cover
Contact Name
I Putu Ade Andre Payadnya
Contact Email
adeandre@unmas.ac.id
Phone
+6281398019553
Journal Mail Official
jurnalpemantik@unmas.ac.id
Editorial Address
Jalan Kamboja No. 11A, Denpasar, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
ISSN : -     EISSN : 27979547     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika is managed by the Mathematics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Mahasaraswati Denpasar and was published for the first time in March 2021 which is a medium for publishing the results of research or studies in the fields of mathematics education, development of mathematics learning, and pure mathematics. The presence of this journal is expected to provide a source of information for anyone, both academics and the wider community. This journal is also a vehicle to motivate lecturers, teachers and other educators, practitioners, and the academic community as well as anyone who can contribute the results of their research and studies.
Articles 100 Documents
Analisis kesalahan siswa dalam mengerjakan soal matematika pada pokok bahasan matris kelas X C semester genap SMK 2 Saraswati Denpasar tahun ajaran 2020/2021 Paulus umbu lado Lado; I Putu Ade Andre Payadnya
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.877 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v1i2.2875

Abstract

ABSTRAK Matriks merupakan salah satu bagian matematika dengan pemahaman kesalahan memahami masalah, kesalahan menyusun rencana, kesalahan melaksanakan rencana, dan kesalahan memeriksa kembali hasil yang diperoleh, guna meningkatkan prestasi siswa dalam belajar matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas X C semester genap SMK 2 Saraswati Denpasar Tahun Ajaran 2020/2021 dalam mengerjakan soal matematika bentuk uraian pada pokok bahasan matriks. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas X C SMK 2 Saraswati Denpasar sebanyak 21 siswa menggunakan tes uraian, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisisnya meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa jenis kesalahan yang dilakukan siswa adalah kesalahan memahami masalah sebesar 57,1% untuk soal nomor 1, 23,8% untuk soal nomor 2 dan 14,3% untuk soal nomor 3, kesalahan menyusun rencana sebesar 33,3% untuk soal nomor 1, 57,1% untuk soal nomor 2, dan 28,6% untuk soal nomor 3, kesalahan melaksanakan rencana sebesar 28,6% untuk soal nomor 1, 47,6% untuk soal nomor 2, dan 61,9% untuk soal nomor 3, kesalahan memeriksa kembali hasil yang diperoleh dengan presentase 42,9% untuk soal nomor 1, 52,4% untuk soal nomor 2, dan 76,2% untuk soal nomor 3.
ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA DARING MENGGUNAKAN WHATSAPP PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KELAS VIII SMP TP. 45 DENPASAR TAHUN AJARAN 2020/2021 Anjelina Asriana; I G A Putu Arya Wulandari; I Ketut Suwija
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.268 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v1i2.2934

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran matematika yang berani menggunakan whatsapp pada masa pandemi covid-19. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan dengan jenis penelitian fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan angket dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah guru matematika kelas VIII dan siswa kelas VIII SMP TP. 45 Denpasar. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa pada perencanaan pembelajaran guru membuat RPP berani, menyiapkan materi, membuat absensi dalam bentuk link google form dan menyediakan latihan soal untuk siswa. Pelaksanaan pembelajaran matematika terdiri dari pendahuluan, kegiatan inti, penutup dan penilaian. Penilaian guru pada pembelajaran yang berani adalah kehadiran siswa, sopan santun siswa dalam bertanya kepada guru, dan siswa ketepatan dalam tugas mengumpulkan. Hambatan yang dialami oleh guru dan siswa pada pembelajaran matematika berani menggunakan whatsapp yaitu gangguan sinyal, memori HP penuh, sulit mengetahui keseriusan belajar siswa, kurangnya motivasi belajar peserta didik, kesulitan guru menjelaskan materi matematika siswa, dan siswa cukup sulit memahami materi yang diberikan guru .
UJI EFEKTIFITAS E-MODUL TRIGONOMETRI BERBASIS SCHOOLOGY UNTUK PEMBELAJARAN DARING DI POLITEKNIK I Gde Nyoman Sangka
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.73 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v1i2.2938

