cover
Contact Name
Novelisa Suryani
Contact Email
novel2813@gmail.com
Phone
+62751-40020
Journal Mail Official
ojs.azimut@unitas-pdg.ac.id
Editorial Address
Jl. Tamansiswa No.9 Padang (25138), Sumatera Barat-Indonesia Telp. (0751) 40020
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Azimut
ISSN : -     EISSN : 26565226     DOI : 10.31317
Core Subject : Science, Social,
The Azimut Journal is a geography scientific journal published by the Geography Study Program at Universitas Tamansiswa Padang. The Azimut journal focuses on the interdisciplinary field of geography including Geographic Information Systems (GIS), remote sensing (PJ), social geography, disaster, environment, weather and climate, coasts and watersheds, as well as regional planning and development. Focus and Scope Geographic information systems Human geography Remote sensing Coastal and watersheds Environmental geography Climatology and meteorology Disaster Regional and Development Planning
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2022): Volume 4, No.1" : 6 Documents clear
ANALISIS KEPADATAN PENDUDUK TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN SEBELUM DAN DI SAAT (COVID-19) DI KOTA PADANG Nina Ismayani
Jurnal Azimut Vol 4 No 1 (2022): Volume 4, No.1
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jaz.v4i1.791

Abstract

This study aims to analyze population density and its effect on the unemployment rate that occurred in the city of Padang (before and during Covid-19) as well as the policies taken to overcome the existing unemployment rate. The sample of this research is the people who are the labor force in the city of Padang. Management of research data is carried out using Arcgis or GIS software which produces maps of population density levels and Simple Linear Regression using SPSS Software. This type of research used is quantitative descriptive research. Base on result, it shows that the population density in the city of Padang has increased by 242 people/km2 in 2020 by having as many as four (4) density classification classes consisting of class I (low density), class II (medium density), class III (slightlyhighdensity) and classification IV (highdensity). The largest population concentration in the districts of East Padang, North Padang and Nanggalo. In addition, the effect of population density on the unemployment rate in Padang City is 62% in 2019 and 69% in 2020. Thus, it can be concluded that in 2020 the unemployment rate has increased by 7%, this is due to population density, which continues to increase and is added by the Covid-19 pandemic which affects the depletion of community jobs.
IDENTIFIKASI SIFAT FISIKA TANAH DAN UPAYA PEMULIHAN TANAH PERTANIAN MENUNJANG KETAHANAN PANGAN DI SUMBAR Heny Mariati; Jamilah Jamilah; Sari Arsita
Jurnal Azimut Vol 4 No 1 (2022): Volume 4, No.1
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.543 KB) | DOI: 10.31317/jaz.v4i1.788

Abstract

Penggunaan tanah sebagai tempat budidaya tanaman pangan, sayuran, dan perkebunan sering kurang memperhatikan azas pengawetan tanah. Penggunaan pupuk buatan yang sangat intensif, serta pupuk organik yang masih minim membuat kualitas tanah semakin menurun. Pengolahan tanah secara intensif di lahan pertanian akan semakin memperburuk kualitas dan kuantitas tanah. Tujuan kegiatan adalah mengidentifikasi fisika tanah lahan pertanian yang digunakan secara intensif di Sumatera Barat. Penelitian ini mengambil sampel di lokasi yang representatif pada Bulan Januari 2022. Tanah yang diambil dilakukan secara acak, pada masing-masing lokasi di Sumatera Barat antara lain, Padang Pariaman; Pesisir Selatan; Kabupaten Solok; Dharmasraya; dan Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metoda deskripsi dan survey dan mengambil sampel pada lokasi yang representatif. Tanah yang halus digunakan untuk penetapan Bulk density, Particle density, total ruang pori dan pH tanah. Kerapatan isi Histosol di Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman berkisar 0,5-0,78 g cm-3, Ultisol berkisar 1,04-1,4 g cm-3, Andisol berkisar 0,88 g cm-3; Alfisol sebesar 0,9 g cm-3; dan Inceptisol berkisar 0,85-0,96 g cm-3. Tanah yang berada di Gunung Pangilun; Lubuk Minturun Padang dan Lagan Gadang Hilir (Pessisir Selatan), perlu dibenahi karena rentang kelembaban tanah dalam kondisi air tersedia sangat sempit atau sedikit akibatnya tanaman mudah kekeringan, dan butuh irigasi atau penyiraman yang berkala. Histosol di Punggasan Pesisir Selatan, memiliki total ruang pori mencapai 63,83%. Tanah yang berada di beberapa wilayah di Sumatera Barat memiliki pH 5,05, meliputi Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok dan Kota Padang. Kawasan Gunung Pangilun memiliki pH 6,43 memiliki pH terbaik dibandingkan semua pH dari berbagai jenis tanah dari yang diukur.
ANALISIS PROYEKSI PENDUDUK DAN ALOKASI KEBUTUHAN LAHAN PERMUKIMAN DI KOTA PADANG 2020-2030 Rahma Dinda; Heny Mariati; Dedy Fitriawan
Jurnal Azimut Vol 4 No 1 (2022): Volume 4, No.1
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1435.166 KB) | DOI: 10.31317/jaz.v4i1.790

Abstract

Penelitian dilakukan di Kota Padang Ibukota Provinsi Sumatera Barat merupakan wilayah dengan pertumbuhan penduduk pesat dibandingkan kabupaten/kota lainnya. Sehingga diperlukan kajian proyeksi dan kebutuhan lahan permukiman serta alokasi kebutuhan lahan permukiman di Kota Padang. Tujuan penelitian ini, pertama untuk mengetahui proyeksi penduduk di Kota Padang, kedua untuk mengetahui kebutuhan lahan permukiman di Kota Padang dan ketiga untuk mengetahui alokasi kebutuhan lahan permukiman di Kota Padang dengan RTRW Kota Padang tahun 2030. Metode penelitian merupakan metode deskriptif kuantitaif, proyeksi penduduk tahun 2030 menggunankan metode geometrik. Hasil proyeksi penduduk digunakan untuk menghitung kebutuhan lahan tahun 2030 dengan menentukan rata-rata kebutuhan lahan per jiwa tahun 2020. Dan alokasi kebutuhan lahan permukiman dianalisis menggunakan Land Change Modeller (LCM). Hasil penelitian ini menunjukan proyeksi penduduk di Kota Padang tahun 2030 yaitu 988.757 jiwa. Hasil proyeksi penduduk maka kebutuhan lahan permukiman tahun 2030 yaitu 68696 ha. Alokasi kebutuhan lahan permukiman di Kota Padang berdasarkan hasil analisis Land Change Modeller (LCM) yaitu di Kecamatan Koto Tangah, Kuranji Nanggalo, Pauh dan Lubuk Kilangan. Hasil analisis alokasi lahan permukiman sesuai dengan Rencana Pola Ruang RTRW Kota Padang yaitu diprediksi ke arah utara Kota Padang. Terdapat beberapa perbedaan penggunaan kawasan menurut hasil penelitian dan Pola Ruang RTRW Kota Padang.
DAYA DUKUNG LAHAN PERKOTAAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA PADANG Rengga Permana Putra; Osronita Osronita; Dedy Fitriawan
Jurnal Azimut Vol 4 No 1 (2022): Volume 4, No.1
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.546 KB) | DOI: 10.31317/jaz.v4i1.761

