cover
Contact Name
Yunika Purwanti
Contact Email
jtfp@umus.ac.id
Phone
+6289618559484
Journal Mail Official
jtfp@umus.ac.id
Editorial Address
Jalan Diponegoro KM 2, Pesantunan Brebes
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Technology and Food Processing (JTFP)
ISSN : -     EISSN : 2775247     DOI : https://doi.org/10.46772/jtfp.v1i02
Fokus and Scope Fokus dan ruang lingkup dari Journal of Technology and Food Processing (JTFP) terkait dengan ilmu dan teknologi pangan sebagai berikut. a. Pengolahan dan distribusi pangan b. Sanitasi dan keamanan pangan c. Bioteknologi pangan d. Manajemen dan mutu pangan e. Pangan fungsional f. Pengemasan dan penyimpanan pangan g. Microbiologi pangan h. Diversifikasi pangan i. Nanoteknologi j. Analisa organoleptik
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 01 (2023): Januari" : 5 Documents clear
PENGEMBANGAN KEDAI BESTE COFFEE: PENGEMBANGAN KEDAI BESTE COFFEE Akh Khotib Kurniawan; Safira Qintari Yudith Vitarani
Journal of Technology and Food Processing (JTFP) Vol. 3 No. 01 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jtfp.v3i01.1101

Abstract

Pengembangan kedai kopi ‘’ BESTE COFFEE ‘’ Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Sains dan Teknologi di dalam lingkungan kampus sebagai ruang untuk baik musyawarah, berdiskusi maupun mengerjakan tugas baik dosen maupun mahasiswa di lingkungan kampus sambil menikmati kopi, tujuan dari pengembangan ini adalah mengetahui strategi yang akan dilakukan dalam pengembangan kedai ‘’BESTE COFFE’’ dilingkungan kampus, menggunakan metode analisis diantaranya pengembangan produk baru dan menggunakan analisis SWOT Strenght ( Kekuatan ), Weaknes ( Kelemahan), Opportunity (Peluang) dan Treast (Ancaman). Hasil dari pengembangan kedai ‘’BESTE COFFE’’ yaitu adanya produk baru , mengetahui SWOT dari pengembangan kedai. Perlunya sebuah strategi dalam mengembangkan sebuah usaha kopi agar dapat diterima di dalam lingkungan kampus.
PEMANFAATAN TEPUNG AMPAS TAHU SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PEMBUATAN SNACK BAR DITINJAU DARI KADAR PROTEIN DAN DAYA TERIMA: PEMANFAATAN TEPUNG AMPAS TAHU SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PEMBUATAN SNACK BAR DITINJAU DARI KADAR PROTEIN DAN DAYA TERIMA Diah Ratnasari
Journal of Technology and Food Processing (JTFP) Vol. 3 No. 01 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jtfp.v3i01.1107

Abstract

Ampas tahu merupakan hasil samping dalam proses pembuatan industri tahu yang diperoleh dari hasil penyaringan susu kedelai. Ampas tahu mengandung berbagai zat gizi antara lain protein, serat, karbohidrat, protein, lemak, asam organik, dan mineral. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan ampas tahu terhadap protein kasar dan daya terima. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu penambahan tepung ampas tahu 100%, 80%, 60%, 40% dan 20%. Kadar protein kasar dihitung menggunakan metode Kjedahl dan dianalisis dengan ANOVA satu arah. Sifat daya terima dianalisis dengan uji Friedman. Berdasarkan hasil penelitian uji kesukaan menunjukkan bahwa tingkat kesukaan untuk aspek warna dan tekstur diperoleh pada pada formulasi P1 yaitu subtitusi tepung ampas tahu 100%, sedangkan untuk aspek rasa dan aroma diperoleh pada formulasi P5 yaitu substitusi tepung ampas tahu 20% Formula P1 memiliki kandungan Protein tertinggi dengan rerata 19,23% dan hasil uji ANOVA diketahui p< 0.05 sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan kandungan serat pangan pada tiap perlakuan.Hasil uji friedman terhadap daya terima menunjukan ada pengaruh penambahan tepung ampas tahu terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur. Perlu dilakukan modifikasi proses pencampuran bahan agar ampas tahu terdistribusi atau tercampur secara merata dalam adonan.
PENGARUH KOMBINASI BAKSO DAGING IKAN LELE DAN DAGING AYAM DENGAN PENAMBAHAN ENZIM TRANSGLUTAMINASE: PENGARUH KOMBINASI BAKSO DAGING IKAN LELE DAN DAGING AYAM DENGAN PENAMBAHAN ENZIM TRANSGLUTAMINASE Nur Alam Ali; Wadli; Muhamad Hasdar
Journal of Technology and Food Processing (JTFP) Vol. 3 No. 01 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jtfp.v3i01.1108

Abstract

harganya murah rasanya pun juga enak, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil perlakuan terbaik dan mutu sesuai Setandar Nasional Indonesia (SNI) dari kombinasi daging ikan lele dan ayam yang ditambahkan enzim transglutaminase. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan yaitu: PB1: (Daging ikan lele 200 gram Daging ayam 0 gram dan ditambah Enzim transglutaminase 6 gram), PB2 : (Daging ikan lele 150 gram Daging ayam 50 gram dan ditambah Enzim transglutaminase 6 gram), PB3 : (Daging ikan lele 100 gram Daging ayam 100 gram dan ditambah Enzim transglutaminase 6 gram), PB4 : (Daging ikan lele 50 gram Daging ayam 150 gram dan ditambah Enzim transglutaminase 6 gram), dan PB5 : (Daging ikan lele 0 gram Daging ayam 200 gram dan ditambah Enzim transglutaminase 6 gram). Parameter yang diuji adalah uji organoleptik meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, uji lipat dan uji pH. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam atau (ANOVA) dan uji lanjut Duncan,s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji organoleptik, uji lipat dan uji pH, hasil beda nyata dan masih memenuhi syarat mutu bakso daging sapi SNI 01-3818-1995.
PROSES PRODUKSI GULA KELAPA KRISTAL DI KOPERASI SEMEDO MANISE SEJAHTERA BANYUMAS Mutmainah, Syahidah
Journal of Technology and Food Processing (JTFP) Vol. 3 No. 01 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jtfp.v3i01.1114

Abstract

Kegiatan produksi adalah kegiatan yang dilakukan oleh para pelaku usaha untuk menghasilkan suatu barang atau jasa. Tanpa adanya produksi, maka suatu usaha tidak akan memiliki suatu barang atau jasa yang dapat dijual sehingga tidak akan memperoleh keuntungan. Produksi yang baik akan menghasilkan kualitas produk yang baik sehingga akan banyak disukai oleh konsumen. Koperasi Semedo Manise Sejahtera merupakan sebuah unit usaha hasil binaan Astra Internasional yang berbasis pengabdian kepada masyarakat dengan menampung hasil produksi gula kelapa petani. Pada awalnya Koperasi Semedo Manise Sejahtera hanya berbentuk sebuah kelompok tani yang bernama Manggar Jaya yang didirikan pada akhir tahun 2012, kemudian didirikan koperasi pada September 2021 yang terletak di Desa Semedo, Kecamata Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Proses penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses produksi gula kelapa organik Koperasi Semedo Manise Sejahtera di Kabupaten Banyumas. Selain itu, juga untuk memaparkan kekuatan dan kelemahan yang menjadi proses produksi gula kelapa organik di Koperasi Semedo Manise Sejahtera. Gula kelapa kristal atau gula semut adalah gula merah yang berbentuk serbuk, biasanya terbuat dari nira kelapa dan campuran air laru. Koperasi Semedo Manise Sejahtera memproduksi gula kelapa kemasan 250 gram untuk varian rasa original, jahe kayu manis, kunyit, kencur, gula jahe, daun sirsak, empon-empon, gula rempah, gula temulawak, gula original stik dan gula original aren. Proses produksi gula kelapa kristal organik meliputi pemasakan (perebusan), pengovenan, pengayakan dan penyortiran serta pengemasan. Faktor yang mempengaruhi kualitas produk gula kelapa kristal organik yaitu kontaminasi lingkungan tempat kerja sehingga kebersihan lingkungan harus selalu dijaga agar kualitas produk yang dihasilkan memiliki mutu yang baik.
PENGENDALIAN MUTU PRODUK ROTI DI PT MULTI STAR RUKUN ABADI BANDUNG Dwi Meiliany, Irsalina; Purwanti, Yunika
Journal of Technology and Food Processing (JTFP) Vol. 3 No. 01 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jtfp.v3i01.1381

Abstract

Roti merupakan produk olahan yang diperoleh dari adonan tepung terigu, lemak, gula dan air yang mengalami proses fermentasi oleh ragi (khamir) sebagai bahan pengembang, dengan atau tanpa penambahan bahan pangan lain dan bahan tambahan pangan yang diizinkan (SNI 8371:2018). Pengendalian mutu penting dilakukan mulai dari penerimaan bahan baku, persiapan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, penyimpanan dan pengiriman. Faktor utama yang memperngaruhi dalam proses pembuatan roti yang dapat menurunkan kualitas adalah tingkat kontaminasi yang sering terjadi seperti kontaminasi udara ruang produksi dan kontaminasi pada bahan baku. Tujuan penulisan laporan praktikum tentang pengawasan mutu adalah untuk mengetahui cara mempertahankan kualitas roti agar sesuai SNI 8371:2018. Kata kunci: roti, pengawasan mutu, produksi roti, SNI 8371:2018 Bread is a processed product obtained from a mixture of wheat flour, fat, sugar and water which undergoes a fermentation process by yeast as a leavening agent, with or without the addition of other food ingredients and permitted food additives (SNI 8371:2018). Quality control is important starting from receiving raw materials, preparing raw materials, processing, packaging, storage and shipping. The main factor that influences the bread making process which can reduce quality is the level of contamination that often occurs, such as air contamination in the production room and contamination of raw materials. The purpose of writing a practical report on quality control is to find out how to maintain the quality of bread so that it complies with SNI 8371:2018. Keywords : bread, quality control, bread production, SNI 8371:2018

Page 1 of 1 | Total Record : 5