Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING PADAMATERI KLASIFIKASI TUMBUHAN DI MTsN KUTA BARO Masykur Masykur; Hasanuddin Hasanuddin; Cut Nurmaliah
Jurnal Edubio Tropika Vol 4, No 2 (2016): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.758 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif, peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, aktivitas belajar siswa motivasi belajar siswa setelah penerapan model Project Based Learning pada materi klasifikasi tumbuhan di MTsN Kuta Baro. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2014. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan jenis penelitian yangdigunakan adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest-postest. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII.1 MTsN Kuta Baro berjumlah 22 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi tes tertulisuntuk hasil belajar kognitif siswa, tes berpikir kritis untuk kemampuan berpikir kritis siswa, lembar observasi untuk aktivitas belajar siswa, dan angket motivasi model ARCS untuk motivasi belajar siswa. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa model PjBL berdampak positif terhadap hasil belajar siswa dan kemampuan berpikir kritis siswa. Selanjutnya, aktivitas belajar siswa berkategori sangat baik dan motivasi belajar siswa berkategori baik.
KONTRIBUSI KESEIMBANGAN STATIS DAN POWER LENGAN TERHADAP KECEPATAN MENDAYUNG KAYAK 1 JARAK 20 METER PADA ATLET DAYUNG PENGCAB BANDA ACEH Masykur Masykur; Nuzuli Nuzuli; Maimun Nusufi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “kontribusi keseimbangan statis dan power lengan terhadap kecepatan mendayung kayak 1 jarak 20 meter pada atlet dayung Pengcab Banda Aceh”. Mendayung kayak adalah salah satu cabang olahraga air yang mengunakan tenaga manusia berlangsung di atas air. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan mendayung adalah adanya keseimbangan dan power lengan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi keseimbangan statis  dan power lengan terhadap kecepatan mendayung kayak 1 jarak 20 meter pada atlet dayung pengcab Banda Aceh. Jenis penelitian ini dinamakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet dayung pengcab Banda Aceh berjumlah 13 orang. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah  keseluruhan atlet dayung pengcab Banda Aceh yang berjumlah 13 orang, teknik pengambilan sampel adalah total sampling (sampel keseluruhan). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) tes keseimbangan statis, diukur dengan stork stand tes, (2) tes power lengan, diukur dengan menggunakan tes two hand medicine ball push, dan (3) tes kecepatan mendayung  diukur dengan menggunakan tes kecepatan mendayung kayak 1 jarak 20 meter. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus analisis korelasi sederhana dan korelasi ganda. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) terdapat hubungan yang signifikan antara keseimbangan statis dengan kecepatan mendayung pada atlet dayung pengcab Banda Aceh sebesar (r=0,83), keseimbangan statis memberikan kontribusi sebesar 68,89% terhadap kecepatan mendayung, (2) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara power lengan dengan kecepatan mendayung pada atlet dayung pengcab Banda Aceh sebesar (r = 0,11), power lengan  memberikan kontribusi sebesar 1,21% terhadap kecepatan mendayung, (3) terdapat kontribusi yang signifikan antara keseimbangan statis dan power lengan secara bersama-sama terhadap kecepatan mendayung pada atlet dayung pengcab Banda Aceh kayak 1 sebesar (Ry.x1x2 = 0,85), hal ini menunjukan bahwa 72,25% variasi kecepatan mendayung kayak 1 jarak 20 meter ditentukan oleh kedua variabel. Disarankan dalam upaya peningkatan mendayung kayak 1 hendaknya para pelatih dan atlet harus memperhatikan komponen kondisi fisik keseimbangan statis dan power lengan karena kedua komponen ini sangat berperan dalam kecepatan mendayung. Kata kunci : keseimbangan statis, power lengan, mendayung
KAJIAN PERMEABILITAS AIR HUJAN TERHADAP PENGOLAHAN AIR SUMUR Masykur Masykur
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v6i2.561

