda Ubud sudah menerapkan aspek palemahan terhadap pengelolaan sampah dengan baik namun tidak maksimal. Salah satunya yaitu sampah organik yang diangkut begitu saja tanpa diolah. Adapun saran yang diberikan adalah pihak The Wakanda Ubud setidaknya bekerja sama dengan pihak Dinas Kebersihan Gianyar untuk mengolah limbah organi kagar dapat lebih bermanfaat bagi hotel dan lingkungan. Many hotels in Bali implemented the Tri Hita Karana as a guide of harmony. However, many hotels in Bali have not implemented the Tri Hita Karana concept, especially in the palemahan aspect of the environmental sustainability and waste management that has not been carried out optimally, one of them is The Wakanda Ubud. This study is aims find out how the palemahan aspect is applied to waste management. This study is use primary and secondary data sources. Completed with data collection techniques by observation and interviews wile observing directly and getting information from the relevant sources. According to research results, The Wakanda Ubud has implemented the palemahan aspect of waste management properly but not optimally. One of them is organic waste that is transported without being processed. The advice given is that The Wakanda Ubud at least cooperates with the Gianyar Cleaning Service to process organic waste so that it can be more beneficial for the hotel and the environment.
Penanganan Keluhan Tamu di Senses Restaurant of Ritz-Carlton Nusa Dua Bali Rimbaesa, I Gusti Ngurah Chandra; Febianti , Febianti
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.374

Abstract

Penanganan keluhan tamu bermanfaat sebagai suatu pedoman dimasa yang akan datang supaya tidak terjadi keluhan yang sama, meningkatkan kualitas layanan ataupun produk yang ada di restoran, mengetahui penilaian dan keinginan tamu, menentukan kelemahan atau penyimpangan standar, dan mengetahui prestasi kerja karyawan. Hal tersebut membuat peneliti tertarik dengan melakukan penelitian tentang Bagaimana Penanganan Keluhan Tamu di Senses Restoran of Ritz-Carlton Nusadua Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif yaitu menjelaskan faktor-faktor penyebab keluhan tamu dan penanganan keluhan tamu. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa ada beberapa keluhan yang di keluhkan tamu seperti pelayanan pesanan terlalu lama, pesanan tidak sesuai dengan permintaan tamu, kurangnya persiapan operasional, dan kekeliruan cara mengatasi masalah yang dihadapi pramusaji kepada tamu. Selain itu masih ada beberapa staff yang belum menjalankan prosedur dalam operasional seperti tidak ada staff yang mencatat keluhan, beberapa staff tidak melapor ke atasan, dan beberapa staff tidak mencatat keluhan di logbook. Dimana antara penanganan dengan kenyataan belum sepenuhnya sesuai. Adapun saran yang diberikan yaitu dengan mengadakan pelatihan guna menumbuhkan sikap tanggung jawab dan lebih perduli, dan mengikuti SOP yang sudah di tetapkan. Handling guest complaints is useful as a guide in the future so that the same complaint does not occur, improve the quality of services or products in the restaurant, know the assessment and wishes of guests, determine weaknesses or standard deviations, and determine employee performance. This makes researchers interested in conducting research on How to Handle Guest Complaints at Senses Restaurant of Ritz-Carlton Nusadua Bali. This study uses a qualitative descriptive approach, namely explaining the factors that cause guest complaints and handling guest complaints. This study resulted in the findings that there were several complaints that guests complained about such as taking too long of an order service, orders not in accordance with guest requests, lack of operational preparation, and errors in how to solve problems faced by waiters to guests. In addition, there are still some staff who have not carried out operational procedures such as no staff recording complaints, some staff not reporting to superiors, and some staff not recording complaints in the logbook. Where the handling with reality is not fully appropriate. The advice given is to hold training to foster an attitude of responsibility and care, and follow the SOPs that have been set.
Penerapan Standar Operasional Prosedur Pembersihan Kamar Occupied Pada Masa Pandemi Covid 19 di Hotel W Seminyak Pramuditha, I Kadek Adi; Juniarta, Pande Putu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.375