Abstract

The purpose of the study was to determine the level of validity, practicality, and effectiveness of the E-Module Trigonometry. The research uses the ADDIE model development research approach with stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The implementation is in the Department of Electrical Engineering, Bali State Polytechnic. Data were collected using a validation questionnaire, practicality questionnaire, pretest and posttest of trigonometric competence. Validation includes aspects: content feasibility, presentation, language, and graphics carried out by experts and practitioners. Practicality through trials: small groups, large groups and limited trials. The subjects are students and mathematics lecturers. Effectiveness through t test data pretest and posttest in the experimental and control groups. The subject is student. The data were analyzed descriptively, the results showed the level of validity reached 81.9%, categorized as valid. The level of practicality through practicality tests by lecturers is 82.0% which is categorized as practical with minor revisions and the level of practicality through practical tests by students is 81.8% categorized as practical with minor revisions. The results of the independent sample test showed that there was a significant difference (sig.0.000) between learning outcomes using e-modules and without e-modules. The results of the paired t test of the experimental group showed the correlation coefficient between the initial ability (before) and the final ability (after) the learning process with the E-Module of 0.707 categorized as positive, strong and significant. Thus, the E-Module is declared feasible, practical, and effectively used as teaching material.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENGERJAKAN SOAL URAIAN DENGAN PROSEDUR NEWMAN PADA SISWA KELAS X MIA SMAS SETIAWAN NANGARORO TAHUN AJARAN 2020/2021 Salvator Mariano Sawu; I MADE WENA; I Gst AYU Pt ARYA WULANDARI
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.313 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v1i2.2939

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan siswa dalam mengerjakan soal matematika materi fungsi komposisi berdasarkan Prosedur Newman dan penyebab kesalahannya. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA SMAS Setiawan Nangaroro yang ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling lalu dikelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu kelompok tinggi, sedang, dan rendah yang diambil 2 siswa dari masing-masing kelompok sehingga subjek penelitian menjadi 6 siswa. Pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, teknik tes, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan keabsahan data (triangulasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase jenis kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan prosedur Newman adalah kesalahan membaca masalah yang dilakukan siswa sebesar 28,28%, kesalahan memahami masalah sebesar 29,96%, kesalahan transformasi sebesar 21,62%, kesalahan kemampuan proses sebesar 49,98%, dan kesalahan penulisan jawaban akhir sebesar 36,64%. Penyebab kesalahan siswa adalah siswa kurang teliti, siswa terlalu terburu-buru, siswa belum paham maksud soal, siswa kurang berlatih soal-soal, siswa kurang memanfaatkan waktu dengan baik, siswa tidak percaya diri, siswa salah dalam menghitung (komputasi), dan siswa belum paham menggunakan metode atau rumus.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA POKOK BAHASAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DENGAN MENGGGUNAKAN PROSEDUR WATSON PADA SISWA KELAS VIII SMP TP 45 DENPASAR TAHUN AJARAN 2020/2021 Fidelis Jemaru
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.131 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v1i2.2940

