cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,144 Documents
Model Strategi Keamanan Maritim Indonesia dalam Menghadapi Potensi Krisis Global Akibat Konflik Timur Tengah, Gangguan Sea Lines of Communication, dan Ancaman terhadap Ketahanan Maritim Nasional Lukman Yudho Prakoso; Muhamad Risahdi; Hidayaturrahman; Hudiarto Krisno Utomo; Bonan Dolog Oktavianus Siagian
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 8 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i8.3628

Abstract

Perkembangan konflik di Timur Tengah, khususnya di kawasan Teluk Persia, Laut Merah, dan Selat Hormuz, telah meningkatkan risiko gangguan terhadap Sea Lines of Communication (SLOC) global yang menjadi tulang punggung perdagangan internasional dan distribusi energi dunia. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang sangat bergantung pada konektivitas maritim, Indonesia menghadapi berbagai risiko strategis yang dapat memengaruhi ketahanan ekonomi, keamanan energi, stabilitas perdagangan, dan keamanan nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi keamanan maritim Indonesia saat ini dalam menghadapi potensi krisis global serta merumuskan model strategi keamanan maritim yang adaptif dan resilien. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan Maritime Domain Awareness, ketahanan rantai pasok maritim, diplomasi maritim, keamanan energi, serta integrasi tata kelola keamanan maritim menjadi faktor utama dalam meningkatkan ketahanan maritim nasional menghadapi krisis global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi strategi keamanan maritim Indonesia telah menunjukkan kemajuan melalui penguatan kelembagaan dan diplomasi maritim, namun masih menghadapi tantangan berupa integrasi data maritim, ketergantungan jalur perdagangan global, dan sistem manajemen krisis yang belum terintegrasi. Model Maritime Crisis Resilience Framework (MCRF) yang dihasilkan mengintegrasikan Maritime Domain Awareness, ketahanan energi, ketahanan rantai pasok, diplomasi maritim, transformasi digital, dan pemberdayaan masyarakat pesisir sebagai pilar utama ketahanan maritim nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Pergeseran Budaya Hukum Masyarakat dalam Perkembangan Industri Fintech Lending di Indonesia Anna Faradiba; Nani Peni Adarti; Romy Marcandi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 8 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i8.3657

Abstract

Perkembangan industri financial technology (fintech) lending di Indonesia telah membawa implikasi yang melampaui aspek ekonomi semata. Kemudahan akses kredit melalui platform digital telah memicu pergeseran fundamental dalam budaya hukum masyarakat, yang oleh Lawrence M. Friedman didefinisikan sebagai nilai-nilai, sikap, dan orientasi masyarakat terhadap hukum. Masyarakat Indonesia mengalami transisi dari budaya kolektivitas tradisional yang berpijak pada instrumen sosial seperti arisan dan pinjam-meminjam berbasis kepercayaan, menuju individualisme digital yang ditandai oleh transaksi algoritmik, konsumtivisme, dan normalisasi utang instan. Penelitian ini menganalisis tiga persoalan pokok. Pertama, bagaimana perkembangan fintech lending memengaruhi pergeseran budaya hukum dari kolektivitas menuju individualisme digital. Kedua, sejauh mana normalisasi budaya utang konsumtif memengaruhi kesadaran hukum masyarakat terhadap hak dan kewajiban dalam perjanjian elektronik. Ketiga, bagaimana respons regulasi menghadapi fenomena gerakan "Gagal Bayar" (Galbay) dan pergeseran budaya hukum lainnya. Dengan menggunakan metode penelitian hukum yuridis-empiris, penelitian ini menggabungkan pendekatan normatif dengan analisis sosio-legal. Analisis ditopang oleh teori sistem hukum Lawrence M. Friedman, teori living law Eugen Ehrlich dan teori collective belief Bruno dan Fritzman. Hasil kajian menunjukkan bahwa pergeseran budaya hukum ini mencerminkan krisis kesadaran hukum yang dipicu oleh ketidakharmonisan antara kecepatan inovasi teknologi dan kesiapan masyarakat. Gerakan Galbay merupakan manifestasi dekonstruksi hukum, yaitu respons masyarakat yang menciptakan norma perlawanan ketika hukum gagal memberikan keadilan. Reformasi regulasi, penguatan literasi hukum dan keuangan, hingga rekonstruksi budaya hukum menjadi agenda mendesak untuk dapat mencegah dampak negatif dari pergeseran budaya hukum masyarakat akibat perkembangan fintech lending di Indonesia.
Analisis Nilai Tunjuk Ajar dalam Album Lagu Kasidah Saujana Arisah Nasution; Muslim
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 8 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i8.3695

