cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcssb@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcssb@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series : Syariah Banking
ISSN : -     EISSN : 28282574     DOI : https://doi.org/10.29313/bcssb.v2i2
Core Subject : Religion, Economy,
Bandung Conference Series Syariah Banking (BCSSB) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta  berfokus pada Perbankan Syariah dengan ruang lingkup adalah Agreement,  Akad, Syirkah, Ba’i Salam,  Bank Syariah,  Etika Bisnis, Fatwa DSN-MUI, Fikih Muamalah,  Gharamah, Investment,  Inflation,  Jaminan, KPS MUI Fatwah,  Lelang, Mudharabah,  Penyelesaian Sengketa, Piutang, Modal, Qardh Pola konsumsi,  Sewa-Menyewa, Sukuk,  Tasir Al-jabari, Zakat Perdagangan, Surrogacy Sukuk Ritel, Mudharabah,  Fikih Muamalah.  Jurnal ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Unisba. Artikel yang dikirimkan ke jurnal ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "181-190" : 1 Documents clear
Kesadaran, Pengetahuan, dan Motivasi terhadap Keputusan Menggunakan Layanan Keuangan Syariah Khoerunnisa Nuraisyah Jamilah; Yayat Rahmat Hidayat; Nanik Eprianti
Bandung Conference Series: Syaria Banking 181-190
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v5i2.25170

Abstract

Abstract. The shift toward Islamic financial behavior among Muslim youth is often assumed to be driven mainly by religious awareness. This study examines the effect of religious awareness, Islamic financial knowledge, and religious-economic motivation on the decision to use Islamic financial services among alumni of Darul Arqam Muhammadiyah Garut, class of 2022. Using a quantitative survey method, data were collected from 122 respondents (Slovin formula, 5% margin of error, population of 175) through a Likert-scale questionnaire, then analyzed using multiple linear regression. The results show that Islamic financial knowledge (β = 0.522) and religious-economic motivation (β = 0.361) have a significant positive effect on the decision, while religious awareness has a significant negative effect (β = −0.147, p = 0.021). Simultaneously, the three variables significantly affect the decision (F = 25.015, p < 0.001) and explain 38.9% of its variance (R² = 0.389). The negative effect of religious awareness suggests that highly religious respondents tend to critically evaluate the sharia compliance of financial products rather than adopt them uncritically. These findings imply that religiosity alone is insufficient to drive Islamic financial inclusion without adequate financial literacy. Abstrak. Pergeseran perilaku keuangan generasi muda Muslim ke arah layanan keuangan syariah kerap diasumsikan semata didorong oleh kesadaran religius. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kesadaran religius, pengetahuan keuangan syariah, dan motivasi keagamaan dan ekonomi terhadap keputusan menggunakan layanan keuangan syariah pada alumni Darul Arqam Muhammadiyah Garut angkatan 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan dari 122 responden (rumus Slovin, margin of error 5%, populasi 175 orang) melalui kuesioner skala Likert, lalu dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan syariah (β = 0,522) dan motivasi keagamaan dan ekonomi (β = 0,361) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan, sedangkan kesadaran religius justru berpengaruh negatif dan signifikan (β = -0,147, p = 0,021). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan (F = 25,015, p < 0,001) dan mampu menjelaskan 38,9% variasinya (R² = 0,389). Pengaruh negatif kesadaran religius mengindikasikan bahwa responden dengan kesadaran religius tinggi justru bersikap kritis terhadap kesesuaian syariah produk keuangan, bukan menerimanya begitu saja. Temuan ini menunjukkan bahwa religiusitas semata tidak cukup untuk mendorong inklusi keuangan syariah tanpa disertai literasi keuangan yang memadai.

Page 1 of 1 | Total Record : 1