cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Implementasi Program Digitalisasi Parkir dalam Meminimalisir Parkir Liar di Kota Surabaya Siti Sholihatul Habibah; Priscilia Bunga Margaretha; Naina Vira Sakina; Fiorella Rafeyfa Prameswari; Amelia Dwi Safitri; Ardiansyah Ardiansyah; Tauran Tauran
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8548

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi program digitalisasi parkir di Kota Surabaya sebagai upaya pemerintah daerah dalam meminimalisir praktik parkir liar serta meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi parkir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Lokasi penelitian difokuskan pada kawasan RS Soemitro dan Taman Bungkul, serta melibatkan pihak UPT Parkir Dinas Perhubungan Kota Surabaya sebagai informan utama. Analisis penelitian menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III (1980) yang menitikberatkan pada empat variabel utama, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program digitalisasi parkir berbasis QRIS dan aplikasi Surabaya Parking Solution (SPS) secara umum telah berjalan cukup baik dan memberikan dampak positif terhadap pengurangan praktik pungutan liar, peningkatan efisiensi pelayanan parkir, serta transparansi dalam pengelolaan retribusi daerah. Sistem pembayaran non tunai dinilai mampu meminimalisir kebocoran pendapatan dan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan parkir. Meskipun demikian, implementasi program masih menghadapi sejumlah kendala, seperti asimetri informasi antara pemerintah dan masyarakat, rendahnya literasi digital sebagian juru parkir, resistensi terhadap perubahan sistem konvensional, serta koordinasi lintas sektor yang belum optimal di beberapa wilayah kota. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sosialisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pengawasan yang berkelanjutan agar program dapat berjalan lebih efektif. Program digitalisasi parkir ini berpotensi menjadi model tata kelola perparkiran perkotaan yang modern, transparan, dan akuntabel bagi kota-kota lain di Indonesia.
Paper Review: Pembuatan Gas Injection Condensor (GIC) Karunia Natali Tarigan; Saudil Arabia; Andi Azril Arya Benanda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8549

Abstract

Review jurnal ini membahas proses produksi kondensor tipe Gas Injection Condenser (GIC) pada industri otomotif dengan fokus pada pemilihan material, tahapan produksi, efisiensi proses, serta pengendalian kualitas produk. Jurnal yang direview menjelaskan bahwa material utama yang digunakan adalah aluminium alloy 3003, 3102, dan 6061 karena memiliki konduktivitas termal tinggi, ringan, dan tahan terhadap korosi. Selain material utama, digunakan pula material pendukung seperti brazing alloy Al-Si, flux, hydrophilic coating, bracket aluminium, O-ring, seal, dan sensor tekanan untuk meningkatkan performa serta daya tahan kondensor. Proses produksi terdiri dari enam tahapan utama, yaitu core assembling, small part, part assembling, bracket assembling, brazing, dan final assembling. Data pada jurnal menunjukkan bahwa total lead time produksi mencapai 108 menit atau 1,8 jam per unit dengan efisiensi produksi sebesar 63,44 pcs/jam dan waktu siklus rata-rata 57,14 detik per unit. Pengendalian kualitas dilakukan melalui inspeksi Quality Assurance dan Quality Control serta pengujian Helium Leak Test dengan tekanan 0,4–0,6 MPa di dalam vacuum chamber untuk mendeteksi kebocoran kecil secara akurat. Hasil review menunjukkan bahwa penerapan sistem produksi yang terstruktur, penggunaan material yang sesuai, serta inspeksi kualitas yang ketat mampu meningkatkan kualitas, keamanan, dan kuantitas produksi kondensor GIC. Tujuan review ini adalah untuk memahami efektivitas proses produksi, mengevaluasi spesifikasi material yang digunakan, serta meninjau peran metode pengujian dalam menjaga kualitas dan keandalan produk kondensor pada industri otomotif modern.
Dampak Tekanan Litigasi dan Struktur Jatuh Tempo Utang terhadap Kualitas Keputusan Investasi Perusahaan Shyntia Melisa Putri; Lidya Martha; Maria Magdalena; Dewi Zulvia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko litigasi, struktur jatuh tempo utang (debt maturity), dan ukuran perusahaan terhadap efisiensi investasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Efisiensi investasi mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengalokasikan sumber daya secara optimal sehingga dapat menghindari kondisi overinvestment dan underinvestment. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling dan menghasilkan 113 perusahaan dengan total 565 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan model terbaik yaitu Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko litigasi yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi investasi. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tekanan litigasi, perusahaan cenderung lebih berhati-hati dalam pengambilan keputusan investasi sehingga meningkatkan efisiensi. Sementara itu, debt maturity yang diproksikan dengan proporsi utang jangka pendek tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi investasi, yang menunjukkan bahwa struktur jatuh tempo utang bukan faktor utama dalam menentukan kualitas keputusan investasi. Di sisi lain, ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi investasi, yang berarti perusahaan besar memiliki kemampuan lebih baik dalam mengelola sumber daya, akses pendanaan, serta pengawasan manajerial. Penelitian ini menegaskan bahwa faktor risiko litigasi dan ukuran perusahaan berperan penting dalam meningkatkan efisiensi investasi, sedangkan debt maturity tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen perusahaan dan investor dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi kualitas keputusan investasi
Analisis Postur Kerja Ergonomis pada Kegiatan Praktikum di Bengkel Otomotif UPI Riyanti Riyanti; Wahid Munawar; Tatang Permana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja ergonomis serta keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada mahasiswa dalam kegiatan praktikum di bengkel otomotif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memberikan gambaran objektif mengenai tingkat risiko ergonomi. Subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif yang aktif mengikuti kegiatan praktikum. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA), serta penyebaran kuesioner Nordic Musculoskeletal Questionnaire (NMQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas praktikum dilakukan dengan postur kerja yang tidak ergonomis, seperti membungkuk, menjangkau di luar jangkauan ideal, serta bekerja dalam posisi jongkok atau di bawah kendaraan. Analisis RULA menunjukkan bahwa 65% aktivitas berada pada kategori risiko tinggi hingga sangat tinggi, sedangkan hasil REBA menunjukkan 50% aktivitas berada pada tingkat risiko sedang hingga tinggi. Selain itu, hasil NMQ menunjukkan bahwa keluhan paling dominan terjadi pada punggung bawah (70%), leher (60%), dan bahu (55%). Temuan ini menunjukkan adanya hubungan antara postur kerja yang tidak ergonomis dengan munculnya keluhan MSDs. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui edukasi ergonomi, perancangan ulang fasilitas praktikum, serta pengaturan aktivitas kerja yang lebih baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan ergonomi sejak lingkungan pendidikan untuk mencegah risiko kesehatan jangka panjang dan meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Pengaruh Metode Jigsaw Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas V Pada Pembelajaran IPAS Di SDN 18 Entubah Junita Br Ginting; Fransisco Adam
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8552

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Kurangnya keterlibatan siswa terlihat dari minimnya interaksi, rendahnya keinginan bertanya, serta terbatasnya partisipasi dalam diskusi kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana penerapan metode pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas V di SDN 18 Entubah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen melalui desain One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 13 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket yang mengukur indikator keaktifan belajar serta dokumentasi sebagai data pendukung. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor keaktifan belajar siswa pada tahap awal (pretest) sebesar 25,23 dan mengalami peningkatan menjadi 32,07 pada tahap akhir (posttest). Peningkatan ini menunjukkan adanya perubahan positif setelah penerapan metode Jigsaw dalam pembelajaran. Pengujian hipotesis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test menghasilkan nilai signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,001, yang lebih kecil dari 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Jigsaw berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa. Metode ini mampu mendorong interaksi, kerja sama, serta tanggung jawab individu dalam kelompok. Oleh karena itu, disarankan bagi guru untuk mengimplementasikan metode Jigsaw sebagai alternatif strategi pembelajaran IPAS yang lebih inovatif dan partisipatif.
Analisis Kerentanan Keamanan Aplikasi SIGAP Sumsel Menggunakan Metode Open Web Application Security Project (OWASP) Rama Antonius; Fenny Purwarni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8553

