cover
Contact Name
Mohammad Syaikhul Ulum
Contact Email
ulum2014@gmail.com
Phone
+6282257501449
Journal Mail Official
ulum2014@gmail.com
Editorial Address
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dedikasi
ISSN : 16933214     EISSN : 27210111     DOI : 10.22219
Dedikasi adalah jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas MUhammadiyah Malang. Jurnal dengan tulisan ilmiah populer ini dimaksudkan sebagai media informasi, komunikasi dan sosialisasi hasil-hasil pengabdian masyarakat sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang dan pihak lain. Redaksi menerima tulisan yang berkaitan dengan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, ide-ide yang berkaitan dengan itu, bersifat interdisipliner atau ide-ide kreatif lainnya yang bersifat konstruktif.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 (2009): Mei" : 12 Documents clear
Daftar Isi Dedikasi Vol.6, Mei 2009 Daftar Isi
Jurnal Dedikasi Vol. 6 (2009): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v6i0.774

Abstract

IPTEK1. Penerapan Manajemen Usaha Dan Teknologi Lepas Panen DalamMembangun Agribisnis Hulu-Hilir Pisang Di Kabupaten LumajangIstis Baroh, Bambang Yudi A .................................................................... 1-152. Pelatihan Penulisan Cerita Anak Bagi Guru TK ABA Se-Kota MalangSugiarti, Supriyadi ...................................................................................... 17-243. Penerapan Teknologi OOPic Dan Sensor Untuk Mempercepat ProsesPerbaikan Velg Pada Kendaraan Bermotor Roda Dua (Studi KasusPada Usaha Perbaikan velg di Kotamadya Malang)Machmud Effendy, Zulfatman .................................................................... 25-324. Pendampingan Penerapan Teknologi Tepat Guna Pada IndustriRumah Tangga Pembuatan Cobek Dari Pohon Kelapa Di Desa Betet– Ngronggot – NganjukAli Mokhtar .................................................................................................. 33-39KWU5. Pengembangan Budaya Kewirausahaan Di Perguruan TinggiSri Wibawani WA, Nazarudin Malik, Harpowo ...................................... 41-51MKU6. Magang Kewirausahaan Pada Usaha Pembenihan Dan BudidayaIkan Hias Untuk Memantapkan Jiwa Wirausaha MahasiswaHany Handajani, Sujono, Tri Makmun Arifin .......................................... 53-64INWUB7. Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis PerunggasanDi Universitas Muhammadiyah MalangWahyu Widodo, Suyatno, Ahmad Yani, Adi Sutanto ............................... 65-76u-UJI8. Produksi Apel Organik, Biopestisida Dan Mikroba DekomposerHenik Sukorini, Warkoyo ............................................................................ 77-90POSDA POSDAYA9. Pendampingan Pengembangan Sumberdaya Manusia Dan PosdayaDi Kota BatuMasduki ........................................................................................................ 91-106PPM10. Pelatihan Manajemen Stres Pada Guru Playgruop Dan TamanKanak-KanakTri Muji Ingarianti ........................................................................... 107-11611. Perintisan dan Pengembangan Pimpinan Ranting Muhammadiyah(PRM) Desa Petungsewu Kecamatan Wagir Kabupaten MalangDrs. M. Syahri, M. Si ....................................................................... 117-128
PENERAPAN AN MANAJEMEN USAHA DAN TEKNOLOGI LEP LEPAS AS PANEN ANEN DALAM MEMBANGUN AGRIBISNIS HULU-HILIR PISANG DI KABUP KABUPATEN TEN LUMAJANG Istis Baroh
Jurnal Dedikasi Vol. 6 (2009): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v6i0.775