Abstract

Air merupakan unsur yang sangat penting dan begitu besar peranannya bagi kehidupan semua makhluk di bumi. Oleh sebab itu makhluk hidup tersebut berhak mendapatkan air untuk kelangsungan hidupnya. Air juga merupakan sumber daya alam yang sangat penting dalam kehidupan manusia dan digunakan masyarakat untuk berbagai kegiatan sehari-hari, termasuk kegiatan pertanian, perikanan, peternakan, dan sebagainya. Studi mengenai aliran air melalui pori-pori tanah diperlukan dan sangat berguna di dalam memperkirakan jumlah rembesan air di dalam tanah. Sifat tanah yang memungkinkan air melewatinya pada berbagai laju alir tertentu disebut permeabilitas tanah. Pengujian permeabilitas di lapangan akan dilakukan dengan cara membuat sumur uji yang akan dibuat di sekitar sumur galian dengan menggunakan alat permeabilitas lapangan. Sehingga dapat diketahui bagaimana daya serap air pada tanah pada Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Metro Selatan serta nilai koefesien permeabiltas lapangan pada daerah tersebut.Dalam penelitian ini menggunakan alat uji permeabilitas di lapangan yang telah dimodifikasi menjadi lebih sederhana dan mudah penggunaannya. Alat ini bertujuan mempermudah pembacaan laju penurunan air dalam waktu tertentu. Alat modifikasi ini menggunakan pelampung yang dapat bergerak naik turun sesuai dengan ketinggian permukaan air dalam tabung (sumur) uji. Sehingga dapat diperoleh nilai koefisien permeabilitas yang akurat. Prinsip kerja alat modifikasi uji permeabilitas di lapangan ini cukup mudah dan sederhana. Mengisi tabung dengan air yang kemudian dilakukan pembacaan penurunan ketinggian air.Dari hasil pengujian permeabilitas di lapangan di 5 titik lokasi pengujian secara acak di daerah Kelurahan Rejomulyo didapatkan nilai permeabilitas yang berbeda-beda. Pada titik lokasi ke-5 dengan nilai rata-rata peremabilitasnya adalah 1,67427 x 10-5 cm/dtk menunjukan nilai permeabilitas yang lebih besar dari titik 3 dengan nilai rata-rata 1,23959 x 10-6 cm/dtk, hal ini menunjukan bahwa daya serap air pada tanah di Kelurahan Rejomulyo sedang pada saat musim penghujan. Dikarenakan tanah didaerah Rejomulyo mempunyai kandungan liat tanah, sehingga pori-pori tanahnya kecil dan permeabilitasnya sedang, yang menyebabkan air mengalir tidak terlalu cepat
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYEBRANGAN PEJALAN KAKI PADA RUAS JALAN JENDERAL SUDIRMAN KOTA METRO Septyanto Kurniawan; Handika Putra Pratama; Masykur Masykur
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v9i1.1045

Abstract

Peningkatan volume lalu lintas kendaraan di jalan raya sangat membutuhkan tersedianya fasilitas pejalan kaki berupa fasilitas penyebrangan pada daerah dimana pejalan kaki terkonsentrasi seperti di ruas jalan Jendral Sudirman Kota Metro yaitu pada titik ruas komplek pertokoan Mega Mall–kantor BRI di Kota Metro. Penyediaan fasilitas penyebrangan adalah untuk meminimalkan konflik langsung antara pedestrian/pejalan kaki dan kendaraan yang melintas di jalan raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kondisi penyeberangan jalan serta mencari hubungan persamaan antara volume lalu lintas dengan volume penyeberang kemudian menentukan fasilitas penyeberang apa yang sesuai dengan karakteristik pejalan kaki di lokasi penelitian. Adapun langkah analisis yang akan dilakukan adalah menghitung PV2,terdiri dari volume penyeberang (P) dan volume kendaraan (V) dan dicocokan dengan persyaratan fasilitas penyeberangan sesuai peraturan yang berlaku.Dari hasil analisis yang dilakukan didapat nilai terbesar (P) 588 Pejalan kaki/ jam, nilai terbesar (V) 6.543,5 kend/jamPV2 = 251,76x1010. Sehingga untuk menunjang keselamatan para pejalan kaki dan kelancaran arus lalu lintas direkomendasikan dengan menggunakan fasilitas penyeberangan pelican crossing dengan median
ANALISIS PERENCANAAN TEBAL LAPIS PERKERASAN JALAN RAYA (Studi Kasus: Ruas Jalan Ki. Hajar Dewantara Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur) Masykur Masykur; Robi Susilo
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v7i2.730