Abstract

Di era digitalisasi layanan publik, aplikasi SIGAP Sumatera Selatan berperan krusial dalam proses administrasi magang, memfasilitasi pendaftaran, verifikasi, dan monitoring secara efisien. Namun, ketergantungan tinggi pada platform berbasis web menimbulkan risiko signifikan terhadap kerentanan keamanan cyber, seperti pelanggaran data sensitif mahasiswa dan pegawai, penyalahgunaan wewenang, hingga gangguan operasional pelayanan publik yang dapat berdampak luas pada kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kerentanan keamanan aplikasi SIGAP Sumatera Selatan secara komprehensif menggunakan metodologi Open Web Application Security Project (OWASP), khususnya melalui pengujian otomatis dengan alat OWASP ZAP. Pendekatan bersifat deskriptif dengan teknik black-box non-intrusif, mencakup pemindaian pasif (spidering dan forced browsing) serta aktif (active scan) terhadap komponen utama seperti autentikasi pengguna, parameter input, dan konfigurasi server. Analisis difokuskan pada OWASP Top 10 risiko terkini, termasuk injection (SQLi), broken access control, konfigurasi keamanan tidak aman, serta cross-site scripting (XSS). Hasil pengujian mengungkap 15 kerentanan dengan tingkat risiko bervariasi (rendah hingga tinggi), seperti potensi eksploitasi SQL injection pada form login, CSRF pada endpoint approval magang, dan pengungkapan informasi sensitif via error message. Secara kolektif, temuan ini dapat menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap sistem. Rekomendasi mencakup penerapan enkripsi data end-to-end (AES-256), validasi input ketat dengan prepared statements, pembaruan patch keamanan berkala via automated tools, serta pelatihan rutin personel administrator mengenai best practices OWASP. Secara keseluruhan, penelitian ini berkontribusi pada penguatan ketahanan cyber aplikasi pemerintah daerah sekaligus menyediakan acuan metodologis bagi evaluasi keamanan sistem informasi serupa di Indonesia.
Campur Kode pada Akun Instagram @brother_sae Kajian Sosiolinguistik Berbasis Mini Corpus Diki Wahyudi; Hera Meganova Lyra; Asri Soraya Afsari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8554

Abstract

Di era digital sekarang, media sosial telah berubah menjadi ruang gerak bebas dalam mengekspresikan bahasa yang dapat memicu pergeseran pola dalam menghadirkan campur kode. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola apa saja dan fungsi yang terdapat dalam campur kode serta alih kode pada akun Instagram @brother_sae melalui pendekatan sosiolinguistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripstif kualitatif dengan menggunakan teknik computational linguistic sederhana menlalui web scarping dan pengolahan data pada platform Sketch Engine. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran frekuensi dan distribusi bahasa secara akurat dalam ekosistem digital. Hasil dari analisis ini adalah terdapat data campur kode di lingkup bahasa Sunda dan bahasa Indonesia. Alih kode lebih sering terjadi pada interaksi mengenai informasi seseorang dengan mengubah bahasa pada caption atau deskripsi dalam postingan Instagram antara bahasa Sunda dan bahasa Indonesia untuk mewakili identitas budayanya. Temuan penelitian menunjukkan dinamika dalam penggunaan bahasa melalui media sosial khususnya Instagram pada pola identitas sosial di era digital sekarang. Hasil dari analisis menunjukkan adanya intensitas data campur kode, antara bahasa Sunda, bahasa Indonesia, juga bahasa Inggris. Ini dapat menjadi langkah sebuah strategi dalam berkomunikasi, hal ini sangat lah lumrah bagi para kreator konten yang ada di Indonesia , terkhusus konten kreator instagram yang berfokus dalam kebahasaan yaitu @brother_sae. Sedangkan, alih kode sangat sering terjadi pada sebuah takarir (caption) di dalam postingan. Peralihan dalam menggunakan bahasa ini sangat membantu dalam menyampaikan informasi yang dibungkus secara menarik , dengan menggunakan elemen budaya lokal yaitu bahasa Sunda.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumtif pada Generasi Z terhadap Penggunaan E-Wallet di Era Digital (Studi Kasus Mahasiswa UISU) Vania Putri Br Ginting; Milla Naeruz; M. Sahnan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor budaya, faktor sosial dan gaya hidup terhadap penggunaan e-wallet pada mahasiswa Generasi Z di UISU. Permasalahan utama yang dikaji adalah apakah faktor budaya, faktor sosial dan gaya hidup secara signifikan memengaruhi penggunaan e-wallet. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 mahasiswa di Universitas Islam Sumatera Utara. Metode analisis yang digunakan meliputi uji validitas, uji reabilitas, uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji heteroskedastisitas dan multikolinieritas, regresi linear berganda serta uji hipotesis melalui uji T, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Berdasarkan hasil pengelolaan data maka didapatkan hasil t-hitung pada variabel faktor budaya sebesar (4,133) > t-tabel (1,985), variabel faktor sosial sebesar (2,447) > t-tabel (1,985) dan variabel gaya hidup sebesar (5,224) > t-tabel (1,985). Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh antara faktor budaya, faktor sosial dan gaya hidup terhadap penggunaan e-wallet pada mahasiswa Generasi Z di UISU. Dengan demikian hal nya dengan koefisien determinasi yang menunjukkan hasil sebesar 69,7% menunjukkan bahwa kontribusi variabel faktor budaya, faktor sosial dan gaya hidup terhadap penggunaan e-wallet relatif tinggi, dengan tingkat korelasi yang sangat kuat yaitu sebesar 0,697. Sisanya sebesar 30,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Pengaruh Audit Fee dan Opini Audit Terhadap Audit Delay Dengan Financial Distress Sebagai Pemoderasi Napisah Napisah; Robbi Khoirudin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh audit fee dan opini audit terhadap audit delay dengan financial distress sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan sektor barang konsumen non-primer (consumer cyclicals) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2024. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan pengambilan sampel purposive sampling, sehingga diperoleh 29 perusahaan dengan total observasi 145. Variabel independen yang diteliti meliputi audit fee dan opini audit, variabel dependen audit delay, serta financial distress sebagai variabel moderasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit fee dan opini audit secara simultan berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Secara parsial, audit fee tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay, sedangkan opini audit berpengaruh signifikan. Selanjutnya, financial distress tidak memoderasi hubungan antara audit fee dan audit delay, tetapi terbukti memoderasi hubungan antara opini audit dan audit delay. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi keuangan perusahaan memengaruhi kehati-hatian auditor dalam menyelesaikan audit, khususnya ketika opini audit menandakan adanya risiko atau ketidakpastian. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen perusahaan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi keterlambatan audit serta bagi auditor dalam menilai risiko audit secara lebih akurat pada perusahaan yang mengalami tekanan finansial. Selain itu, penelitian ini mengisi gap literatur terkait peran financial distress sebagai pemoderasi dalam sektor consumer cyclicals pasca-pandemi, sehingga memberikan kontribusi bagi pengembangan teori keagenan dan teori sinyal dalam konteks audit.
Pengaruh Kualitas Produk dan Layanan terhadap Kepuasan Pelanggan pada IndiHome Kota Makassar Putri Indahsari; Hj. Naidah; Abdul Muthalib
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan IndiHome di Kota Makassar dengan menggunakan metode kuantitatif melalui pendekatan asosiatif. Penelitian dilakukan terhadap pelanggan aktif IndiHome yang dipilih sebagai responden melalui teknik pengambilan sampel tertentu. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert untuk mengukur persepsi responden mengenai kualitas produk, kualitas layanan, dan tingkat kepuasan pelanggan. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Science (SPSS) guna mengetahui hubungan serta pengaruh antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 0,872 yang lebih kecil dibandingkan nilai t tabel sebesar 1,664 serta tingkat signifikansi sebesar 0,386 yang lebih besar dari 0,05. Kondisi ini menunjukkan bahwa kualitas produk belum mampu memberikan pengaruh yang kuat terhadap peningkatan kepuasan pelanggan IndiHome di Kota Makassar. Sementara itu, kualitas layanan menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hal ini dibuktikan melalui nilai t hitung sebesar 2,122 yang lebih besar dibandingkan nilai t tabel sebesar 1,664 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,037 yang lebih kecil dari 0,05. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa kualitas layanan menjadi faktor yang lebih dominan dalam membentuk kepuasan pelanggan dibandingkan kualitas produk. Oleh karena itu, perusahaan perlu memprioritaskan peningkatan kualitas layanan melalui penanganan keluhan yang cepat, peningkatan responsivitas karyawan, pelayanan yang ramah dan profesional, serta menjaga komunikasi yang baik dengan pelanggan guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan dalam jangka panjang.