cover
Contact Name
Jeperson Hutahaean
Contact Email
jurnalbangunsosial22@gmail.com
Phone
+6281361924212
Journal Mail Official
jurnalbangunsosial22@gmail.com
Editorial Address
https://ejurnal.bangunharapanbangsa.com/index.php/JSSHR/about/editorialTeam
Location
Kab. batu bara,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Social Science and Humanities Research
ISSN : -     EISSN : 29624509     DOI : 10.56854/jsshr.v1i2
Core Subject : Education,
Journal of Social Science and Humanities Research (JSSHR) is a double-blind peer-reviewed, open-access journal published by PT. Bangun Harapan Bangsa. The journal focuses on the following topics: Anthropology, Sociology, Politics, Culture, Philosophy, Economics, Education, Management, Arts, Psychology, Archaeology, Classics, History, Linguistics and Languages, Law and Politics, Literature, Philosophy, Religion E-ISSN : 2962-4509 and SK 0005.29624509/K.4/SK.ISSN/2022.08
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2: Februari 2025" : 5 Documents clear
Pengaruh Konsep Diri Terhadap Kepercayaan Diri Remaja Di Media Sosial Syahril, M
Journal of Social Science and Humanities Research Vol. 3 No. 2: Februari 2025
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jsshr.v3i2.525

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara konsep diri dan kepercayaan diri remaja dalam konteks penggunaan media sosial. Media sosial, seperti Instagram, TikTok, dan Twitter, menjadi ruang signifikan bagi remaja untuk mengekspresikan diri, tetapi juga dapat memengaruhi konsep diri mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, melibatkan 100 responden remaja berusia 15–19 tahun. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dan kepercayaan diri (r = 0,67; p < 0,01). Remaja dengan konsep diri positif cenderung lebih percaya diri dalam berinteraksi di media sosial, sedangkan remaja dengan konsep diri negatif lebih bergantung pada validasi sosial. Penelitian ini menyoroti potensi media sosial sebagai alat untuk mendukung kepercayaan diri, namun juga memperingatkan risiko tekanan psikologis dari standar sosial yang tidak realistis. Rekomendasi diberikan untuk mendukung perkembangan psikologis remaja melalui pendekatan edukasi dan strategi yang relevan
Peran Pedidikan Karakter Dalam Pembentukan Kepribadian Remaja Di Era Digital Ganda Pakpahan, Ari
Journal of Social Science and Humanities Research Vol. 3 No. 2: Februari 2025
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jsshr.v3i2.526

Abstract

Pendidikan karakter menjadi pilar penting dalam pembentukan kepribadian remaja, terutama di era digital yang penuh tantangan dan peluang. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendidikan karakter dalam membantu remaja menghadapi dampak negatif teknologi, seperti degradasi moral dan individualisme, serta meningkatkan kepribadian mereka secara utuh. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang terintegrasi dengan pembelajaran digital mampu memperkuat nilai-nilai moral remaja, mengarahkan mereka untuk menggunakan teknologi secara bijak, dan mendorong pembentukan kepribadian yang adaptif. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah sangat diperlukan untuk mengoptimalkan upaya ini.
Persepsi Gender Dalam Dunia Kerja: Analisis Terhadap Persepsi Dan Kesetaraan Gender Di Perusahaan Adela Br Hutauruk, Tascha
Journal of Social Science and Humanities Research Vol. 3 No. 2: Februari 2025
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jsshr.v3i2.527

Abstract

Iklan berperan sebagai media komunikasi massa yang dominan dalam membentuk serta merefleksikan norma sosial dan budaya, termasuk dalam hal kesetaraan gender di tempat kerja. Kesetaraan gender menjadi isu global yang mendapat perhatian luas, terutama dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil dan inklusif. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) telah menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender di berbagai sektor, termasuk di dunia kerja. Meskipun berbagai kebijakan telah diterapkan, ketidaksetaraan gender masih menjadi tantangan, seperti kesenjangan upah, keterbatasan perempuan dalam posisi kepemimpinan, dan stereotip gender yang membatasi akses terhadap kesempatan yang setara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi karyawan terhadap kesetaraan gender di perusahaan serta dampaknya terhadap budaya organisasi dan kebijakan perusahaan. Melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kesetaraan gender dan dampaknya terhadap kepuasan kerja serta kinerja organisasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam bagi perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil dan inklusif, yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan karyawan tetapi juga berkontribusi pada daya saing dan keberlanjutan organisasi secara keseluruhan.
Persepsi Masyarakat Terhadap Keamanan Dan Privasi dalam Era Internet Of Things Halizah, Halizah
Journal of Social Science and Humanities Research Vol. 3 No. 2: Februari 2025
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jsshr.v3i2.528

Abstract

Kemajuan teknologi di era modern membawa transformasi besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk penggunaan perangkat berbasis Internet of things (IoT). IoT memfasilitasi konektivitas antar perangkat, memberikan kenyamanan dan efisiensi bagi penggunanya Tetapi perubahan ini menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan dan privasi data. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana masyarakat melihat keamanan dan aspek privasi dalam menggunakan teknologi Internet of things (IoT). Metode Participatory Rapid Appraisal (PRA) digunakan untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam diskusi dan pengumpulan data mengenai pemahaman mereka tentang manfaat dan risiko yang ditawarkan oleh IoT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat menyukai IoT karena kemudahan yang ditawarkannya, tetapi masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dianggap penting untuk meningkatkan kepercayaan dalam keamanan digital dan kebijakan perlindungan privasi masyarakat terhadap teknologi ini. Diharapkan penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan yang mendukung penggunaan IoT secara aman dan efisien, serta meningkatkan literasi digital masyarakat dalam menghadapi tantangan yang dihadirkan oleh teknologi modern. Penelitian ini memberikan pandangan berharga bagi para pembuat kebijakan dan pengembang teknologi dalam menciptakan kebijakan serta perangkat IoT yang lebih aman dan mudah digunakan. Selain itu, temuan penelitian ini diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi digital di kalangan masyarakat sekaligus mendukung penerapan teknologi secara bertanggung jawab sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat masa kini.
Representasi Etnis Dalam Media Dan Pengaruhnya Terhadap Stereotip Sosial Rizky, Des
Journal of Social Science and Humanities Research Vol. 3 No. 2: Februari 2025
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jsshr.v3i2.529

Abstract

Fenomena representasi etnis dalam media menjadi salah satu isu sentral dalam kajian komunikasi dan budaya, terutama karena media memiliki kapasitas besar dalam membentuk opini publik dan konstruksi sosial suatu kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi etnis Dayak dan Tionghoa dalam video digital sejarah populer berjudul “Mangkok Merah 1967” yang dipublikasikan oleh Nessie Judge di platform YouTube. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis kajian pustaka dan analisis isi, penelitian ini menelaah bagaimana narasi sejarah dalam video tersebut membingkai kelompok etnis tertentu dan membentuk stereotip yang melekat. Temuan menunjukkan bahwa video tersebut merepresentasikan etnis Dayak melalui citra kekerasan yang dilekatkan pada praktik budaya seperti “Mangkok Merah,” sementara etnis Tionghoa ditampilkan sebagai minoritas pasif yang rentan terhadap stigma politik dan sosial. Meskipun video bertujuan sebagai media edukatif, kontennya dapat mengandung bias historis yang memperkuat prasangka etnis. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya sensitivitas representasional dalam produksi konten digital berbasis sejarah dan perlunya literasi media untuk menanggapi narasi etnis secara kritis.  

Page 1 of 1 | Total Record : 5