cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Efek Non Linieritas Fiber Pada Link Sistem Komunikasi Serat Optik Ajeng Rahmaningtyas Firnadya; Akhmad Hambali; Afief Dias Pambudi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan Sistem Komunikasi Serat Optik (SKSO) terus mengalami kemajuan dari tahun ke tahun. Salah satu teknologi yang berkembang sangat pesat adalah teknologi Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) yang memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan teknologi terdahulu. Namun, dibalik kelebihanya DWDM memiliki salah satu kekurangan yaitu efek non linieritas Four Wave Mixing (FWM). Pada penelitian ini, dibuat pemodelan sistem link DWDM pada software OptiSystem untuk mengetahui pengaruh FWM tersebut. Terdapat 3 skenario dalam pemodelannya. Skenario pertama, variabel yang diubah adalah bitrate link dan jarak link. Pada skenario kedua, variabel yang diubah adalah spasi kanal. Dan pada skenario ketiga, variabel yang diubah adalah daya transmitter. Hasil simulasi yang telah dilakukan yaitu bahwa efek FWM sangat mempengeruhi performansi link DWDM karena hasil Q - Factor dari semua simulasi tidak lebih dari 6. Pada simulasi 10 Gbps, performansi terbaik memiliki Q - Factor sebesar 5.3466725, dan performansi terburuk memiliki Q - Factor sebesar 1.61111125, namun bisa diperbaiki sehingga Q - Factor meningkat menjadi 2.50623. Pada simulasi 40 Gbps, performansi terbaik memiliki Q - Factor sebesar 2.96011, dan performansi terburuk memiliki Q - Factor sebesar 1.8404325, namun bisa diperbaiki sehingga Q - Factor meningkat menjadi 3.748735. Pada simulasi 100 Gbps, performansi terbaik memiliki Q - Factor sebesar 2.9551125, dan performansi terburuk memiliki Q - Factor sebesar 2.196375, namun bisa diperbaiki sehingga Q - Factor meningkat menjadi 2.7596375. Kata kunci : Dense Wavelength Division Multiplexing, Four Wave Mixing, Q - Factor. Abstract
Identifikasi Individu Melalui Pengolahan Citra Pola Enamel Gigi Insisivus Dengan Metode Discrete Cosine Transform (dct) Dan Klasifikasi Learning Vector Quantization (lvq) Sebagai Aplikasi Forensic Odontology Rizkiana Rani Sejahtera; Bambang Hidayat; Fahmi Oscandar
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia forensik kedokteran, identifikasi korban dapat dilakukan dengan cara mengidentifikasi gigi. Gigi merupakan salah satu organ yang paling kuat dan tahan terhadap benturan, maupun suhu yang tinggi. Selain itu gigi setiap ndividu memiliki lapisan enamel yang berpola dengan keunikan nya masing-masing. Pada penelitian Tugas Akhir ini dilakukan identifikasi pola enamel gigi dengan proses pengolahan citra digital dengan menggunakan metode Discrete Cosine Transform (DCT) dan Learning Vector Quantizing (LVQ) yang akan diaplikasikan pada perangkat lunak Matlab 2015b. Proses penelitian diwalai dengan akuisisi citra menggunakan lensa macro kamera Canon EOS 600D, preprocessing citra, ekstraksi ciri menggunakan DCT dan klasifikasi menggunakan jaringan syaraf tiruan LVQ. Parameter yang diukur adalah waktu komputasi dan tingkat akurasi. Pengujian menggunakan 300 sample foto gigi yang sudah diekstraksi, 10 foto digunakan sebagai data latih untuk setiap kelas, dan 20 foto digunakan sebagai data uji untuk setiap kelas, dengan jumlah total 10 kelas. Pada Tugas Akhir ini dengan melakukan banyak pengujian, program telah memperoleh terbaik mencapai 95%. Diharapkan dengan kemampuan sistem ini dalam mendeteksi pola enamel gigi pada setiap individu dapat membantu para dokter gigi untuk menerapkan pengidentifikasian pola enamel gigi pada pasien, sehingga pasien memiliki identitas pola enamel yang dapat bermanfaat sebagai tanda pengenal, layaknya sidik jari.
Implementasi Speaker Recognition Untuk Otentikasi Menggunakan Modified Mfcc – Vector Quantization Algoritma LBG Reza Aulia Sadewa; Tjokorda Agung Budi Wirayuda; Siti Sa'adah
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mekanisme otentikasi menggunakan komponen biometrik manusia yang bersifat unik, yaitu sinyal bicara sebagai alternatif dari mekanisme yang lain, seperti kata sandi dan kode PIN. Pertama, fitur atau karakteristik suara direpresentasikan dengan sejumlah koefisien hasil MFCC. Selanjutnya, model suara, yang disebut dengna codebook dibentuk menggunakan VQ. Metode ini dimodifikasi dengan mekanisme thresholding untuk menolak otentikasi suara aisng atau suara yang codebook-nya belum terlatih dan filter Butterworth untuk menangani noise pada suara. Pengujian dilakukan dengan menggunakan data sintetik dan biometrik yang masing – masing terdiri dari 10 pembicara. Setengah dari jumlah pembicara dijadikan sebagai pembicara asing. Secara keseluruhan, metode – metode yang dipakai sudah cukup baik sebagai mekanisme otentikasi. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, MFCC dan VQ dapat 100 % membedakan suara antar pembicara namun tetap mengotentikasi pembicara asing, yang seharusnya ditolak, sebagai pembicara terlatih yang paling mirip. Dibandingkan dengan suara yang diberi noise, suara yang difilter dengan parameter tertentu dapat menghasilkan akurasi yang lebih besar. Metode thresholding yang digunakan menghasilkan true rejection sekitar 90 % namun menghasilkan true acceptance sebesar 70 %. Penerapan toleransi threshold dapat meningkatkan persentase true acceptance, namun mekanisme ini harus diteliti lebih lanjut untuk mendapatkan keseimbangan dan optimasi dari hasil true acceptance dan true rejection. Kata kunci: MFCC, VQ, filter butterworth, threshold
Penerapan Cobit 5 Domain Dss (deliver, Service, Support) Untuk Audit Infrastruktur Teknologi Informasi Fms Pt Grand Indonesia Adi Nuratmojo; Eko Darwiyanto; Gede Agung Ary Wisudiawan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Facilities management system (FMS) merupakan infrastruktur teknologi informasi yang ada di Smart Building Grand Indonesia. Pada FMS dapat mengelola berbagai data aset, mulai dari proses pembelian, penambahan, pelaporan data aset, dan lain-lain. Saat ini, aplikasi tersebut dikelola oleh divisi engineering and maintenance dan adanya pengembangan sistem (upgrading). Pentingnya sistem informasi FMS untuk melakukan kegiatan operasional, menjadikannya harus dalam kondisi yang optimal. Untuk itu perlu dilakukan pengukuran tingkat kematangan FMS dengan melakukan proses audit. Pada penelitian audit ini, standar yang digunakan yaitu COBIT 5 dengan domain Deliver, Service, and Support (DSS). Berdasarkan hasil audit, capability level yang diperoleh yaitu berada pada level 3 Established Process dan level target yang ditentukan adalah level 4 Predictable Process. Rekomendasinya adalah sebagai berikut : dibuatkan form penjaminan mutu atau penilaian kinerja FMS setiap bulan, penambahan poin batas waktu penutupan insiden pada KPI, melakukan monitoring dan analisis terhadap dokumen work order dan melakukan sosialisasi kepada seluruh staff tentang pentingnya menjaga keamanan aset, dibuatkan dokumen knowledge sources yang nantinya digunakan sebagai acuan pemecahan insiden kedepannya, dibuatkan katalog tertulis yang berisi manajemen problem seperti level, pengelompokan, penyebab, dan penanganan, membuat kebijakan business continuity, dan pemasangan software Intrusion Detection System (IDS). Kata Kunci : Facilities management system, audit, COBIT 5, DSS, capability level
Analisis Dan Implementasi Metode Fuzzy AHP dan Topsis Untuk Rekomendasi LPK Pelaksana Proyek Pelatihan (Studi Kasus : Dinas Tenaga Kerja Kota Samarinda) Andhika Pakarti; Mahmud Imrona; Hetti Hidayati
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Tenaga Kerja (disnaker) Kota Samarinda adalah unit pemerintahan dibawah pemerintah kota Samarinda. Pada dasarnya disnaker berfungsi memfasilitasi para pencari kerja mendapatkan pekerjaan. Ada berbagai program kerja pada dinas ini untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing masyarakat daerahnya. Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan disnaker kota samarinda adalah melakukan pelatihan berbasis masyarakat dan kompetensi. Pelatihan tidak dikerjakan langsung oleh disnaker, disnaker akan memilih satu Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk melaksanakan proyek pelatihan. Ada beberapa kriteria yang digunakan untuk memilih LPK yang akan dipilih melaksanakan pelatihan. Banyaknya jumlah LPK dan kriteria yang digunakan dalam pemilihan, membuat disnaker kesulitan memilih LPK dari beberapa alternatif yang tersedia. Kriteria yang digunakan dalam pemilihan LPK adalah kelengkapan legalitas, kepemilikan instruktur berkompeten dan kredibilitas lembaga. Multiple Attribute Decision Making (MADM) dapat digunakan untuk memilih alternatif terbaik dari beberapa alternatif yang dinilai dari bermacam kriteria yang digunakan. Topsis adalah metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah ini. Bobot masing-masing kriteria dihitung dengan metode F- AHP, yaitu pengembangan metode AHP dengan logika fuzzy yang mempertimbangkan adanya faktor ketidakpastian dalam kriteria yang digunakan. Dari sistem yang telah dibuat, Metode F-AHP dapat menghasilkan bobot kriteria yang akan digunakan pada proses perankingan menggunakan metode TOPSIS. Hasil perhitungan bobot menyatakan kelengkapan legalitas memiliki nilai bobot terbesar yaitu 0,412, kriteria kepemilikan instruktur berkompeten dengan nilai bobot 0,325, kriteria kredibilitas lembaga dengan nilai bobot 0,263. Hasil pengujian akurasi dari 2 kali percobaan perankingan, menghasilkan rata-rata akurasi sebesar 75%. Hasil perankingan Topsis dengan bobot F-AHP ternyata sama dengan hasil perankingan Topsis dengan bobot AHP. Dapat disimpulkan bahwa F-AHP lebih cocok untuk menentukan prioritas kriteria yang bersifat kuantitatif, bukan kualitatif. Sebab secara kualitatif, prioritas bobot hasil F-AHP sama dengan prioritas bobot hasil AHP. Kata kunci: disnaker, LPK, TOPSIS, F-AHP, MADM
Video Steganografi Menggunakan Metode Enhanced Least Significant Bit Pada Frame Yang Dipilih Berdasarkan Deteksi Energi Pita Frekuensi Dengan Discrete Wavelet Packet Transform Bella Yunita Kusuma; Bambang Hidayat; I Nyoman Apraz Ramatryana
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan di dunia teknologi dan informasi saat ini sudah memasuki era digital. Dimana pertukaran informasi saat ini dilakukan melalui internet.Namun pertukaran informasi yang dilakukan melalui internet menimbulkan kekhawatiran jatuhnya informasi kepada pihak yang tidak berkepentingan karena sifat internet yang dapat diakses oleh siapapun ,kapanpun dan dimanapun. Oleh karena itu perlunya sistem untuk menjaga keamanan suatu data yaitu dengan steganografi. Steganografi adalah teknik menyembunyikan informasi ke dalam file multimedia.Dalam tugas akhir ini akan dibuat steganografi yang dapat menyembunyikan pesan teks ke dalam video.Proses penyisipan pesan akan dilakukan dengan menggunakan metode Enhanced Least Significant Bit.Untuk lebih menjaga keamanannya pemilihan tempat penyisipan frame pada video akan ditentukan berdasarkan deteksi Energy Band Frequency pada audio,dengan mengggunakan metode Discrete Wavelet Packet Transform.Kemudian steganografi yang dibuat dilakukan pengujian berdasarkan MSE,PSNR dan MOS.Hasil yang didapatkan cukup baik dimana mendapatkan nilai PSNR sebesar 71.0221 dan nilai MSE terkecil yaitu 0.0051 serta hasil rata-rata MOS yaitu 3.99778 Kata Kunci : Steganografi,Discrete Wavelet Packet Transform, Enhanced Least Significant Bit, Video
Usulan Perancangan Alokasi Penyimpanan Produk Menggunakan Kebijakan Class Based Storage Untuk Mengurangi Waktu Keterlambatan Keberangkatan Pengiriman Produk Pada Gudang Pt Xyz Cihampelas Bandung Variesta Putra Wibisana; Ari Yanuar Ridwan; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang farmasi. PT XYZ memiliki gudang untuk menyimpan produk yang dikirim oleh supplier PBF sebelum didistribusikan ke apotek-apotek. Sistem penyimpanan produk pada PT XYZ masih dilakukan secara acak dan alokasi penyimpanan hanya memperhatikan kategori dari produk itu sendiri. Hal ini berdampak pada keterlambatan keberangkatan pengiriman produk yang disebabkan pada tingginya waktu siklus dan tidak tercapainya target waktu pada aktivitas order picking. Delay yang menyebabkan tingginya waktu siklus adalah proses pencarian lokasi produk disimpan. Dengan demikian adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan slot penyimpanan produk yang dapat mengurangi waktu keterlambatan keberangkatan pengiriman produk yang disebabkan delay di gudang PT XYZ. Untuk menangani masalah delay yang terjadi pada PT XYZ diusulkan perancangan alokasi penyimpanan produk menggunakan Class Based Storage. Rancangan usulan dimulai dari proses identifikasi delay menggunakan Value Stream Mapping, setelah itu mengklasifikasikan produk berdasarkan pergerakannya di gudang menggunakan FSN analysis, tahap akhir akan dilakukan simulasi travel time untuk membuktikan improvement yang didapat pada proses pencarian lokasi produk setelah dilakukan perbaikan. Berdasarkan hasil Value Stream Mapping future state didapatkan peningkatan waktu value added sebesar 17% dari waktu proses awal sebesar 5278,8 detik menjadi 3783,83 detik sehingga mengurangi persentase waktu keterlambatan sebesar 59,97% atau 24,91 menit, dari rata-rata awal keterlambatan 41,54 menit menjadi 16,63 menit setelah dilakukan usulan perbaikan alokasi penyimpanan produk. Kata kunci: Class Based Storage, FSN Analysis, Value Stram Mapping, Simulasi Travel Time.
Perancangan Tata Kelola Manajemen Layanan Teknologi Informasi Menggunakan Itil V3 Domain Service Transition Dan Service Operation Di Pemerintah Kota Bandung Luki Aisha Kusuma Wardani; Murahartawaty Murahartawaty; Luthfi Ramadani
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi Informasi saat ini menjadi sudah menjadi kebutuhan inti suatu organisasi dan bukan hanya sebagai alat pendukung. Pemerintah Kota Bandung, sebagai instansi pemerintahan, menjadikan Teknologi Informasi merupakan salah satu visi yang perlu dicapai. Dalam rangka mencapai good government, dibutuhkan suatu tata kelola TI untuk memastikan bahwa investasi TI menambah value dan selaras dengan tujuan instansi. Pemerintah Kota Bandung saat ini belum memiliki prosedur dan kebijakan yang mengatur tentang pengelolaan layanan TI. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membuat sebuah prosedur dan kebijakan agar layanan yang diberikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung selalu maksimal. Penelitian dilakukan menggunakan ITIL v3 pada domain Service Operation dan Service Transition. ITIL v3 digunakan karena layanan TI juga merupakan salah satu business core di Pemerintahan Kota Bandung sehingga lebih baik diimplementasikan manajemen layanan TI. ITIL juga merupakan best practice yang dapat meningkatkan efisiensi operasional IT instansi. Assesment yang dilakukan sebagai pengukuran Capability Level adalah dengan menggunakan ISO 15504. Karena kurangnya data primer, data sekunder digunakan untuk mencari proses prioritas yang akan dipilih, dengan memetakan tujuan instansi dengan ketiadaan proses ITIL. Disamping itu, juga dilakukan studi penelitian ITIL pada sektor publik lain, untuk melihat proses ITIL yang sering menjadi prioritas. Hasil dari perancangan tata kelola ini adalah kebijakan dan prosedur terkait proses-proses di ITIL yang menjadi prioritas. Kata Kunci : Tata Kelola, ITSM, ITIL v3, Service Operation, Service Transition, Sektor Publik
Simulasi Numerik Arus Lalu Lintas Pada Jaringan Jalan Menggunakan Metode Godunov Ilyana Fadhilah; Erwin Budi Setiawan; Dede Tarwidi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas akhir ini membahas pemodelan dan simulasi arus lalu lintas, baik untuk satu jalur jalan maupun untuk jaringan jalan. Jaringan jalan yang dimaksud adalah kumpulan dari beberapa jalur jalan yang dihubungkan oleh sebuah atau lebih persimpangan (junction). Untuk memodelkan arus lalu lintas digunakan persamaan konservasi melalui pendekatan dinamika fluida. Persamaan konservasi untuk kendaraan pada suatu ruas jalan digunakan persamaan LWR sedangkan pada persimpangan digunakan persamaan Rankine-Hugoniot. Solusi numerik untuk persamaan konservasi diselesaikan menggunakan metode Godunov. Simulasi numerik dilakukan untuk mengetahui kepadatan lalu lintas yang disebabkan oleh adanya lampu pengatur lalu lintas. Simulasi numerik yang ditampilkan berupa kepadatan arus lalu lintas untuk satu jalur dan untuk jaringan jalan . Kata kunci : jaringan jalan, persamaan LWR, metode Godunov, dinamika fluida Abstract This final project explores the modeling and simulation of traffic flow, both for single lane and for th e road network. The road network in question is a collection of some of the trails are connected by one or more intersection (junction). To model the flow of traffic used through the conservation equations of fluid dynamics approach. Conservation equation for a vehicle on a road used equations used LWR while at the intersection of Rankine-Hugoniot equation. Numerical solution for the conservation equations solved using the method of Godunov. Numerical simulations conducted to determine the traffic congestio n caused by traffic lights. Numerical simulations are displayed in the form of traffic density for the track and for the road network. Keywords: road network, LWR equation, Godunov method, fluid dynamics
Perancangan Disaster Recovery Plan Untuk Teknologi Di Perusahaan Pt. Xyz Yasser Sutojoyo Kusumo; Rd. Rohmat Saedudin; Basuki Rahmat
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, industri, dan infrastruktur. Saat ini PT XYZ Industri mengalami permasalahan pada langkah-langkah menanggulangi bencana yang mungkin dapat terjadi setiap saat. Bencana tersebut dapat mengganggu infrastruktur teknologi PT. XYZ yang mempengaruhi seluruh proses bisnis yang menggunakan infrastruktur tersebut. Oleh karena itu dibuat suatu rancangan Disaster Recovery Plan terkait teknologi yang berguna untuk menanggulangi bencana pada infrastruktur teknologi di PT. XYZ. Tahap penelitian diawali dengan dengan identifikasi dokumen arsitektur eksisting yang berisi aset infrastruktur teknologi perusahaan PT. XYZ dan hasil business impact analysis yang menentukan RTO dan RPO server-server yang berada di perusahaan. Tahap selanjutnya adalah tahap desain yang berisi perancangan rekomendasi teknologi data, application dan network saat bencana terjadi. Dan tahap terakhir yang dilakukan adalah melakukan analisis untuk menyesuaikan hasil perancangan rekomendasi tersebut. Dengan menerapkan rancangan Disaster Recovery Plan terkait teknologi, maka perusahaan dapat menanggulangi bencana yang menyebabkan infrastruktur teknologi tersebut terganggu. Kata Kunci: Disaster Recovery Plan, Infrastruktur Teknologi

Page 95 of 831 | Total Record : 8304


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue