cover
Contact Name
Mustakim
Contact Email
karajataengineering@gmail.com
Phone
+6285255853465
Journal Mail Official
jurnalkarajataengineering@umpar.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 6 Parepare, Sulawesi Selatan
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Karajata Engineering
ISSN : -     EISSN : 27755266     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JURNAL KARAJATA ENGINEERING adalah jurnal ilmiah pada bidang Teknik Sipil yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare. Jurnal KARAJATA ENGINEERING berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian pada bidang Teknik Sipil yang mencakup bidang penelitian Struktur, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi, Informatika Teknik Sipil dan bidang lain yang relevan
Articles 100 Documents
ANALISIS PERENCANAAN GEDUNG PERPUSTAKAAN STAIN PAREPARE DENGAN MENGGUNAKAN MODIFIKASI METODE FLAT SLAB Mustakim, Mustakim; Muhammad, Saing
Jurnal Karajata Engineering Vol. 1 No. 2 (2021): 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.085 KB) | DOI: 10.31850/karajata.v1i2.777

Abstract

The Analysis of Library Building Plan of Sekolah Tinggi Agama Islam Parepare by using A Modication of Flat Slab Method. The research aimed to know the dimensions of main structure, create construction structure using at slab based on ETABS Program that was analyzed according to SNI 2847:2013. Counting the reinforcement needed by main structure and create a nal design based on the modication result of Library Building as well as analyze the mass participation in earthquake areas. The analysis result showed that the thickness of the whole flat floor was 22 cm and drop panel was 120 cm x 120 cm with 12 cm thick, column dimension K1 for Floor 1 with 70/70, K1 floor 2-4 with 60/60, K1 floor 5 with 50/50, column 2 floor 1-5 with 50/35 and K3 floor 1-5 with 30 x 30, the thickness of shear wall was 30 cm. The reinforcement of flat slab produced reinforcement D16 mm, main column reinforcement K1 22D22, column K2 9D22, column K8D12. Final Plan of library building modification based on technical drawing form consisted of the Picture of structure plan, pieces, and detail of the reinforcement. In earthquake area with Category C, it was showed by mass partition control on mode 4 and 5 had achieved 93% and 94% and was able to restrain the load of earthquake plan.
ANALISIS MODEL TARIKAN PERJALANAN MENUJU PUSAT PERBELANJAAN MODERN DI KOTA PAREPARE (STUDI KASUS: SEJAHTERA) Mushaddiq
Jurnal Karajata Engineering Vol. 1 No. 2 (2021): 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.688 KB) | DOI: 10.31850/karajata.v1i2.889

Abstract

Kota Parepare juga dijuluki sebagai kota niaga karena merupakan tempat perdagangan berbagi macam produk sehingg pertumbuhan dan perkembangan kawasan perdagangan banyak bermunculan termasuk pasar modern yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta. Salah satu pusat perbelanjaan modern di kota Parepare yang dikelola oleh swasta yaitu pasar modern sejahtera. Tarikan perjalanan yang ditimbulkan disebabkan banyaknya minat masyarakat untuk berbelanja pada tempat tersebut untuk kebutuhan sehari-hari Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui karakteristik pengunjung di Pasar modern Sejahtera (2) Mengetahui variabel yang mempengaruhi tarikan di Pasar modern Sejahtera, (3) Mengetahui model tarikan pergerakan pada Pasar modern di Sejahtera Kota Parepare. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, menggunakan program aplikasi Statistical Programme for Social Science (SPSS) 24. Dari hasil analisis regesi berganda diperoleh variabel yang mempengaruhi tarikan pergerakan yaitu, jarak rumah (X3), pelayanan (X6), Kwalitas produk (X7), dan kondisi bangunan (X10). Model terbaik yang dapat digunakan dari hasil analisis tersebut, yaitu Y= -1.712 + 0.196 X3 + 0.089 X6 + 0.454 X7 + 0.114 X10.
ANALISIS PERGERAKAN ORANG MENGGUNAKAN METODE STATA: (STUDI KASUS KECAMATAN PANCA RIJANG KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG) Amri, Muhammad Dirgah Amri
Jurnal Karajata Engineering Vol. 1 No. 2 (2021): 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.417 KB) | DOI: 10.31850/karajata.v1i2.891

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengatasi fenomena orang dan model bangkitan dengan aplikasi stata. asil penelitian (1) Dari 270 orang responden di Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan dengan rincian 51% pria dan 49% wanita dengan usia bervariatif 15-25 tahun 26%, 25-35 tahun 23%, 35-45 tahun 24% , 45- 55 tahun 19%, dan 55> tahun 9% dengan tujuan pergerakan bekerja 51,11%, belanja 24,44%, sekolah / kampus 14,81% menggunakan kendaraan pribadi 74% dan mobil 25% sedangkan kendaraan umum motor 13% dan mobil 4%. Cara beroperasi sendiri 73%, dua orang 22% dan lebih dua orang 4% dengan waktu tersibuk pada jam 07.00 - 09.00 dan waktu kepulangan tersibuk pukul 16.00 - 17.30. (2) Dari analisis regresi berganda model yang di temukan. Y = 11,08 + 0,50 (X1) + 0,53 (X4) - 0,02 (X7) + Ɛ nilai R-Square 0,
STUDI KINERJA LALU LINTAS PADA RUAS JALAN ABDUL KADIR KOTA PAREPARE Sartika Meilinda Utari
Jurnal Karajata Engineering Vol. 1 No. 2 (2021): 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.535 KB) | DOI: 10.31850/karajata.v1i2.896

Abstract

Jl. Abd Kadir dan Jl. Veteran merupakan jalan yang terletak di Kota Parepare tepatnya di kec. Ujung Kota parepare adalah jalan Arteri yang menghubungkan beberapa jalan besar. Pada Kedua Jalan ini mengalami perubahan tata guna lahan yang sangat signifikan yaitu, dimana pada awalnya di sekitaran jalan hanyalah tanah dan rumah kosong. Namun sekarang telah berubah menjadi kawasan wisata kuliner Hilal Point dan warkop yang pasti akan mempengaruhi kinerja jalan karena akibat perubahan badan jalan menjadi parkiran dan hambatan samping yang di timbulkan. Dari hasil Penelitian diperoleh Pada Segemen 1 yaitu jumlah kendaraan pada jam puncak sebanyak 1382 kend/jam dengan hambatan samping yang di peroleh adalah 200,8/jam, 200 m hambatan samping dikategorikan kelas hambatan rendah. Sehingga mendapatkan derajat kejenuhan sebesar 0,46 smp/jam maka tingkat pelayanan yang didapat adalah C antara 0,45 – 0,74 yaitu Dalam zona arus stabil Pengemudi memiliki kebebasan yang cukup dalam memilih kecepatan. Sedangkan Pada Segmen 2 yaitu jumlah kendaraan sebanyak 2392 kend/jam. Berdasarkan perhitungan sebelumnya maka hambatan samping yang di peroleh adalah 304,8/jam, 200 m hambatan samping dikategorikan kelas hambatan sedang. Sehingga mendapatkan derajat kejenuhan sebesar 0,74 smp/jam maka tingkat pelayanan yang didapat adalah C antara 0,45 – 0,74 yaitu Dalam zona arus stabil. Pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan.
Analisis model tarikan pergerakan pengunjung pada zona wisata kuliner pangker: Studi kasus : di wilayah pangkajene sidrap Adetya, Wiwik
Jurnal Karajata Engineering Vol. 1 No. 2 (2021): 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.981 KB) | DOI: 10.31850/karajata.v1i2.897

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis untuk meneliti tarikan pengunjung pada zona wisata kuliner pangker pada kota sidrap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karaktristik pengunjung, faktor yang mempengaruhi tarikan dan model tarikan menggunakan aplikasi spss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling besar mempengaruhi tarikan yaitu variabe Lama Berkunjung (X6) dengan nilai 0.786, Pelayanan(X9) dengan nilai 0.748, Harga Makanan (X10) dengan nilai 0.702, Kualitas Makanan(X11) dengan nilai 0.713, Kebersihan(X14) dengan nilai 0.782. Dan hasil analisis regresi berganda didapatkan model tarikan yang digunakan sebagai dasar untuk memperkirakan tingkat tarikan pergerakan sebagai berikut :Y= -1.336 + 0.049X1 + 0.131X2 + 0.041X3 + 0.057X4 + 0.008X5 + 0.438X6 + 0.026X7+ 0.086X8 + 0.164X9 + 0.293X10 + 0.263X11 + 0.04312+ 0.154X13 + 0.193X14.
Evaluasi Luas Kebutuhan Parkir Hotel di Kota Parepare (studi kasus: Hotel Satria Wisata, Hotel Grand Kartika, Hotel Grand Star) Ars, Dedhy
Jurnal Karajata Engineering Vol. 1 No. 2 (2021): 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.916 KB) | DOI: 10.31850/karajata.v1i2.898

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis tentang masalah parkir di kota Parepare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa karaktristik parkir dan menganalisa kebutuhan lahan parkir hotel dikota Parepare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hotel Satria Wisata, karakteristik yakni akumulasi roda 4 = 13 kend, roda 2 = 29 kend, volume roda 4 = 39 kend, roda 2 = 60 kend, TO roda 4 = 3,9 kend/petak, roda 2 = 6 kend/petak, durasi roda 4 = 4,56 jam/kend, roda 2 = 3,36 jam/kend, IP roda 4 = 1,3%, roda 2 = 2,9%. tambahan lahan roda 4 = 27,5 m2 roda 2 = 13,5 m2. Grand Kartika yakni akumulasi roda 4 = 4 kend, roda 2 = 7 kend, volume roda 4 = 13 kend, roda 2 = 23 kend, TO roda 4 = 1,6 kend/petak roda 2 = 3,8 kend/petak, durasi roda 4 = 2,70 jam/kend, roda 2 = 3,03 jam/kend, IP roda 4 = 0,5% roda 2 = 1,1%. lahan parkir masih memadai. Grand Star, akum roda 4 = 3 kend, roda 2 = 6 kend, volume roda 4 = 13 kend roda 2 = 25 kend, TO roda 4 = 1,3 kend/petak, roda 2 = 6,2 kend/petak, durasi roda 4 = 2,11 jam/kend, roda 2 = 2,47 jam/kend, IP roda 4 = 0,3%, roda 2 = 1,5%. Lahan parkir memadai
PENENTUAN WILAYAH SENTRA INDUSTRI KOMODITAS UNGGULAN KABUPATEN SERAM BAGIAN TIMUR Rumata, Nini
Jurnal Karajata Engineering Vol. 1 No. 2 (2021): 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.26 KB) | DOI: 10.31850/karajata.v1i2.908

Abstract

The knowledge and appreciation of the Indonesian people for the multifunctionality of fisheries, plantations and agriculture is still very low. The function of this commodity, which has been known to the public, is only to produce commodity products with low economic value. In addition, the socio-economic conditions of people who are located far from industrial centers have a habit of requiring immediate income, as well as the social structures that have been formed causing difficulties in the development of value added produced by farmers and fishermen. Determination of industrial center areas that cannot reach the entirety of East Seram Regency will have an impact on the low level of welfare and income inequality of farmers or fishermen. The purpose of this study is to determine the centers of leading commodity industry in the East Seram District. This research is a qualitative and quantitative research with descriptive and causal comparative approaches. The analysis used is Spatial Multi Criteria Analysis by combining the process hierarchy analysis and spatial analysis with the overlay method. The expected result of this research is the location of industrial centers for superior commodities in the East Seram Regency so that it can improve the welfare of the community, especially farmers and fishermen.
Analisis Model Tarikan Pergerakan Pengunjung Pada Obyek Wisata Pantai Harapan Ammani Kabupaten Pinrang Yanti, Eka yanti
Jurnal Karajata Engineering Vol. 1 No. 2 (2021): 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.298 KB) | DOI: 10.31850/karajata.v1i2.909

Abstract

Tempat wisata merupakan salah satu jenis pemanfaatan tata guna lahan yang memiliki daya tarik cukup besar bagi masyarakat karena berkaitan dengan kebutuhan tersier sehingga akan menimbulkan tarikan pergerakan lalu lintas pada kawasan sekitar yang tentu saja dapat mengakibatkan keramaian yang tidak teratur. Keramaian yang menyebabkan tarikan pengunjung yang juga di pengaruhi oleh moda transportasi yang digunakannya. Penelitian ini bertujuan untuk :(1) mengetahui karakteristik pengunjung obyek wisata;(2) mengetahui faktor apa yang mempengaruhi tarikan;(3) mengetahui bagaimana model tarikan perjalanan pada obyek wisata pantai harapan ammani. Penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan metode aplikasi SPSS dengan jumlah responden 410 orang selama 3 bulan yaitu pada hari sabtu dan minggu. Hasil analisis tarikan regresi menunjukkan bahwa variabel yang berkorelasi adalah variabel Pendapatan Perbulan (X1), Biaya Transportasi (X4), Pelayanan (X9), Tujuan Berkunjung (X10), Kondisi Akses (X15), Dari analisis regresi ganda didapat model tarikan pergerakan yaitu Y = 5,615 + 0,286 X1 – 0,261 X4 – 0,139 X9 +0,420 X10 + 0,616 X15
STUDI KINERJA RUAS JALAN DAN SIMPANG SEKITAR BENGKEL TOKO PERKASA RAJA MOTOR KOTA KOTAMOBAGU: Ahmadil Fitrah Ahmadil Fitrah
Jurnal Karajata Engineering Vol. 2 No. 1 (2022): 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.309 KB) | DOI: 10.31850/karajata.v2i1.1293

Abstract

Abstract Toko Perkasa Raja Motor is a type of activity center in the form of a building intended for motorized vehicle workshops located on the Molinow Urban Village, Kotamobagu Barat District, Kotamobagu City with a building floor area of 640 m2, which will develop in front of the current location with a land area of 374 m2. With this development it is estimated that it has an influence on the surrounding traffic, so an analysis of the performance of roads and intersections is carried out to determine traffic volume and identify changes in road and intersection service levels due to development impacts. The results of the analysis show that the highest traffic volume occurs on Thursday 4 February 2021, peak hours at 10.00-11.00 WITA with a total vehicle of 244 vehicles / hour or 129.10 pcu / hour and the lowest is 72.20 pcu / hour at 17.00-18.00 WITA. The level of service in segment 1 Jalan Kampus has a V/C ratio of 0.04 or LoS A, at segment 2 intersection 3 Jalan Kampus-Jalan Rawa Mangun, the value of V/C ratio is 0.07 or LoS A, at segment 3 intersection 4 Jalan Kampus-Jalan Amal-Jalan Adampe Dolot has a V/C ratio value of 0.18 or LoS A.
ANALISIS MODEL TARIKAN PENGUNJUNG HILAL POINT KOTA PAREPARE Nurrahmasari
Jurnal Karajata Engineering Vol. 1 No. 2 (2021): 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.281 KB) | DOI: 10.31850/karajata.v1i2.1294

Abstract

Abstrak Tempat wisata kuliner merupakan salah satu jenis pemanfaatan tata guna lahan yang dapat menimbulkan tarikan perjalanan. Hilal Point adalah tempat wisata kuliner yang cukup baru keberadaannya di Kota Parepare. Areanya terbilang cukup luas dengan dua buah bangunan utama yaitu area food court dan area coffee shop yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas menarik. Hal ini mengakibatkan terjadinya tarikan yang cukup kuat bagi daerah sekitarnya yang juga berujung kepada kemacetan lalu lintas pada jalan Abdul Kadir dimana lokasi Hilal Point berada. Dengan adanya permasalahan tersebut dilakukan penelitian berupa analisis model tarikan perjalanan untuk mengetahui karakteristik pengunjung, faktor-faktor pemicu terjadinya tarikan serta model dari tarikan perjalanan dengan menggunakan metode analisis regresi berganda melalui software SPSS versi 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa tarikan perjalanan (Y) dipengaruhi oleh tujuan berkunjung (X4), pelayanan (X6) dan ketersediaan fasilitas (X8). Model terbaik untuk meramalkan tarikan perjalanan pengunjung Hilal Point Kota Parepare adalah Y = -1,460 + 0,502 X4 + 0,221 X6 + 0,166 X8. Artinya jika tujuan berkunjung mengalami kenaikan satu satu, maka tarikan akan mengalami penurunan sebesar 0, 502 atau 50,2%. Jika pelayanan mengalami kenaikan satu satu, maka tarikan akan mengalami penurunan sebesar 0,221 atau 22,1%. Adapun jika ketersediaan fasilitas mengalami kenaikan satu satu, maka tarikan akan mengalami penurunan sebesar 0,166 atau 16,6%. Abstract Culinary tourism area is a type of land use that can cause trip attraction. Hilal Point is a new culinary tourism area in Parepare. The area is quite large with two main buildings, the food court area and the coffee shop area, which are equipped with various interesting facilities. However, this effects a strong trip attraction to the surrounding area which also led to traffic jams on Abdul Kadir street where the Hilal Point located. Therefore, this study was carried out in the form of a trip attraction analysis to determine the characteristics of the visitor, the factors that trigger the attraction and the model of the trip attraction using multiple regression analysis methods through SPSS software version 26. The results of the analysis shows that traffic attraction (Y) is been affected by purpose of visiting (X4), service (X6) and availability of facilities (X8). The best model to predict the trip attraction of Hilal Point visitors in Parepare is Y = -1,460 + 0,502 X4 + 0,221 X6 + 0,166 X8. This means that if the purpose of visiting increases by one, then the attraction will decrease by 0,502 or 50,2%. If the cafe’s services increases by one, then the attraction will decrease by 0,2211 or 22,1%. And if availability of facilities increases by one, then the attraction will decrease by 0,166 or 16,6%.

Page 2 of 10 | Total Record : 100