cover
Contact Name
Winsyahputra Ritonga
Contact Email
winsyahputra@gmail.com
Phone
+6281376204129
Journal Mail Official
winsyahputra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
ISSN : 23374624     EISSN : 25498258     DOI : https://doi.org/10.24114/inpafi
Core Subject : Science,
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2017): INPAFI" : 7 Documents clear
EFEK MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI KALOR DAN PERPINDAHANNYA DI SMP NEGERI 38 MEDAN KELAS VII SEMESTER II T.A. 2013/2014 Sepdian Anggreani Siahaan; Sahyar Sahyar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 1 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.501 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i1.6602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  apakah hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran inquiry training lebih baik daripada pembelajaran konvensional pada materi pokok kalor dan perpindahannyadi kelas VII SMP Negeri 38 Medan. Jenis penelitian ini adalah  quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Semester genap SMP Negeri 38 Medan terdiri dari delapan kelas. Sampel penelitian ini diambil dua kelas yaitu kelas VII-2 (sebagai kelas eksperimen) dan kelas VII-5 (sebagai kelas kontrol) yang masing-masing berjumlah 35 siswa ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran inquiry training dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini digunakan tes pilihan berganda dengan jumlah 20 item yang telah divalidkan oleh validator. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 37,71 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 34,14. Melalui pengujian statistik diperoleh hasil yang signifikan bahwa kemampuan awal kedua kelas adalah setara. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran inquiry training dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data postes yang diperoleh yaitu hasil rata-rata kelas eksperimen 72,71 dan kelas kontrol 57,71. Hasil ini menggambarkan bahwa ada efek model pembelajaran inquiry training dalam meningkatkan hasil belajar Fisika.Kata Kunci: quasi eksperimen, inquiry training, konvensional.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL)TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK ARUS SEARAH KELAS XII SEMESTER I SMA SWASTA YPT TELADAN MEDAN T.P 2016/2017 Vivi Nainggolan; Betty M Turrnip
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 1 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.954 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i1.6590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model project based learning (PjBL) terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik arus searah kelas XII semester I SMA Swasta YPT Teladan Medan T.P 2016/2017.Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas XII IPA semester I yang terdiri dari 3 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik class random sampling, kelas XII IPA-1 sebagai kelas eksperimendan kelas XIIIPA-2sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian diperoleh nilai rata – rata pretes kelas eksperimen 18,46 dan pada kelas kontrol sebesar 18,38. Setelah pembelajaran selesai, diberikan postes dan diperoleh nilai rata –rata kelas eksperimen 70,24 dan kelas kontrol 61,29. Hasil uji thitung adalah 5,52 sedangkan ttabel adalah 1,67 dimana thitung> ttabel (thitung 5,52 > ttabel 1,67). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model project basedlearning(PjBL) terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik arus searah kelas XII SMA Swasta YPT Teladan Medan T.P 2016/2017. Kata kunci : model project based learning, hasil belajar, listrik arus searah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK KALOR DI KELAS VII SMP NEGERI 1 PENYABUNGAN SELATAN T. P. 2014 / 2015 Hevvi Adelina Lubis; Abd. Hakim Siregar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 1 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.112 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i1.6596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Kalor di Kelas VII SMP Negeri 1 Penyabungan Selatan T.P. 2014/2015. Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain two group pre-test pos-test. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VII semester II SMP Negeri 1 Penyabungan Selatan T.P. 2014/2015. Sampel penelitian diambil dengan teknik cluster random sampling terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran problem based learning dan kelas kontrol diterapkan pembelajaran konvensional yaitu model pembelajaran langsung, masing-masing kelas sebanyak 30 siswa. Instrumen penelitian berupa test pilihan berganda sebanyak 20 soal dengan 5 option (a, b, c, d, dan e). Tes hasil belajar divalidkan oleh validator. Berdasarkan analisis data untuk kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri berbasis eksperimen diperoleh rata-rata pretes 25,33 dengan standard deviasi 6,94 dan nilai rata-rata postes 72,5 dengan standard deviasi 12,159. Kelas kontrol yang diajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional diperoleh rata-rata pretes 24,66 dan standard deviasi 8,65 sedangkan rata-rata postes 63,33 dengan standard deviasi 10,61. Kedua kelas berdistribusi normal dan memiliki variasi yang homogen. Hasil uji thitung adalah 3,11 dan ttabel adalah 2,002 pada taraf nyata 0,05 artinya 95% Ha diterima dan 5% Ho ditolak dimana thitung> ttabel (thitung3,11> ttabel2,002). Berdasarkan hasil uji-t diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh yang berarti dari model pembelajaran problem based learing secara signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Kalor kelas VII SMP Negeri 1 Penyabungan Selatan T.P 2014/2015. Penilaian aktivitas didapat rata-rata nilai aktivitas selama 2 pertemuan adalah 64,99. Setelah dianalisis persamaan garisnya menggunakan Microsoft Exel 2007 dapat disimpulkan bahwa aktivitas siswa pada model pembelajaran mempengaruhi hasil belajar siswa.Key word : Problem based Learning, pembelajaran konvensional