Abstract

Kabupaten Lumajang terkenal sebagai daerah penghasil pisang. Berbagai jenispisang dihasilkan dan dipasarkan ke luar daerah. Pisang dipasarkan dalam bentuksegar dan olahan pisang terutama kripik pisang. Produk olahan lainnya seperti salepisang juga dihasilkan namun tidak sebanyak kripik pisang.Persoalan di lapang adalah jika produksi melimpah namun pisang segarkurang terserap pasar maka harga jatuh, terutama pada jenis pisang yang kurangenak dikonsumsi segar seperti pisang ‘Embuk’. Jenis pisang ‘Agung’ pada saatproduksi banyak juga harga murah namun masih cukup menguntungkan petani.Solusi masalah ini harus ada keseimbangan antara produksi hulu dengan produksiolahan pisang di hilir. Pada saat produksi pisang banyak maka industri hilir jugaperlu mempercepat proses pengolahan pisang agar awet dan dapat dipasarkandalam waktu yang relatif lama.Berdasarkan uraian diatas, tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaankegiatan ini antara lain: Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pengelolaindustri kecil pisang dalam manajemen usaha, meningkatkan pengetahuan danketrampilan pembukuan usaha, sehingga petani (ditingkat hulu) maupun pengusahaagroindustri (ditingkat hilir) tidak dapat menilai kinerja usahanya dan tidak dapatmengakses peluang mendapatkan modal dari lembaga keuangan, meningkatkanpengetahuan dan ketrampilan teknik perencanaan pemasaran yang memilikiketerjangkauan yang luas, dan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan teknikpengelolaan lepas panen yaitu dalam pengirisan, pencucian serta pengemasanproduk kripik pisang.Kegiatan tersebut diatas divaluasi dengan mengadakan cross chek data tentangpetani maupun pengusaha meliputi kebutuhan ketrampilan dan pengetahuan,kegiatan yang telah dilakukan, kebutuhan informasi, kebutuhan permodalan. Hasilevaluasi perencanaan akan ditindaklanjuti dengan menyusun materi modul. Evaluasipelaksanaan dilakukan melalui chek list dengan membandingkan daftar kegiatandengan pelaksanaannya serta membandingkan kesesuaian materi yang diberikandengan materi yang telah diserap oleh petani dan pengusaha. Evaluasi hasilkegiatan dilakukan dengan pemantauan dan perbandingan antara hasil yang telahdicapai dengan pemahaman yang seharusnya dicapai yang meliputi perencanaan,pembukuan, pengolahan buah pisang (pengirisan, pencucian, pengemasan) danpemasaran. Kata Kunci: Manajemen Usaha, Teknologi Lepas Panen, Agribisnis Pisang.
PELA PELATIHAN TIHAN PENULISAN CERIT CERITA ANAK BAGI GURU TK ABA Se-KOT KOTA MALANG Sugiarti .
Jurnal Dedikasi Vol. 6 (2009): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v6i0.776

Abstract

Secara keseluruhan tujuan kegiatan pelatihan untuk memberikan pemahamanserta ketrampilan yang memadai berkaitan dengan (1) proses kreatif dalam halmembangkitkan imajinasi guru TK ABA; (2) aspek-aspek dalam penciptaan ceritaanak; (3) menuliskan cerita anak pada akhir pelatihan . Ketrampilan ini lebih lanjutakan memotivasi guru TK untuk terus berproses dalam mengasah pengalamanimajinatif dalam menciptakan cerita sebagai aktivitas rekreatif, kreatif danproduktif.Adapun metode yang digunakan dalam penerapan Ipteks mencakup: (1) brainstormingantar guru, kemudian masing-masing diberi tugas untuk melakukanproses kontemplasi dan imajinasi; (2) ceramah, diskusi dan tanya jawab terkaitdengan pengetahuan dasar yang memadai dengan aspek-aspek yang harus dipenuhidalam penciptaan cerita anak (baik aspek instrinsik maupun aspek ekstrinsik); (3)penugasan guru diharapkan mampu menuliskan cerita anak dengan caramengeksplorasi segala sesuatu yang terkait dengan proses kreatif dan pemahamanaspek-aspek penciptaan cerita dalam bentuk ketrampilan produktif / naskah cerita(tulisan yang indah dan menarik pembaca).Hasil yang diperoleh dari kegiatan pelatihan bahwa guru TK ABA se- KotaMalang mampu melakukan proses kreatif dengan baik dan menghasilkan tulisandalam bentuk cerita anak. Dari tulisan tersebut akan dihimpun dalam bentukkumpulan cerita anak. Kata Kunci Kunci: proses kreatif, pengalaman imajinatif, cerita anak
PENERAP PENERAPAN AN TEKNOLOGI OOPic DAN SENSOR UNTUK MEMPERCEP MEMPERCEPAT T PROSES PERBAIKAN VELG PADA ADA KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA (Studi Kasus Pada Usaha Perbaikan velg di Kotamadya Malang) Machmud Effendy
Jurnal Dedikasi Vol. 6 (2009): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v6i0.778

