Jurnal Saintifik
Jurnal Saintifik terbit 4 bulanan (Januari, Mei dan September) merupakan jurnal peer review, open access, ilmiah dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, laporan kasus, studi kasus, resensi buku, skripsi, tesis, karya disertasi, dll. Jurnal Saintifik (JS) ini didedikasikan untuk menggali dan menyebarluaskan hasil dari berbagai pemikiran kreatif dan inovatif yang berdasarkan pada proses penelitian dan pemikiran yang ilmiah. Jurnal Saintifik (JS) ini berfokus pada: Biologi: Botani, Biosains, Mikrobiologi, Bioteknologi, Biologi Klinis, Biologi Molekuler, Biokimia, Pertanian, Kimia, Lingkungan dan Ekologi, Ilmu Pangan, Nutrisi, Ilmu Tumbuhan, Entomologi, Zoologi, Perikanan, Ilmu Tanaman, Fitopatologi. Humaniora: Seni, Sejarah, Bahasa, Sastra, Musik, Filsafat, Agama, Teater, dll. Ilmu Sosial: Geografi, Sosiologi, Pendidikan, Ilmu Politik, Adminitrasi negara, Hukum, Kebijakan, Tinjauan Sosial, Seni, Sejarah, Filsafat, Antropologi, ilmu komunikasi dan Psikologi Manajemen: Perdagangan, Ekonomi, Keuangan, Akuntansi, Tata Kelola Perusahaan, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Pemasaran, Pelatihan dan Pengembangan Manajemen Mutu, Bisnis, dan Adminitrasi Bisnis. Ilmu Kedokteran: Kedokteran, Kesehatan, Keperawatan, Penelitian Klinis, Farmasi, Herbal, Farmakognosi, Farmakologi, Fitokimia, Kebidanan, Rekam Medik, Sistem informasi Kesehatan, Kesehatan masyarakat. Agama dan Kepercayaan: Pendidikan agama, Semua agama dan kepercayaan yang diakui di Indonesia Pendidikan Jasmani: Olahraga, Yoga, Fisioterapi, Fisiologi, Latihan, Kesehatan, Kesehatan Jasmani, Pendidikan keolahragaan dan Jasmani. Teknik: Teknologi Informasi, Aplikasi Komputer, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik Elektro, Fisika, Teknik Arsitektur, Teknik Industri, Teknik Digital, dan Teknik Pertanian. Pendidikan : Pendidikan Umum, Pendidikan Tinggi, Manajemen Pendidikan, Pendidikan non formal, Pendidikan Formal, Pendidikan luar sekolah, Pendidikan luar biasa dan Teknologi pendidikan. Pertanian : Perlindungan tanaman, budidaya pertanian, agronomi, pemuliaan tanaman, Agribisnis, sosial ekonomi, kehutanan, hortikultura, budidaya perairan, ilmu kelautan, ilmu pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan
Articles
6 Documents
Search results for
, issue
"Vol 21 No 3 (2023): SEPTEMBER"
:
6 Documents
clear
HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI PETANI PADI DENGAN PELAKSANAAN PENERAPAN PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) DI KELURAHAN GALUNG KECAMATAN TAPALANG KABUPATEN MAMUJU
Damayanti, Dani;
Irmayani, Irmayani;
Darmawan
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) Vol 21 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Pertanian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58222/js.v21i3.161
Combine Harvester is a rice harvester that can cut standing rice grains, thresh and clean grain while walking in the field. The aims of this study were: 1) To find out what factors influence the use of Combine Harvester in Padangloang Village, Dua Pitue District, Sidenreng Rappang Regency, 2) To determine the efficiency of paddy rice farming in Padangloang Village, Dua Pitue District, Sidenreng Rappang Regency. This study uses a descriptive technique method, namely analysis used to reveal or describe something about a situation that is in accordance with accurate facts from the place under study. There were 52 samples, namely farmers who used the Combine Harvester and were processed using SPSS 26. From the results of the study, it was obtained: The variables of harvesting age, harvest duration, land area and labor partially have a significant influence on rice production. As well as the variables of harvest age, harvest duration, land area and labor simultaneously have an influence on rice production in Padangloang Village, Sidenreng Rappangdan Regency. of 1.73. So that from the three results of data processing efficiency it can be concluded that technical, price and economic efficiency are categorized as efficient because they are equal to 1 which means the Alsintan Combine Harvester System in the harvesting process in Padangloang Village, Dua Pitue District, Sidenreng Rappang Regency is efficient to use.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI KAKAO DI DESA PADANG KAMBURI KECAMATAN BUPON KABUPATEN LUWU
Irmayani Irmayani
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) Vol 21 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Pertanian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58222/js.v22i3.162
Income is all receipts in the form of money or in the form of goods originating from other parties or industrial products which are valued on the basis of an amount of money from assets that are in effect at that time. Income is a person's source of income to meet the needs of daily life and is very important for the survival and livelihood of a person directly or indirectly. The purpose of this research is to find out whether capital, labor, land area and selling price affect the income of kdakao farmers in Padang Kamburi Village, Bupon District, Luwu Regency and to find out how much the net income of cocoa farmers is in Padang Kamburi Village, Bupon District, Luwu Regency. The type of research used is quantitative, with data collection methods namely observation, interviews, documentation and questionnaires. The data obtained in this study were then analyzed and processed based on the research objectives to be achieved. The data analysis technique used in this study was carried out using several methods, namely Validity Test, Reliability Test, Multiple Linear Regression Test and Income Test. From the research results it is known that the income of cocoa farmers in Padang Kamburi Village, Bupon District, Luwu Regency is strongly influenced by factors of production costs, cocoa prices, labor, and land area. The net income of cocoa farmers in Padang Kamburi Village, Bupon District, Luwu Regency is IDR 1,393,775.78 in one harvest.
Kesenjangan Gender dalam Ilmu Matematika Tinjauan Praktis
Saman
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) Vol 21 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Pertanian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58222/js.v21i3.182
Matematika diajarkan dengan tujuan untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat mengaplikasikan matematika dan pola pikir matematika dalam situasi kehidupan sehari-hari. Namun, masih ada persepsi di kalangan siswa, baik laki-laki maupun perempuan, bahwa matematika adalah mata pelajaran yang membosankan. Oleh karena itu, aspek gender dalam proses pembelajaran matematika menjadi sorotan penting bagi pendidik. Pentingnya memahami perbedaan gender tidak hanya sebatas pada kemampuan siswa dalam matematika, tetapi juga pada pendekatan dan cara memperoleh pemahaman matematika. Banyak pandangan yang menyatakan bahwa siswa perempuan cenderung menghadapi tantangan dalam belajar matematika dibandingkan dengan siswa laki-laki. Beberapa penilaian bahkan menunjukkan bahwa siswa perempuan sering kurang berminat pada aspek teoritis matematika dan lebih menyukai hal-hal yang bersifat praktis daripada teoritis. Meskipun demikian, tidak sedikit siswa perempuan yang berhasil dalam menguasai kemampuan matematika. Penulisan artikel ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap beberapa temuan hasil penelitian tentang perbedaan gender dalam pembelajaran matematika. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam strategi yang digunakan oleh siswa laki-laki dan siswa perempuan, bahkan dalam menyelesaikan soal-soal yang bersifat spatial.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI USAHATANI PADI GOGO (Oryza sativa. L) DI DESA PAKENG KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN PINRANG
Sudirman;
Irmayani Irmayani;
Darmawan
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) Vol 21 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Pertanian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58222/js.v21i3.185
Rice (Oryza sativa L) is a very important food crop in the world after wheat and corn. Upland rice is a variety of rice cultivation, namely planting rice on dry land. Upland rice is generally planted once a year at the start of the rainy season. The aims of this study were 1) to find out what factors influenced upland rice farming in Pakeng Village, Lembang District, Pinrang Regency. . 2) To find out what factors had a significant effect on upland rice farming in Pakeng Village, Lembang Distric Pinrang Regency. This study uses a quantitative descriptive research method because the implementation includes data, analysis and interpretation of the meaning of the data obtained, the data used in this study are primary and secondary data. There were 75 samples in the study which were then processed using SPSS 21 and analyzed using multiple linear regression analysis technique. From the results of the study it was obtained: that the variables of land area, fertilizer, labor had a positive but not significant effect, while herbicides and technology had a significant effect on upland rice farming in Pakeng Village, Lembang District, Pinrang Regency.
EVALUASI KESADARAN HUKUM PADA MASYARAKAT DESA SUNGAI PERAK TENTANG PENTINGNYA MENJAGA LINGKUNGAN DARI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN
Supraptono;
Mursyid;
Prasuyitno;
Atan Herman;
Arif Muktiono;
Muannif Ridwan
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) Vol 21 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Pertanian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58222/js.v21i3.186
Kesadaran hukum masyarakat haruslah tetap terjaga dan menjadi titik awal dalam menjalankan dan mempersempit terjadinya tindak pidana kebakaran hutan, dengan masyarakat yang memiliki kesadaran hukum yang tinggi maka bencana dan musibah setidaknya bisa diatasi. Hal ini dikarenakan adanya kesadaran hukum yang diciptakan dan dijadikan pedoman untuk menjaga lingkungan agar tetap sehat. Dalam penulisan jurnal ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif, dimana hasil dari kegiatan KKN dalam hal meningkatkan kesadaran hukum kepada masyarakat desa Sungai Perak atas pentingnya memiliki kesadaran hukum terhadap tindak pidana kebakaran hutan dan lahan, dengan melakukan sosialisasi dan edukasi lewat berbagai media dan hasil wawancara yang menghasilan beberapa rumusan masalah diantaranya adalah (1) bagaimana pemahaman hukum masyarakat desa Sungai Perak tentang himbauan untuk tidak melakukan proses pembukaan lahan dengan cara membakar (2) apa saja yang menjadi faktor penyebab terjadinya kebakaran lahan dan (3) apa upaya pemerintah desa Sungai Perak dalam mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan ini. Dan kesimpulan dari jurnal ini adalah (1) bahwa masyarakat desa Sungai Perak masih banyak yang kurang memahami tentang hukum membakar lahan secara sengaja maupun tidak sengaja, (2) minimnya kesadaran hukum pada masyarakat desa Sungai Perak inilah yang membuat aturan tentang larangan pembakaran hutan dan lahan menjadi tidak berfungsi karena masyarakat beranggapan bahwa dengan cara membakar maka akan mengurangi biaya dan proses nya tidak berlangsung lama, (3) faktor penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan antara lain adalah karena pembukaan lahan dengan cara dibakar, membuang puntung rokok sembarangan dan juga faktor alam seperti terkena sambaran petir(4) pemerintah desa Sungai Perak telah melakukan upaya guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan cara melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menciptakan masyarakat yang memiliki kesadaran hukum yang tinggi dan pemerintah juga melakukan berbagai maca m usaha guna meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan cara menyediakan alat untuk pemadaman api jika terjadi kebakaran.
Dialectical tension between Police Violence and Child Violence: Perspective of Human Rights and Child Protection Law
Kadir, Arianto;
Melki Kumaat;
Glen Oroh;
Grace M.A. Dengah;
Syafaruddin
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) Vol 21 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Pertanian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58222/js.v21i3.475
Violent acts committed by police officers in the process of arresting children in conflict with the law are a serious problem in law enforcement that is just, certain and beneficial. This study aims to analyze this practice from the perspective of Human Rights (HAM) and the Child Protection Law in Indonesia. This study uses a normative legal approach with a literature study technique on relevant laws and regulations, legal literature, and international conventions. The results of the analysis show that violent acts by officers against children violate the principles of non-violence, restorative justice, and children's rights to protection as regulated in Law No. 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System and Law No. 35 of 2014 concerning Child Protection. Highlights the importance of policy reform and officer training to ensure that the handling of children in legal conflict is carried out in a humane, proportional, and child-rights-based manner. The implications of this study emphasize that law enforcement that is not child-friendly has the potential to damage children's future and harm the principles of the rule of law