Abstract

Kota Padang memiliki tingkat kepadatan penduduk tinggi, dengan jumlah penduduk 973.152 jiwa pada tahun 2020 dan tingkat Kepadatan 1.400 Jiwa/Km2. Tidak semua kawasan dapat diperuntukan untuk permukiman. Beberapa wilayah yang memiliki kepekaan lingkungan tinggi terhadap perubahan atau peralihan fungsi lahan. Penelitian ini difokuskan terhadap daya dukung lahan perkotaan yang berbasis kepekaan terhadap lingkungan. Faktor yang menjadi penentu adalah, ketinggian, kelerangan, jarak dari area permukiman, jarak dari jalan utama, kepadatan penduduk, kawasan lindung, cagar budaya serta kawasan resiko bencana. Metode digunakan adalah GWR yang dapat mencari hubungan antar variabel serta pembobotan untuk sumbangan variabel dalam mempengaruhi tutupan lahan. Perbandingan Fhitung dan Ftabel dari pengujian regresi membuktikan bahwasanya untuk daya dukung lahan model GWR lebih baik dari model regresi biasa. Dari hasil overlay setiap variabel didapatkan hasil area tidak sensitif seluas 6%, Sensitif Ringan 19%, Cukup Sensitif 22%, dan Sangat Sensitif 54% dari total keseluruhan luas Kota Padang 692 Km2.
ANALISIS KAWASAN SARIBU RUMAH GADANG SEBAGAI (CULTURE-HERITAGE GEOPARK) SUMATERA BARAT KABUPATEN SOLOK SELATAN Hary Febrianto; Osronita Osronita; Fela Yulita; Nina Ismayani
Jurnal Azimut Vol 4 No 1 (2022): Volume 4, No.1
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.083 KB) | DOI: 10.31317/jaz.v4i1.796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Geopark Kawasan Saribu Rumah Gadang pada Kawasan Saribu Rumah Gadang di Nagari Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok-Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif terhadap Culturediversity dan Culture heritage yang ada di Kawasan Seribu Gadang Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukan terdapat potensi pariwisata di Kawasan Saribu Rumah Gadang Kabupaten Solok Selatan, yaitu ; a. potensi culturediversity (keragaman budaya) terbagi juga dalam 2 jenis Culturediversity Tangible dan Culturediversity Intangible. Culturediversity Tangible yang terdapat di Kawasan Seribu Rumah Gadang Kabupaten Solok Selatan berupa : alat rumah tangga, kerajinan, kuliner tradisional berwujud rumah tangga, alat rumah tangga, kerajinan; Culturediversity Intangible (budaya tidak berwujud) ; tradisi memasak, kesenian, tradisi syukuran dan tradisi bertani. b. Potensi culture heritage (warisan budaya) berupa ; tarian adat dan makanan tradisional.
ARAHAN KAWASAN PENGEMBANGAN PENGGUNAAN LAHAN UNTUK PERMUKIMAN DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN PROVINSI SUMATERA BARAT Roberto Roberto; Novelisa Suryani; Dedy Fitriawan
Jurnal Azimut Vol 4 No 1 (2022): Volume 4, No.1
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.998 KB) | DOI: 10.31317/jaz.v4i1.787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui luas perubahan penggunaan lahan permukiman (2009-2020); (2) mengidentifikasi kesesuaian lahan permukiman dan (3) menentukan arahan kawasan pengembangan penggunaan lahan permukiman. Metode pengolahan data untuk mengetahui luasan perubahan penggunaan lahan yaitu maximum likelihood classification dengan aplikasi ENVI 5.1 dan Terrset untuk mengetahui perubahan penggunaan lahan melalui citra landsat 2009 dan 2020. Kesesuaian lahan permukiman diperoleh melalui overlay parameter kesesuaian lahan untuk permukiman yaitu kemiringan lereng, intensitas curah hujan, jenis tanah, kerawanan bencana banjir dan bencana longsor. Sedangkan untuk mengetahui arahan kawasan pengembangan penggunaan lahan permukiman melalui overlay peta kesesuaian lahan permukiman dengan peta kawasan hutan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan total perubahan penggunaan lahan tahun 2009 – 2020 yaitu 1.982 ha (meningkat 0,57%). Hasil kesesuaian lahan permukiman yaitu lahan yang sesuai 36.607 ha ( 27%), lahan kurang sesuai 59.176 ha (44%) dan lahan tidak sesuai 38.421 ha (29%). Total lahan yang dapat dikembangkan untuk kawasan pengembangan penggunaan lahan untuk permukiman seluas 36.263 ha, lahan yang kurang dapat dikembangkan seluas 55.033 Ha dan lahan yang tidak dapat dikembangkan seluas 42.777 Ha. Pengembangan penggunaan lahan permukiman di Kabupaten Padang Pariaman dapat diarahkan pada lima kecamatan yaitu Enam Lingkung, VII Koto, Nan Sabaris, Sintuak Toboh Gadang dan Lubuk Alung.

Page 1 of 1 | Total Record : 6