Abstract

Dalam perbaikan velg kendaraan bermotor roda dua terdiri dua proses yaitu:proses pendeteksian keseimbangan velg dan proses perbaikan (menyeimbangkankembali posisi velg). Proses pendeteksian ketidakseimbangan velgselama inimenggunakan cara tradisional yaitu menggunakan panca indera mata. Dalamkegiatan pengabdian penerapan iptek ini, menerapkan sebuah teknologi sensorjarak ( proximity sensor) untuk mendeteksi adanya ketidakseimbangan velg danteknologi OOPic untuk memproses data hasil keluaran sensor jarak untukditampilkan ke sebuah lampu.Dari hasil penerapan kedua teknologi diatas, proses pendeteksianketidakseimbanganvelg menjadi lebih cepat 15 menit (untuk kondisi velg rusakberat) dan 7 menit (untuk kondisi velg rusak ringan) jika dibandingkan dengan caratradisional.Hasil penerapan kedua teknologi ini juga berdampak pada prosespembelajaran calon pengrajin perbaikan velg. penggunaan kedua teknologi ini, dapatmempersingkat proses pembelajaran lebih cepat 1 hari, jika dibandngkan denganmenggunakan cara tradisional. Kata Kunci: Sensor Jarak, OOPic, Velg
PENDAMPINGAN PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PEMBUATAN COBEK DARI POHON KELAPA DI DESA BETET – NGRONGGOT – NGANJUK Ali Mokhtar
Jurnal Dedikasi Vol. 6 (2009): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v6i0.779

Abstract

Kesejahteraan masyarakat semakin lama semakin membaik jika sumber daya manusia juga semakin meningkat, namun kenyataannya masih banyak masyarakat yang kurang beruntung, Program pengabdian ini sangat penting untuk diterapkan didaerah-daerah yang kurang mampu dilihat dari sisi penghasilan. Dengan metode Pendampingan Penerapan Teknologi Tepat Guna masyarakat sangat terbantu, yang semula pembuatan cobek masih manual dengan kwantitas dan kwalitas yang kurang, sekarang dengan menggunakan mesin, produksinya bisa meningkat hingga 10 kali lipat sehingga penghasilanpun juga semakin meningkat. Kendala yang dihadapi diantaranya pasca produksi yaitu produk mudah timbul jamur karena proses pengeringan yang masih manual hanya mengandalkan sinar matahari, oleh karena itu perlu ditindak lanjuti dengan program pengabdian berikutnya.Kata Kunci : Teknologi Tepat Guna (TTG), Industri Rumah Tangga, Cobek
Kata Kunci: kuliah kewirausahaan, proposal rencana usaha, UKM (Usaha Kecil Menengah) Sri Wibawani WA
Jurnal Dedikasi Vol. 6 (2009): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v6i0.780

