cover
Contact Name
Syibromilisi
Contact Email
syibro@stit-buntetpesantren.ac.id
Phone
+6282330222204
Journal Mail Official
tanzhimuna@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Buntet Pesantren Cirebon Jl. Komplek Pondok Buntet Pesantren Desa Mertapada Kulon, Astanajapura, Cirebon, Jawa Barat 45181 Hompage: www.stit-buntetpesantren.ac.id
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Tanzhimuna : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 2807968X     EISSN : 28080793     DOI : https://doi.org/10.54213/tanzhimuna.v2i02
Core Subject : Education,
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, adalah jurnal berkala terbuka yang dikelola oleh Jurusan Manajemen Pendidikan Islam di STIT Buntet Pesantren Cirebon. Jurnal ini memuat artikel-artikel ilmiah terseleksi dengan frekuensi alarming 2 kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Fokus kajian bertema Manajemen Pendidikan Islam dari berbagai aspek, baik metode dan teknik pembelajaran, media dan desain pembelajaran hingga materi dan kurikulum pembelajaran pendidikan agama islam. TANZHIMUNA menerapkan standar publikasi berkala ilmiah nasional. 
Articles 97 Documents
PENDIDIKAN MORAL DI TENGAH KRISIS ETIKA GENERASI MUDA Andika Pratama; Zidni Ilman NZ
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/zw2r0947

Abstract

This study examines the implementation of moral education in addressing the ethical crisis among the younger generation, particularly students at MTS Nurul Huda Banjar Agung Mataram. The ethical crisis, characterized by a decline in moral values, manners, and positive character among the younger generation, poses a serious challenge in the world of education. This study uses a qualitative approach with a case study method to analyze the moral education strategies implemented in the madrasah. Data were collected through observation and in-depth interviews with teachers and the principal. The results show that moral education at MTS Nurul Huda Banjar Agung Mataram is implemented through the integration of Islamic values in learning, the cultivation of noble character, teacher role modeling, and character-based extracurricular programs. However, there are still various obstacles, such as the influence of social media, peer groups, and minimal parental involvement. This study recommends the need for synergy between schools, families, and communities in strengthening moral education for the younger generation.
OPTIMALISASI BUDAYA SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Zidni Ilman NZ
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2023): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/yhdbse39

Abstract

Budaya sekolah yang kuat dan positif memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di lembaga pendidikan Islam, namun masih banyak tantangan dalam mengoptimalkan implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi budaya sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengidentifikasi mekanisme implementasinya di lembaga pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan pendekatan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara sistematis dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah yang mengedepankan nilai-nilai religius, disiplin, kolaborasi, dan interaksi positif antara guru dan siswa berkontribusi signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar dan hasil akademik siswa. Temuan ini juga mengungkapkan bahwa penguatan identitas religius, norma kolaboratif, dan rutinitas refleksi harian berfungsi sebagai elemen penting dalam menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif. Secara praktis, penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan model budaya sekolah yang lebih holistik dalam pendidikan Islam dan menawarkan rekomendasi untuk peningkatan pelatihan guru serta peran kepala sekolah dalam mengintegrasikan budaya sekolah ke dalam praktik pedagogis. Keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan yang terbatas pada beberapa lembaga, sehingga penelitian lebih lanjut dengan pendekatan kuantitatif dan sampel yang lebih luas sangat diperlukan.
MODERNISASI MANAJEMEN KURIKULUM DALAM PERSPEKTIF PEMIKIRAN PENDIDIKAN MUHAMMAD ABDUH: ANALISIS KONSEP DAN IMPLIKASINYA Zidni Ilman NZ
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/zff98w66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan modernisasi manajemen kurikulum dalam perspektif pemikiran pendidikan Muhammad Abduh, serta implikasinya bagi praktik pengelolaan kurikulum di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus kualitatif, yang memungkinkan penelitian untuk mengeksplorasi fenomena dalam konteks pendidikan Islam. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan melibatkan 10 informan yang dipilih melalui purposive sampling dari madrasah dan pesantren di Jawa dan Sumatra. Temuan utama penelitian ini mencakup tiga tema: pertama, integrasi nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan modern; kedua, kendala dalam praktik manajerial kurikulum yang terperangkap dalam tradisi birokratis; dan ketiga, pembaruan metode pembelajaran berbasis teknologi yang masih terbentur oleh kesenjangan digital. Temuan ini mengonfirmasi pentingnya modernisasi manajerial yang lebih fleksibel, penguatan kapasitas kepemimpinan pendidikan, serta peningkatan kompetensi teknologi bagi guru untuk mengoptimalkan implementasi kurikulum berbasis nilai-nilai agama dan sains. Penelitian ini berkontribusi dalam memperdalam pemahaman tentang penerapan pemikiran Muhammad Abduh dalam konteks kurikulum pendidikan Islam, dan memberikan saran untuk penelitian lebih lanjut tentang pengaruh pelatihan teknologi guru dalam pendidikan Islam di Indonesia.
STRATEGI PENGELOLAAN KONSELING SEKOLAH DALAM PENANAMAN LITERASI KESEHATAN MENTAL PADA SISWA Muhamad Mujadid; Ahmad Bahrul Hayat
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2023): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v3i2.794

