cover
Contact Name
Yuniar Hajar Prasekti
Contact Email
agribisfp@gmail.com
Phone
+6281357357676
Journal Mail Official
mufida.yeahhh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Mangunsarkoro Beji Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Agribis
ISSN : 19787901     EISSN : 27978109     DOI : https://doi.org/10.36563/agribis
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agribis diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Tulungagung. Menerima artikel ilmiah kajian tentang ekonomi pertanian dan agribisnis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2018)" : 5 Documents clear
ANALISA KELAYAKAN USAHA KERUPUK SAPI DAN KERUPUK KERBAU Yuniar Hajar Prasekti
Jurnal AGRIBIS Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.485 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetahui besar nilai dari penerimaan, biaya, keuntungan, efisiensi dan profitabilitas usaha kerupuk kulit sapi dan kerupuk kulit kerbau di desa Sembung kecamatan Tulungagung kabupaten Tulungagung.Metode dasar dari penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Penentuan daerah sampel dilakukan dengan cara sengaja ( purposive ) yaitu di desa Sembung kecamatan Tulungagung kabupaten Tulungagung. Di desa tersebut dipilih sebagai daerah penelitian karena terdapat kegiatan usaha pembuatan kerupuk kulit sapi dan kerupuk kulit kerbau. Pengambilan jumlah sampel responden dilakukan dengan cara sensus yakni dengan mencatat semua responden. Adapun jumlah responden sebanyak tiga orang. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan pencatatan.Hasil penelitian selama April 2016 menunjukkan, bahwa rata-rata penerimaan yang diterima para responden sebagai pengusaha produsen kerupuk kulit sapi dan kerupuk kulit kerbau adalah sebesar Rp. 45.180.333,33, sedangkan untuk rata-rata biaya total yang telah dikeluarkan dalam kegiatan usaha sebaesar Rp. 33.008.123,59, dan untuk rata-rata keuntungan yang diperoleh adalah sebesar Rp. 11.838.876,41. Usaha kerupuk kulit sapi dan kerupuk kulit kerbau di desa Sembung termasuk menguntungkan dengan nilai profitabilitas sebesar 36 %.Usaha produksi kerupuk kulit sapi dan kulit kerbau di desa Sembung kecamatan Tulungagung kabupaten Tulungagung adalah termasuk usaha yang efisien ditunjukkan dengan hasil perhitungan R/C rasio lebih dari satu yaitu sebesar 1,37 yang didapat dari hasil perbandingan antara rata-rata penerimaan total dengan rata-rata biaya total yang dikorbankan.
STUDI KELAYAKAN USAHA TANI CABAI MERAH DI DESA KACANGAN KECAMATAN NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG Herry Nur Faisal
Jurnal AGRIBIS Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.837 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keuntungan usaha tani cabai merah dan untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha tani cabai merah di Desa Kacangan Kecamatan Ngunut Kabupaten  Tulungagung. Metode analisa data menggunakan dua cara yaitu analisa finansial dan analisa deskriptif. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah 1. usaha tani cabe merah seluas satu ha selama enam bulan menguntungkan. 2. usaha tani cabai merah seluas satu Ha selama enam bulan layak di usahakan. 
EVALUASI KEBIJAKAN PENGENTASAN KEMISKINAN DALAM PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KECAMATAN REJOTANGAN KABUPATEN TULUNGAGUNG Ida Syamsu Roidah
Jurnal AGRIBIS Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.44 KB)

Abstract

Salah satu masalah yang utama dalam pembangunan di Indonesia saat ini adalah masih besarnya jumlah penduduk miskin dan pengangguran. Program-program yang selama ini dilaksanakan dalam upaya pengentasan kemiskinan belum mampu memberikan dampak besar, sehingga tujuan dari pembangunan nasional terkait masalah pemerataan kesejahteraan masyarakat masih menjadi masalah yang berkepanjangan.Dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan sosial bagi keluarga rumah tangga sangat miskin (RTSM), pemerintah perlu mengeluarkan sebuah program yang dapat memberikan  bantuan bersyarat sebagai jaminan sosial untuk masyarakat miskin untuk mengakses kesehatan dan pendidikan yang mencakup kesehatan balita dan ibu hamil serta pendidikan bagi anak usia pendidikan dasar. Oleh karena itu pemerintah meluncurkan program Program Keluarga Harapan (PKH) untuk menanggulangi masalah kemiskinan. Pelaksanaan di Indonesia diharapkan akan membantu penduduk termiskin.Berkaitan dengan hal tersebut pelaksanaan Program Keluarga Harapan yang terdapat di Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung ini didasarkan pada tingginya jumlah rumah tangga miskin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Kebijakan dan memberikan bukti nyata dari Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada informan. Berdasarkan hasil penelitian melalui wawancara dan pengamatan menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung ini sudah berjalan dengan cukup baik. Hal Ini dapat dilihat dari setiap tahapan proses pelaksanaannya yang berjalan lancar.
EVALUASI PROGRAM SEKOLAH LAPANG HAMA TERPADU (SLPHT) TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI PADI (ORYZA SATIVA SP) DAN TINGKAT PENDAPATAN PETANI Mufida Diah Lestari
Jurnal AGRIBIS Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Univeritas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.124 KB)

