cover
Contact Name
Herindiyati Soeripno
Contact Email
jurnal.teknik@borobudur.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.teknik@borobudur.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Kalimalang No. 1 Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal KaLIBRASI : Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri
Published by Universitas Borobudur
ISSN : -     EISSN : 26567768     DOI : https://doi.org/10.37721/kalibrasi.v5i2
Core Subject : Social, Engineering,
Architecture Engineering: Theory, History, Architecture Design, Architecture Science and Technology, Architecture and Urban Design, Home and Housing Architecture, Interior and Exterior Design. Civil Engineering: Structural Engineering, Construction Engineering & Management, Geotechnical Engineering, Water Resources Engineering, Transportation Engineering and Marine Engineering Industrial Engineering: Operations Management, Quality Engineering, Manufacturing Systems, Value Engineering, Optimization, Industrial Automation, Strategic Management, Production Planning, Risk Management, Service Engineering, Industrial System Simulation
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2018)" : 7 Documents clear
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE PDCA DI PT. CENTRAL POWER INDONESIA Djauhar Arifin dan M Lutfi Aziz
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.722 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v9i0.320

Abstract

Kecelakaan kerja pada suatu perusahaan pastinya merupakan masalah yang besar bagi kelangsungan perusahaan. Kerugian yang diderita tidak hanya berupa kerugian materi yang cukup besar namun lebih dari itu adalah timbulnya korban jiwa yang tidak sedikit jumlahnya. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab dominan masalah K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dan melakukan usulan perbaikan untuk mencegah dan menurunkan kecelakaan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode metode siklus PDCA (Plan-Do-Check-Action). Model ini mengajarkan untuk merencanakan (plan) suatu tindakan, melakukan (do) tindakan tersebut, memeriksa (check) pelaksanaannya sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan dan bertindak (action) sesuai dengan apa yang telah direncanakan tersebut. Dari hasil pengolahan data diperoleh potensi penyebab kecelakaan kerja disebabkan oleh kategori APD tidak lengkap menjadi kejadian yang paling sering muncul yaitu dengan jumlah kejadian sebanyak 66 kejadian atau dengan persentase sebesar 53.66%.Kata Kunci: K3, PDCA, Keselamatan Kerja.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN JASA BENGKEL PT. MUSTIKA PRIMA BERLIAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY Meilan Agustin
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.835 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v9i0.321

Abstract

Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction) menjadi hal yang penting dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Salah satu faktor yang dapat menolong untuk meningkatkan penjualan adalah kepuasan pelanggan, karena rasa puas akan mendorong orang untuk loyal. Service Quality (ServQual) sebagai salah satu metode dalam peningkatan pelayanan diharapkan dapat meningkatkan kualitas yang diberikan. Dalam metode ini ada 5 (lima) dimensi yang diukur, yaitu; tangible, responsiveness, empathy, assurance, dan reliability. Gap model yang merupakan interpretasi dari ServQual diharapkan dapat mengidentifikasi gap (kesenjangan) komunikasi dan persepsi antara pihak manajemen, operator dan konsumen. Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mendapatkan nilai gap dari masing-masing variable. Dari hasil pengolahan data dengan mengukur gap 5 parameter kepuasan pelanggan, responsiveness mempunyai gap yang paling besar yaitu 1.5 sedangkan tangible (0.8), empathy (0,6), assurance (0,25), dan reliability (0,25).Kata kunci: customer satisfaction, service quality, tangible, responsiveness, assurance, reliabily
KAJIAN EVALUASI PELAKSANAAAAN PEMBANGUNAN RUSUNAWA DI BANTEN, JAWA TENGAH, JAWA BARAT DAN YOGYAKARTA Masykur Masykur
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.895 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v9i0.322

