cover
Contact Name
Arif Murtaqi Akhmad MS
Contact Email
arifakhmad@ung.ac.id
Phone
+6285399628831
Journal Mail Official
itp@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie, Moutong Kabupaten Bone Bolango, 96554
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa
ISSN : -     EISSN : 29640202     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Seminar ini diselenggarakan oleh Jurusan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Maksud dari kegiatan ini adalah sebagai implementasi program Merdeka Belajar yang kurikulumnya terdiri dari Based Project dalam bentuk Riset Mahasiswa dan Case Method dalam bentuk Seminar
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2022)" : 6 Documents clear
Pengaruh Karakteristik Kimia dan Organoleptik Terhadap Irisan Buah Pepaya Beku Selama Penyimpanan Priselsa Anisa Djafar; Nirmawaty Nunu; Aprilia Pakaya; Mohamad Fadilan Adam; Sinta R Thalib Loa; Yoyanda Bait
Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.506 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu fisik dan organoleptik irisan buah papaya yang dibekukan selama penyimpanan. Penelitian ini menggunakan Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini ialah Rancangan Acak Lengkap dengan satu factor, yaitu waktu penyimpanan yang terdiri dari atas tiga taraf ( hari ke-0, hari ke-3 dan hari ke-6) yang dilakukan dengan tiga kali ulangan. Berdasarkan analisis yang digunakan menunjukan bahwa nilai pH dan Total Asam Tertitrasi pada hari ke-6 mengalami kenaikan yaitu 6.39, dan 0,13%, pada nilai Total Padatan Terlarut dan Vitamin C mengalami penurunan selama penyimpanan pada hari ke-6 dengan nilai 5.1% dan 2.14 mg/100 g, dan mutu organoeptik masih diterima oleh panelis meskiun pada warna mengalami penurunan dihari ke-6.
ANALISIS KANDUNGAN KIMIA DAN FISIK PADA IRISAN BUAH PISANG (Musa paradisiaca) SETELAH DISIMPAN PADA SUHU RENDAH Siti Aisa Liputo; Afrilianti R. Bare'e; Annisa Nur Fadhilah; Abdulwahid Musa; Rahmatia Firja D. Mado; Megawati Dj. Dewa; Sulistiani Muti
Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.013 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kimia dan organoleptik pada irisan buah Pisang yang disimpan disuhu rendah dan dilakukan di Laboratorirum Pengolahan Pangan dan Laboratorium Kimia Ilmu dan Teknologi Pangan. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap yaitu, waktu penyimpanan yang terdiri dari 3 taraf (hari ke-0, hari ke-3 dan hari ke-6) dan dilakukan sebanyak 3 kali pengulangan. Tahapan penelitian meliputi pengampilan sampel danpreparasi sampel, pengujian (vitamin C, TAT, TPT, pH, Organoleptik). Berdasarkan analisis yang dilakuakan menunjukan bahwa kandungan vitamin C, TAT dan pH tertinggi terdapat pada perlakuan penyimpanan selama 0 hari dengan nilai secara berturu-turut 3,54 mg/100gr, 0,9% dan 5,400. Sedangkan terendah terdapat pada perlakuan penyimpanan selama6hari dengan nilai secara berturuturut 0,85 mg/100gr, 0,6% dan 5,561. Pada TPT mengalami kenaikan selama penyimpanan disuhu rendah, dimana nilai tertinggi terdapat pada hari ke 6 yaitu 20% dan terendah terdapat pada hari ke 0 yaitu 10%. Seangkan pada organoleptik warna, rasa, aroma, dan penampakan mengalami penurunan selama penyimpanan berlangsung.
PENGARUH PROSES PENGOLAHAN TERHADAP KERUSAKAN VITAMIN C SAYUR DAUN SINGKONG Eka Listiana; Rosmala Mustapa; Agustiana Kohongia; Sarina parisa; Dinasti Paramita Nusi
Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.331 KB)

Abstract

Daun singkong adalah sayuran yang rasanya pahit dan tidak enak. Namun banyak sekali nutrisi penting yang terkandung di dalam daun singkong. Daun singkong ini kaya akan kandungan vitamin, asam amino essensial, vitamin, dan juga protein. Vitamin C adalah vitamin yang paling tidak stabil dari semua vitamin dan mudah rusak selama pemprosesan dan penyimpanan. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanapengaruh proses pengolahan terhadap kerusakan vitamin c pada sayur daun singkong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) antara perbandingan. Penelitian ini terdiri atas 4 perlakuan dengan 3 kali pengulagan. kandungan kadar vitamin c tertinggi diperoleh pada perlakuan p1 0 menit proses perebusan atau tanpa proses perebusan, sedangkan pada perlakuan p2 5 menitperebusan, p3 10 menit perebusan, dan pada perlakuan p4 15 menit perebusan mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh proses pemasakan atau perebusan. Semakin lama waktu perebusan maka kadar vitamin c menurun. Ini dikarenakan vitamin c adalah vitamin yang rentan terhadap proses pemanasan.
KARAKTERISASI HIDROSOL BERBAHAN DASAR DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum) DENGAN MENGGUNAKAN DESTILASI UAP Indriyanti Djau; Aldi Septiadi Abdillah; Yusuf Maulana; Marleni Limonu
Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.558 KB)

Abstract

Cengkeh merupakan tanaman yang mempunyai banyak manfaat dan kegunaan di Indonesia. Cengkeh termasuk jenis tumbuhan yang memiliki batang pohon besar dan berkayu keras, tinggi mencapai 20-30 m, serta cabangnya yang lebat. Saat ini cengkeh telah dibudidayakan di bagian Indonesia seperti Jawa, Papua, Sulawesi, dan pulau-pulau lainnya.Penelitian ini menggunakan metode penyulingan uap dengan menggunakan alat destilasi uap.Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa rendemen hidrosol yaitu 173,3%. Rendemen (%) dipengaruhi oleh waktu proses karena semakin lama penyulingan dengan waktu yang optimal, maka semakin tinggi rendemen (%) yang dihasilkan. Pada hasil uji organoleptik warna dan aroma pada hidrosol didapatkan nilai warna 4,30 dan aroma 4,27.Hal ini dikarenakan warna dan aroma pada minyak daun sereh memiliki warna dan aroma khas dari daun sereh.
ANALISIS MUTU IRISAN BUAH NANAS BEKU SELAMA PENYIMPANAN Yoyanda Bait; Djamila Putri Umar; Kyenky Anjelin Mokodompit; Maryam Abdullah; Lisa Wati Modanggu; Nursamsia Usman
Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.328 KB)

Abstract

Buah nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) merupakan buah yamg memilki kandungan gizi vitamin A, vitamin B12, vitamin C, vitamin E. Kandungan vitamin C dalam buah dan makanan akan rusak karena proses oksidasi oleh udara luar, terutama jika dipanaskan. Oleh karena itu, penyimpanan dilakukan pada suhu rendah (di lemari es). Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui Mutu irisan buah nanas beku selama penyimpanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu factor.Hasil dari penelitian ini memperoleh nilai Vitamin C yang mengalami penurunan pada penyimpanan 3 sampai 6 hari didalam lemari es. Namun Total Padatan terlarut mengalami kenaikan mencapai 9.0. pH yang mengalami penurunan sama halnya dengan Total Asam Tertitrasi. Pada pengujian organoleptic yaitu penampakan mengalami kenaikan skala yaitu 3.30 berbeda dengan skala lainnya yaitu Rasa, Warna dan Aroma yang mengalami Penurunan mutu sesuai penilain panelis.
ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C SELAMA PROSES PEREBUSAN TERHADAP SAYUR SAWI HIJAU Yoyanda Bait; Sinta R Thalib Loa; Nirmawaty Nunu; Mohamad Fadhilan Adam
Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.525 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menegtahui pengaruh pengolahan panas (Perebusan) terhadap kerusakan vitamin C pada sayur sawi. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap empat perlakuan dengan tiga kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah tanpa perebusan, perebusan selama 5 menit, 10 menit dan 15 menit. Tahapan penelitian meliputi pengampilan sampel dan preparasi sampel, pengujian vitamin C. berdasarkan analisis yang dilakuakn menunjukan bahwa nilai kadar vitamin C sawi selama proses perebusan berkisar antara 0,42 mg/100gr samapai dengan 1,27 mg/100gr. Hasil analisis sidik ragam menunjukan bahwa perlakuan tanpa perebusan memberikan pengaruh nyata terhadap kadar vitamin C sawi. Kadar Vitamin C 0 menit sebesar 1,27 mg/100g, dan mengalami penurunan menjadi 0,98 mg/100g pada perlakuan 5 menit, 0,74 mg/100g pada perlakuan 10 menit dan 0,42 mg/100g pada perlakuan 15 menit. Hasil uji Duncan menunjukan bahwa perlakuan 0 menit berbeda nayta terhadap perlakuan 10 meni dan 15 menit, dan untuk perlakuan 5 menit tidak berbedan nyata dengan perlakuan 0 menit dan 10 menit.

Page 1 of 1 | Total Record : 6