Abstract

Pelestarian nilai Tunjuk Ajar Melayu sebagai pedoman kehidupan yang sarat ajaran moral, religius, dan sosial semakin jarang dipahami, terutama oleh generasi muda. Salah satu media yang masih memuat nilai tersebut adalah lirik lagu kasidah, termasuk dalam album kasidah Saujana. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan nilai-nilai Tunjuk Ajar Melayu yang terkandung dalam lirik lagu pada album kasidah Saujana berdasarkan perspektif Tenas Effendy. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa kutipan lirik lagu diperoleh melalui teknik membaca, mencatat, dan mengelompokkan, kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menafsirkan nilai-nilai yang terkandung berdasarkan teori Tunjuk Ajar Melayu yang mencakup 39 subnilai. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teori, ketekunan pengamatan, dan kecukupan referensi. Dari 50 kutipan lirik yang dianalisis, nilai yang paling dominan adalah ketakwaan kepada Tuhan (18 data), diikuti nilai kasih sayang, pemanfaatan waktu, amanah, kerja keras, keikhlasan, kemandirian, dan rasa syukur. Lirik lagu menampilkan ajaran moral, spiritual, dan sosial melalui bahasa religius, puitis, simbolik, dan nasihat yang lembut. Album kasidah Saujana tidak hanya berfungsi sebagai hiburan religius, tetapi juga sebagai media dakwah, pendidikan akhlak, dan pelestarian budaya Melayu. Liriknya menyampaikan pesan moral dan spiritual yang relevan untuk kehidupan masyarakat serta menanamkan nilai budaya kepada generasi muda.
Effectiveness of Yoga-Based Cardiac Rehabilitation for Patients Undergoing Elective CABG Surgery: A Systematic Review Veneranda Venny Grishela; Togu Deny Boy
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 8 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i8.3760

Abstract

CABG remains the standard revascularization procedure for advanced coronary artery disease; however, many patients continue to experience impaired functional capacity and reduced quality of life despite conventional rehabilitation. Yoga-based cardiac rehabilitation has emerged as a complementary intervention that may enhance postoperative recovery through integrated physical, respiratory, and mindfulness practices. This systematic review aimed to evaluate the effectiveness and safety of yoga-based cardiac rehabilitation in adults undergoing elective CABG surgery, focusing on cardiac function, functional capacity, autonomic regulation, cardiometabolic outcomes, quality of life, and long-term cardiovascular prognosis. A systematic review was conducted following the PRISMA 2020 guidelines. Literature searches were performed in PubMed, ScienceDirect, and the Cochrane Library to identify studies evaluating yoga-based rehabilitation in adults undergoing elective CABG surgery. Eligible studies were selected based on predefined PICOS criteria. Data regarding study characteristics, intervention protocols, and clinical outcomes were extracted and synthesized narratively. Seven studies met the eligibility criteria. The evidence indicated that yoga-based cardiac rehabilitation was associated with improvements in quality of life, functional capacity, autonomic regulation, psychological well-being, left ventricular ejection fraction, lipid profiles, glycemic control, inflammatory markers, and cortisol levels. Yoga Nidra demonstrated enhanced parasympathetic activity, while long-term follow-up suggested reduced all-cause mortality and a favorable trend toward fewer major adverse cardiovascular events. No serious adverse events were reported. Current evidence suggests that yoga-based cardiac rehabilitation is a safe and promising adjunct to conventional postoperative rehabilitation following elective CABG surgery, with potential benefits for physical, psychological, autonomic, and cardiometabolic outcomes. However, larger multicenter randomized controlled trials with standardized intervention protocols are required to strengthen the evidence base.
Building Sustainable Cyber Security Through a Quality Management System (QMS) Stanley Bernadus Dodie; Ayu Anastasya Ussu; Miracle Chrein Mamangkey; Eklesia Majesty Felia Kondoj; Clay Genaro Yeheskiel Gonta
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 8 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i8.3489

Abstract

The rapid development of digital technologies has increased organizational dependence on information systems while simultaneously creating increasingly complex cybersecurity threats. Cyberattacks, data breaches, ransomware, and information security vulnerabilities have become significant challenges that threaten operational continuity, stakeholder trust, and organizational sustainability. Therefore, organizations require a systematic approach that not only focuses on technical protection but also supports continual improvement and effective governance. This study aims to examine the role of a Quality Management System (QMS) in building sustainable cybersecurity by integrating quality management principles with information security management frameworks, particularly ISO 9001 and ISO/IEC 27001. This research employs a qualitative approach through a literature review and organizational case analysis. Data were collected from academic publications, international standards, industry reports, and documented cases related to QMS implementation and cybersecurity governance. The findings indicate that QMS contributes significantly to cybersecurity sustainability through risk-based thinking, standardized security processes, continual improvement mechanisms, effective documentation, and enhanced organizational accountability. The integration of the Plan-Do-Check-Act (PDCA) cycle enables organizations to transition from reactive cybersecurity practices to proactive and adaptive security governance. Furthermore, QMS implementation improves regulatory compliance, strengthens organizational security culture, and supports organizational resilience in responding to evolving cyber threats. This study concludes that QMS is not merely a quality management framework but also a strategic approach to developing sustainable cybersecurity capabilities. The integration of QMS with cybersecurity standards provides organizations with a comprehensive foundation for achieving long-term information security, operational reliability, and digital resilience.
Implementation of a Quality Management System Framework for Optimizing Energy Efficiency of on-Device AI Inference on Android Devices Billy Josef Waworuntu; Gerald Imanuel Palar; Marvein Christo Atu Sasikome; Yoan Virginia Kaesang; Cindra Caesaria Hamzah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 8 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i8.3491

Abstract

The rapid development of on-device artificial intelligence (AI) has increased the demand for efficient AI inference on mobile devices, particularly Android devices with limited computational resources, battery capacity, and thermal constraints. Although various optimization techniques, such as quantization, pruning, and adaptive inference, have been proposed, inconsistent evaluation procedures remain a significant challenge to achieving reproducible and comparable measurements of energy efficiency. This study aims to implement a Quality Management System (QMS) framework based on the Plan-Do-Check-Act (PDCA) cycle to systematically optimize and evaluate the energy efficiency of on-device AI inference while maintaining inference performance and model quality. The research employed a design study and experimental approach by deploying lightweight AI models for human presence detection and keyword spotting. The models were optimized using 8-bit post-training quantization, structured channel pruning, and early-exit mechanisms, followed by standardized measurements of energy consumption, inference latency, accuracy, model size, memory usage, and the energy-delay product (EDP) on Android devices. The results indicate that QMS-guided optimization provides a structured framework for improving energy efficiency by reducing computational workload and memory traffic while preserving inference reliability. In particular, post-training quantization combined with hardware acceleration reduced energy consumption, whereas adaptive inference mechanisms improved responsiveness under varying battery and thermal conditions. In conclusion, integrating QMS principles with on-device AI optimization establishes a reproducible, traceable, and continually improvable framework for developing energy-efficient AI applications on Android devices.
Challenges of Power Grid in Remote Areas and Their Alternative Solutions Johan Pongoh; Virnhie A. Rumbajan; Jetli R. Sattu; Rainer Walujan; Wesly F. Tangkuman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 8 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i8.3493

Abstract

Access to reliable electricity remains a significant global challenge, particularly in remote and isolated regions where geographical barriers, high infrastructure costs, and limited technical resources hinder the expansion of conventional power grids. In Indonesia, despite achieving a high national electrification rate, several frontier, outermost, and disadvantaged (3T) regions continue to experience limited access to electricity, adversely affecting social development, healthcare services, education, and local economic activities. This study aims to identify the principal challenges associated with power grid development in remote areas and to analyze alternative solutions based on sustainable renewable energy technologies. This research employed a qualitative descriptive approach through a literature review of scientific articles, government reports, and international energy publications related to rural electrification, renewable energy, and decentralized power systems. The findings reveal that the challenges of rural electrification are driven by interconnected factors, including difficult geographical conditions, high capital and operating costs, limited technical capacity, dependence on fossil fuels, and inadequate policy support. Renewable energy solutions, particularly solar photovoltaic (PV) systems, micro-hydropower systems, and hybrid microgrids, were identified as feasible alternatives for improving electricity access in remote communities. Furthermore, community participation, technical capacity building, and supportive government policies were identified as critical factors for ensuring long-term sustainability. This study concludes that integrated renewable energy-based electrification strategies provide a more sustainable and practical approach to addressing the challenges of electricity access in remote areas. The findings contribute to energy planning and policy development by providing recommendations for achieving equitable, reliable, and environmentally sustainable electricity access in remote regions.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai Bank ABC Kantor Cabang Sentani Ken Kartika Ningrum; Subarjo Joyosumarto; Antyo Pracoyo; Batara Maju Simatupang
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 8 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i8.3508

Abstract

Kinerja pegawai merupakan salah satu faktor strategis dalam keberhasilan organisasi perbankan karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan, efektivitas operasional, dan pencapaian tujuan perusahaan. Bank ABC Kantor Cabang Sentani menghadapi tantangan dalam meningkatkan kinerja pegawai yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, seperti kepemimpinan, lingkungan kerja, motivasi, dan disiplin kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai Bank ABC Kantor Cabang Sentani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Populasi penelitian terdiri atas pegawai Bank ABC Kantor Cabang Sentani, dengan jumlah sampel sebanyak 66 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, motivasi kerja, dan disiplin kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi sebesar 78%. Secara parsial, seluruh variabel independen terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Lingkungan kerja menjadi variabel dengan pengaruh paling dominan dibandingkan variabel lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja pegawai dapat dilakukan melalui penguatan kepemimpinan transformasional, penciptaan lingkungan kerja yang kondusif, peningkatan motivasi, serta penguatan budaya disiplin kerja dalam organisasi perbankan.
Model BUMDes dan BUMD untuk Pengelolaan Distribusi Logistik Trans Papua Marthen Sulo
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 8 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i8.3551

Abstract

Distribusi logistik di wilayah Trans Papua, khususnya jalur Jayapura–Wamena, masih menghadapi berbagai tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, tingginya biaya transportasi, ketidakstabilan akses distribusi, serta lemahnya integrasi kelembagaan antaraktor. Kondisi geografis Papua yang kompleks membutuhkan model pengelolaan logistik yang adaptif dengan melibatkan kelembagaan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model kelembagaan BUMDes dan BUMD dalam mendukung pengelolaan distribusi logistik Trans Papua yang efektif, efisien, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara mendalam, observasi lapangan, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Analisis data kualitatif dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMD berperan sebagai pengelola distribusi regional, aggregator logistik, dan penyedia infrastruktur pendukung, sedangkan BUMDes berperan dalam distribusi tingkat lokal (last-mile delivery) dan penguatan ekonomi masyarakat. Model kolaborasi BUMD–BUMDes–pemerintah daerah terbukti menjadi strategi penting dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok, stabilitas distribusi, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan, digitalisasi logistik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta regulasi kolaboratif menjadi faktor utama dalam membangun sistem distribusi logistik Trans Papua yang berkelanjutan.
Peran Teknologi Informasi dalam Pencegahan dan Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Polres Pelalawan Marta Christina Marpaung; Sutinah Sutinah; Sri Winarsi; Prawitra Thalib
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 8 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i8.3591

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi peran teknologi informasi dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan. Kekerasan terhadap kelompok rentan ini menjadi isu sosial yang memerlukan penanganan cepat dan efektif. Maka dari itu, teknologi informasi hadir sebagai solusi strategis untuk mendukung proses deteksi, pelaporan, dan tindak lanjut kasus kekerasan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi langsung di Polres Pelalawan untuk mengeksplorasi implementasi teknologi informasi serta faktor pendukung dan penghambatnya. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi pelaporan online, basis data terpadu, dan sistem komunikasi internal mempercepat koordinasi dan respons petugas dalam menangani kasus kekerasan. Selain itu, teknologi juga digunakan untuk edukasi masyarakat melalui kampanye digital yang meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan. Kendala utama ditemukan pada kesiapan sumber daya manusia dan keterbatasan infrastruktur teknologi. Oleh karena itu, penelitian merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi personel kepolisian dan pengembangan infrastruktur teknologi untuk mengoptimalkan fungsi tersebut. Kesimpulannya, teknologi informasi memegang peranan penting dalam penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak secara berkelanjutan di wilayah Pelalawan.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 9 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia (Issue in Progress) Vol. 6 No. 8 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 7 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 6 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 5 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 4 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue