cover
Contact Name
Arief Yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
+622476740287
Journal Mail Official
hnca@unimus.ac.id
Editorial Address
Jl. Kedungmundu raya no.18 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Holistic Nursing Care Approach
ISSN : -     EISSN : 28082095     DOI : https://doi.org/10.26714/hnca
Core Subject : Health,
The holistic Nursing Care Approach is intended to be the university journal for publishing articles reporting research and case study results in nursing. Holistic Nursing Care Approach invites manuscripts in the areas of medical-surgical nursing, emergency and disaster nursing, critical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, mental health nursing, gerontological nursing, community health nursing, management and leadership nursing.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2025)" : 6 Documents clear
Penurunan kecemasan dengan terapi musik instrumental pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisa Puspitaloka, Bella Eka Nadia; Kurnia, Anna; Pranata, Satriya
Holistic Nursing Care Approach Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v5i2.15960

Abstract

Gagal Ginjal Kronis (GGK) merupakan penyakit yang pada umumnya menyebabkan perubahan dalam kehidupan penderitanya. Kondisi ini menjadi salah satu pemicu masalah kecemasan pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Terapi yang dapat menurunkan tingkat kecemasan salah satunya dengan terapi non farmakologis berupa terapi musik instrumental. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan penerapan terapi musik instrumental pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa dengan gangguan kecemasan. Studi kasus ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Terapi ini dilakukan pada pasien laki-laki atau perempuan yang terdiagnosa penyakit GGK, pasien berusia 30-65 tahun, pasien dalam keadaan sadar, pasien yang mengalami kecemasan sedang yang dibuktikan dengan hasil skor State Trait Anxiety Inventory (STAI) 32-53, pasien dapat membaca dan menulis, pasien yang bersedia menjadi subyek studi dan pasien yang memiliki riwayat hemodialisa minimal 3 tahun. Terapi musik instrumental dilakukan sebanyak 9 kali pertemuan selama 3 minggu dengan durasi 20 menit. Kecemasan diukur dengan State Trait Anxiety Inventory (STAI) yang berisikan 20 pertanyaan. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa hari pertama sampai hari kesembilan ketiga subyek studi mengalami penurunan tingkat kecemasan dari kecemasan sedang ke kecemasan ringan. Terapi musik instrumental dapat digunakan sebagai terapi non farmakologis untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa.
Aplikasi pemberian minyak zaitun dalam pencegahan dekubitus pada penderita stroke Hidayanti, Dinta Aulia; Kurnia, Anna
Holistic Nursing Care Approach Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v5i2.13192

Abstract

Stroke merupakan penyakit saraf dimana penderitanya mengalami kelumpuhan dan kelemahan pada anggota tubuh. Kondisi ini menyebabkan penderita stroke harus terbaring ditempat tidur dalam jangka waktu yang lama sehingga mengakibatkan terjadinya luka tekan. Salah satu cara mencegah luka tekan adalah menggunakan minyak zaitun. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan pemberian minyak zaitun untuk mencegah terjadinya luka dekubitus pada penderita stroke. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subyek studi berjumlah 2 orang penderita stroke yang mengalami kelemahan anggota gerak. Instrumen yang digunakan untuk evaluasi adalah Skala Braden. Intervensi yang diberikan yaitu memiringkan subyek studi ke kanan dan kiri kemudian mengoleskan minyak zaitun ke bagian tubuh subyek studi yang berisiko mengalami decubitus. Intervensi ini dilakukan sebanyak 2 kali sehari selama 7 hari. Hasil studi kasus menunjukkan adanya peningkatan skor Braden pada kedua subyek studi setelah intervensi selama 7 hari. Kedua subjek studi yang mengalami kelumpuhan pada tungkai, kaki, dan lengan kiri setelah intervensi mampu bergerak dengan skor Braden kurang dari 18. Pemberian minyak zaitun menunjukkan dapat meningkatkan skor Braden pada kedua subyek studi. Pemberian minyak zaitun dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi non farmakologis untuk menurunkan risiko terjadinya luka dekubitus pada penderita stroke.
Penerapan terapi reminiscence terhadap peningkatan fungsi kognitif pada pasien lanjut usia dengan demensia Tsalisia, Salsabilla Putri; Al Jihad, Much Nurkharistna
Holistic Nursing Care Approach Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v5i2.16624

Abstract

Masalah yang sering dihadapi lansia adalah gangguan kognitif. Gangguan kognitif tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dicegah dengan melakukan terapi reminiscence. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penerapan terapi reminiscence terhadap gangguan kognitif pada lansia. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Studi kasus ini dilakukan pada 3 orang lansia yang memenuhi kriteria yaitu berjenis kelamin wanita, berusia lebih dari 60 tahun, terdiagnosis menderita demensia, dan menunjukkan adanya gangguan kognitif berdasarkan pengkajian dengan menggunakan Mini Mental State Exam (MMSE). Intervensi ini diberikan selama 2 minggu, sebanyak 5 sesi terapi reminiscence yang berdurasi selama 30 menit. Hasil penerapan menunjukkan bahwa skor MMSE meningkat pada subyek studi 1 dari 18 menjadi 23, subyek studi 2 dari 21 menjadi 23, dan subyek studi 3 dari 19 menjadi 24. Ketiga subyek studi mengalami perubahan fungsi kognitif setelah dilakukan terapi reminiscence dari gangguan kognitif ringan hingga fungsi kognitif normal. Terapi reminiscence dapat dilakukan pada lansia untuk meningkatkan fungsi kognitif.
Penerapan dekapan ibu pada bayi dengan tindakan imunisasi terhadap tingkat nyeri Sundari, Ayun; Mariyam, Mariyam; Pohan, Vivi Yosafianti
Holistic Nursing Care Approach Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v5i2.13198

Abstract

Imunisasi merupakan upaya untuk meningkatkan kekebalan bayi secara aktif terhadap penyakit. Imunisasi melalui suntikan menjadi salah satu sumber nyeri, sehingga perlu diberikan terapi non farmakologis yang dapat meminimalisir nyeri dengan dekapan ibu pada bayi saat imunisasi. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan terapi dekapan pada bayi dengan tindakan imunisasi terhadap tingkat nyeri. Metode studi kasus ini adalah metode deskriptif melalui penerapan Evidence Based Nursing Practice dengan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek studi kasus terdiri dari 3 bayi sehat berusia 0-9 bulan yang dilakukan imunisasi. Alat ukur yang digunakan adalah FLACC. Intervensi yang diberikan berupa terapi dekapan ibu pada bayi. Hasil studi didapatkan subjek studi 1 diberikan imunisasi DPT 3 dibagian femur dan Polio 3 dibagian deltoid. Subjek studi 2 diberikan imunisasi Campak secara intramuskular dan Polio 4 dibagian deltoid. Subjek studi 3 diberikan imunisasi Campak secara intramukular dan Polio 4 dibagian deltoid. Respon nyeri saat dilakukan imunisasi pada ketiga subyek studi menunjukkan nyeri sedang dengan ekspresi meringis, menendang, menggeliat, dan menangis, selanjutnya bayi dapat ditenangkan dengan pelukan. Intervensi dekapan ibu dapat mengurangi tingkat nyeri pada bayi yang diberikan imunisasi. Upaya ini dapat meminimalisir reaksi nyeri yang dirasakan bayi seperti mengurangi rengekan, lama tangisan bayi, dan bayi dapat ditenangkan dengan pelukan. 
Penerapan terapi dzikir dalam menurunkan nyeri dada pada pasien Acute Coronary Syndrome di ruang Instalasi Gawat Darurat Choirunnissa, Hanifah; Chanif, Chanif; Baidhowy, Arief Shofyan
Holistic Nursing Care Approach Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v5i2.15679

Abstract

Penyakit Acute Coronary Syndrome (ACS) menjadi suatu keadaan gawat darurat akibat tersumbatnya arteri koroner sehingga aliran darah yang menuju ke jantung akan berhenti secara tiba-tiba dan jaringan akan mati. Kondisi ini akan menimbulkan adanya rasa nyeri dada. Nyeri dada akan mempengaruhi kondisi fisik maupun psikologis penderita, sehingga perlu intervensi untuk mengurangi nyeri yang dirasakan. Salah satu intervensi non farmakologis yaitu menggunakan terapi dzikir. Tujuan studi kasus adalah untuk melakukan penerapan terapi dzikir yang dikombinasikan dengan terapi farmakologis untuk  menurunkan nyeri dada pada pasien ACS. Metode yang digunakan deskriptif studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek studi kasus adalah 3 pasien ACS dengan kriteria mengalami nyeri dada skala 4-6, berusia 55-65 tahun, beragama Islam, dan memperoleh terapi farmakologis aspirin. Intervensi terapi dzikir ini dilakukan sebanyak satu kali dengan durasi selama selama 17 menit setelah pemberian obat farmakologis. Skala nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian terapi dzikir. Hasil studi kasus menunjukkan ketiga subyek studi mengalami penurunan skala nyeri sebelum diberikan terapi dzikir yaitu skala nyeri sedang (4-6) dan setelah pemberian terapi dzikir yaitu turun menjadi nyeri ringan (1-3). Terapi dzikir dapat digunakan sebagai salah satu penatalaksanaan kombinasi untuk menurunkan nyeri dada pada pasien ACS.
Pemberian terapi zinc dengan penambahan madu pada anak diare Haikal, Muhammad Lutfi; Sulistyawati, Erna; Alfiyanti, Dera
Holistic Nursing Care Approach Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v5i2.15714

Abstract

Diare merupakan suatu keadaan dimana konsistensi feses lembek, tidak berbentuk atau cair bahkan dapat berupa air saja dengan frekuensi biasanya 3 kali atau lebih dalam sehari. Pemberian terapi zinc dengan penambahan madu dapat dijadikan sebagai salah satu terapi non farmakologis pada anak diare. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penerapan pemberian terapi zinc dengan penambahan madu pada anak diare. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Studi kasus dilakukan pada 3 anak yang dirawat di Rumah Sakit Roemani Semarang. Kriteria subyek studi yaitu anak yang berusia 1-5 tahun, anak yang menderita diare, dan mendapatkan terapi zinc. Pemberian terapi dilakukan sebanyak 4 kali sehari selama 3 hari. Intervensi dilakukan dengan penambahan madu sebanyak 5cc/ml zink. Hasil studi kasus ini menunjukkan adanya penurunan frekuensi dan konsistensi feses. Pemberian terapi zinc dengan penambahan madu pada anak diare dapat memperbaiki konsistensi feses dan mengurangi frekuensi buang air besar.

Page 1 of 1 | Total Record : 6