cover
Contact Name
Hendra Rustiawan
Contact Email
jurnal_keolahragaan@unigal.ac.id
Phone
+6282214951874
Journal Mail Official
jurnal_keolahragaan@unigal.ac.id
Editorial Address
Jl. RE. Martadinata No.150 Kabupaten Ciamis - Jawa Barat - Indonesia
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keolahragaan
Published by Universitas Galuh
ISSN : 24432075     EISSN : 27150062     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/jkor.v8i2.7362
Jurnal Keolahragaan merupakan jurnal saintifik yang terbit setiap bulan April dan Oktober. Untuk versi cetak mulai terbit bulan April tahun 2015 dan pada tahun 2019 Jurnal Keolahragaan menerbitkan versi online. Misi Jurnal Keolahragaan adalah menjadi publisher artikel dalam bidang pendidikan jasmani dan keolahragaan yang memiliki reputasi baik nasional maupun internasional. Jurnal Keolahragaan mempublikasikan artikel terkait bidang: 1. Ilmu keolahragaan termasuk biomekanika olahraga 2. Fisiologi Olahraga 3. Sosiologi Olahraga 4. Psikologi Olahraga 5. Aktivitas Fisik 6. Pendidikan Jasmani
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2020): Oktober" : 6 Documents clear
Dampak Latihan Hammer Curl dengan Latihan Barbell Curl terhadap Peningkatan Volume Otot Biceps Brachii Hendra Rustiawan; Nana Sutisna
Jurnal Keolahragaan Vol 6, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.303 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v6i2.4931

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini bahwa banyak variasi latihan beban dalam memperbesar volume otot lengan atas terutama otot biceps brachii, sekaligus otot yang paling banyak berkontraksi ketika melakukan latihan beban pada otot bagian lain atau lengan adalah media untuk melatih otot pada tubuh bagian atas. Sehingga kerja otot lengan atas terutama otot biceps brachii cukup banyak untuk itu membutuhkan energi yang lebih dibandingkan dengan otot lain.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen karena dalam penelitian ini dilaksanakan pelatihan selama dua bulan. Pengolahan data yang dipergunakan adalah SPSS seri 22 menggunakan analisis pair sample t-test dan independent sample t-test. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 40 orang mahasiswa Pendidikan Jasmani angkatan 2011 hasil dari teknik purposive sampling. Rata-rata tes awal kelompok hammer curl adalah 15.20, dan rata-rata tes akhir adalah 16.20, sedangkan rata-rata tes awal kelompok barbell curl adalah 15.93 dan rata-rata tes akhir adalah 17.86. Serta terdapat pengaruh yang signifikan dari proses latihan hammer curl terhadap peningkatan volume otot biceps brachi dengan nilai probabilitas (sig.) 0.000 < 0.05. Terdapat pengaruh yang signifikan dari proses latihan barbell curl terhadap peningkatan volume otot dengan nilai probabilitas (sig.) 0.000 < 0.05. Maka hasil penelitian hammer curl dan barbell curl menunjukan adanya pengaruh yang nyata (signifikan) terhadap peningkatan volume otot pada mahasiswa Pendidikan Jasmani angkatan 2011.The background in this study was that many variations of weight training in increased the volume of the upper arm muscles, especially the biceps brachii muscle, as well as the muscles that contract the most when doing weight training on other muscles or arms are the medium for training muscles in the upper body. So that the work of the upper arm muscles, especially the biceps brachii muscle, is quite a lot for it requires more energy than other muscles. The research method used was an experimental method because in this study, training was carried out for two months. The data processing used was SPSS 22 series using pair analysis. sample t-test and independent sample t-test. The number of samples used was 40 Physical Education students class of 2011 as a result of the purposive sampling technique. The mean of the baseline hammer curl group was 15.20, and the mean of the final test was 16.20, while the mean of the baseline barbell curl group was 15.93 and the mean of the final test was 17.86. And there is a significant effect of the hammer curl training process on the increase in the volume of the biceps brachii muscle with a probability value (sig.) Of 0.000 <0.05. There is a significant effect of the barbell curl training process on the increase in muscle volume with a probability value (sig.) Of 0.000 <0.05. So the results of the hammer curl and barbell curl research showed a significant (significant) effect on the increase in muscle volume in 2011 Physical Education students
Pengaruh Model Pembelajaran (Kooperatif & Konvensional) dan Jenis Kelamin terhadap Keterampilan Sosial Siswa Risma Risma
Jurnal Keolahragaan Vol 6, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.196 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v6i2.4973

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah model pembelajaran dan jenis kelamin (gender) memberikan pengaruh terhadap keterampilan sosial siswa, serta untuk melihat apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran dan jenis kelamin terhadap keterampilan sosial.  Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Labschool UPI Tahun Ajaran 2013/2014. Sampel penelitian berjumlah 56 orang terbagi menjadi dua kelompok yakni N=28 sebagai kelas kooperatif (eksperimen) dan N=28 sebagai kelas konvensional sebagai kelompok kontrol. Jumlah pertemuan adalah 8 kali pertemuan dimana satu kali pertemuan adalah 2 x 40 menit. Keterampilan siswa diukur dengan menggunakan instrumen keterampilan sosial yang diadaptasi dari Social Skill Rating Scale yang dikembangkan oleh Gresham, F.M., & Elliott, S.N. (1990). Data yang dikumpulkan ketika pretest dan posttest diolah dengan SPSS 18 menggunakan analisis uji ANCOVA Faktorial. Dari hasil penelitian, didapatkan hasil yakni nilai rata-rata kelompok laki-laki kelas kooperatif (41,90) sedangkan rata-rata kelompok perempuan adalah (42,29). Untuk kelas konvensional (kontrol), nilai rata-rata kelompok laki-laki (37,26) dan untuk kelompok perempuan (35,38). Hasil uji ANCOVA Faktorial, diketahui bahwa nilai Sig. model (0,006) <0,05. Sedangkan nilai Sig. gender (0,078) >0,05. Untuk nilai Sig. gender*model (0,231) >0,05. Kesimpulannya adalah model pembelajaran koperatif  berpengaruh signifikan terhadap keterampilan sosial siswa, sedangkan gender tidak berpengaruh signifikan terhadap keterampilan sosial siswa. selain itu dari hasil penelitian diketahui bahwa tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan gender terhadap keterampilan sosial siswa.The purpose of this study was to see whether the learning model and gender (gender) had an influence on students' social skills, and to see whether there was an interaction between learning models and gender on social skills. The sample of this research was students of class VII of the Junior High School Labschool UPI in the 2013/2014 academic year. The research sample consisted of 56 people divided into two groups, namely N = 28 as the cooperative class (experiment) and N = 28 as the conventional class as the control group. The number of meetings is 8 meetings where one meeting is 2 x 40 minutes. Students' skills are measured using a social skill instrument adapted from the Social Skill Rating Scale developed by Gresham, F.M., & Elliott, S.N. (1990). Data collected during the pretest and posttest were processed with SPSS 18 using factorial ANCOVA test analysis. From the results of the study, the results obtained were the average value of the cooperative class male group (41.90) while the female group average was (42.29). For the conventional class (control), the mean score for the male group (37.26) and for the female group (35.38). The ANCOVA factorial test results show that the Sig. model (0.006) <0.05. Meanwhile, the Sig. gender (0.078)> 0.05. For the Sig. gender * model (0.231)> 0.05. The conclusion is that the cooperative learning model has a significant effect on students 'social skills, while gender has no significant effect on students' social skills. Besides that, from the research results it is known that there is no interaction between the learning model and gender on students' social skills.
Meningkatkan Kesegaran Jasmani Melalui Pendekatan Bermain dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani pada Siswa Kelas VIII SMP 04 Kecamatan Sungai Kakap Rovi Pahliwandari
Jurnal Keolahragaan Vol 6, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.982 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v6i2.4933

Abstract

Pendidikan Jasmani adalah suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan, perilaku hidup sehat, aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi. Pengalaman belajar yang disajikan akan membantu siswa untuk memahami mengapa manusia bergerak dan bagaimana cara melakukan gerakan yang aman, efisien, dan efektif. Penelitian ini bertujuan : (1) mengetahui perbedaan tingkat kesegaran jasmani siswa yang diajar dengan model pembelajaran dengan pendekatan bermain dalam pendidikan jasmani, (2) mengetahui seberapa banyak perbedaan tingkat kesegaran jasmani siswa yang diajar dengan model pembelajaran dengan pendekatan bermain dalam pendidikan jasmani. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang merupakan suatu siklus yang terdiri atas : adanya masalah-rencana tindakan-pelaksanaan tindakan-evaluasi dan refleksi. Subyek yang digunakan sebanyak 41 siswa. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Banyak faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kesegaran jasmani seseorang, salah satunya adalah melalui aktivitas jasmani. (2) pendidikan jasmani dapat digunakan sebagai bentuk kegiatan siswa dalam upaya menjaga dan meningkatkan kesegaran jasmani (3) Dalam proses pendidikan jasmani diperlukan adanya modifikasi dan variasi pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan model pembelajaran dengan pendekatan bermain dalam pembelajaran ada dampak perubahan motivasi dan sekaligus tingkat kesegaran jasmani siswa. Hal ini disebabkan karena mereka dapat belajar sambil bermain. Dengan kegiatan ini pula kemampuan kognitif, afekfif dan psikomotorik siswa dapat berkembangPhysical education was a learning process through physical activities designed to improve physical fitness, develop motor skills, knowledge, healthy living behavior, be active, sportsmanship, and emotional intelligence. The learning experiences presented will help students to understand why humans move and how to carry out movements safely, efficiently, and effectively. This study aims to: (1) find out the differences in the physical fitness level of students who are taught with the learning model with the play approach in physical education, (2) find out how many differences in the physical fitness level of students taught by the learning model with the play approach in physical education. This study uses a classroom action research method which is a cycle consisting of: there is a problem-action plan-action-evaluation and reflection. The subjects used were 41 students. The results of the study concluded that: (1) There are many factors that can affect a person's physical fitness level, one of which is through physical activity. (2) physical education can be used as a form of student activity in an effort to maintain and improve physical fitness. (3) In the physical education process, modification and variation of learning is required. The results of this study indicate that with the learning model with a play approach in learning there is an impact of changes in motivation and at the same time the level of physical fitness of students. This is because they can learn while playing. With this activity, students' cognitive, affective and psychomotor abilities can also develop.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Sepak Bola Siswa Melalui Metode Demonstrasi Wasingun Wasingun
Jurnal Keolahragaan Vol 6, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.837 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v6i2.4934

Abstract

Sebuah penelitian tindakan kelas telah dilaksanakan di kelas VA SD Negeri 1 Pamarican tahun pelajaran 2019/2020 yaitu menerapkan metode demonstrasi dalam mata pelajaran PJOK pada kompetensi sepak bola. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembelajaran melalui metode demonstrasi untuk meningkatkan kemampuan sepak bola siswa kelas VA SD Negeri 1 Pamarican tahun pelajaran 2019/2020 dan untuk mengetahui efektifitas metode demonstrasi untuk meningkatkan kemampuan sepak bola siswa kelas VA SD Negeri 1 Pamarican tahun pelajaran 2019/2020. Variabel yang menjadi sasaran perubahan dalam penelitian ini adalah kemampuan sepak bola siswa kelas VA SD Negeri 1 Pamarican tahun pelajaran 2019/2020, sedangkan variabel tindakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode demonstrasi. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berlangsung dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VA SD Negeri 1 Pamarican tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 24 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Data hasil observasi dianalisis secara kualitatif. Teknik analisis data terdiri dari tiga tahap pokok, yaitu reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan. Data yang terkumpul menyatakan bahwa metode demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan sepak bola siswa kelas VA SD Negeri 1 Pamarican tahun pelajaran 2019/2020. Dari data yang dikumpulkan dari tindakan pra siklus, siklus 1, dan siklus 2, peneliti melihat adanya peningkatan dalam jumlah persentase siswa yang mendapat nilai di atas KKM sebesar 87.5%. Sedangkan peningkatan yang terjadi pada persentase penguasaan materi adalah sebesar 27.5%.A classroom action research has been carried out in the VA class of SD Negeri 1 Pamarican in the 2019/2020 academic year, namely applying the demonstration method in PJOK subjects on football competence. The purpose of this study was to describe the learning process through the demonstration method to improve the football skills of the VA class students of SD Negeri 1 Pamarican for the 2019/2020 academic year and to determine the effectiveness of demonstration methods to improve the football skills of VA class students of SD Negeri 1 Pamarican in the 2019/2020 academic year 2020. The variable that is the target of change in this study is the football ability of the VA class students of SD Negeri 1 Pamarican in the 2019/2020 school year, while the action variable used in this study is the demonstration method. The form of this research is classroom action research which takes place in two cycles. Each cycle consists of 4 stages, namely planning, implementing actions, observing and reflecting. The research subjects were 24 students of class VA SD Negeri 1 Pamarican in the 2019/2020 academic year. The data collection techniques used were observation and tests. Observation data were analyzed qualitatively. The data analysis technique consists of three main stages, namely data reduction, data exposure and drawing conclusions. The data collected states that the demonstration method can improve the football skills of VA class students of SD Negeri 1 Pamarican for the 2019/2020 school year. From the data collected from the pre-cycle action, cycle 1, and cycle 2, the researcher saw an increase in the percentage of students who scored above the KKM by 87.5%. Meanwhile, the increase in the percentage of mastery of the material was 27.5%.
Perbandingan Hasil Latihan Lari Shuttle Run Dengan Latihan Shadow Terhadap Kelincahan Footwork Pada Cabang Olahraga Bulutangkis Gani Kardani; Hendra Rustiawan
Jurnal Keolahragaan Vol 6, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.744 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v6i2.4935

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan shuttle run dan latihan shadow terhadap kelincahan footwork pada permainan bulutangkis (Eksperimen pada siswa ekstrakulikuler bulutangkis SMPNegeri 2 Ciawi - Tasikmalaya). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Kegiatan latihan ini dilakukan selama 16 kali pertemuan. Populasi penelitian adalah siswa ekstrakulikuler bulutangkis SMP Negeri 2 Ciawi -Tasikmalaya. Jumlah populasi sebanyak 40 orang. Sampel penelitian sebanyak 30 orang yang di ambil secara random melalui teknik undian. Sampel dibagi menjadi dua bagian masing-masing kelompok berjumlah 15 orang. Instrumen penelitian dilakukan dengan tes lari zig – zag Run yang dilakukan pada tes awal dan tes akhir. Hasil penelitian menujukan bahwa kedua bentuk latihan shuttle run dan shadow sama efektifnya terhadap kelincahan footwork pada permainan bulutangkis siswa ekstrakulikuler bulutangkis SMP Negeri 2 Ciawi-Tasikmalaya. Untuk meningkatkan kelincahan footwork pada siswa ekstrakulikuler bulutangkis di SMP Negeri 2 Ciawi - Tasikmalaya disarankan agar menggunakan bentuk latihan shadow. Karena pengaruhnya lebih berarti dibandingkan dengan latihan shuttle run. The purpose of this study was to determine the effect of Shuttle Run and Shadow training on footwork agility in badminton (Experiments on badminton extracurricular students at Junior High School 2 Ciawi - Tasikmalaya). This research was used experimental method. This training activity was carried out for 16 meetings. The study population was the students of the badminton extracurricular activities at SMP Negeri 2 Ciawi-Tasikmalaya. The total population were 40 people. The research sample were 30 people who were taken randomly through a lottery technique. The sample was divided into two parts, each group totaling 15 people. The research instrument was carried out by the Zig-zag Run test which was carried out on the initial test and the final test. The results showed that the two forms of Shuttle Run and Shadow exercises were equally effective against the agility of footwork in badminton extracurricular games for students at SMP Negeri 2 Ciawi - Tasikmalaya. To improve footwork agility in badminton extracurricular students at SMP Negeri 2 Ciawi - Tasikmalaya, it is suggested to use a form of shadow exercise. Because the effect is more meaningful than the Shuttle Run practice.
Pengaruh Latihan Handstand Diluruskan Dengan Bangku Terhadap Peningkatan Keterampilan Handstand Dalam Senam Lantai Ucu Abdul Ropi
Jurnal Keolahragaan Vol 6, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.896 KB) | DOI: 10.25157/jkor.v6i2.4936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa pengaruh latihan handstand diluruskan dengan bangku terhadap peningkatan keterampilan handstand dalam senam lantai pada siswa SMA Negeri 1 Langkap Lancar. Sesuai dengan tujuan penelitian di atas, maka penulis menggunakan metode eksperimen dengan “One Group Pre Test Post Test Design”. Populasi dan sampel  penelitian ini adalah siswa putra kelas XI SMA Negeri 1 Langkap Lancar yang berjumlah 55 orang, dari populasi tersebut yang dijadikan sampel sebanyak 17 orang dengan teknik purposive sampling, yaitu siswa yang memiliki penguasaan cukup dalam keterampilan handstand. Instrumen penelitian yang digunakan sebagai pengumpul data  adalah tes hasil pembelajaran hands stand berdasarkan format penilaian KTSP. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data dari penelitian yang penulis lakukan, maka penulis dapat mengambil beberapa kesimpulan sebagai langkah akhir dari penelitian sebagi berikut; Latihan  Handstand diluruskan dengan bangku memiliki nilai t-hitung sebesar 4,65 lebih besar daripada t-tabel 1,70 dalam taraf nyata 0,95 dengan dk= 18 atau dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan menggunakan Handstand diluruskan dengan bangku terhadap hasil peningkatan handstand dalam senam lantai pada siswa SMA Negeri 1 Langkap Lancar. Guna mengembangkan kemampuan yang lebih luas serta hasil dalam proses pembelajaran di sekolah yang lebih baik. Penulis menyarankan kepada para pelatih/guru-guru penjaskes, untuk memperhatikan dan memberikan program latihan untuk pengembangan kondisi fisik dalam proses kegiatan pembelajaran dengan baik sehingga tujuan dari belajar penjaskes akan tercapai.This study aims to determine the effect of the handstand exercise straightened with a bench on the improvement of handstand skills in floor exercise among students of SMA Negeri 1 Langkap Lancar. In accordance with the research objectives above, the authors used an experimental method with "One Group Pre Test Post Test Design". The population and sample of this study were male students of class XI SMA Negeri 1 Langkap Lancar, amounting to 55 people, from that population 17 people were sampled by purposive sampling technique, namely students who had sufficient mastery of handstand skills. The research instrument used as a data collector was a hands-stand test results based on the KTSP assessment format. Based on the results of processing and data analysis from the research the author did, the authors can draw some conclusions as the final step of the research as follows; Handstand exercise straightened with a bench has a t-count value of 4.65, greater than t-table 1.70 in the real level of 0.95 with dk = 18 or it can be stated that there is a significant effect of using a straightened handstand with a bench on the results of improvement handstand in floor exercise for students of SMA Negeri 1 Langkap Lancar. In order to develop broader abilities and results in the learning process in better schools. The author suggests the trainers / physical education teachers to pay attention and provide training programs for the development of physical conditions in the process of learning activities properly so that the objectives of learning physical education will be achieved. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6