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permasalahan kesehatan mental pada remaja serta perlunya peran sekolah dalam menanamkan literasi kesehatan mental melalui layanan bimbingan dan konseling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pengelolaan konseling sekolah dalam penanaman literasi kesehatan mental pada siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap guru BK, personel BK, dan pimpinan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan konseling sekolah dilakukan secara sistematis melalui tahapan komitmen, asesmen, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Strategi yang diterapkan bersifat kolaboratif, preventif, dan berbasis data, dengan melibatkan seluruh elemen sekolah serta mitra eksternal. Program ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap kesehatan mental, memperkuat sistem dukungan psikososial di sekolah, serta menurunkan stigma terhadap masalah kesehatan mental. Dengan demikian, pengelolaan konseling sekolah yang terintegrasi menjadi strategi efektif dalam menanamkan literasi kesehatan mental pada siswa secara berkelanjutan.
Pengaruh Manajemen Structure Follows Strategy Terhadap Peningkatan Kinerja Sekolah Berbasis Islam di MTs Khairul Ummah Jakarta Utara Diva Ayu Riyanri; Ulfi Wisa Belinda; Tsani Tramrotul Fuadah
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v6i1.821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keselarasan struktur organisasi dan strategi terhadap kinerja sekolah berbasis Islam di MTs Khairul Ummah Jakarta Utara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesesuaian antara strategi organisasi dengan struktur yang diterapkan agar pelaksanaan program sekolah dapat berjalan secara efektif dan efisien. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 100 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sensus (total sampling). Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin yang disusun berdasarkan indicator variabel penelitian serta telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji asumsi klasik dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keselarasan struktur organisasi dan strategi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sekolah berbasis Islam, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,769, tingkat signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), serta nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,651, yang menunjukkan bahwa variabel independent mampu menjelaskan 65,1% variasi kinerja sekolah. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik keselarasan antara struktur organisasi dan strategi sekolah, maka semakin optimal pula kinerja sekolah berbasis Islam. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola sekolah dalam menyusun struktur organisasi yang selaras dengan strategi untuk meningkatkan efektivitas pencapaian tujuan pendidikan.
Internalisasi Ekoteologi melalui Manajemen Pendidikan untuk Membangun Kultur Green Pesantren Berkelanjutan di Pondok Pesantren Al-Kahfi Cirebon Ahmad Arif Billah; Lulu Alwiyah
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v6i1.847

