cover
Contact Name
Harianto GP
Contact Email
jurnalexcelsiorpendidikan.jep@gmail.com
Phone
+6282359496409
Journal Mail Official
jurnalexcelsiorpendidikan.jep@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Teologi Excelsius Jl. Tambak Oso F2 - Royal Crown Palace
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Excelsior Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27471675     DOI : https://doi.org/10.51730/jep.v4i1
Jurnal Excelsior Pendidikan adalah jurnal penelitian peer-review, akses terbuka berkualitas tinggi yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Excelsius. Jurnal Excelsior Pendidikan menyediakan platform yang menyambut dan mengakui makalah penelitian empiris berkualitas tinggi tentang pendidikan yang ditulis oleh para peneliti, akademisi, profesional, dan staf dari seluruh dunia.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023" : 5 Documents clear
PERAN FUNDAMENTAL GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN SEBAGAI GEMBALA DAN PEMIMPIN ROHANI BAGI PESERTA DIDIK Sri Wahyuni
Jurnal Excelsior Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Excelsius

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51730/jep.v4i1.37

Abstract

Guru Pendidikan Agama Kristen memiliki peran yang sangat fundamental bagi pertumbuhan iman dan pembentukan karakter peserta didik. Indikator keberhasilan seorang Guru Pendidikan Agama Kristen bukan terletak pada kepiawaian dalam mengajar dan menghasilkan murid yang pintar, namun bagaimana membawa peserta didik bertumbuh dalam pengenalan akan Allah dan firman-Nya, sehingga menjadi pribadi yang beriman dan berkarakterkan Kristus. Persoalan yang muncul adalah: Apa peran fundamental guru Pendidikan Agama Kristen dalam bagi Peserta didik? Apa peran Guru Pendidikan Agama Kristen sebagai Gembala Bagi peserta didik?  Apa peran Guru Pendidikan Agama Kristen sebagai pemimpin Rohani bagi peserta didik?   Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang mengacu kepada studi pustaka dengan pendekatan analisis isi.  Hasil penelitian: 1) Sebagai gembala guru Pendidikan Agama Kristen berperan untuk membimbing dan menuntun peserta didik ke jalan yang benar.  2) Sebagai pemimpin rohani guru pendidikan Agama Kristen berperan untuk memimpin peserta didik dengan kasih dan dengan keteladanan
KEKUDUSAN BERDASARKAN IBRANI 12:12-17 SERTA PEMULIHAN AKAR KEPAHITAN DIANTARA JEMAAT Ferdianus Delo; Amanda Shalomita
Jurnal Excelsior Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Excelsius

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51730/jep.v4i1.36

Abstract

Memahami betapa pentingnya hidup kudus dihadapan Tuhan merupakan pemikiran yang telah mendapatkan pencerahan oleh Firman Tuhan, diperlukan komitmen untuk melakukan kehendakNya. Namun, satu hal yang merupakan musuh kesucian yang sering dianggap remeh, yaitu akar pahit. Akar kepahitan memiliki potensi untuk mencemarkan jemaat, seperti yang tertulis dalam Ibrani 12:15. Jika jemaat terus hidup dalam kepahitan, maka kepahitan itu akan meracuni orang lain disekelilingnya. Tujuan dari penelitian adalah merumuskan makna kekudusan berdasarkan Ibrani 12:12-17 serta implikasinya terhadap pemulihan akar kepahitan diantara jemaat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Studi kepustakaan adalah teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi penelaahan terhadap buku-buku, literatur-literatur, catatan-catatan dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan. Makna kekudusan berdasarkan Ibrani 12:12-17 yaitu: (1) Mengejar kekudusan. (2) Membuang akar pahit. (3) Tidak menjadi cabul. Jemaat perlu senantiasa mendekatkan diri dengan kasih karunia Allah. Jemaat yang memiliki akar pahit dalam hatinya perlu melakukan pemulihan.
PENGARUH PERCAYA DIRI BERDASARKAN MAZMUR 27:1-3 TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KRISTEN SMA KEMALA BHAYANGKARI 2 SURABAYA Setiya Ajie Sukma; Dorce Sondopen; Hari Budi Waluyo
Jurnal Excelsior Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Excelsius

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51730/jep.v4i1.39

Abstract

Percaya diri adalah salah satu aspek kepribadian yang sangat penting dalam kehidupan seseorang. Konsep ini mengacu pada keyakinan individu terhadap kemampuan dan penilaian diri sendiri dalam menjalankan tugas dan memilih pendekatan yang efektif terutama untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, bagaimanakah pengaruh percaya diri berdasarkan Mazmur 27:1-3 terhadap hasil belajar siswa Kristen SMA Kemala Bhayangkari II Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi. Hasil dari penelitian data nilai perolehan persmaan regresi model, didapati bahwa variabel percaya diri (X) memperlihatkan nilai regresi positif, yang menunjukkan korelasi atau arah positif,  dari variabel percaya dir (X) dengan variable hasil belajar siswa (Y) di SMA Kemala Bhayangkari II Surabaya. Maka pengaruh percaya diri berdasarkan Mazmur 27:1-3 terhadap hasil belajar siswa SMA Kemala Bhayangkari II Surabaya sangat tinggi.
MAKNA MOTIVASI PELAYANAN BERDASARKAN MATIUS 20:25-28 TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER Ayuni Damai Daeli; Sonny Herens; Areyne Christi
Jurnal Excelsior Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Excelsius

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51730/jep.v4i1.41

Abstract

Pada dasarnya, motivasi pelayanan berkaitan dengan sikap dan perilaku individu dalam memberikan pelayanan yang baik, baik dalam konteks pekerjaan atau dalam kehidupan sehari-hari. Pembentukan karakter merupakan suatu proses yang kompleks dan melibatkan berbagai faktor, termasuk motivasi pelayanan. Motivasi pelayanan adalah faktor internal yang mempengaruhi sikap dan perilaku individu dalam memberikan pelayanan yang baik kepada orang lain. ketika motivasi pelayanan rendah atau tidak ada, individu cenderung menunjukkan sikap-sikap negatif seperti kurangnya perhatian, ketidakpedulian, atau bahkan ketidakjujuran dalam memberikan pelayanan. Sikap-sikap negatif ini dapat merusak hubungan antara individu dengan orang lain, baik itu dalam konteks pekerjaan atau hubungan sosial. Pembentukan karakter adalah proses yang kompleks yang melibatkan pola perilaku, sikap, dan nilai-nilai individu yang membedakan mereka dari orang lain. Tujuan dari peneliatan ini yaitu untuk mendapatkan gambaran tentang makna motivasi berdasarkan Matius 20:20-28 terhadap pembentukan karakter. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan. Hasil yang ditemukan adalah motivasi pelayanan yaitu hendaklah memiliki karakter pelayan, karakter hamba dan jadikan Kristus sebagai teladan yang memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang
MINAT BELAJAR BERDASARKAN AMSAL 4:1-27 UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Filiani Halawa; Fredi I Malaisari
Jurnal Excelsior Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Excelsius

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51730/jep.v4i1.42

Abstract

Minat belajar merupakan faktor yang signifikan dalam proses pendidikan. Minat belajar mencerminkan ketertarikan dan motivasi seseorang terhadap kegiatan belajar. Tingkat minat belajar yang tinggi dapat membantu siswa mencapai hasil belajar yang optimal dan mengembangkan potensi belajar mereka secara penuh. Sebaliknya, minat belajar yang rendah dapat menghambat motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana minat belajar anak dan untuk meningkatkan hasil belajara anak. Motode penelitian yang dilakukan adalah kualitatif. Hasil yang didaptkan adalah 1) mendengarkan merupakan suatu hal yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas kehidupan. 2) Memperhatikan merupakan respon dari murid atau orang yang sedang mendengarkan suatu pelajaran. 3) Menjaga hati sangatlah penting untuk dilakukan. Dalam upaya mencapai hasil belajar yang baik, penting untuk memadukan strategi belajar yang efektif, pendekatan pembelajaran yang baik, serta dukungan dari orang tua dan lingkungan sekitar.

Page 1 of 1 | Total Record : 5