Bandung Conference Series: Pharmacy
Bandung Conference Series: Pharmacy (BCSP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Farmasi dengan ruang lingkup Airlock system Kanker, Alcohol, Antelmintik, Antigastritis drugs, Antioksidan, Artemia franciscana, Ascaris suum, Cacing babi (Ascaris suum Goeze), Contact Bioautography TLC, Daun cincau hijau (Cyclea barbata Miers), Daun kelor (Moringa oleifera Lam), Diabetes mellitus, DPPH Flavonoid, Fenilpropanolamin, Fermentasi, Flavonoid, Flavonol,Iles-iles, Isolasi, Lichen, Malassezia furfur, Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), Obat antidiabetes (OAD) Propionibacterium acnes, Obat tradisional, Parkia Speciosa Antibakteri, Pektin, Propionibacterium Acnes, Pseudoefedrin, Saccharomyces Cerevisiae, Spektrofotometri uv sinar tampak, Staphylococcus epidermidis, uji aktivitas antibakteri, Uji sitotoksik, Usnea baileyi. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles
1 Documents
Search results for
, issue
"95 - 104"
:
1 Documents
clear
Optimasi Isolasi Albumin dari Belut (Monopterus Albus) Menggunakan Metode Heating Shock
Aqilah Adelingga Wijaya;
Bertha Rusdi;
Arlina Prima Putri
Bandung Conference Series: Pharmacy 95 - 104
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcsp.v6i2.24540
Abstract. The swamp eel (Monopterus albus) is a potential source of albumin that can be developed as a raw material for albumin isolation. This study aimed to optimize the isolation of albumin from swamp eel using the heat-shock method with variations in temperature and heating time. Optimization was carried out using Response Surface Methodology (RSM) where temperature and time served as variables and albumin yield as the response variable. The results showed that temperature had a significant effect on albumin yield (p<0.05), whereas heating time and the interaction between temperature and time had no significant effect (p>0.05). The optimum condition for albumin isolation was predicted to be at a temperature of 80°C and a heating time of 75 minutes, resulting in an albumin yield 0,4546 %. SDS-PAGE analysis showed the presence of a protein band in the 60–72 kDa range, which was presumed to be albumin based on its molecular weight of approximately 66–67 kDa. Therefore, temperature was identified as the most influential factor affecting albumin isolation using the heat-shock method. Abstrak. Belut (Monopterus albus) merupakan salah satu sumber albumin yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku isolasi albumin. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi isolasi albumin dari belut menggunakan metode heat shock dengan variasi suhu dan waktu pemanasan. Optimasi dilakukan menggunakan Response Surface Methodology (RSM) dengan suhu dan waktu sebagai variabel serta rendemen albumin sebagai respons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu berpengaruh signifikan terhadap rendemen albumin (p < 0,05), sedangkan waktu dan interaksi suhu-waktu tidak berpengaruh signifikan (p > 0,05). Kondisi optimum isolasi albumin diprediksi pada suhu 80 °C dan waktu 75 menit dengan rendemen sebesar 0,4546%. Hasil identifikasi menggunakan SDS-PAGE menunjukkan adanya pita protein pada kisaran 60–72 kDa yang diduga merupakan albumin, sesuai dengan rentang berat molekul albumin sekitar 66–67 kDa. Dengan demikian, suhu merupakan faktor yang paling berpengaruh dalam proses isolasi albumin menggunakan metode heat shock.