Abstract

Konstruksi perkerasan jalan kaku (Rigid Pavement), yaitu struktur yang terdiri atas pelat beton semen yang bersambung (tidak menerus) tanpa atau dengan tulangan, atau menerus dengan tulangan terletak diatas lapis pondasi bawah atau tanah dasar, tanpa atau dengan lapis permukaan beraspal.Perencanaan berada di ruas Jalan Ki. Hajar Dewantara Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur. Perencanaan ini meliputi Survey Lalu Lintas Harian Rata-rata. Tujuan dari perencanaan ini adalah menentukan desain dan tebal lapis perkerasan lentur yang sesuai pada Ruas Jalan Ki. Hajar Dewantara Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur.Kata kunci: Tebal Lapis Perkerasan Jalan Raya.
ANALISA PENGUJIAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP) UNTUK DAYA DUKUNG TANAH PADA PERKERASAN JALAN OVERLAY (Studi Kasus: Ruas Jalan Metro – Tanjungkari STA 7+000 s/d STA 8+000) Masykur Masykur; Septyanto Kurniawan
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2017): November 2017
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v7i1.660

Abstract

Perkerasan jalan ada tiga jenis yaitu perkerasan lentur, perkerasan kaku dan pekerasan komposit yaitu kombinasi dari perkerasan lentur dengan perkerasan kaku. Konstruksi perkerasan jalan lentur (fleksibel pavement), yaitu suatu susunan konstruksi perkerasan yang lapisan atas beraspal serta bahan berbutir yang terletak dibawahnya.Perencanaan berada di Ruas Jalan Metro–Tanjungkari, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Perencanaan ini meliputi survey lalu lintas dan mengetahui California Bearing Ratio (CBR) tanah dasar. Tujuan dari perencanaan ini adalah mempelajari dan memahami dalam merencanakan perkerasan lentur (fleksibel pavement) dengan mengacu pada Metode Analisa Komponen Bina Marga.Untuk merencanakan lapis perkerasan lentur (flexible Pavement) dibutuhkan data-data primer dan data-data sekunder. Data tersebut terdiri dari kondisi existing jalan, LHR dan CBR tanah dasar. Sedangkan hasil pengelolahan dan perhitungan hasil penelitian dilapangan diperoleh susunan perkerasan jalan yaitu laston (overlay) 4 cm, lapis AC–BC 10 cm, lapis macadam 15 cm dan telford 20 cm.Kata kunci: Anlis DCP Terhadap DDT Jalan Overlay.
KAJIAN KAWASAN PERKANTORAN PEMERINTAH BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Masykur Masykur
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2502.548 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v8i0.316

Abstract

Tujuan dari kajian  ini adalah tersedianya Konsep Rancangan Kota Banjarbaru  Kalimantan Selatan, sebagai bahan masukan master plan kota Banjarbaru. Kota Banjarbaru direncanakan menjadi Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Metode kajian dilakukan dengan pendekatan Perancangan Kota, yang meliputi ; Aspek Konsep Pembangunan Berkelanjutan, Aspek Simbolik kawasan, Aspek Kawasan Masyarakat Madani, Konsep Wujud Bangunan, Konsep Garden city , Konsep Treshold analysis, konsep Imej kota. Dari hasil kajian Perancangan Kota, dihasilkan konsep dasar perancangan Kawasan yang nantinya menjadi arahan pembangunan Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Konsep dasar perancangan akan ditindak lanjuti dengan Master Plan Kawasan Banjar bar dan Pentahapan Program Pembangunan   Kata Kunci : Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan, Perancangan kota.
KAJIAN EVALUASI PELAKSANAAAAN PEMBANGUNAN RUSUNAWA DI BANTEN, JAWA TENGAH, JAWA BARAT DAN YOGYAKARTA Masykur Masykur
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.895 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v9i0.322

Abstract

Tujuan dari kajian  ini adalah tersedianya hasil Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan RUSUNAWA  yang komprehensif sejak awal perencanaan, konstruksi sampai dengan serah terima bangunan RUSUNAWA, sebagai bahan masukan untuk perbaikan dikemudian hari, dan pertimbangan penyusunan kebijakan.Metode kajian dilakukan dengan analisis komparasi yaitu membandingkan antara siklus perencanaan dan pelaksanaan pembangunan RUSUNAWA. Siklus Demin PDCA ( Plan Do Check  Act); merupakan siklus kegiatan yang berurutan dari  perencanaan, pelaksanaan , evaluasi  dan tindak lanjuti.Kajian pembangunan Rusunawa dilakukan di wilayah provinsi Banten, Provinsi Jabar, Provinsi Jateng, dan DI Yogyakarta.Dari hasil evaluasi  berdasarkan variabel evaluasi maka hasil pembangunan Rusunawa diwilayah II dapat dikelompokan  baik. Rusunawa PKU Muhamadiyah Gombong Jawa  Tengah Bismillah di Serang Banten, sedang kan kategori kurang Rusunawa Magasari Jawa Barat dan Assyalafiah YoyakartaKata Kunci : Evaluasi Pembangunan, Rumah Susun Sewa.
KAJIAN PENENTUAN KOMPONEN UTAMA DALAM PENGATURAN PENGELOLAAN RUMAH KHUSUS Masykur Masykur
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 1 No. 3 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.421 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v10i0.331

Abstract

Tujuan dari kajian  ini adalah tersedianya hasil Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan RUSUNAWA  yang komprehensif sejak awal perencanaan, konstruksi sampai dengan serah terima bangunan RUSUNAWA, sebagai bahan masukan untuk perbaikan dikemudian hari, dan pertimbangan penyusunan kebijakan. Metode kajian dilakukan dengan analisis komparasi yaitu membandingkan antara siklus perencanaan dan pelaksanaan pembangunan RUSUNAWA. Siklus Demin PDCA ( Plan Do Check  Act); merupakan siklus kegiatan yang berurutan dari  perencanaan, pelaksanaan , evaluasi  dan tindak lanjuti.Kajian pembangunan Rusunawa dilakukan di wilayah provinsi Banten, Provinsi Jabar, provinsi Jateng, dan DI Yogyakarta. Dari hasil evaluasi  berdasarkan variabel evaluasi maka hasil pembangunan Rusunawa diwilayah II dapat dikelompokan  baik. Rusunawa PKU Muhamadiyah Gombong Jawa  Tengah Bismillah di Serang Banten, sedang kan kategori kurang Rusunawa Magasari Jawa Barat dan Assyalafiah Yoyakarta Kata Kunci : Evaluasi Pembangunan, Rumah Susun Sewa.
KAJIAN TEORITIS PENGEMBANGAN WILAYAH KABUPATEN SINTANG KALIMANTAN BARAT Masykur Masykur
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri Vol. 2 No. 1 (2019): KaLIBRASI March 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.384 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v13i0.464

Abstract

Kabupaten Sintang termasuk wilayah yang mengalami pengembangan cukup pesat. Berbagai fungsi kawasan berkembang pada wilayah administrative Kabupaten Sintang. Guna mengantisipasi pengembangan wilayah yang berkelanjutan diperlukan perencanaan tata ruang yang mempertimbangkan berbagai kemungkinan. Untuk mendukung kegiatan penyiapan rencana tata ruang wilayah yang tepat sasaran dan dapat mengharmoniskan lingkungan alam dan buatan diperlukan kajian teoritis terkait pengembangan wilayah, dimana berbagai teori bagi pengembangan wilayah yang mungkin diterapkan dalam perencanaan wilayah khususnya bagai Kabupaten Sintang.Kata kunci : pengembangan wilayah, Kabupaten Sintang.