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan siswa dalam mengerjakan soal matematika materi persamaan linear dua variabel berdasarkan Prosedur Watson dan penyebab kesalahannya. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP TP 45 Denpasar yang ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling lalu dikelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu kelompok tinggi, sedang, dan rendah yang diambil 2 siswa dari masing-masing kelompok sehingga subjek penelitian menjadi 6 siswa. Pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, teknik tes, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan keabsahan data. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari tiga kelompok, jenis kesalahan yang dilakukan siswa adalah: Data tidak tepat, prosedur tidak tepat, data hilang, kesimpulan hilang, konflik level respon, manipulasi tidak langsung, masalah hirarki keterampilan, dan tidak mengerjakan soal. Faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan yang dilakukan siswa adalah: siswa kurang teliti dalam membaca soal, siswa kurang memahami apa yang diminta dalam soal, siswa tidak fokus dalam mengerjakan soal, siswa kurang teliti dalam perhitungan, siswa lupa rumus untuk meyelesaikan soal dan langkah-langkah untuk mengerjakan soal, siswa bingung dan ragu dalam mengerjakan soal.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENGERJAKAN SOAL MATEMATIKA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN UNTUK SISWA KELAS X.2 SMK FARMASI SARASWATI 3 DENPASAR mersianti Sarina Lede
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.199 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v1i2.2941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam penyelesaian soal matematika Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.2 SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar sebanyak 35 orang yang kemudian dikelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu kelompok tinggi, sedang dan rendah. Dari 3 kelompok tersebut diambil 2 siswa dengan metode purposive sampling sehingga jumlah subjek penelitian menjadi 6 siswa. Materi yang digunakan adalah materi sistem persamaan linear dua variabel. Teknik analisis datanya menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan keabsahan data. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa jenis kesalahan yang dilakukan dari ketiga kelompok adalah kesalahan membaca, kesalahan memahami, kesalahan transformasi masalah, kesalahan ketrampilan proses dan kesalahan penulisan jawaban akhir. Penyebab siswa melakukan kesalahan membaca masalah adalah siswa tidak fokus, dan tidak memahami makna yang diminta dalam soal. Penyebab siswa melakukan kesalahan memahami masalah adalah siswa lupa menuliskan hal yang diketahui dari soal, tidak memahami apa yang diketahui dan ditanyakan dalam soal, dan kurang berlatih menyelesaikan soal-soal matematika. Penyebab siswa melakukan kesalahan transformasi masalah adalah siswa tidak mampu menuliskan pemisalan, tidak bisa membuat model matematika, dan tidak memahami metode yang seharusnya digunakan. Penyebab siswa melakukan ketrampilan proses adalah siswa tidak teliti dalam melakukan proses perhitungan, dan akibat dari kesalahan sebelumnya. Penyebab siswa melakukan kesalahan penulisan jawaban akhir adalah siswa lupa menuliskan jawaban akhir, dan tidak terbiasa membuat kesimpulan.
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL KALKULUS III Ledyari Noviyanti Putu
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.977 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v1i2.3073

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang memiliki tujuan mengetahui jenis dan penyebab kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam mengerjakan soal Kalkulus III. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik tes dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester III FKIP Unmas Denpasar Tahun Akademik 2021/2022 sebanyak 20 orang. Metode pemilihan sampel yaitu metode Cluster Random Sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 6 mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesalahan – kesalahan yang dilakukan ketika mahasiswa mengerjakan soal Kalkulus III adalah kesalahan membaca soal sebesar 15,38%, kesalahan memahami masalah sebesar 15,38%, kesalahan transformasi sebesar 38,46%, kesalahan keterampilan proses sebesar 15,38% dan kesalahan penulisan jawaban akhir sebesar 15,38%. Penyebab kesalahan yang dilakukan mahasiswa adalah tidak teliti dalam membaca soal, tidak memahami apa yang ditanyakan dalam soal, tidak mengetahui cara penyelesaian soal, kurang teliti dalam melakukan perhitungan dan kurang teliti dalam penulisan notasi matematika.
Rancangan Blended Learning Matematika Bagi Pendidikan Vokasional Masa Pandemi Covid-19 Darma I Ketut; Karma I Gede Made; Anom Santiana I Made
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.26 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v2i1.3356

Abstract

The era of the industrial revolution 4.0 and the Covid-19 pandemic requires an educator to innovate in packaging the learning process to be more efficient and interesting. Mathematics learning in vocational education is required to be student-centered and emphasizes aspects of creativity and innovation, critical thinking and problem solving, communication and collaboration. Blended learning, an innovative learning that combines online learning with face-to-face, has three components, namely online learning, face-to-face learning, and independent learning. This research is a qualitative research in the nature of a literature study, aiming to obtain a mathematical blended learning design model for vocational education during the Covid 19 pandemic. The data are sourced from various books, journals, proceedings related to blended learning, vocational education and covid 19. The results of the analysis show that blended learning mathematics is designed for 2 Semester credit units using the flipped learning model and the LMS application of schoology applications based on the learning theories of Behaviorism, Cognitivism, Constructivism, Connectivism, and Cybernitism. The components include: 1) learning outcomes, 2) material organization maps, 3) reference lists, 4) teaching materials/materials, 5) synchronous and asynchronous learning activities, asynchronous learning designs, 6) synchronous learning designs, 7) learning designs. synchronous, and 8) synchronous learning flow. The implication is that this design can be an effective solution for learning mathematics in the IR era. 4.0 and the Covid-19 pandemic on vacational education.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS ETNOMATEMATIKA UKIR KAYU JEPARA PADA MATERI TRANSFORMASI GEOMETRI KELAS IX SMP/MTs Febriana Mulyana Putri
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.275 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v2i1.3662

Abstract

ABSTRACT The purpose of this research is to develop teaching materials based on ethnomathematics in Jepara Wood Carving on Geometric Transformation material of class IX SMP/MTs students and knowing the level of feasibility of the developed teaching materials. The development model used is the ADDIE model. In this research, researchers only used 3 stages in the ADDIE model, namely Analysis, Design, and Development. The results of developing ethnomathematical-based teaching materials were tested by a material expert and two practitioners, readability test by five mathematics students, and student response test by three SMP/MTs students. The results of the research showed that the results of the feasibility test showed that the teaching materials were very suitable for use in learning with a percentage of 94.16%. The results of the readability test showed that the teaching materials were easily understood by the readers with a percentage of 92%. The results of the student response test showed that the teaching materials received a very good response with a percentage of 86.67%. Thus the teaching materials developed can be stated as teaching materials that are very feasible and easy to understand for use in learning. Keywords: Teaching materials; Ethnomathematics; Geometry Transformation; Wood Carving ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berbasis etnomatematika pada Ukir Kayu Jepara pada materi Transformasi Geometri kelas IX SMP/MTs dan mengetahui tingkat kelayakan dari bahan ajar yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Dalam penelitian ini, peneliti hanya menggunakan 3 tahap dalam model ADDIE yaitu Analysis (analisis), Design (desain), dan Development (pengembangan). Hasil pengembangan bahan ajar berbasis etnomatematika ini dilakukan uji kelayakan oleh seorang ahli materi dan dua praktisi, uji keterbacaan oleh lima mahasiswa matematika, dan uji respon siswa oleh tiga siswa SMP/MTs. Diperoleh hasil penelitian bahwa hasil uji kelayakan menunjukkan bahan ajar sangat layak digunakan dalam pembelajaran dengan persentase Hasil uji keterbacaan menunjukkan bahan ajar mudah dipahami oleh pembaca dengan persentase Hasil uji respon siswa menunjukkan bahan ajar mendapatkan respon yang sangat baik dengan persentase Dengan demikian, bahan ajar yang dikembangkan ini dapat dinyatakan sebagai bahan ajar yang sangat layak dan mudah dipahami untuk digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: Bahan Ajar; Etnomatematika; Transformasi Geometri; Ukir Kayu
PENINGKATAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII MELALUI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Iswanto
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.108 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v2i1.3663

Abstract

ABSTRACT Problem solving skills are very important to develop in learning mathematics. This research applies problem-based learning to improve math problem solving skills of VIII grade students. The results of this classroom action research indicate that the steps can improve students' problem solving skills, there are: (1) directing the students to the problems, (2) organizing the students for learning, (3) assisting individual and group investigations, (4) developing and presenting the working results, then (5) analyzing and evaluating the problem solving process. This success is indicated by increasing the average value of the class and the percentage of classical learning completeness. The results of the research at the end of the first cycle 60.71 showed that they did not have the success criteria yet, while at the end of the second cycle the students' problem-solving skills were classically 82.14. Improving the mathematical problem solving skills of eighth grade students of SMP Negeri 2 Toboali through problem-based learning. Keyword: Problem Solving, Problem Based Learning Abstrak Keterampilan pemecahan masalah sangat penting dikembangkan dalam belajar matematika. penelitian ini menerapkan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa langkah-langkah yang dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa yaitu (1) mengarahkan siswa pada masalah, (2) mengorganisasikan siswa untuk belajar, (3) membantu penyelidikan individu dan kelompok, (4) mengembangkan dan menyajikan hasil kerja, dan (5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Keberhasilan tersebut ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata kelas dan meningkatnya persentase ketuntasan belajar secara klasikal hasil penelitian pada akhir siklus I sebesar 60,71 menujukkan belum memenuhi kriteria keberhasilan, sedangkan pada akhir siklus 2 skor keterampilan pemecahan masalah siswa secara klasikal 82,14. Peningkatan keterampilan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Toboali melalui pembelajaran Problem Based Learning. Kata Kunci : Pemecahan Masalah, Problem Based Learning

Page 2 of 10 | Total Record : 100