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen pendidikan dalam menginternalisasi nilai-nilai ekoteologi untuk membangun kultur Green Pesantren berkelanjutan di Pondok Pesantren Al-Kahfi Cirebon. Masalah utama penelitian terletak pada belum terhubungnya pengetahuan keagamaan tentang kebersihan dan pelestarian alam dengan sistem manajerial yang membentuk kebiasaan ekologis santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui telaah dokumen, observasi lingkungan pesantren, dan kajian literatur tentang manajemen pendidikan Islam, ekoteologi, habituasi, serta eco-pesantren. Data dikumpulkan melalui observasi lingkungan pesantren yang dilaksanakan selama periode Januari–Maret 2026, studi dokumentasi, serta wawancara mendalam terhadap lima informan yang dipilih secara purposif, terdiri atas pengasuh pesantren, pengelola pesantren, ustadz, pengurus santri, dan santri yang terlibat dalam program lingkungan. Fokus observasi mencakup kondisi kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, pemanfaatan air, perawatan ruang hijau, serta pelaksanaan program lingkungan pesantren. Data dianalisis menggunakan fungsi manajemen Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC) dan diperkuat melalui pemetaan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi ekoteologi dapat dilakukan melalui perencanaan visi ekologis, pengorganisasian satgas lingkungan santri, pelaksanaan program habituasi seperti LISA, Jumat Bersih, diet plastik, Green House, dan Balai Latihan Kerja, serta pengawasan melalui audit lingkungan dan sistem reward-punishment edukatif. Temuan ini menegaskan bahwa kultur Green Pesantren tidak cukup dibangun melalui nasihat normatif, tetapi memerlukan tata kelola pendidikan yang terukur, konsisten, dan partisipatif.
Transformasi Paradigma Kurikulum Nasional di Indonesia (1947-2022) : Perspektif Moderasi Beragama dan SDGs Fahri Hidayat; Maghfira Febriana
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v6i1.882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi paradigma kurikulum kurikulum pendidikan Nasional  di Indonesia periode 1947-2022 dalam perspektif moderasi beragama dan Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) serta pendekatan analisis-kritis. Sumber data diperoleh dari dokumen kurikulum nasional, regulasi pendidikan, dokumen UNESCO dan SDGs, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kurikulum pendidikan nasional mengalami transformasi dari paradigma administratif menuju paradigma humanistik, partisipatif, dan berbasis kompetensi. Nilai moderasi beragama semakin terintegrasi melalui penguatan pendidikan karakter, toleransi, dan profil pelajar Pancasila, terutama pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Selain itu, kurikulum pendidikan Nasional juga semakin relevan dengan SDG 4 melalui penguatan pendidikan inklusif, literasi global, pembelajaran sepanjang hayat, dan pengembangan kompetensi abad ke-21. Artikel ini menawarkan pembacaan historis-kritis terhadap transformasi kurikulum nasional Indonesia dengan menunjukkan bagaimana perubahan kurikulum dari 1947 hingga 2022 mengarah kepada transformasi paradigma yang berkelanjutan dari pembentukan identitas nasional menuju pendidikan berkelanjutan berbasis moderasi beragama dan kewargaan global.
Relasi Pengembangan Kurikulum dengan Kondisi Sosio Politik di Indonesia Kairin; Anis Satus Solekah; Tajul Umam; Haryani; Agung
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v6i1.902

Abstract

Kajian pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan fundamental berupa dominasi kepentingan politik dalam setiap siklus reformasi kurikulum, yang berakibat pada instabilitas arah pendidikan nasional. Meskipun sejumlah kajian telah menelaah periodisasi kurikulum Indonesia, belum ada yang secara sistematis memetakan mekanisme pengaruh sosio-politik terhadap kebijakan kurikulum di berbagai era secara komprehensif. Penelitian ini menjawab kesenjangan tersebut dengan menginvestigasi relasi antara dinamika sosio-politik dan pengembangan kurikulum di Indonesia sejak 1945 hingga 2024. Menggunakan desain historis-analitis kualitatif dan tinjauan pustaka sistematis terhadap dokumen kebijakan resmi, perundang-undangan, serta literatur akademik, data dianalisis melalui tiga fase iteratif: analisis tematik terbuka, analisis historis komparatif, dan sintesis teoretis. Hasil penelitian mengidentifikasi lima mekanisme utama, yakni legitimasi ideologis, osilasi sentralisasi-desentralisasi, negosiasi agama-sekularisme, imperatif pembangunan ekonomi, dan dialektika globalisasi-lokalisasi, yang secara konsisten beroperasi lintas era politik. Temuan ini disintesiskan ke dalam Model Socio-Political Curriculum Nexus (SPCN) yang menawarkan kerangka multilevel untuk memahami relasi kurikulum-politik di Indonesia dan konteks postkolonial sebanding. Penelitian selanjutnya disarankan mengintegrasikan studi etnografis tingkat sekolah untuk melengkapi analisis kebijakan makro ini.
Bandongan Virtual Sebagai Transformasi Digital Pembelajaran Pesantren Muhammad Rofiq Annawa Nawa; Abdul Aziz
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v6i1.923