Abstract

Kegiatan Kuliah Kewirausahaan (KWU) merupakan kegiatan yang dilakukanuntuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan dan tambahan bekal pengetahuanterutama yang terkait dengan pengetahuan teknis tentang tata kelola usaha kecildan menengah, dan kemampuan untuk menyusun proposal rencana usaha, sehinggadiharapkan sudah tidak canggung lagi untuk berhadapan dengan lembaga keuangan,para pelaku bisnis lainnya.Tindak lanjut dari kegiatan ini akan diupayakan membentuk enterpreneur club dan pendampingan bagi yang telah siap membuka usaha. Komitmen pemerintahuntuk memajukan UKM merupakan momentum bagi lahirnya wirausahawan barudengan memberi kemudahan dalam akses modal bagi mereka yang benar-benarterjun dalam dunia bisnis.
MAGANG KEWIRAUSAHAAN PADA USAHA PEMBENIHAN DAN BUDIDAYA IKAN HIAS UNTUK MEMANTAPKAN JIWA WIRAUSAHA MAHASISWA Hany Handajani
Jurnal Dedikasi Vol. 6 (2009): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v6i0.781

Abstract

Penyelenggaran Program Magang Kewirausahaan (MKU) di Fakultas Peternakan (Jurusan Perikanan dan Peternakan) ini dikoordinir oleh Lembaga Pengabdian pada Masyarakat. Tim pendamping MKU terdiri dari dosen/pengajar yang bepengalaman pada pemijahan, budidaya ikan dan pakan ikan serta manajemen usaha. . Sebelum terjun ke lapang diberikan pembekalan yang meliputi pembekalan soft skill (teknik komunikasi, motivasi pengembangan diri dan kerja kelompok) dan hard skill (pemijahan, pembenihan, budidaya, pembuatan pakan dan aspek manajemen meliputi analisa usaha dan pemasaran). Tujuan kegiatan pelaksanaan Magang Kewirausahaan di Mina Makmur, Tulungagung antara lain adalah, meningkatkan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dan ketrampilan pembenihan dan budidaya ikan hias mahasiswa Fakultas Peternakan - Perikanan Univ. Muhammadiyah Malang dan meningkatkan kemampuan kewirausahaan baik dalam hal keilmuan maupun pengalaman berwirausaha di bidang pembenihan dan budidaya ikan hias. MKU ini diikuti oleh 10 mahasiswa Jurusan Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang. Dari 10 mahasiswa peserta Magang Kewirausahaan dari jurusan Perikanan, secara umum mahasiswa peserta MKU tertarik untuk melakukan usaha pembenihan ikan hias, namun ketertarikan mahasiswa dari hasil wawancara jenis usaha pembenihan ikan hias yang ada di UKM Mina Makmur adalah jenis-jenis ikan hias yang memiliki nilai ekonomis tinggi (ikan Koi, Manfish, Koki, Niasa, Redfin, Lemon, Komet, Sumatra barb, Black Ghost dan Aligator). Salah satu alasan mengapa mereka memilih usaha pembenihan ikan tersebut selain memiliki nilai jual yang tinggi, proses pemijahan dan perawatan benih tidak terlalu membutuhkan modal yang besar dan usaha pembenihan/dibudidayakan ikan hias tersebut masih di didaerah tertentu saja sehingga masih memiliki potensi yang luas. Selama kegiatan magang 100 % tidak ada peserta yang mengundurkan dir ataupun sering tidak hadir dalam pelaksanaan magang. Ketrampilan mahasiswa tentang pembenihan ikan hias selama magang diteruskan dengan membeli indukan ikan hias untuk dilakukan usaha pembenihan ikan hias yang difasilitasi di Laboratorium Perikanan.. Adanya kerjasama kembali atau berkelanjutan antara UKM Mina Makmur dengan mahasiswa ataupun Jurusan Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang.Kata Kunci : Kewirausahaan, Pembenihan, Budidaya Ikan Hias.
INKUBA INKUBATOR TOR WIRAUSAHA BARU AGRIBISNIS PERUNGGASAN DI UNIVERSIT UNIVERSITAS AS MUHAMMADIY MUHAMMADIYAH AH MALANG Wahyu Widodo
Jurnal Dedikasi Vol. 6 (2009): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v6i0.782

Abstract

Masalah utama yang dikeluhkan para mahasiswa dan alumni JurusanPeternakan adalah masa tunggu yang terlalu lama, disisi lain alumni sendirikurang percaya diri dalam memulai atau merintis usaha mandiri. Untuk itulahJurusan Peternakan UMM sebagai lembaga yang bertanggungjawab penuh dengananak didiknya telah memformat untuk mencetak lulusan sarjana peternakan yangprofesional di bidang kewirausahaan melalui Inkubator Wirausaha BaruPerunggasan.Tujuan utama yang ingin dicapai dalam program Inkubator Wirausaha AgribisnisPerunggasan adalah menciptakan Usaha Kecil Menengah di bidang agribisnisperunggasan yang mandiri khususnya bagi para mahasiswa yang masih aktif danlulusan baru sarjana peternakan.Tingkat keberhasilan program Inkubator Wirausaha Agribisnis PerunggasanUMM diukur dari peningkatan jumlah usaha baru bagi mahasiswa aktif di bidangperunggasan di dalam kampus (in wall) dan luar kampus (out wall).INWUB Perunggasan di Jurusan Peternakan tahun I di mulai pada awal bulan April2008 dan berakhir bulan Oktober 2008 ini diikuti oleh 3 kelompok usaha mahasiswa.Hasil evaluasi dari tahun pertama, maka perlu penyempurnaan pelaksanaan kegiatanINWUB tahun ke II sebagai berikut :1. Menyempurnakan bentuk pola kemitraan antara Inti (lembaga INWUB besertaalumni pengusaha) dan plasma (mahasiswa dan alumni yang baru lulus )melalui peningkatkan pelayanan jasa tidak hanya pinjaman modal, pelatihannamun juga menyediakan sarana lainnya seperti obat-obatan, pakan, bibit danpemasaran hasil.2. INWUB perlu memperluas bidang usaha tidak terkotak hanya perunggasannamun semua ternak bisa dijangkau oleh lembaga INWUB3. Peserta INWUB kedepan tidak terbatas pada mahasiswa tingkat akhir namunjuga semua tingkatan semester, semakin dini mahasiswa ikut INWUB semakinlama mereka mendapat pengalaman usaha.4. Mengoptimalkan fungsi kandang, RPA dan Pabrik mini pakan ternak sertafasilitas lainnya untuk usaha yang dibina dosen melalui u-Uji ataupunmahasiswa usaha melalui PKMK.Rekomendasi kelanjutan program kegiatan INWUB Tahun ke 2 sebagai berikut:1. Menjalin kerjasama dengan perusahaan ataupun alumni yang terkait sepertipabrik pakan unggas dan obat obatan untuk kontrak pembelian di awal baikbibit, pakan maupun obat-obatan, dengan demikian peserta INWUB tidak lagimembeli bibit ,pakan dan obat obat di pengecer (Poultry Shop) namun cukupdengan Lembaga INWUB Jurusan peternakan.2. Menjalin kerjasama dengan alumni yang sudah berhasil dalam usaha peternakandengan peserta INWUB, dengan demikian pembelian pakan, bibit dan obatobatan akan di suplai oleh alumni.3. Melatih kemampuan peserta INWUB dalam menyusun ransum sendiri ataumencampur pakan pabrik dengan ransum buatan sendiri.4. Memperbanyak jumlah kelompok usaha sebagai Peserta INWUB.5. Memperluas bidang usaha tidak hanya perunggasan namun multi-disiplinerdan lintas fakultas6. Mengembangkan dana INWUB melalui Unit Usaha jasa Industri Pakan,industri Rumah potongan Ayam dan Olahannya serta usaha budidaya ayampedaging dan ternak lainnya.Kata Kunci: Inkubator Wirausaha Baru, Agribisnis Perunggasan
PRODUKSI APEL ORGANIK, BIOPESTISIDA DAN MIKROBA DEKOMPOSER Henik Sukorini
Jurnal Dedikasi Vol. 6 (2009): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v6i0.783

Abstract

Produk dari unit Uji yang telah dijalankan adalah produksi buah apel organik yang bebas pestisida kimia dan pupuk kimia, Biopestisda dan Mikroba dekomposer dengan 2 merk yaitu ”Trichoderma” yang dipasarkan oleh PT. Agro Duaribu Sejahtera dengan kemasan 0,5 l dan ”M-super” oleh FP-UMM dengan kemasan 0,5 l, 5 l, dan 20 l. Terdapat tiga kebun Produksi apel organik yaitu desa Bumiaji, Njunggo dan Sumbergondo Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Jumlah masing-masing tanaman adalah berturut-turut sebagai berikut 198, 500 dan 895 tanaman. Keadaan semua kebun pada awal pengelolaan adalah dalam kondisi rusak parah, namun dengan adanya teknologi organic dalam jangka waktu satu tahun kondisi tanaman dapat kembali sehat. Produksi rata-rata setiap 200 pohon dengan teknologi organic ini mencapai 2,2 -2,4 ton, dengan jumlah grade A dengan ukuran diameter kurang lebih > 7cm/ 1 kg berisi kurang lebih 4-5 buah) semakin lama semakin meningkat. Demikian Juga permintaan akan produk biopestisida dan mikroba decomposer juga mengalami peningkatan.Kata kunci: Apel Organik, Biopestisida, Mikroba Dekomposer
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA DAN POSDAYA DI KOTA BATU Masduki .
Jurnal Dedikasi Vol. 6 (2009): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v6i0.784

Abstract

RingkasanPos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) merupakan forum silaturahim,komunikasi, advokasi, dan wadah kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarga secaraterpadu yang menitikberatkan bada tiga bidang diantaranya bidang pendidikan,kesehatan dan kewirausahaan. Dalam hal-hal tertentu Posdaya bisa juga menjadiwadah pelayanan keluarga secara terpadu, yaitu pelayanan pengembangan keluargasecara berkelanjutan dalam berbagai bidang, utamanya kesehatan, pendidikan danwirausaha, agar keluarga tersebut bisa tumbuh mandiri di desanya.Tujuan kegiatan pelatihan dan pendampingan ini, dapat dijabarkan lebihlanjut sebagai berikut: Tujuan pengembangan SDM yang difokuskan pada siswaadalah menjadikan para lulusannya memiliki mutu akademis yang lebih baik,meningkatkan mutu sumberdaya siswa SMA, memberikan pengetahuan kepadasiswa SMA mengenai kewirausahaan, mencakup pengertian, penggalian potensikewirausahaan dan pengelolaan bisnis, memberikan pengetahuan dan melatihsiswa SMA mengenai keahlian dan ketrampilan yang diperlukan dalam berwirausahayang dapat dimanfaatkan untuk melakukan usaha mandiri, terutama apabila siswatidak melanjutkan sekolah dengan melakukan pemagangan siswa pada UKM/Perusahaan sekitar sekolah.Hasil dari kegiatan tersebut yang bisa dicapai adalah meningkatnya mutusumberdaya siswa SMA untuk mandiri, bertambahnya pengetahuan siswa SMAmengenai kewirausahaan yang mencakup pengertian, penggalian potensikewirausahaan dan pengelolaan bisnis, bertambahnya pengetahuan siswa SMAmengenai wirausaha makanan dan minuman dari buah-buahan khususnya apel.Selain itu, kegiatan ini telah direalisasikan kepada siswa untuk mulai berwirausahabaik yang dilakukan secara individu di rumah maupun dilaksanakan secara kolektifdi sekolahan, serta terlaksananya pembinaan dan pendampingan wirausaha olehguru magang kepada siswa.Kata Kunci : SDM, POSDAYA.

Page 1 of 2 | Total Record : 12