Abstract

Kamar occupied pada masa pandemi covid 19 di Hotel W Seminyak, agar penelitian ini dapat bermanfaat dalam meningkatkan kinerja dan lancarnya oprasional dalam penerapan SOP pembersihan kamar occupied. Penelitan ini menggunkan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan dari hasil tersebut akan dibandingkan dengan SOP yang berlaku di Hotel W Seminyak. Hasil penelitian, penerapan SOP pembersihan kamar occupied pada masa pandemi covid 19 di Hotel W Seminyak secara umum SOP adalah pedoman untuk mempermudah room attendant melakukan pekerjaan. Mengingat pentingnya sebuah SOP pembersihan kamar occupied maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana penerapan SOP pembersihan kamar occupied. Secara umum room attendant telah menerapkan SOP yang berlaku di W Seminyak hotel dengan baik, tetapi masih ada SOP yang belum disesuaikan diantaranya tidak mengganti linen secara berkala, tidak pernah melakukan pengecekan spot pada inner duvet, bed topper, dan sofa yang ada di room, jarang melakukan dusting dengan SOP. The room occupied during the COVID 19 pandemic at Hotel W Seminyak, so that this can be useful in improve performance and smooth the implementation of the SOP for the room occupied. This research uses observation, interview, documentation and literature studies techniques. Hotel W Seminyak The results of the study, the application of SOP for occupied rooms during the covid 19 pandemic at Hotel W Seminyak in general, SOP are guidelines to make it easier for room attendants to do work. In general, the room attendants have implemented the SOP that apply at the Seminyak W hotel well, but there are still SOP that have not been adjusted, including not changing regularly, never checking the places on the inner duvet, bed the topper, and sofa in the room, rarely do dusting with SOP.
Peran Order Taker Housekeeping Departement di Pullman Bali Legian Beach Hotel and Resort Swandewi, Putu Anindya; Sinaga, Firman
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.376

Abstract

Pelaksanaan SOP Room Service Pada Era New Normal di Sudamala Suites & Villa Sanur Wahyudi, I Gede; Arianty, Anak Agung Ayu Arun Suwi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.377

Abstract

Pelaksanaan Standard Operational Procedure (SOP) dapat didefinisikan sebagai dokumen yang menjabarkan aktivitas operasional yang dilakukan sehari-hari, Pengelolaan di Food and Beverage Service pada divisi Room Service harus didukung penuh oleh karyawan yang memiliki tugas dan tanggung jawab kepada para tamu. Sudamala Suites & Villa Sanur merupakan salah satu hotel berbintang lima yang bertempat di kawasan Pantai Sanur. Lokasi Sudamala Suites & Villa Sanur sangat strategis dan dikelilingi oleh Pantai yang sangat indah. Walau hanya memiliki 34 kamar. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penulis mengambil judul penelitian tentang Pelaksanaan Standar Operasional Prosedur Room Service pada Era New Normal di Sudamala Suites & Villa Sanur. Adapun konsep dari penelitian ini adalah Pelaksanaan SOP Room Service. Sedangkan teori dari penelitian ini adalah mengenai Pelaksanaan pada Era New Normal. SOP (Standard Operational Procedure) yang dilaksanakan di Sudamala Sanur memiliki 18 tahapan yang harus diikuti oleh masing-masing Room Service Waiter/s guna memaksimalkan kinerja dan kepuasan pelanggan, serta mengikuti peraturan yang ada. Dibawah ini adalah tabel hasil dari obeservasi bagaimana para Room Service Waiters/s menerapkan 18 tahapan dalam melaksanakan Room Service ke kamar tamu. Untuk memaksimal penerapan SOP, pihak management diharapkan : Management sebaiknya memastikan kesiapan setiap karyawan. Management harus selalu memantau kinerja dan mengarahkan para karyawan untuk selalu mengikuti SOP. Management harus memberikan training tentang penerapan prosedur pelayanan kepada staff, training, dan juga daily wolker. Implementation of the Standard Operational Procedure (SOP) can be defined as a document that describes daily operational activities. Management in Food and Beverage Service in the Room Service division must be fully supported by employees who have duties and responsibilities to guests. Sudamala Suites & Villa Sanur is a five-star hotel located in the Sanur Beach area. The location of Sudamala Suites & Villa Sanur is very strategic and surrounded by very beautiful beaches. Even though it only has 34 rooms. Based on this background, the authors took the title of research on the Implementation of Standard Operating Procedures for Room Service in the New Normal Era at Sudamala Suites & Villa Sanur. The concept of this research is the implementation of SOP Room Service. While the theory of this research is about the implementation in the New Normal Era. The SOP (Standard Operational Procedure) implemented at Sudamala Sanur has 18 stages that each Room Service Waiter must follow in order to maximize performance and customer satisfaction, as well as follow existing regulations. Below is a table of results from observations of how Room Service Waiters implement 18 stages in implementing Room Service to guest rooms. To maximize the implementation of SOPs, the management is expected to: Management should ensure the readiness of every employee. Management must always unite and direct employees to always follow the SOP. Management must provide training on the application of service procedures to staff, training, and also daily workers.
Pemanfaatan Arak Dengan Campuran Bunga Cempaka Pairing With Sate Lilit Dharmawan, Agus Ketut; Susanti, Luh Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.378

Abstract

Arak dengan campuran bunga cempaka pairing with sate lilit merupakan penelitian mengenai minuman campuran beralkohol yang dipairing dengan sate lilit. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kualitas arak dengan campuran bunga cempaka dari segi rasa ,aroma dan warna, kemudian untuk mengetahui daya tahan serta menganalisis biaya yang diperlukan dalam pembuatan arak dengan campuran bunga cempaka. Pendekatan penelitain yang digunakan penelitian eksperimen ini dilakukan dengan membuat arak dengan campuran bunga cempaka, kemudian diuji oleh 30 panelis dengan uji organoleptik, observasi dan uji pasar. Hasil penelitian ini berupa kualitas arak dengan campuran bunga cempaka adalah enak dari segi ras, menarik dari segi warna dan cukup harum dari segi aroma. Hasil uji daya tahan arak dengan campuran bunga cempaka mampu bertahan selama 1 minggu dalam suhu dingin dan 3-4 hari dalam suhu ruang. Harga jual produk adalah Rp. 6.000/100ml. Arak with a mixture of cempaka flowers pairing with satay lilit is research on alcoholic mixed drinks paired with satay lilit. Purpose of this study to determine the quality of arak with mixture of cempaka flowers in terms of tastes, aroma, and color, the the determine the durability and analyse the costs required in making arak with a mixture of cempaka flowers. The research approach used experimental research was conducted by making arak with a mixture of cempaka flowers, then tasted by 30 panelists with organoleptic tests, observations, and market test. The result of this research is that the quality of arak with a mixture of cempaka flowers is delicious in terms of taste, attractive in terms of color and quite fragrant in terms of aroma. The result of the endurance test of arak with a mixture of cempaka flowers were able to last for 1 week in cold temperatures and 3-4 days at the room temperature. The selling price of the of this product is Rp. 6000/100ml.
Dampak Pariwisata dan Sikap Masyarakat Terhadap Kedatangan Wisatawan di Desa Wisata Pujon Kidul Kota Batu Elhanisi, Victoria; Wiyasha , Ida Bagus Made; Semara , I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i4.381

Abstract

Sasaran utama dari studi yang dijalankan penulis ialah melihat apa dampak pariwisata bagi warga Desa Wisata Pujon Kidul. Melihat hal itu, peneliti berusaha untuk mengetahui pada tahap apa warga Desa Wisata Pujon Kidul berada. Pertumbuhan kegiatan pariwisata ini memiliki dampak yang luas terhadap kehidupan masyarakat. Studi ini mengadopsi metode penelitian campuran, yang didefinisikan sebagai suatu pendekatan penelitian yang mengintegrasikan metode kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan untuk aktivitas penelitian. Hal baik dari pengembangan pariwisata di Desa Wisata Pujon Kidul di antaranya ialah memicu adanya pembangunan di desa, terakomodasinya sarana dan prasarana yang memadai, peningkatan pendapatan warga desa, penciptaan lowongan kerja baru, dan perubahan perilaku masyarakat pada generasi berikutnya. Sementara itu, dampak negatifnya antara lain degradasi jalan, peningkatan volume sampah, dan daya saing usaha yang lebih besar. Dari segi sikap, masyarakat sedang dalam euforia. Dimana masyarakat menyambut kedatangan pengunjung dan pariwisata memberikan manfaat bagi masyarakat. Masyarakat sangat mendukung pengembangan pariwisata di desanya untuk lebih menarik wisatawan agar mengunjungi ke Desa Wisata Pujon Kidul. The main target of the study carried out by the author is to see what the impact of tourism on the residents of the Pujon Kidul Tourism Village is. Seeing this, the researchers tried to find out at what stage the residents of the Pujon Kidul Tourism Village were. The growth of tourism activities has a broad impact on people's lives. This study adopts mixed methods research, which is defined as a research approach that integrates qualitative and quantitative methods simultaneously for research activities. The good things about tourism development in Pujon Kidul Tourism Village include triggering development in the village, accommodating adequate facilities and infrastructure, increasing village residents' income, creating new job vacancies, and changing people's behavior in the next generation. Meanwhile, the negative impacts include road degradation, increased volume of waste, and greater business competitiveness. In terms of attitude, society is in a state of euphoria. Where the community welcomes visitors and tourism provides benefits for the community. The community strongly supports the development of tourism in their village to attract more tourists to visit the Pujon Kidul Tourism Village.

Page 27 of 151 | Total Record : 1502


Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue