cover
Contact Name
Anis Ervina
Contact Email
lp2makbidlatansa@gmail.com
Phone
+6287772706700
Journal Mail Official
lp2makbidlatansa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soekarno-Hatta Pasir Jati By Pass Rangkasbitung Lebak Banten
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Obstretika Scientia
ISSN : 23376120     EISSN : 27164330     DOI : http://dx.doi.org/10.55171
Jurnal Obstretika Scientia adalah Jurnal penelitian Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro, yang terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juli dan Desember. ISSN : 2337-6120, e-ISSN : 2716-4330. Ruang Lingkup Penelitian terkait dengan ilmu Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Reproduksi serta Kesehatan Ibu dan Anak.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2016)" : 5 Documents clear
Hubungan Umur, Paritas dan Status Gizi Ibu dengan Kejadian BBLR Erlyna Evasari
Jurnal Obstretika Scientia Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.793 KB) | DOI: 10.55171/obs.v4i2.168

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian case control study dengan mengunakan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini  yaitu  semua  bayi  yang  dilahirkan  berjumlah  632  bayi,  yang  akan diambil dengan perbandingan 1 : 1 populasi. Sampel kasus berjumlah 52 bayi dan sampel kontrol  berjumlah 52 bayi, yang diambil secara simple random sampling. Jadi keseluruhan sampel yang diambil adalah 104 bayi. Hasil penelitian menunjukan bahwa distribusi frekuensi kejadian BBLR sebanyak (50%), umur 20 dan 35 (38,5%), paritas 1 dan 3 (62,5%), status gizi  kurang (29,8%). Dari hasil uji chi square diperoleh hasil terdapat hubungan yang bermakna antara umur ibu dengan kejadian BBLR  (P  Value  =  0,002),  terdapat  hubungan  yang  bermakna  antara paritas ibu dengan kejadian BBLR (P  Value  = 0,000) dan terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi ibu dengan kejadian BBLR (P Value = 0,000).
Hubungan Sosial Ekonomi Keluarga dan Pekerjaan Ibu dengan Kejadian Diare Pada Balita rita ariesta; anis ervina
Jurnal Obstretika Scientia Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.054 KB) | DOI: 10.55171/obs.v4i2.169

Abstract

Tujuan penelitian ingin mengetahui hubungan sosial ekonomi keluarga dan pekerjaan ibu dengan kejadian diare. Rancangan penelitian case control  penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Mandala, dari bulan Mei–Agustus 2013, Populasi penelitian 170 responden. Sampel  kasus 85 orang dan sampel kontrol 85 orang total sampel 170 orang. Teknik  pengumpulan data secara primer dengan  instrumen kuesioner, dan daftar ceklis. Hasil  uji bivariat pada variabel sosial ekonomi  keluarga dan pekerjaan ibu dengan diare pada balita diperoleh P value:0,006 dari variabel pekerjaan ibu dengan kejadian diare pada balita P value:0,003 sehingga disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara sosial ekonomi keluarga dan pekerjaan ibu dengan kejadian diare pada balita. Bekerjasama dengan Puskesmas terkait pemberian informasi yang berulang khususnya ibu-ibu terkait sebab dan akibat  diare. Kerjasama melibatkan dinas dalam memperbaiki sanitasi lingkungan,  pemepataan lahan kosong, konsep tumpang sela, membantu permodalan usaha rakyat  tujuannya untuk peningkatan pendapatan masyarakat.
Hubungan Status Imunisasi dan Status Gizi dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita kadar kuswandi; utami suci
Jurnal Obstretika Scientia Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.665 KB) | DOI: 10.55171/obs.v4i2.170

Abstract

Tujuan penelitian  ini  untuk  mengidentifikasi  pemberian  imunisasi  dasar  lengkap dan kejadian  ISPA  serta  untuk  menganalisis  hubungan  antara  imunisasi  dasar lengkap  dengan kejadian  ISPA, mengidentifikasi  status gizi dan kejadian  ISPA serta untuk menganalisis  hubungan  antara  status gizi dengan kejadian  ISPA. Sampel pada penelitian ini berjumlah 97 responden yang didapat menggunakan teknik quota  sampling. Desain  penelitian yang  digunakan  adalah  desain Cross Sectional dan data dikumpulkan dari responden menggunakan lembar observasi dan daftar cek. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi-Square dengan CI = 95% (α = 0,05). Secara univariat kejadian ISPA sebesar 55,7%, status imunisasi tidak lengkap 66,7% dan status gizi tidak normal 50,0%. Sedangkan secara bivariat nilai ρ sebesar 0,727 (ρ≥0,05) yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan  antara  pemberian  imunisasi dasar lengkap dengan kejadian ISPA pada balita dan nilai ρ sebesar 0,823 (ρ≥0,05) menunjukan  tidak terdapat hubungan  antara  status gizi dengan kejadian ISPA pada balita.
Hubungan BBLR Dan Asfiksia Dengan Kejadian Ikterus Neonatorum rita rositawati; sefti dewi putri
Jurnal Obstretika Scientia Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.001 KB) | DOI: 10.55171/obs.v4i2.171

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan BBLR dan asfiksia dengan kejadian ikterus neonatorum di ruang perinatologi RSUD dr Adjidarmo Rangkasbitung tahun 2014. Desain penelitian yang digunakan adalah tipe kasus kontrol. Populasi dalam penelitian adalah bayi baru lahir tunggal dan tercatat di ruang perinatologi RSUD dr.Adjidarmo rangkasbitung tahun 2014 sebanyak 1087 bayi baru lahir dengan jumlah sampel sebanyak 258 bayi. Hasil univariat menunjukan bahwa bayi yang lahir di ruang perinatologi memiliki berat badan lahir 2500 gram sebanyak 23,6 % dan sebagian bayi yang mengalami kejadian asfiksia sebesar 54,7%. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara BBLR (nilai P = 0,000 p 0,05 (OR) 7,781 CI : 95% 3,729-16,235) dan asfiksia (nilai P = 0,001 p 0,05 (OR) 2,358 CI : 95% 1,428 - 3,895) dengan kejadian ikterus neonatorum. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara BBLR dan asfiksia kejadian Ikterus Neonatorum.
Hubungan Bayi Prematur dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum aminah aminah
Jurnal Obstretika Scientia Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.677 KB) | DOI: 10.55171/obs.v4i2.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara bayi prematur dengan kejadian asfiksia neonatorum. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian survey analitik dengan rancangan penelitian kasus kontrol (case control) dengan menggunakan pendekatan retrospektif. Banyaknya sampel kasus yang digunakan adalah 100 bayi baru lahir dengan asfiksia dan sampel control adalah 100 bayi baru lahir tidak asfiksia. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Bayi Baru Lahir mengalami Asfiksia sebanyak 290 bayi (8,24%), Bayi Prematur sebanyak 59 bayi (29,5). Secara Bivariat menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara bayi prematur dengan kejadian asfiksia neonatorum dengan nilai p= 0,000 (p0,05). Dengan demikian diharapkan tenaga kesehatan lebih sigap dan tanggap serta selalu meningkatkan kemampuan sehingga dapat mendeteksi dini berbagai macam penyulit yang mungkin terjadi pada ibu maupun bayi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5