cover
Contact Name
Edisah Putra Nainggolan
Contact Email
edisahputra@umsu.ac.id
Phone
+6285158011646
Journal Mail Official
mandirijurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Karyajaya Perum Alam Lestari Blok B.24 Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Mandiri: Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Published by Lembaga Riset Ilmiah
ISSN : -     EISSN : 28299329     DOI : -
Core Subject : Economy,
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan is a journal that publishes research articles in the fields of Accounting and Finance. Articles published in Mandiri have gone through a peer-reviewed process, to maintain the best quality articles in scientific development in the field of Accounting and Finance. Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan accepts manuscripts in research fields that include scientific fields: Financial Accounting, Government Accounting, Sharia Accounting, Sharia Banking, Audit, Accounting system, and Tax Accounting.
Articles 62 Documents
Pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) dan Return on Equity (ROE) terhadap Return Saham: Studi pada Perusahaan IDX30 Tahun 2020–2024 Ikhfani Agustin; Dheri Febiyani Lestari
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - Mei 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jak.v5i1.1512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) dan Return on Equity (ROE) terhadap return saham pada perusahaan yang tergabung dalam indeks IDX30 periode 2020–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan penelitian (research gap) berupa perbedaan temuan pada studi-studi sebelumnya terkait hubungan antara DER dan ROE terhadap return saham, khususnya pada perusahaan dengan kapitalisasi besar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk data panel yang diperoleh dari laporan keuangan dan harga saham. Sampel penelitian terdiri dari 12 perusahaan dengan total 60 observasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS serta dilakukan uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham, sedangkan Return on Equity (ROE) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap return saham. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat profitabilitas yang tinggi tidak selalu direspons positif oleh pasar, sehingga mengindikasikan adanya faktor lain di luar kinerja keuangan yang turut memengaruhi return saham. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan Signaling Theory, khususnya dalam menjelaskan respons pasar terhadap informasi keuangan perusahaan. Secara praktis, hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa investor tidak sebaiknya hanya mengandalkan rasio keuangan dalam pengambilan keputusan investasi, tetapi juga perlu mempertimbangkan faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi, sentimen pasar, dan kebijakan perusahaan agar keputusan yang diambil lebih komprehensif dan tidak semata-mata bergantung pada indikator keuangan.   This study aims to analyze the effect of Debt to Equity Ratio (DER) and Return on Equity (ROE) on stock returns of companies included in the IDX30 index for the 2020–2024 period. This research is motivated by a research gap reflected in the inconsistent findings of previous studies regarding the relationship between DER and ROE and stock returns, particularly in large-capitalization companies. The study employs a quantitative approach with a causal associative method. The data used are secondary data in the form of panel data obtained from financial statements and stock prices. The sample consists of 12 companies with a total of 60 observations selected using purposive sampling technique. The data analysis technique utilizes multiple linear regression with the assistance of SPSS software, accompanied by classical assumption tests to ensure the validity of the research model. The results indicate that the Debt to Equity Ratio (DER) does not have a significant effect on stock returns, while Return on Equity (ROE) has a negative and significant effect on stock returns. These findings suggest that a high level of profitability is not always positively responded to by the market, indicating that factors beyond financial performance may influence stock returns. This study contributes theoretically to the development of Signaling Theory, particularly in explaining how the market responds to corporate financial information. Practically, the findings imply that investors should not rely solely on financial ratios in making investment decisions but also need to consider external factors such as macroeconomic conditions, market sentiment, and corporate policies to ensure more comprehensive and unbiased investment decisions.
Pengaruh Earning Per Share (EPS), Price Earning Ratio (PER) Dan Price to Book Value (PBV) Terhadap Harga Saham : Studi pada Perusahaan Farmasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024 Mia Kristia; Dheri Febiyani Lestari
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - Mei 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jak.v5i1.1513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Earning Per Share (EPS), Price Earning Ratio (PER) dan Price to Book Value (PBV) terhadap harga saham pada perusahaan sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang umumnya berfokus pada kondisi pasar normal, penelitian ini menawarkan kebaruan melalui analisis perilaku investor pada periode pasca pandemi COVID-19 yang mencerminkan perubahan dinamika pasar modal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif-kausal, dengan sampel 10 perusahaan dan 50 observasi yang diperoleh melalui purposive sampling, serta teknik analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EPS berpengaruh positif dan signifikan, yang mendukung Signaling Theory bahwa profitabilitas merupakan sinyal utama bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis bahwa dalam kondisi pasar tertentu, profitabilitas lebih dominan dibandingkan rasio valuasi dalam mempengaruhi harga saham, seta memberikan implikasi praktis sgar investor lebih berfokus pada EPS sebagai dasar pengambilan keputusan investasi di sektor farmasi. Secara praktis, EPS dapat dijadikan indikator utama oleh investor dalam menentukan pilihan investasi pada saham farmasi yang stabil dan berpotensi tumbuh. Bagi perusahaan, temuan ini mendorong peningkatan profitabilitas guna menarik investor dan menjaga stabilitas harga saham pasca pandemi.   This study aims to analyze the effect of Earning Per Share (EPS), Price Earning Ratio (PER), and Price to Book Value (PBV) on stock prices in pharmaceutical sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2024 period. Unlike previous studies that generally focus on normal market conditions, this research offers novelty by examining investor behavior in the post-COVID-19 pandemic period, which reflects changes in capital market dynamics. This study employs a quantitative approach with an associative-causal method, using a sample of 10 companies and 50 observations selected through purposive sampling, and applies multiple linear regression analysis using SPSS. The results indicate that EPS has a positive and significant effect, supporting Signaling Theory that profitability serves as a primary signal for investors in making investment decisions. These findings provide a theoretical contribution by demonstrating that, under certain market conditions, profitability is more dominant than valuation ratios in influencing stock prices, and offer practical implications for investors to place greater emphasis on EPS as a basis for investment decision-making in the pharmaceutical sector. Practically, EPS can be used as a key indicator by investors in selecting pharmaceutical stocks that are stable and have strong growth potential. For companies, these findings encourage improving profitability to attract investors and maintain stock price stability in the post-pandemic market environment.