cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsa@unisba.ac.id
Phone
+6285861147523
Journal Mail Official
bcsa@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Accountancy
ISSN : -     EISSN : 2828254X     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsa.v2i2
Core Subject : Economy,
Bandung Conference Series Accountancy (BCSA) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Akuntansi dengan ruang lingkup sebagai berikut, Agresivitas pajak profitabilitas, Akuntansi Manajemen Lingkungan, Audit Internal Current Ratio, Auditors performance likuiditas, Corporate Social Responsibility, Financial Performance, Good Corporate Governance, Inovasi produk audit structure, Investor Reaction, kepatuhan wajib pajak, Kinerja Karyawan, Kinerja Manajerial, Kualitas Laporan Keuangan, leadership style, leverage, Metode FAST, Nilai Perusahaan, Perancangan Sistem Informasi Analisis, Produksi Total Quality Management and Quality of Public Services, Profitabilitas Pengungkapan CSR dan Sistem Informasi, Proper, Rasio Solvabilitas, ROA Poliklinik Perawatan, Role conflict, Sanksi Pajak, Sistem informasi pelayanan, Struktur Modal, Tax Amnesty, Tingkat Profitabilitas, ukuran perusahaan, Rasio Likuiditas. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "407-418" : 1 Documents clear
Determinasi Faktor Pengungkapan Aset Biologis Perusahaan Agrikultur Sektor Perkebunan Era Fasira Tangirerung; Camelia Verahastuti; Tyas Riris Nurdiansyah
Bandung Conference Series: Accountancy 407-418
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsa.v6i2.26008

Abstract

Abstract. This study examines the influence of Biological Asset Intensity (BAI), Firm Size, and Ownership Concentration on the disclosure of biological assets in plantation sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2021–2025. PSAK 241 requires adequate disclosure of biological assets due to their unique nature, namely continuous biological transformation that affects the company’s economic value. However, disclosure practices vary across companies, which are suspected to be influenced by internal firm factors. The research employs a quantitative approach using panel data regression analysis. The sample was determined through purposive sampling, resulting in 19 plantation companies. Data were obtained from annual reports and audited financial statements, with testing conducted through model selection, classical assumption tests, t-tests (partial), and F-tests (simultaneous) using EViews 12 software. The findings reveal that BAI does not have a significant effect on biological asset disclosure. Firm size has a positive and significant effect, indicating that larger companies tend to be more transparent in presenting information. Ownership concentration also shows a positive and significant effect, as the dominance of majority shareholders encourages companies to improve disclosure quality to safeguard investment value and market trust. Collectively, the three variables have a significant simultaneous effect on biological asset disclosure. Abstrak. Penelitian ini mengkaji pengaruh Intensitas Aset Biologis (BAI), Ukuran Perusahaan, dan Konsentrasi Kepemilikan terhadap pengungkapan aset biologis pada perusahaan sub-sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2025. PSAK 241 menuntut pengungkapan aset biologis secara memadai karena sifatnya yang unik, yaitu mengalami transformasi biologis berkelanjutan yang memengaruhi nilai ekonomi perusahaan. Namun, praktik pengungkapan antarperusahaan masih berbeda, sehingga diduga dipengaruhi oleh faktor internal perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling di mana menghasilkan 19 sampel perusahaan Data diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan auditan perusahaan perkebunan, dengan pengujian melalui pemilihan model terbaik, uji asumsi klasik, uji t (parsial), dan uji F (simultan) menggunakan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAI tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan aset biologis. Ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan, di mana perusahaan besar lebih transparan dalam menyajikan informasi. Konsentrasi kepemilikan juga berpengaruh positif dan signifikan, karena dominasi pemegang saham mayoritas mendorong perusahaan meningkatkan kualitas pengungkapan untuk menjaga nilai investasi dan kepercayaan pasar. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan aset biologis.

Page 1 of 1 | Total Record : 1