Abstract

Transformasi digital pada masa pandemi Covid-19 mendorong pesantren melakukan inovasi pembelajaran agar tradisi pengajian tetap berlangsung. Salah satu inovasi tersebut adalah implementasi metode bandongan virtual yang memanfaatkan media digital sebagai sarana transmisi keilmuan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi metode bandongan virtual serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di Pondok Pesantren Ma'unah Purworejo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bandongan virtual mulai diterapkan sejak pandemi Covid-19 dan tetap dilaksanakan secara rutin pada kegiatan Ngaji Posonan setiap bulan Ramadan. YouTube berfungsi sebagai media utama yang memperluas akses pembelajaran sekaligus menjadi arsip digital pengajian. Keberhasilan implementasi didukung oleh kepemimpinan pengasuh, kesiapan sumber daya manusia, perangkat digital, dan infrastruktur teknologi, sedangkan kendala utama meliputi jaringan internet, kualitas audio, dan keterbatasan interaksi peserta virtual. Penelitian ini berkontribusi memperkaya kajian digitalisasi pesantren dengan menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dapat mendukung keberlanjutan tradisi bandongan sekaligus memperluas akses keilmuan bagi santri, alumni, dan masyarakat.
Arah Kebijakan Pendanaan Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Resesi Global : Sebuah Tinjauan Literatur Ani Safitri Ani; Budi Saputro Budi; Dian Jani Prasinta Dian; Jawad Zacaria Salic Jawad
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v6i1.934

Abstract

Pendanaan pendidikan Islam menghadapi tantangan serius di tengah meningkatnya tekanan resesi global yang berdampak pada stabilitas ekonomi, penurunan daya beli masyarakat, serta keterbatasan anggaran pendidikan. Kondisi ini menyebabkan lembaga seperti madrasah dan pesantren mengalami kerentanan finansial yang mengancam keberlanjutan layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arah kebijakan pendanaan pendidikan Islam dalam menghadapi resesi global dengan menitikberatkan pada penguatan sistem pembiayaan yang berkelanjutan (sustainable financing system) berbasis ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah literature review dengan protokol PRISMA terhadap 20 artikel ilmiah dari basis data Google Scholar, Scopus, DOAJ, dan Sinta dalam rentang tahun 2022–2026. Pencarian data menggunakan kata kunci terkait pendanaan pendidikan Islam, ekonomi syariah, dan krisis ekonomi global. Kriteria inklusi berfokus pada artikel berbahasa Indonesia/Inggris yang relevan dengan pembiayaan pendidikan Islam dan dampak resesi, sedangkan kriteria eksklusi mengeleminasi artikel duplikat, metodologi tidak jelas, serta teks utuh yang tidak dapat diakses. Penilaian kelayakan artikel dilakukan melalui analisis isi (content analysis) secara bertahap dari pemindaian judul, abstrak, hingga teks utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketergantungan pada dana konvensional meningkatkan risiko ketidakstabilan finansial lembaga. Sebaliknya, instrumen keuangan sosial Islam seperti zakat produktif, wakaf produktif, dan Islamic social finance terbukti potensial sebagai sumber pendanaan alternatif yang stabil dan mandiri. Integrasi kebijakan negara dengan sistem keuangan Islam serta penerapan manajemen risiko menjadi faktor kunci ketahanan lembaga. Dengan demikian, diperlukan transformasi kebijakan pendanaan yang adaptif, inklusif, dan resilien guna memastikan keberlanjutan pendidikan Islam di era krisis.

Page 9 of 10 | Total Record : 97