Abstract

Tanaman padi merupakan salah satu tanaman pangan yang  keberadaannya harus senantiasa terpenuhi, karena padi merupakan salah satu penghasil makanan pokok yaitu berupa beras bagi masyarakat Indonesia. Untuk meningkatkan produktifitas tanaman padi dan pengetahuan petani tentang pengendalian dama dan penyakit tanaman.Pemerintah Indonesia menyelenggarakan program untuk petani di Indonesia melalui SLPHT tanaman padi.Untuk mengetahui keberhasilan program tersebut maka perlu dilakukan evaluasi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian anatara pelaksanaan kegiatan program SLPHT tanaman padi di Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung dengan pedoman teknis program SLPHT tanaman padi dilihat dari komponen konteks (context), Input (masukan), proses (process) dan produk (output). Metode dasar yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study). Lokasi dalam penelitian ini adalah Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung, sedangkan pengambilan informan dilakukan dengan cara sengaja (purposive). Purposive dilakukan berdasarkan pertimbangan bahwa informan yag dibutuhkan dalam penelitian ini adalah informan yang dianggap mewakili informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Informan yang akan dipilih dalam penelitian ini antara lain anggota atau pengurus perwakilan kelopok tani, penyuluh (pelaksana SLPHT), dan petani penggerak SLPHT.Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat kesesuaian dan ketidaksesuaian pada input, proses dan produk dengan pedoman teknis. Komponen input yang sesuai dengan fasilitas dan tenaga pelaksana. Komponen proses yang sesuai adalah pertemuan musyawarah pra tanam, pertemuan mingguan dan hari lapang tani. Ketrampilan petani di bidang pengamatan OPT pada tanaman padi dan teknologi pengendaliannya secara terpadu. Peningkatan kemampuan dan ketrampilan petani dalam menganalisis agroekosistem pertanian dan peningkatan kerjasama dalam usahatani. Sedangkan komponen input yang tidak sesuai adalah materi yang disampaikan dalam kegiatan SLPHT. Komponen proses yang tidak sesuai survey lokasi dan peserta, pembinaan petani penggerak koordinasi untuk mempersiapkan hari lapang tani. Komponen produk yang tidak sesuai adalah peningkatan kualitas agroekosistem.
ANALISA EKONOMI USAHA TANI KAPRI (PISUM SATIVUM) DI DESA TRENCENG KECAMATAN SUMBERGEMPOL KABUPATEN TULUNGAGUNG Pungky Nungkat
Jurnal AGRIBIS Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.124 KB)

Abstract

Permintaan kapri dari luar negeri selalu meningkat dari tahun ketahun yaitu rata-rata 15 kontainer berisi 25 ton kapri segar setiap bulannya, sementara pasokan hanya mencapai 200 ton saja. Dari jumlah itu hanya sekitar 150 ton saja yang berkuwalitas eksport sehingga kapri masih mempunyai peluang pasar yang cukup baik bagi didalam negeri maupun luar negeri (Java Green , 2009 ).Untuk memenuhi kebutuhan sayuran kapri ditempuh melalui usaha intensifikasi dan ektensifikasi.Upaya intensifikasi dilakukan dengan peningkatan mutu budidaya sehingga diperoleh rata-rata hasil yang lebih tinggi sedangkan ektesifikasi yaitu dengan memperluas areal tanam kapri.               Upaya peningkatan produksi kapri masih terkendala dengan terbatasnya tingkat pengetahuan dan ketrampilan petani serta keterbatasan modal yang mengakibatkan produktivitasnya masih rendah. Disamping itu penggunaan faktor produksi belum sesuai dengan rekomendasi yang ditetapkan.Buah kapri selain untuk kebutuhan eksport adalah untuk berbagai kebutuhan diantaranya untuk sayuran. Masakan yang menggunakan kapri kebanyakan adalah makanan dengan pengaruh Tiongkok, seperti nasi goreng. Capcay juga sering dilengkapi dengan kapri. Sayur kapri juga dapat ditumis atau menjadi salah satu bahan dari sup.               Tanaman kapri dilahan pekarangan dan tegal dapat memberikan sumbangan pendapatan yang cukup besar dari total pendapatan keluarga di Desa Geger Kecamatan Sendang. Untuk itu diperlukan suatu analisa usaha untuk mengetahui sejauh mana tingkat keuntungan usahatani kapri sehingga diperoleh keputusan dalam menentukan jenis usaha yang akan dilakukan.   Dari hasil analisa diperoleh kesimpulan bahwa keuntungan yang diperoleh dari usahatani kapri adalah sebesar  Rp. 25.616.000,- / Ha dengan R/C ratio 1,95 

Page 1 of 1 | Total Record : 5