cover
Contact Name
Nur Asni Setiani
Contact Email
nur.asni@stfi.ac.id
Phone
+6285718360277
Journal Mail Official
jurnal@stfi.ac.id
Editorial Address
Gedung 1 Kampus Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia Jl. Soekarno Hatta no. 354 (Parakan Resik) Bandung, 40266 West Java, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Indonesia
ISSN : 23032138     EISSN : 2830201X     DOI : http://dx.doi.org/10.58327/jstfi
Core Subject : Health, Science,
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA (P-ISSN: 2303-2138) is open access and peer-reviewed (double-blind) Scientific Journal that publishes all research articles/reviews/ short communication related to the pharmacy research. The focus of JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA is to publish articles in pharmacy. Scope of this journal are: 1. Pharmacology, 2. Pharmaceutical biology, 3. Pharmacy, 4. Pharmaceutical chemistry, 5. Community pharmacy, 6. Biotechnology and biomolecular sciences.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2022)" : 5 Documents clear
UJI EFIKASI REPELAN TERHADAP NYAMUK AEDES AEGYPTI SEDIAAN LOSIO EKSTRAK METANOL KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) DENGAN METODE EKSTRAKSI SOKLETASI DAN REFLUKS Yunira, Echa; Tutik, Tutik; Marcellia, Selvi
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.005 KB) | DOI: 10.58327/jstfi.v11i2.198

Abstract

Kulit bawang merah (Allium cepa L.) memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai repelan terhadap nyamuk Aedes aegypti. Losio merupakan sediaan yang dapat digunakan sebagai repelan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sediaan losio ekstrak kulit bawang merah menggunakan metode refluks dan sokletasi efektif sebagai repelan terhadap nyamuk aedes aegypti. Metode yang digunakan yaitu metode ekstraksi refluks dan sokletasi dengan pelarut metanol dan ekstraksi yang diperoleh sebagai losio dan diuji sebagai repelan terhadap nyamuk Aedes aegypti. Ekstraksi kulit bawang merah dengan metode refluks diperoleh rendemen sebanyak 14% dan metode sokletasi sebanyak 9%. Hasil evaluasi sediaan fisik losio ekstrak kulit bawang merah memenuhi persyaratan sebuah losio. Sediaan losio ekstrak kulit bawang memiliki efektivitas sebagai repelan terhadap nyamuk  Aedes aegypti, pada 30 detik pertama formulasi A memiliki daya tolak sebesar 95,77% dan formulasi B sebesar 93, 14% namun setelah 6 jam perlakuan kedua losio tersebut mengalami penurunan efektivitas menjadi 81,64% dan 79,39% sehingga tidak efektif lagi. Hasil analisis statistik SPSS diperoleh nilai signifikansi 0,05 yang berarti formulasi losio kedua memiliki perbedaan bermakna dengan kontrol positif. 
PENGARUH PEMBERIAN KOMPONEN PEMBENTUK GEL DAUN CINCAU HITAM (Mesona palustris B.L) TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN MENCIT Deswati, Dytha Andri; Anggraeni, Rina; Santika, Candha Widiya
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.535 KB) | DOI: 10.58327/jstfi.v11i2.179

Abstract

Komponen pembentuk gel (KPG) daun cincau hitam (Mesona palustri B.L) mengandung serat dan senyawa flavonoid yang berkontribusi pada aktivitas antioksidan yang dapat mencegah dan mengurangi penumpukan lemak didalam tubuh sehingga mampu mengobati masalah obesitas dan factor resikonya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis efektifitas komponen pembentuk gel daun cincau hitam dalam memberikan efek sebagai penurun berat badan dan lingkar perut. Sebanyak 20 ekor mencit betina terbagi menjadi 5 kelompok yaitu control negative (pakan standar), control positif (orlistat 15,6 mg/KgBB), 3 kelompok komponen pembentuk gel daun cincau hitam dosis 100, 200 dan 300 mg/KgBB. Semua kelompok di induksi obesitas dengan pakan kaya lemak selama 7 hari. Parameter yang diukur adalah berat badan dan lingkar perut. Data dianalisa menggunakan uji one way ANOVA. Hasil penelitian diperoleh penurunan berat badan dan lingkar perut mencit pada kelompok dosis 100 mg/kg (2,72 gram/0,4 cm), kelompok dosis 200 mg/kg (3,2 gram/0,6 cm), dan pada kelompok 300 mg/kg (3,82 gram/0,8cm). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu semakin tinggi dosis maka semakin besar kosentrasi penurunan berat badan dan lingkar perut pada mencit yang diuji.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN SUREN MENGGUNAKAN 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil Herawati, Irma Erika; Fauzi, Novi Irwan; Sari, Nia Kurnia; Dewi, Lisna
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.634 KB) | DOI: 10.58327/jstfi.v11i2.171