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA NEGERI 10 MEDAN Togi Tampubolon; Verawati Gultom
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 1 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.688 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i1.6603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada materi teori kinetik gas di kelas XI SMA Negeri 10 Medan. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kelas eksperimen dengan model inquiry training terhadap keterampilan proses sains dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 74,35 dan kelas kontrol 53,06. Berdasarkan hasil analisis perhitungan uji t, terdapat perbedaan yang signifikan akibat pengaruh model pembelajaran inquiry training untuk meningkatkan keterampilan proses sains di SMA Negeri 10 Medan T.A 2015/2016.Kata Kunci: model pembelajaran inquiry training, keterampilan proses sains, teori kinetik gas
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BERBASIS PICTORIAL RIDDLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GELOMBANG Afni Hairani; Rahmatsyah Rahmatsyah
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 1 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.954 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i1.6591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran inquiry berbasis pictorial riddle terhadap hasil belajar siswa pada materi gelombang. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment  dengan populasi seluruh siswa kelas XII semester I MAS Nurul Hakim Tembung yang terdiri atas dua kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling,  yaitu kelas XIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas XIIB sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 30 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu tes hasil belajar dengan jumlah 10 soal dalam bentuk uraian. Hasil belajar siswa kelas eksperimen pada ranah kognitif yang memiliki nilai rata-rata pretes 23,72 dan postes sebesar 53,55 dengan kategori tuntas KKM, dengan ketentuan: pada ranah afektif nilai rata-rata 72,35 dengan kategori cukup baik; dan ranah psikomotorik dengan nilai rata-rata 77,63 dengan kategori baik. Hasil belajar siswa dengan pembelajaran konvensional pada ranah kognitif memiliki nilai rata-rata pretes 19,87 dan postes 43,73 dengan kategori kurang baik, dengan ketentuan: pada ranah afektif dengan nilai rata-rata 57,45 dengan kategori kurang baik adalah 60,43. Hasil aktivitas belajar siswa di kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata 60,82 dengan kategori cukup, sedangkan di kelas kontrol memiliki nilai rata-rata 52,89 dengan kategori kurangbaik. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji t dan observasi diperoleh bahwa ada pengaruh model pembelajaran inquiry berbasis pictorial riddle terhadap hasil belajar siswa pada materi gelombang.Kata Kunci  : model pembelajaran inquiry, hasil belajar, aktivitas
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA Jonathan Hutapea; Mariati P Simanjuntak
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 1 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.907 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i1.6597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model project based learning terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi Fluida Dinamis di kelas XI SMA Negeri 8 Medan T.P 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain two group pretest-postest. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil dua kelas dari lima kelas yaitu kelas XI IPA-5 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 37 orang dan kelas XI IPA-4 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 38 orang. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar dalam ranah pengetahuan berbentuk uraian yang terdiri dari 10 soal yang sudah divalidasi dan lembar observasi untuk mengukur aktivitas, sikap dan keterampilan. Berdasarkan hasil observasi di kelas eksperimen menunjukkan aktivitas siswa dengan kategori sangat aktif. Keterampilan siswa termasuk dalam kategori sangat baik. Perubahan sikap pada kelas eksperimen pada kategori sangat baik sedangkan sikap siswa di kelas kontrol dengan kategori cukup. Hasil uji hipotesis menggunakan uji beda (uji-t) diperoleh ada pengaruh yang signifikan penerapan model project based learning terhadap hasil belajar fisika siswa. Dengan kata lain penggunaan model project based learning hasil belajarnya lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.Kata kunci : model project based learning, hasil belajar dan aktivitas.
PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Asister Siagian; Muktar B Panjaitan
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 1 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.281 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i1.6592

Abstract

Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui apakah ada perbedaan model pembelajaran inkuiri  terbimbing dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMA. Sampel dalam penelitian ini dilakukan secara random sampling sebanyak dua kelas, dimana kelas pertama sebagai kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas kedua sebagai kelas kontrol diterapkan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen tes kemampuan berpikir kritis dalam bentuk uraian sebanyak 4 soal yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, dalam hal ini keterampilan berpikir kritis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih baik dari pembelajaran konvensional.Kata Kunci: inkuiri terbimbing, konvensional, dan keterampilan berpikir kritis

Page 1 of 1 | Total Record : 7