Abstract

Tujuan dari kajian  ini adalah tersedianya hasil Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan RUSUNAWA  yang komprehensif sejak awal perencanaan, konstruksi sampai dengan serah terima bangunan RUSUNAWA, sebagai bahan masukan untuk perbaikan dikemudian hari, dan pertimbangan penyusunan kebijakan.Metode kajian dilakukan dengan analisis komparasi yaitu membandingkan antara siklus perencanaan dan pelaksanaan pembangunan RUSUNAWA. Siklus Demin PDCA ( Plan Do Check  Act); merupakan siklus kegiatan yang berurutan dari  perencanaan, pelaksanaan , evaluasi  dan tindak lanjuti.Kajian pembangunan Rusunawa dilakukan di wilayah provinsi Banten, Provinsi Jabar, Provinsi Jateng, dan DI Yogyakarta.Dari hasil evaluasi  berdasarkan variabel evaluasi maka hasil pembangunan Rusunawa diwilayah II dapat dikelompokan  baik. Rusunawa PKU Muhamadiyah Gombong Jawa  Tengah Bismillah di Serang Banten, sedang kan kategori kurang Rusunawa Magasari Jawa Barat dan Assyalafiah YoyakartaKata Kunci : Evaluasi Pembangunan, Rumah Susun Sewa.
RUSUNAWA DALAM FENOMENA URBANITAS PERMUKIMAN KAJIAN TERHADAP RUSUNAWA DI JAKARTA TIMUR Laksmi Widyawati
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.763 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v9i0.323

Abstract

Urbanitas sebagai kualitas bermukim merupakan hasil yang dicapai dengan proses pembinaan tempat tinggal masyarakat melalui tangan manusia. Jadi urbanitas berada di lingkungan binaan manusia yang menjadi struktur dan wujud yang layak ditinggali.  Permukiman yang memiliki kehidupan urbanitas  memiliki ruang publik dengan banyak pilihan kegiatan di luar rumah dan mengundang keragaman masarakat. Dengan urbanitas terjadi peningkatan kualitas hidup bagi warganya. Rusunawa merupakan produk pemerintah dalam mewujudkan pelayanan terhadap kebutuhan permukiman masyarakat berpenghasilan rendah. Rusunawa diharapkan menjadi solusi  penanganan perumahan dan permukiman kumuh, sekaligus mencegah tumbuhnya kantong kumuh baru akibat  pesatnya pembangunan kawasan perkotaan. Pembangunan dinyatakan berhasil jika bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Demikian juga dengan rusunawa akan berhasil jika mampu membuat warga betah di dalamnya,  berkehidupan dan bersosialisasi dengan baik. Pemilihan lokasi penelitian rusunawa Pulogebang karena alasan lokasinya dekat pusat kota Jakarta Timur dan dekat terminal, sebuah pendekatan baru dalam penentuan lokasi rusunawa untuk memudahkan penghuni mengakses kota atau tempat kerja. Penelitian menekankan pada menterjemahkan wujud fisik fasilitas publik rusunawa yang  diharapkanbisa mewujudkan urbanitas, bagaimana warga rusunawa dapat memanfaatkannya , apakah bisa meningkatkan kualitas hidup mereka atau ada kendala sehingga tujuan fasilitas publik tidak tercapai untuk kebutuhan sosial ekonomi warga. Mengingat rusunawa tidak dibangun di lahan kosong tetapi masuk ke dalam wilayah administrasi lingkungan perumahan tertata yang lengkap fasilitasnya, kedatangan komuniti baru ini apakah bisa diterima dengan baik dan bersama sama melakukan kegiatan sosial dalam lingkungan atau berdiri sendiri sendiri. Jika tidak terjadi keterkaitan antara rusunawa-fasilitas kota-perumahan sekitar, sama saja membangun rusunawa di tanah kosong tidak perlu berdekatan dengan lingkungan yang sudah tertata lengkap.Kata Kunci: Rusunawa, urbanitas, kualitas hidup
SISTEM JARINGAN JALAN LINTAS BARAT SUMATERA GUNA MEMPERKUAT KETAHANAN MARITIM DAN MENUNJANG PEREKONOMIAN SUMATERA Suprapto, Asnul Narfis, dan Anton Pramonohadi
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2663.513 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v9i0.324

Abstract

Pembangunan Sistim Jaringan transportasi jalan merupakan bagian yang amat penting dalam pembangunan nasional sehingga prasarana jalan sebagai prasarana publik memiliki nilai ekonomi, nilai sosial, dan nilai strategis. Jalan merupakan prasarana transportasi yang berperan penting dalam mendukung pembangunan Nasional serta mempunyai kontribusi terbesar dalam melayani mobilitas manusia maupun distribusi komoditas perdagangan dan industri.Transportasi jalan semakin diperlukan untuk menjembatani kesenjangan dan mendorong pemerataan hasil-hasil pembangunan antarwilayah, antarperkotaan dan antarperdesaan serta untuk mempercepat pengembangan wilayah dan mempererat hubungan antarwilayah NKRI.Sistem jaringan jalan yang terdapat di Pulau Sumatera terdapat tiga jalur Utama;Lintas Barat; (melayani daerah Pesisir Pantai Barat Pulau Sumatera.Lintas Tengah; (Melayani daerah Bagian Tengah Pulau Sumatera)Lintas Timur; (Melayani daerah Bagian Timur Pulau Sumatera)
MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA di PT. TRUBA JAYA ENGINEERING SITE T-7151 DI PROYEK SEMEN HOLCIM Sigit Sudarwanto dan Wahju Inggar Fipiana
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.703 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v9i0.325

Abstract

Manajemen menyadari pentingnya keselamatan pekerja, ditandai dengan banyaknya biaya tidak langsung akibat kecelakaan,turunnya efektivitas pekerja korban kecelakaan, walaupun pekerja tidak digaji karena absen, ketidakhadiran pekerja menyebabkan berkurangnya pendapatan perusahaan. Selanjutnya dilakukan penelitian guna mengetahui persepsi karyawan terhadap pelaksanaan program keselamatan dan kesehatan kerja di sebuah perusahaan, dan manfaat yang dirasakan karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan melakukan pengumpulan data lewat wawancara sehingga dapat menggali lebih dalam pelaksanaan program keselamatan dan kesehatan kerja . Hasil penelitian menyatakan bahwa lima elemen pelaksanaan program keselamatan dan kesehatan kerja PT Truba Jaya Engineering Site T-7151 di proyek semen Holcim yaitu : Jaminan Keselamatan dan Kesehatan, Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja , Alat Pelindung Diri, Beban Kerja dan Jam Kerja, sudah mencerminkan bahwa pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di PT Truba Jaya Engineering Site T-7151 di proyek semen Holcim sesuai dengan yang diinginkan, diharapkan dan dibutuhkan karyawan.Juga, manfaat yang bisa diperoleh dari pelaksanaan program K3 yaitu pengurangan absensi kehadiran, klaim kesehatan, pengurangan biaya, dan meningkatkan produktivitas pekerja.Kata kunci: Kualitatif, Persepsi, Manfaat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja
PENELITIAN KEKUATAN TANAH METODE CBR (CALIFORNIA BEARING RATIO) di SPBG Bogor 1 Bubulak JL KH R Abdullah bin Nuh Edi Barnas dan Barian Karopeboka
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.135 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v9i0.326

Abstract

Nilai CBR digunakan sebagai dasar perencanaan perkerasan timbunan jalan, besarnya tergantung dari kelas jalan yang dikehendaki. Semakin tinggi nilai CBR, menunjukan kondisi tanah dasar semakin baik. Jika tanah asli mempunyai nilai CBR rendah, maka konstruksi jalan akan cepat rusak. Nilai CBR dapat ditingkatkan dengan pemadatan, pada pelaksanaannya mengacu nilai kadar air optimum (Optimum moisture Content) dan Berat Isi kering maksimum (Maximum Dry Density).Di Lokasi SPBG Bubulak, Nilai CBR tanah dasar jalan adalah 1,26 % ,termasuk katagori “buruk”. Maka agar mencapai nilai CBR 5 s/d 10 dengan kategori “Sedang” perlu dilakukan pencampuran dengan jenis tanah Pasir berlanau atau batu kapur, atau mengganti lapisan tanah ber CBR rendah dengan kualitas tanah yang lebih baik dari sumber lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 7