cover
Contact Name
Hasni Syahida
Contact Email
hsyahida@ulm.ac.id
Phone
+6287815460096
Journal Mail Official
homeostasis@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Veteran No.128 Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter
ISSN : -     EISSN : 27224333     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Homeostasis adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian yang memiliki fokus dan ruang lingkup di bidang kedokteran dan kesehatan. Tulisan-tulisan yang dimuat bisa dalam bentuk Original Research, Literature Review, ataupun Laporan Kasus. Homeostasis terbit tiga kali setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember di setiap tahunnya.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020)" : 24 Documents clear
Hubungan Faktor Sosiodemografi dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin Gaida Akmila; Syamsul Arifin; Lisda Hayatie
Homeostasis Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.463 KB)

Abstract

Abstract: Thei rate of anemiaain pregnant women still quite high especially in the city of Banjarmasin. Data from the Banjarmasin City Health Department in 2018, East Kelayan Puskesmas has the prevalence of anemia in pregnant women of 48.37%. Anemia in pregnant women”can be caused by several factors one of them being sociodemographic factors which include age, education, family income, and occupationi. The purpose of this study was to determine whether there is an association between sociodemographic factors and the occurrences of anemia in pregnant women at the East Kelayan Puskesmas in Banjarmasin. This study used an analytic observational method with crossssectional approachi. A sample of 50 respondents with a criteria of pure K1 was obtained by systematic random sampling technique. Data were analyzed using chi-square test and fisher’s exact test. The results showed age factor with a p value of 0.001, education with p value of 0.036, family income with p value 0.002 and occupation with a p value of 0.039. In conclusion, there is a significant association between sociodemographic factors with the occurrence of anemia in pregnant women at the East Kelayan Puskesmas in Banjarmasin with a p value of 0,000 and PR = 3,15. Keywords: sociodemography factors, anemia in pregnant women, age, education, family income, occupation. Abstrak: Anemia pada ibu hamil di Kota Banjarmasin masih cukup tinggi. Tahun 2018 anemia pada ibu hamil”ditemukan paling banyak di Puskesmas Kelayan Timur dengan prevalensi sebesar 48,37% menurut data dari Dinas Kesehatan Banjarmasin. Anemia pada ibu hamil disebabkan beberapa faktor salah satunya faktor sosiodemografi yang meliputi umur, pendidikan, pendapatan keluarga dan pekerjaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat hubungan faktor sosiodemografi (umur, pendidikan, pendapatan keluargaadannpekerjaan) dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin. Metode penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 50 responden ibu hamiil dengan kriteria K1 Murni diperoleh dengan teknik systematic random sampling. Data dianalisis dengan uji chi-square dan uji fisher exact dengan hasil menunjukkan faktor umuradengan nilai p 0,001, pendidikanadengan nilai p 0,036, pendapatanakeluarga dengan nilai p= 0,002, dan pekerjaanadengan nilai p=”0,039. Kesimpulan hasil ini terdapat hubungan antara faktor sosiodemografi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin dengan nilai p= (0,000) PR=3,15. Kata–kata kunci: Sosiodemografi, Anemia lbu Hamil, Umur, Pendidikan, Pendapatan Keluarga, Pekerjaan.
Uji Validitas dan Reliabilitas Benign Prostatic Hyperplasia Impact Index Versi Bahasa Indonesia Jessica Firajanti A. Kumpang; Eka Yudha Rahman; Oski Illiandri
Homeostasis Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.863 KB)

Abstract

Abstract: Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) is a chronic disease that affects quality of life. The assessment can be performed using a specific quality of life questionnaire for BPH patients, one of the questionnaires is the Benign Prostatic Hyperplasia Impact Index (BII). However, BII cannot be used in Indonesia because it has not been translated and tested for validity and reliability. The purpose of this study is to translate BII into Indonesian and assess the validity, and reliability of the Indonesian version of BII. This study is descriptive with a cross-sectional approach. The translation is carried out according to standardized guidelines. A minimum number of samples was determined by respondent-item ratio of 5:1 and was adjusted to the inclusion and exclusion criteria. The content validity was assessed by experts, construction validity was analyzed by the Pearson correlation test, and internal construction reliability was adjusted with Cronbach's alpha values. A total of 23 BPH patients were obtained as sample with a mean age of 67.13±10.61. The Indonesian version of the BII questionnaire was declared valid related to content validity and construction validity (r count=0.853-0.938, r table 0.4132, p <0.05), and was highly reliable (α= 0.908). Keywords: benign prostatic hyperplasia (BPH), benign prostatic hyperplasia impact index (BII), validity, reliability. Abstrak: Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) merupakan penyakit kronis yang dapat mengganggu kualitas hidup. Penilaian kualitas hidup dilakukan menggunakan kuesioner penilaian kualitas hidup khusus BPH, salah satunya Benign Prostatic Hyperplasia Impact Index (BII). Namun, BII belum bisa digunakan di Indonesia karena belum diterjemahkan, belum diuji validitas, dan reliabilitasnya. Tujuan penelitian ini adalah menerjemahkan BII ke dalam Bahasa Indonesia, menilai validitas, dan reliabilitasnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Penerjemahan mengikuti pedoman terstandardisasi. Besar sampel minimal sesuai respondent-item ratio 5:1 dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi.Validitas isi dinilai oleh ahli, validitas konstruksi dianalisis dengan uji korelasi Pearson, dan reliabilitas konstruksi internal dengan memperhatikan nilai Cronbach’s alpha. Total sampel 23 pasien BPH dengan rerata usia 67,13±10,61. BII versi Bahasa Indonesia valid terkait validitas isi dan konstruksi (r hitung=0,853-0,938, r tabel=0,4132, p=0,05), dan reliabilitasnya sangat tinggi (α=0,908). Kata-kata kunci: benign prostatic hyperplasia (BPH), benign prostatic hyperplasia impact index (BII), validitas, reliabilitas.
Pola Bakteri Otitis Media Supuratif Kronik Tipe Aman dan Bahaya di RSUD Ulin Banjarmasin Alya Maulida; Achmad Rofii; Noor Muthmainah
Homeostasis Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.217 KB)

Abstract

Abstract: Acute otitis media can initiate chronic suppurative otitis media (CSOM) so that the causative bacteria have in common. The accuracy of antibiotic therapy given based on the pattern of bacterial susceptibility in microbiological examination determines the success of CSOM management. The purpose of this study was to determine the bacterial pattern in safe and unsafe type of CSOM in Ulin hospital Banjarmasin. This research is a descriptive study by using accidental sampling method and 33 samples are obtained. The middle ear swab was identified conventionally and planted on growth media using Mac conkey and blood agar media then obtained 26 bacterial isolates. Bacterial pattern in safe type CSOM were shown by descriptive analysis is Staphylococcus aureus (75%), Pseudomonas aeruginosa (12,5%), Staphylococcus epidermidis (12,5%). Meanwhile in unsafe type of CSOM is Staphylococcus aureus (36%), Staphylococcus epidermidis (28%), dan Pseudomonas aeruginosa (8%). Keywords: Chronic suppurative otitis media, CSOM, safe type, unsafe, bacterial pattern Abstrak: Otitis media akut dapat mengawali otitis media supuratif kronik (OMSK) sehingga bakteri penyebabnya memiliki kesamaan. Ketepatan terapi antibiotik yang diberikan berdasarkan pola kepekaan kuman pada pemeriksaan mikrobiologi menentukan keberhasilan penatalaksanaan OMSK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola bakteri OMSK tipe aman dan bahaya di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini bersifat dekskriptif dengan menggunakan metode accidental sampling dan didapatkan 33 sampel. Swab telinga tengah diidentifikasi secara konvensional dan ditanam pada media pertumbuhan menggunakan media Mac conkey serta agar darah kemudian didapatkan 26 isolat bakteri. Pola bakteri pada OMSK tipe aman ditunjukkan oleh analisis secara deskriptif yaitu Staphylococcus aureus (75%), Pseudomonas aeruginosa (12,5%), dan Staphylococcus epidermidis (12,5%). Sedangkan pada OMSK tipe bahaya adalah Staphylococcus aureus (36%), Staphylococcus epidermidis (28%), dan Pseudomonas aeruginosa (8%). Kata-kata kunci:  Otitis media supuratif kronik, OMSK, tipe aman, bahaya, pola bakteri
Hubungan Pendidikan dan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Gizi Kurang dan Gizi Buruk pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Beruntung Raya Banjarmasin Fie Khaeriyah; Syamsul Arifin; Lisda Hayatie
Homeostasis Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.188 KB)

Abstract

Abstract: Malnutrition is a health problem, especially in developing countries. The problem of nutritional status of toddlers is influenced by several factors, namely food consumption, infection status, parenting, maternal education and environmental health. Some factors are still a problem in Beruntung Raya Public Health Center is education and parenting patterns. The purpose of this study was to determine the correlation between education and parenting patterns with incidence of malnutrition in toddlers in the Beruntung Raya Public Health Center Banjarmasin. The method of this study cross sectional approach, The number of sample were 50 participant selected by using cluster proportional random sampling. Chi-square test results showed a value of p= 0,000 for maternal education and p= 0,001 for maternal parenting which means there is a correlation between maternal education and maternal parenting with the incidence of malnutrition in toddlers in the work area of Beruntung Raya Health Center Banjarmasin.. Keywords: malnutrition, education, parenting patterns. Abstrak: Gizi kurang dan gizi buruk merupakan perkara kesehatan, terutama di negara berkembang. Masalah status gizi balita dipengaruhi oleh beberapa aspek yaitu konsumsi makanan, status infeksi, pola asuh, pendidikan ibu dan kesehatan lingkungan. Beberapa aspek yang masih menjadi permasalahan di Wilayah Kerja Puskesmas Beruntung Raya antara lain pendidikan dan pola asuh ibu. Tujuan studi ini untuk menganalisis hubungan pendidikan dan pola asuh ibu dengan kejadian gizi kurang dan gizi buruk pada balita di wilayah kerja Puskesmas Beruntung Raya Banjarmasin. Metode studi ini adalah observasional analitik menggunakan rancangan cross sectional, pengambilan sampel memakai teknik cluster proportional random sampling sebanyak 50 ibu balita. Hasil penelitian memakai uji chi-square didapatkan nilai p=0,000 untuk pendidikan dan p=0,001 untuk pola asuh. Kesimpulan terdapat adanya hubungan antara pendidikan dan pola asuh ibu dengan kejadian gizi kurang dan gizi buruk pada balita di wilayah kerja Puskesmas Beruntung Raya Banjarmasin. Kata-kata kunci:  gizi kurang dan gizi buruk, pendidikan ibu, pola asuh ibu.

Page 3 of 3 | Total Record : 24