cover
Contact Name
Lilian Batubara
Contact Email
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Phone
+6285811868354
Journal Mail Official
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Editorial Address
Universitas YARSI, Jl. Letjen. Suprapto Cempaka Putih Jakarta Pusat 10510
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Junior Medical Journal
Published by Universitas Yarsi
ISSN : -     EISSN : 29644968     DOI : https://doi.org/10.33476/jmj.v1i4
Junior Medical Journal Merupakan jurnal peer review dan open access yang berfokus pada publikasi hasil dari penelitian terbaru atau baru dari mahasiswa yang berhubungan dengan masalah kedokteran, kesehatan, biomedis dan pendidikan kedokteran. Jurnal ini melibatkan artikel penelitian atau review asli
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 4 (2022)" : 15 Documents clear
Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Terkait Infeksi Covid 19 pada Mahasiswa Universitas Yarsi dan Upaya Pencegahan Re-Infeksinya Ditinjau dari Kedokteran dan Pandangan Islam Naila Muthia Dinillah; Kusmardi Kusmardi; Amir Mahmud
Junior Medical Journal Vol 1, No 4 (2022)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.556 KB) | DOI: 10.33476/jmj.v1i4.3032

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus RNA, dengan penampilan khas seperti mahkota ketika dilihat di bawah mikroskop elektron karena adanya spike glikoprotein pada envelopenya. Meski kekebalan tubuh telah terbentuk , tetapi beberapa waktu ditemukan kasus infeksi ulang. Kejadian infeksi ulang didefinisikan sebagai tes PCR positif yang terjadi 90 hari setelah resolusi lengkap dari infeksi pertama, dengan 2 hasil tes negatif berturut-turut. Pencegahan penyebaran COVID-19 berkaitan dengan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat. Memiliki pengetahuan yang baik mengenai COVID- 19, akan melahirkan sikap positif terhadap penularan COVID-19. Sikap positif akan melahirkan perilaku pencegahan penularan COVID-19 yang baik pula. Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif dengan rancangan penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah Mahasiswa universitas YARSI sebanyak 448 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer berupa kuesioner yang disebarkan melalui google form. Analisis dilakukan secara univariat pada setiap variable. Pada penelitian ini didapatkan hasil pengetahuan yang didominasi oleh pengetahuan baik yaitu  sebanyak 362 responden (80.8%), dan pada sikap didapatkan hasil yang didominasi oleh sikap baik sebanyak 341 (76.1%), sedangkan hasil dari perilaku memberikan hasil yang didominasi oleh perilaku buruk yaitu sebanyak 238 (53.1%).
The Knowledge Level of Medical Students at YARSI University class of 2019 about Hypertension and Its Review by Islamic Perspective Sahira Nabila Azahra; Rika Ferlianti; Firman Arifandi; Edward Syam
Junior Medical Journal Vol 1, No 4 (2022)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.613 KB) | DOI: 10.33476/jmj.v1i4.3059

Abstract

Background: Long-term (persistent) hypertension can harm the kidneys, heart, and brain if it is not caught early and treated effectively.Every year, more people are diagnosed with hypertension, and it is estimated that 9.4 million of these deaths are due to complications from hypertension. In addition to individual negligence, a lack of accurate information about a disease can result in widespread ignorance, which can lead to the rise of health concerns. The key factor contributing to uncontrolled blood pressure, particularly in Asian hypertensive patients, is the lack of understanding about hypertension among healthcare professionals, patients, and the general public.Methods The type of research is descriptive quantitative research with cross sectional. The population of this study were students of the Faculty of Medicine, YARSI University Class of 2019 according to the inclusion and exclusion criteria. A sample of 174 people used consecutive sampling which was conducted on 20 October 2022 – 7 November 2022.Results: In this study, the percentage of respondents with high levels of knowledge was 51.7%, that of participants with sufficient levels of knowledge was 43.7%, and that of participants with poor levels of knowledge was 4.6%.Conclusion: Most of the students who participated in this study's survey had a high level of knowledge about hypertension.
The Representation Level Of Knowledge Of The Health Of Ear and Hearing In Students Of Faculty Of Medicine Universitas YARSI Batch 2019 and Its Review According To an Islamic Perspective Tiara dewi Puspita; Hastuti Rahmi; Toto Heriyanto
Junior Medical Journal Vol 1, No 4 (2022)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.333 KB) | DOI: 10.33476/jmj.v1i4.3015

Abstract

Ear is one of the most important organ sense and play a big role in everyday life. Ear also has a main function as a sense of hearing which is indispensable in facilitating communication between humans, the frequency of sound humans can hear is between 20-20,000 Hz. According to World Health Organization (WHO), there are approximately 360 million (5.3%) people in the world who have hearing loss with 328 million (91%) happen on adults (183 million men and 145 million women) and 32 million (9%) cases happen on children. Given the importance of ear function, extra attention on caring is needed for ear health and hearing. Cleaning the ears must be done in the right way so that there are no accidents that will end up with irritation of the inside part of the ear. Most people clean their ears using cotton buds which will result an injury to the ear. There are commands in Islam regarding the importance of keeping the ears clean and also taking care of hearing.
Hubungan Penggunaan Panty Liner Terhadap Kejadian Leukorrhea Pada Mahasiswi Universitas Yarsi dan Tinjauannya Dalam Agama Islam Kalila Nisya Ramadhan; dian widiyanti; muhammad arsyad
Junior Medical Journal Vol 1, No 4 (2022)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.947 KB) | DOI: 10.33476/jmj.v1i4.3027

Abstract

Latar Belakang: Leukorrhea adalah sekret putih dan kental yang keluar dari vagina dan rongga uterus. Di Indonesia sekitar 90% wanita berpotensi mengalami keputihan dikarenakan Indonesia memiliki iklim tropis yang hangat dan lembab, sehingga memudahkan pertumbuhan jamur dan mengakibatkan keputihan. Untuk menghindari menempelnya vaginal discharge di pakaian dalam, banyak wanita, terutama dewasa muda, menggunakan panty liner sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan panty liner dengan timbulnya leukorrhea pada dewasa muda. Dalam pandangan Islam cairan keputihan yang keluar dari alat reproduksi wanita merupakan hal yang wajar terjadi pada semua wanita, sehingga dikembalikan ke hukum dasarnya yaitu suci. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data diambil dengan kuesioner yang disebarkan pada 88 responden mahasiswi Universitas Yarsi. Penetapan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Analisis statistik menggunakan uji chi-square dengan SPSS 26. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan 85,2% responden mengganti panty liner 3-6 jam sehari. Sebanyak 84,1% responden mengalami leukorrhea normal. didapatkan sebanyak 82,6% responden mengalami jumlah leukorrhea yang sama dan sebanyak 90,2% responden mengalami jumlah yang berkurang seperti sebelum pemakaian. Frekuensi penggantian panty liner memiliki hubungan dengan jumlah dan jenis leukorrhea. Kesimpulan: Frekuensi penggantian panty liner mempengaruhi jumlah dan jenis leukorrhea. Penggantian panty liner yang baik yaitu 3-6 jam sehari menyebabkan leukorrhea yang timbul adalah leukorrhea normal dengan jumlah yang sama atau berkurang seperti sebelum pemakaian. 
Hubungan Premenstrual Syndrome terhadap Perubahan Regulasi Emosi Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2020 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Ocylia Carnella Arifin; Maya Trisiswati; Siti Marhamah
Junior Medical Journal Vol 1, No 4 (2022)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.08 KB) | DOI: 10.33476/jmj.v1i4.3060

Abstract

Premenstrual Syndrome (PMS) kumpulan gejala fisik, psikologis dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita dimana gejala biasanya timbul 6-10 hari sebelum menstruasi dan menghilang ketika menstruasi dimulai. Sebagian besar wanita usia subur memiliki satu atau lebih gejala PMS disaat  siklus menstruasi yang mereka alami. Gejala yang terjadi menjelang menstruasi diduga mengganggu aktivitas sehari-hari wanita saat menstruasi.Tingkat keparahan dan frekuensi gejala yang dialami pada mayoritas wanita bisa berbeda di antara masing-masing siklus. Saat mengalami Premenstrual Syndrome (PMS) terdapat gejala fisik dan suasana hati yang dialami oleh remaja, yaitu malas beraktivitas dan sulit dalam mengendalikan emosi. Saat emosi tersebut datang kepada seseorang maka diperlukan pengelolaan emosi dengan baik sehingga dapat berdampak positif dalam melaksanakan tugas, peka terhadap kata hati sehingga dapat mencapai tujuannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Premenstrual Syndrome terhadap Perubahan Regulasi Emosi Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2020 dan tinjauannya menurut pandangan Islam.

Page 2 of 2 | Total Record : 15