cover
Contact Name
Isria Miharti Maherni Putri
Contact Email
tekniksipil@pelitabangsa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tekniksipil@pelitabangsa.ac.ic
Editorial Address
Jl. Inspeksi Kalimalang No.9, Cibatu, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
JUTIS
ISSN : 28092961     EISSN : 28091337     DOI : -
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Teknik Sipil meliputi:Water Resources Engineering, Civil Structure Engineering, Transportation Engineering, Urban and Regional Planning, Construction Management, dan Infrastructure
Articles 64 Documents
PENGARUH DESAIN RUANG TUNGGU OPERASI TERHADAP TINGKAT KENYAMANAN PENGGUNA Fitriani Sumardi
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil - Desember 2025
Publisher : Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jts.v7i2.7303

Abstract

Tindakan operasi atau pembedahan merupakan pengalaman yang sulit bagi hampir semua pasien, berbagai kemungkinan buruk yang akan membahayakan pasien bisa saja terjadi, maka tidak heran jika keluarganya menunjukkan sikap yang agak berlebihan dengan kecemasan yang dialami. Terkait dengan hal tersebut, maka untuk mereduksi kecemasan perlu dibuat sebuah ruang dengan tingkat kenyamanan yang tinggi, adapun tingkat kenyamanan dalam fasilitas kesehatan diklasifikasi menjadi empat atribut yaitu : physical comfort, social contact, symbolic meaning, wayfinding. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kenyamanan serta untuk mengetahui desain ruang tunggu operasi seperti apa yg dapat memberikan kesan nyaman kepada pengguna di Rumah Sakit Mitra Keluarga – Bekasi Barat. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa ruang tunggu operasi di Rumah Sakit Mitra Keluarga – Bekasi Barat mempunyai tingkat kenyamanan yang tinggi, dimana nilai interval keseluruhan atributnya diatas 2,360. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Hipotesis Penelitian diterima.
Analisis Kerusakan Jalan Dengan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (Studi Kasus: Jl. Internasional Karawang Barat) Alfandias Seysna Putra; Olivia Arsyilla
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil - Desember 2025
Publisher : Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkerasan jalan merupakan salah satu infrastruktur vital yang berperan penting dalam mendukung kelancaran distribusi barang, jasa, dan mobilitas masyarakat. Seiring meningkatnya volume lalu lintas, khususnya kendaraan berat, kerusakan jalan kian sering terjadi dan mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. Jalan Internasional Karawang Barat sebagai salah satu akses utama kawasan industri Karawang menjadi salah satu ruas yang mengalami kerusakan signifikan akibat beban kendaraan yang tinggi dan kondisi cuaca ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kerusakan, faktor penyebab, serta mengevaluasi kondisi perkerasan jalan pada ruas Jalan Internasional Karawang Barat dengan metode Pavement Condition Index (PCI). Penelitian dilakukan melalui survei visual lapangan, pengumpulan data geometrik, lalu lintas harian rata-rata, serta identifikasi jenis kerusakan berdasarkan tingkat keparahan dan luas kerusakan. Nilai PCI dihitung untuk menentukan kondisi perkerasan secara keseluruhan, dengan rentang skala 0–100 yang diklasifikasikan mulai dari kondisi gagal hingga kondisi sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan adanya berbagai jenis kerusakan dominan seperti retak kulit buaya, alur, dan lubang. Nilai PCI pada ruas jalan penelitian menunjukkan kondisi perkerasan berada pada kategori sedang hingga buruk, sehingga memerlukan penanganan prioritas berupa pemeliharaan rutin hingga perbaikan menyeluruh. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan pihak terkait dalam menentukan strategi perbaikan jalan yang tepat, guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan serta mendukung kelancaran aktivitas industry di wilayah Karawang
Analisis Pengaruh Agregat Kasar dan Agregat Halus Quarry Cilegon terhadap Kuat Tekan Beton K-250 Fajar Aulya Ramadhan; Dani Nurhamdani
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Teknik Sipil - Juni 2025
Publisher : Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jts.v6i1.6587

Abstract

Abstract Concrete is one of the most widely used construction materials due to its strength and durability. The quality of concrete largely depends on the physical and mechanical properties of its aggregates. This study aims to evaluate the effect of coarse and fine aggregates from the Cilegon Quarry on the compressive strength of K-250 concrete. Aggregate tests were conducted according to Indonesian National Standards (SNI), including sieve analysis, moisture content, bulk density, specific gravity, water absorption, mud content, abrasion, and organic content. Concrete cylinder specimens were prepared and tested at 28 days. The results show that parameters such as gradation, compacted bulk density, water absorption, abrasion resistance, and organic content met SNI requirements, while moisture content, specific gravity, and mud content did not. The average compressive strength obtained was 175 kN (11.36 MPa), lower than the target strength for K-250 concrete. It can be concluded that aggregates from the Cilegon Quarry are not yet suitable for K-250 concrete without proper pre-treatment and mix proportion adjustments. Abstrak Beton merupakan salah satu material konstruksi yang paling banyak digunakan karena memiliki kekuatan dan durabilitas yang tinggi. Kualitas beton sangat dipengaruhi oleh sifat fisik dan mekanik agregat penyusunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh agregat kasar dan halus yang berasal dari Quarry Cilegon terhadap kuat tekan beton mutu K-250. Pengujian agregat dilakukan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), meliputi analisis saringan, kadar air, berat isi, berat jenis, penyerapan air, kandungan lumpur, keausan, dan kadar zat organik. Benda uji berbentuk silinder kemudian diuji kuat tekannya pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter seperti gradasi, berat isi padat, penyerapan air, keausan, dan kadar zat organik memenuhi standar SNI, sedangkan kadar air, berat jenis, dan kandungan lumpur belum memenuhi. Nilai kuat tekan rata-rata sebesar 175 kN atau 11,36 MPa, lebih rendah dari kuat tekan rencana beton mutu K-250. Dengan demikian, agregat dari Quarry Cilegon belum sepenuhnya layak digunakan untuk beton K-250 tanpa perlakuan awal dan penyesuaian proporsi campuran.
ANALISIS KELAYAKAN RUMAH TINGGAL SEDERHANA BERSUBSIDI DI SUROPATI RESIDENCE, KABUPATEN BEKASI Fitriani
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil - Juni 2026
Publisher : Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jts.v8i1.7580

Abstract

Penelitian ini menganalisis kelayakan rumah tinggal sederhana bersubsidi di Suropati Residence, Kabupaten Bekasi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Latar belakang penelitian didasari oleh tingginya kebutuhan tempat tinggal di wilayah perkotaan padat serta pentingnya memastikan hunian bersubsidi memenuhi standar kelayakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung terhadap elemen struktural dan non-struktural, mengacu pada standar Kementerian PUPR dan pedoman FEMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fondasi dan struktur atap yang digunakan secara umum sudah tepat, yaitu fondasi batu kali menerus serta rangka atap baja ringan dengan penutup genteng beton, yang sejalan dengan praktik konstruksi rumah sederhana. Di sisi lain, masih terdapat sejumlah detail konstruksi yang perlu disempurnakan, seperti lantai kerja pada fondasi, angkur antara fondasi dan sloof, dimensi kolom dan balok, serta presisi pemasangan penutup atap. Temuan ini menunjukkan bahwa dengan penyempurnaan pada detail-detail tersebut, rumah subsidi yang ditinjau dapat semakin memenuhi standar kelayakan hunian, khususnya dalam aspek keselamatan struktur jangka panjang.