Abstract

Antioksidan diketahui memiliki kemampuan untuk menghambat reaksi pembentukan radikal bebas. Salah satu tanaman yang memiliki kemampuan sebagai antioksidan adalah suren, di mana kandungan dari suren diantaranya adalah alkaloid, flavonoid, glikosida, tanin, saponin, resin, antraquinon, fenol, terpenoid, dan steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi aktivitas antioksidan dari ekstrak daun suren (Toona sinensis Adr.Juss.). Sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode penghambatan radikal bebas DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 pada ekstrak sebesar 3,565 ppm, sehingga ekstrak daun suren termasuk dalam kategori antioksidan kuat.
ANALISIS SENYAWA METABOLIT SEKUNDER MENGUNAKAN GC-MS EKSTRAK METANOL KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) DENGAN METODE REFLUKS DAN PERKOLASI Agie Novilda, Clarissa; Tutik, Tutik; Marcellia, Selvi
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.413 KB) | DOI: 10.58327/jstfi.v11i2.199

Abstract

Kulit bawang merah (Allium cepa L.) mengandung flavonoid yang dapat bertindak sebagai antioksidan dan memiliki potensi sebagai obat. Senyawa metabolit tersebut dapat diperoleh dengan ekstraksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak kulit bawang merah menggunakan GC-MS. Metode ekstraksi yang digunakan pada penelitian ini yaitu refluks dan perkolasi dengan menggunakan pelarut metanol dan pengujian senyawa metabolit sekunder kulit bawang merah menggunakan GC-MS. Hasil rendemen refluks 6% sedangkan rendemen perkolasi yaitu 11,3%. Hasil analisis GC-MS pada metode refluks menunjukan adanya Tetradecanoid acid, methyl ester (CAS), dan 9-Hexadecenoic acid, methyl ester, (Z)-.  Sedangkan pada metode perkolasi terdapat 9-Octadecenoic acid (Z)-,methyl ester (CAS), dan Octadecanoic acid, methyl ester . Metode ekstraksi yang baik digunakan yaitu perkolasi karena memiliki hasil rendemen yang tinggi. Untuk hasil skrining fitokimia pada ekstrak metanol kulit bawang merah menunjukan hasil yang positif mengandung senyawa metabolit sekunder akan tetapi pada saat diidentifikasi dengan menggunakan GC-MS senyawa tersebut tidakterdeteksi. Kata Kunci: Kulit bawang merah, Refluks, Perkolasi, GC-MS
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI NATA DE BANANA DARI KULIT PISANG AMBON (Musa paradisiaca var. Sapientum (L.) Kunt) KUNING Mardiah, Irma; Setiani, Nur Asni; Fauziah, Bella Siti
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.491 KB) | DOI: 10.58327/jstfi.v11i2.169

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji aktivitas antibakteri nata dari kulit pisang ambon (Musa paradisiaca var. Sapientum (L.) Kunt) kuning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri Staphylococus aureus dan Escherichia coli dalam sediaan nata dari kulit pisang ambon kuning. Metode difusi agar digunakan untuk mengetahui aktivitas antibakteri sediaan nata. Kulit buah pisang ambon diblender lalu didapatkan sari kulit pisang ambon kuning kemudian dibuat menjadi nata dengan menggunakan bakteri Acetobacter xylinum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan nata mampu menghambat Staphylococcus aureus dengan diameter zona bening 7,65 mm, sedangkan untuk Escherichia coli tidak terdapat zona bening. Hasil penapisan fitokimia sediaan nata de banana terdapat kandungan alkaloid, flavonoid, dan tanin.

Page 1 of 1 | Total Record : 5