cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Steganografi Video Menggunakan Metode Discrete Wavelet Transform Pada Frame Yang Terpilih Berdasarkan Deteksi Silence Dengan Metode Zero Crossing Rate Alifia Fathur Rizkiyah; Bambang Hidayat; I Nyoman Apraz Ramatryana
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media internet untuk melakukan pertukaran informasi yang telah berkembang menyebabkan kekhawatiran terkait keamanan dan kerahasiaan data digital yang dikirimkan. Untuk mengamankan data yang dikirimkan melalui media internet, diperlukan suatu teknik agar keamanan dan kerahasiaan informasi tersebut terjamin, salah satunya yaitu Steganografi. Pada penelitian ini, dirancang sebuah sistem steganografi dimana pesan yang disisipkan berupa file teks berformat *.txt dan video dengan format *.avi sebagai cover. Pesan informasi disisipkan pada frame video berdasarkan deteksi silence menggunakan Zero Crossing Rate, dengan mengukur parameter seperti: PSNR, MSE, BER, dan MOS. Dengan menggunakan metode penyisipan Discrete Wavelet Transform didapatkan hasil Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) yang baik. Hasil PSNR terbesar yaitu 64.2775 dB dan nilai MSE terkecil sebesar 0,0243. Waktu komputasi terbesar yang didapat pada proses penyisipan adalah 1.68994 detik, sedangkan pada proses ekstraksi adalah 0,42312 detik. Hasil Mean Opinion Score (MOS) yang didapatkan memiliki nilai rata-rata total sebesar 3.8 yang berarti kualitas video tersisipi dengan baik. BER terbesar yang dihasilkan yaitu sebesar 44.2842 saat mean = 0.01 dan variansi = 0.0006. Kata kunci : Steganografi Video, Zero Crossing Rate, Deteksi Silence, Discrete Wavelet Transform
Prediksi Saham Menggunakan Dbn ( Deep Belief Network ) Giali Ghazali; Jondri Jondri; Deni Saepudin
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini akan dibahas prediksi indeks harga saham dengan metode Deep Belief Network (DBN). Penelitian ini menggunakan indeks saham dari pasar saham Indonesia yaitu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Percobaan ini didasarkan pada data historis harian selama 5 tahun. Prediksi dilakukan dengan menggunakan Restricted Boltzman Machines (RBM) dua tahap dan RBM tiga tahap, dengan input data menggunakan (20 + ri) dan (40 + ri) dengan jumlah neuron (n = 10) dan (n = 50). Dengan menggunakan metode Deep Belief Network (DBN) didapatkan hasil Root Mean Square Eror (RMSE) sepuluh kali percobaan. Mendapatkan hasil data (20 + ri) dengan (n = 10) dengan RBM dua tahap 0,18291 dan RBM tiga tahap 0.17912. Pada data (40 + ri) dengan (n = 10) dengan RBM dua tahap 0,1804 dan tiga tahap RBM 0.17118. Pada data (20 + ri) dengan (n = 50) dengan RBM dua tahap 0,16996 dan tiga tahap RBM 0.05892. Pada data (40 + ri) dengan (n = 50) didapatkan RBM dua tahap 0,17781 dan tiga tahap RBM 0.16904. dapat disimpulkan bahwa RBM tiga tahap lebih baik dibandingkan RBM dua tahap, dan nilai neuron yang besar mempengaruhi hasil prediksi. Kata kunci : prediksi saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Deep Belief Network (DBN).
Analisis Performansi Routing Protokol Gpsr,Gytar, Dan B-Mfr Pada Vanet Untuk Inter Vehicle Communication Alif Faikah; Rendy Munadi; Leanna Yovita
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vehicular Ad hoc Network (VANET) merupakan konsep subset dari Mobile Ad Hoc Network (MANET) dimana kendaraan bertindak sebagai node pada jaringan. Karakteristik dasar VANET yaitu mobilitas node tinggi sehingga menyebabkan perubahan yang cepat pada topologi jaringan. Karena topologi jaringan VANET sering berubah, mancari dan mempertahankan rute adalah hal terpenting pada VANET. Dari sekian protokol ad hoc, protokol routing berbasis posisi dinilai sebagai protokol routing yang lebih efesien untuk VANET. Pada penelitian tugas akhir ini, menganalisis protokol routing berbasis posisi yang memiliki mekanisme pengiriman data yang berbeda, yaitu Greedy Perimeter Stateless Routing (GPSR), Greedy Traffic Aware Routing (GyTAR), dan Border-Node Based Most Forward within Radius Routing (B-MFR) pada Inter Vehicle Communication (IVC). Simulasi menggunakan Network Simulator NS-2.34 dan mobility generator yaitu Simulation of Urban Mobility (SUMO). Sebagai integrated simulator untuk menggabungkan NS-2.34 dan SUMO digunakan MOVE. Simulasi berdasarkan pada skenario perubahan jumlah node dan perubahan kecepatan node dengan topologi jaringan pada lingkungan urban yaitu jalan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Adapun metrik performansi yang digunakan yaitu end to end delay, Normalize Routing Overhead (NRO), packet loss dan throughput. Dari hasil simulasi diperoleh bahwa protokol routing B-MFR unggul untuk kedua skenario pengujian. Pada skenario pertambahan jumlah node, B-MFR memiliki rata – rata end to end delay, NRO, packet loss dan troughput secara berurutan yakni 0.147 ms, 0.395, 12.97% dan 80.7 kbps. Sedangkan pada skenario pertambahan kecepatan node, B-MFR memiliki nilai rata – rata end to end delay, NRO, packet loss dan troughput secara berurutan yakni 0.24 ms, 0.447, 13.33% dan 80.21 kbps. Kata Kunci: VANET, GPSR, GyTAR, B-MFR, SUMO, MOVE
Optimasi Posisi Cryoprobe Pada Proses Cryosurgery Menggunakan Metode Bubble Packing Nurul Fajar Riani; Dede Tarwidi; Sri Suryani Prasetyowati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cryosurgery adalah teknik operasi untuk memusnahkan jaringan kanker menggunakan nitrogen cair bersuhu ekstrim (sangat dingin) dengan menggunakan alat yang bernama cryoprobe. Tujuan dilakukannya cryosurgery adalah untuk memaksimalkan pembekuan di dalam jaringan kanker dan meminimumkan kerusakan pada jaringan sehat. Dalam Tugas Akhir ini dilakukan simulasi pengoptimasian cryoprobe pada proses cryosurgery kanker prostat menggunakan metode bubble packing. Metode bubble packing digunakan untuk mengoptimalkan letak cryoprobe pada proses cryosurgery kanker prostat. Penyebaran panas pada daerah kanker menggunakan metode beda hingga satu dan dua dimensi. Penyebaran panas satu dimensi dilakukan sampai tercapai kondisi steady state. Hasil dari solusi numerik satu dimensi dibandingkan dengan solusi eksak sebagai acuan sehingga didapatkan rata-rata error relatif. Dengan rata-rata error relatif terkecil sebesar 0.0106786%, solusi numerik satu dimensi tersebut dikatakan cukup akurat dan layak diterapkan pada sistem dua dimensi. Dengan menggunakan metode bubble packing pada simulasi dua dimensi didapatkan letak 6 cryoprobe yang optimal dengan penyebaran panas yang lebih cepat dibandingkan dengan 4 dan 5 cryoprobe yaitu selama 168 detik. Kata Kunci: cryosurgery, bubble packing, prostat, metode beda hingga
Prediksi Value-at-risk Dengan Efek Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (arch) Cipta Rahmadayanti; Rian Febrian Umbara; Aniq Atiqi Rohmawati
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Investor yang menginvestasikan dana pada saham mengharapkan nilai return yang tinggi dan risiko yang sekecil mungkin, namun setiap investasi yang dilakukan tidak dapat memprediksi dengan mudah seberapa besar nilai risiko yang akan didapat. Untuk mendapatkan nilai risiko dari suatu saham dapat menggunakan metode Value-at-Risk (VaR). Penentuan nilai VaR ini dapat menggunakan time series, oleh karena itu pada Tugas Akhir ini digunakan model Autoregressive (AR) dan Generealized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) untuk menentukan nilai VaR pada dua indeks saham yang berdistribusi normal. Setiap data saham memiliki perbedaan volatilitas atau pergerakan harga saham, maka sebelum membahas model time series dan perhitungan VaR, data indeks saham dilakukan pengujian dengan uji efek ARCH. Agar mendapatkan hasil yang relevan maka dilakukan perhitungan akurasi kedua model time series tersebut menggunakan VaR violation dan dibandingkan untuk mendapatkan model time series yang baik. Berdasarkan hasil analisis, model time series yang baik digunakan untuk memprediksi VaR pada saham NASDAQ adalah model GARCH(1,1) dengan jumlahan tingkat error sebesar 26, dan untuk saham NYSE model time series yang baik untuk memprediksi VaR adalah model AR(1) dengan jumlahan tingkat error sebesar 30. Kata kunci : VaR, AR, GARCH, Uji efek ARCH, VaR violation. Abstract Investors who invest funds in stock expect a high return value and the lowest risk possible, but every investments can not predict the value risk with easily. To obtain the risk value of a stock can use Value-at-Risk (VaR) method. The determination of the VaR can use time series model, therefore in this final project used Autoregressive (AR) and Generealized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) to determine VaR on two stock indexes which have normal distribution. Each stock data has different volatility or movement of stock price, then before discuss about time series model and VaR calculation, stock index data is tested by ARCH effect test. In order to obtain a relevant results, both time series model are calculated the accuracy using VaR violation and compared to get a good time series model. Based on the result of the analysis, time series model which is GARCH(1,1) of normal distributuon have better result with the total error rate of 26 to predict VaR for stock index NASDAQ, and for stock index NYSE a good time series model to predict VaR is AR(1) with the total error rate of 30. Keywords: VaR, AR, GARCH, ARCH effect test, VaR violation
Desain Dan Implementasi Monitoring Penumpang Di Dalam Angkutan Massal Dengan Menggunakan Image Processing Secara Real Time Laksono Adi Cahyo Fitro; Erwin Susanto; Ratri Dwi Atmaja
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berjalannya waktu, teknologi selalu berkembang dengan pesat. Salah satunya CCTV di bis. Oleh karena itu, dengan berkembangnya teknologi kamera juga dapat mengetahui kepadatan penumpang di dalam transportasi umum yang akan ditampilkan di LCD Cara kerja dari aplikasi teknologi ini yaitu kamera ditempatkan di atas pintu bis yang berguna untuk merekam penumpang yang masuk dan keluar dari bis. Data video diolah di matlab menggunakan metode image processing yaitu background subtraction bertujuan untuk mengetahui pergerakan penumpang apakah penumpang keluar atau masuk bis serta jumlahnya. Background subtration berguna untuk membandingkan per frame yang ada di video untuk menentukan objek. Lalu data dikirim ke arduino uno digabung dengan data dari GPS. Lalu data ditampilkan di LCD yang ada di bis berupa tulisan pergerakan penumpang apakah masuk atau keluar serta jumlah penumpang yang terekam kamera. Serta LCD akan menampilkan posisi dari bis tersebut. Hasil koordinat dari Modul GPS U-Blox Neo-6 akurat baik dari koordinat bujur maupun lintang, ini dapat dibuktikan dengan menggunakan Google Maps. Dari 38 video yang dilakukan pengujian hasil Image Processing yang ditampilkan di LCD dengan kondisi yang berbeda-beda terdapat 6 video yang tampilan hasil di LCD tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Kata Kunci : webcam, arduino uno, matlab, GPS, background subtraction, centroid
Implementasi Dan Analisis Penambahan S-Cscf (Serving Call Session Control Function) Dalam Jaringan Open Ims Core Untuk Layanan Voip Mohamad Samudra; Rendy Munadi; Leanna Vidya Yovita
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan bandwidth yang memadai, mobilitas yang tinggi serta layanan multimedia pada saat ini memunculkan konsep teknologi IMS (IP Multimedia Subsystem) yang melengkapi teknologi NGN (Next Generation Network). IP Multimedia Subsystem telah diperkenalkan 3GPP sebagai arsitektural subsistem yang didedikasikan untuk mengontrol dan menyediakan layanan multimedia melalui jaringan packet based core dalam jaringan mobile third generation. Standar ini dibuat untuk memfasilitasi konvergensi antara jaringan fixed dan mobile untuk menjadi sebuah jaringan yang berbasiskan internet protocol (IP). Dalam sistem IMS terdapat node penting, yaitu CSCF (Call Session Control Function) dan HSS (Home Subscriber Server). Pada CSCF terbagi tiga elemen, yaitu P-CSCF (Proxy-CSCF), I-CSCF (Interrogating-CSCF), dan S-CSCF (Serving-CSCF). S-CSCF merupakan inti dari jaringan IMS karena fungsinya yang sangat penting dalam mengontrol semua aspek dari layanan pelanggan yang memungkinkan operator untuk mengontrol seluruh pengantaran layanan dan semua sesi. Tugas akhir ini mengimplementasikan suatu sistem jaringan IMS (IP Multimedia Subsystem) dengan menggunakan aplikasi OpenIMSCore sebagai server. Selanjutnya dilakukan analisis dengan menambahkan elemen S- CSCF pada OpenIMSCore. Dari hasil penambahan S-CSCF ini dianalisis QoS untuk layanan video call server OpenIMSCore bila dilayani oleh dua S-CSCF. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis, dimana kondisi dilayani oleh dua S-CSCF diperoleh nilai one way delay sebesar 19.99339153 ms, jitter 13.79166667 ms, dan throughput 0.1441 Mbps saat traffic panggilan 10 call per second dan background traffic 80 Mbps. Kata kunci: NGN, IMS, VoIP, QoS
Studi Perancangan Dan Realisasi Sistem Desalinasi Air Laut Menggunakan Prinsip Capacitive Deionization (cdi) Yogi Januardi; Memoria Rosi; Ismudiati Puri Handayani
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Capacitive Deionization (CDI) merupakan salah satu metoda pemisahan garam dari air laut. Proses ini menggunakan dua elektroda karbon yang diberi beda potensial sehingga mampu mengikat ion-ion garam berdasarkan prinsip gaya coulomb. Dalam proses ini, debit air garam yang melewati sel CDI akan mempengaruhi efektivitas serapan ion. Untuk itu dibutuhkan instrument yang mampu mengatur kecepatan aliran air garam. Penelitian ini bertujuan untuk membuat instrument pengatur debit air dalam orde ml/menit dengan harga yang terjangkau. Instrument yang digunakan untuk mengatur debit air garam adalah pompa peristaltik DC yang dikonfigurasikan dengan mikrokontroler arduino mega, keypad 4x3 dan h-bridge driver motor. Instrument yang dibuat dapat mengatur debit air garam dari 0-30 ml/menit. Aliran garam dilewatkan melalui sel CDI yang terbuat dari Norit : Grafit : PVA dan sel CDI yang terbuat dari karbon tempurung kelapa : Grafit : PVA dengan komposisi 8: 1: 1 dan dibuat dengan ukuran 3 cm x 3 cm. Debit yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 ml/menit, 10 ml/menit, 15 ml/menit. Pengukuran konduktivitas air garam dilakukan menggunakan Lutron YK-22CT. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa semakin besar debit air garam yang melewati sel CDI maka pengurangan kadar garam oleh sel CDI akan semakin kecil. Kata kunci : Capacitive deionization, Norit, Karbon tempurung kelapa, Pompa Peristaltik DC
Pengenalan Wajah Menggunakan Metode Elastic Bunch Graph Matching Rachmi Azanisa Putri; Anditya Arifianto; Febryanti Sthevanie
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini, sistem pengenalan wajah sudah banyak digunakan di berbagai aplikasi dan juga metode yang digunakan. Namun terdapat beberapa permasalahan eksternal yang biasa terjadi dalam proses pengenalan wajah yaitu Pose, Illumination, and Expression(PIE). Permasalahan tersebut menyebabkan citra wajah orang yang sama akan dikenali berbeda oleh sistem. Metode Elastic Bunch Graph Matching dapat mengatasi permasalahan tersebut karena proses pengenalan wajah menggunakan titik yang diambil secara manual. Oleh sebab itu pada Tugas Akhir ini membahas pengenalan wajah menggunakan metode Elastic Bunch Graph Matching. Pada metode ini wajah direpresentasikan sebagai graph yang dibentuk dari titik titik fitur yang dibuat secara manual. Setelah mengetahui titik-titik fitur pada wajah, dilakukan perhitungan untuk mendapatkan nilai Jet yang dilanjutkan dengan pembentukan Face Bunch Graph untuk proses pencocokan pada Elastic Bunch Graph Matching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini dapat diterapkan pada pengenalan wajah dengan akurasi 91.67%. Dan dapat mengatasi permalsahan Pose, Illumination, and Expression (PIE) dengan akurasi 70%.
Peningkatan Peformansi Pengenalan Identitas Berbasis Palm Vein Menggunakan Adaptive Filtering dan Retinex Method Muhammad Shafhi Kasyfillah; Tjokorda Agung Budi Wirayuda; Bedy Purnama
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Palm Vein Recognition merupakan salah satu metode yang digunakan untuk melakukan pengenalan pada suatu individu melalui pattern dari pembuluh darah vena di telapak tangan. Vein recognition belakangan ini mulai digunakan dan diteliti oleh beberapa pihak, karena sebenarnya pembuluh darah vena juga bersifat unik untuk tiap individu seperti halnya sidik jari atau retina mata. Vein Recognition ini mulai diminati orang karena sistem pengenalan ini menggunakan bagian dalam tubuh untuk pengenalannya sehingga sulit untuk ditiru atau dipalsukan. Adaptive Filterring adalah salah satu metode yang digunakan untuk melakukan image enhancement, mulai dari pendeteksian wilayah citra yang akan di proses dan membuang pixel-pixel yang tidak diperlukan sampai pengehapusan noise yang terdapat pada citra tersebut. Retinex Method adalah metode yang digunakan untuk melakukan pemrosesan pada citra berfokus pada pencahayaannya. Kata kunci :Sitem rekognisi, Image enchacement, Adaptive filtering, Retinex emthod

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue