cover
Contact Name
Verani Indiarma
Contact Email
vindiarma@unib.ac.id
Phone
+6281271482518
Journal Mail Official
jkaganga@unib.ac.id
Editorial Address
Jurusan Ilmu komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu Jl. W.R. Supratman, Kandang Limun, Bengkulu, 38371
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Kaganga : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 25498142     EISSN : 27146898     DOI : https://doi.org/10.33369/jkaganga
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kaganga adalah Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora yang dikelola oleh Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu. Proses telaah dalam jurnal ini menggunakan double-blind peer-reviewed dengan dewan editor yang terdiri dari para ahli di bidang ilmu social, komunikasi dan humaniora. Jurnal kaganga ini baru memulai system ojs pada tahun 2019, dan dimulai dengan volume 3 no.1. Diterbitkan dua kali dalam setahun oleh UNIB Press, Universitas Bengkulu, Indonesia dengan ISSN (online): 2714-6898; dan ISSN (cetak): 2549-8142, jurnal ini bertujuan untuk menyebar luaskan penelitian kepada para pendidik di seluruh dunia. Penulis didorong untuk mengirimkan artikel yang lengkap, belum pernah dipublikasikan, orisinil, dan belum pernah ditinjau di jurnal lain.
Articles 130 Documents
ANAK DALAM UPAYA PENGUATAN LITERASI MEDIA: (Studi Kasus Pada Orang Tua Siswa PAUD IT Baitul Izzah Kota Bengkulu) Sari, Septi Puspa; Gushevinalti; Yudisiani
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.4.2.67-75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi antarpribadi yang digunakan olehpara orang tua pada saat pemberian penguatan literasi media kepada anak-anak khususnya parasiswa di PAUD IT Baitul Izzah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, untukmenentukan informan pokok penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Adapun kriteria informan pokok adalah orang tua yang mengikuti kegiatan sosialisasi literasi media dan menerapkannya kepada anak-anaknya, serta siswa dan guru PAUD IT Baitul Izzah sebagai informan tambahan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara mendalamdan dokumentasi. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan kepada para informan didapatdata bahwa para orang tua tersebut menyampaikan penguatan literasi media dengan caramembujuk
PLURALISME DALAM FILM MERAH PUTIH III Putra, Jaga Mitri Salhi; Supriyanto, Heri
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.4.2.76-82

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Pluralisme ditampilkan dalam Film Merah Putih III. Untuk mengungkap permasalahan tersebut secara menyeluruh dan mendalam, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memakai teori John Fiske yang berfokus dengan 3 elemen yaitu realitas, representamen, ideologi. digunakan untuk memberikan gambaran dan makna mengenai representasi Pluralisme dalam film Merah Putih III. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa, 1. Film Merah Putih III mengangkat tentang rasa nasionalisme, film yang sangat kental akan pluralitas dalam setiap karakter atau penokohan, 2. Makna Pluralisme yang muncul dalam Film Merah Putih III merupakan bentuk dari tanda yang memiliki makna bahwa meskipun memiliki perbedaan latar belakang tetapi dapat disatukan dengan semangat Indonesia melalui merah putih yang bersemboyan Bhinneka Tunggal Ika, 3. Konsep Bhineka Tunggal Ika menjadi pemicu semangat dalam memaknai pluralisme, memang sebuah negara memiliki budaya dan latar belakang yang berbeda namun perbedaan tersebut disatukan oleh ideologi yang sama, yakni ideologi Pancasila yang mengikat semua masyarakat Indonesia.Kata Kunci : Pluralisme, John Fiske, Merah Putih III.
PERSEPSI OTAKU MENGENAI NILAI-NILAI KESETARAAN GENDER DALAM ANIME DAN MANGA NARUTO Wijayadiningrat, Sutrisno
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.4.2.83-91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi otaku mengenai nilai-nilai kesetaraan gender dalam anime dan manga Naruto dengan analisis teori perkembangan perseptual Gibson. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian untuk menjelaskan secara mendalam persepsi otaku mengenai nilai-nilai kesetaraan genderdalam anime dan manga Naruto. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan data utama yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan para informan. Hasil penelitian mengungkapkan persepsi otaku bahwa terwujudnya kesetaraan gender dalam anime dan manga Naruto telah ditandai dengan tidak adanya diskriminasi antara perempuan dan laki-laki, dan dengan demikian mereka memiliki akses, kesempatan berpartisipasi, kontrol atas pembangunan dan memperoleh manfaat yang setara dan adil dari pembangunan, sehingga dapat disimpulkan bahwa anime dan manga Naruto adalah serial yang memuat nilai-nilai kesetaraan gender.Kata kunci: anime, manga, persepsi otaku, kesetaraan gender, perseptual Gibson
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER: (Studi Kasus Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah Dasar Sekolah Alam Bengkulu Mahira) Sari, Rozaqiyah Puspita; Saragih, Rasianna Br.; Yuliati
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.5.1.79-87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi komunikasi, hambatan dan dampak dari strategi komunikasi yang diterapkan guru SD SAB Mahira dalam mengimplementasikan pendidikan karakter kepada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti mengumpulkan data melalui observasi partisipan pasif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa SAB Mahira memiliki empat strategi dalam menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik, yaitu strategi quantum teaching, strategi komunikasi interaksi, strategi media pembelajaran dan strategi metode. Pada strategi komunikasi quantum teaching,suasana belajar dibuat menyenangkan. Siswa diajak mengalami secara langsung ilmu yang mereka pelajari. Pada strategi komunikasi interaksi, siswa dan guru memiliki kedudukan seimbang sebagai komunikan dan komunikator. SAB Mahira juga menggunakan alam sebagai media pembelajaran serta menggunakan metode hapalan, pembiasaan diri dan hukuman sebagai metode dalam menanamkan pendidikan karakter kepada siswa. Selain itu terdapat hambatan dalam menanamkan pendidikan karakter yang berasal dari internal, yaitu kefokusan siswa yang kurang, dan hambatan eksternal, yaitu pola asuh orang tua yang kurang singkron dengan guru di sekolah dikarenakan orang tua siswa sebagian besar merupakan orang tua yang sibuk. Berdasarkan hasil penelitian, strategi komunikasi yang digunakan SAB Mahira berdampak positif terhadap perkembangan prilaku siswa. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Pendidikan Karakter, Sekolah Alam Bengkulu Mahira
PERSPEKTIF KOMUNIKASI DAN BUDAYA DALAM TRADISI MASYARAKAT JAWA DI KOTA BENGKULU: (STUDI FENOMENOLOGI PAGELARAN WAYANG SELASA KLIWON DI KOTA BENGKULU) Hadiprashada, Dhanurseto
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.5.1.88-97

Abstract

Wayang kulit dalam perspektif komunikasi menjadi sebagai sebuah media dalam bentuk seni pertunjukan. Fenomena ini ternyata menjadi salah satu media komunikasi yang efektif ketika pagelaran ini dilakukan setiap selasa kliwon oleh masyarakat Jawa yang ada di Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat fenomena budaya apa yang muncul dalam pagelaran wayang selasa kliwon di kota Bengkulu ditinjau dalam perspektif komunikasi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi. Teknik yang digunakan oleh peneliti dalam menentukan informan adalah teknik snow ball (bola salju). Penelitian ini di lakukan pada kelompok masyarakat jawa yang ada di Kota Bengkulu dan merupakan penyelenggara dalam pagelaran wayang kulit selasa kliwon. Hasil Penelitian didapat bahwa wayang kulit merupakan sebuah media yang sangat efektif dalam proses komunikasi dan menciptakan pola hubungan dialektik dalam pertukaran pesan yang terjadi sekaligus menguatkan konsep komunikasi dialogis dalam menjaga keharmonisan komunitas masyarakat Jawa di Kota Bengkulu Kata kunci : dialogis, kliwon, komunikasi, wayang.
PERAN MEDIA DALAM PEKERJAAN PUBLIC RELATIONS Hafizah, Evi
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.5.2.149-157

Abstract

Public Relations adalah fungsi manajemen khusus yang membantu pembentukan dan pemeliharaaan garis komunikasi dua arah, saling pengertian, penerimaan, dan kerjasama antara organisasi dan masyarakatnya. Media massa yang dipahami dalam konteks media cetak (surat kabar, majalah maupun tabloid), media elektronik (televisi dan radio) serta media baru (internet dan media sosial lainnya seperti friendster, facebook dan twitter) merupakan media yang tidak asing bagi masyarakat kita. Bisa dikatakan, media massa yang disebutkan tersebut merupakan media yang sangat familiar bagi masyarakat kita dan menjadi kebutuhan. Dalam melakukan pekerjaannya, seorang Public Relations membutuhkan media massa karena media massa mempunyai peranan yang sangat besar dalam kehidupan. Seorang Public Relations dapat menggunakan media massa dalam mempengaruhi masyarakat untuk membangun citra yang positif, ataupun negatif, juga dapat membangun opini publik dari seorang individu, organisasi, perusahaan, bahkan negara. Ini menunjukkan bahwa media massa itu berperan penting bagi pekerjaan seorang Public Relations untuk melakukan publisitas.Kata kunci: Public Relations, Media massa, Publisitas
DIALEKTIKA INTERNAL MASYARAKAT MERIGI SAKTI KABUPATEN BENGKULU TENGAH DALAM KONFLIK PERTAMBANGAN BATU BARA Muzni, Nurlianti; Putri, Prahastiwi
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.5.2.158-167

Abstract

Konflik lingkungan yang terjadi antara masyarakat Merigi Sakti dengan PT. Citra Buana Seraya (PT.CBS) Kabupaten Bengkulu Tengah tidak hanya menyisahkan pertentangan diantara keduanya. Kontradiktif antara perempuan dan laki-laki atau dalam konsep dialektika disebut dialektika internal, melihat bagaimana perempuan menghadapi harapan yang tidak jelas atau terjadi suatu pertentangan.Dialektika internal pada konflik pertambangan batubara ini terbagi menjadi tiga bagian. Yaitu; Keterhubungan gerakan penolakan antara perempuan dan laki-laki di Merigi Sakti (connection-autonomy), Keterlibatan perempuan dalam konflik yang Mengalami Ketidakpastian (certainty-uncertainty), dan Keterbukaan dari perempuan dan laki-laki Merigi Sakti dalam merespon konflik (opennes-closednes).Tulisan ini, merupakan bagian dari penelitian yang dilakukan pada masyarakat Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah. Dengan mengacu pada konsep dialektis dialogis yang dikemukakan oleh Baxter and Montgomery, tulisan ini melihat melihat berbagai pertentangan di internal masyarakat selama konflik terjadi. Kata Kunci: Konflik Lingkungan, Dialektika internal, perempuan
Komunikasi Interpersonal Jeme Pandak Dengan Masyarakat Dalam Menjalin Keakraban: (Studi Kasus Desa Lawang Agung, Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan) Nugraha, Prasetya
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.5.2.168-176

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Bagaimana Komunikasi Interpersonal Jeme Pandak dengan masyarakat dalam menjalin Keakraban di Desa Lawang Agung Kecamatan Kedurang, penelitian ini dilatarbelakangi karena terdapat jeme pandak dan masyarakat yang kurang menjalin keakraban di salahsatu Desa yang ada di Kecamatan Kedurang, namun di Desa Lawang Agung Kecamatan Kedurang Jeme Pandak dan masyarakatnya menjalin keakaraban. Metode penelitian adalah dengan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan Jeme pandak dan masyarakat Desa Lawang Agung sebagai Informan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis kualitatif, dengan menggunakan purposive sampling sebagai teknik penentuan informan, informan dalam penelitian ini berjumlah 12 orang, Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal jeme pandak dengan masyarakat berperan besar dalam menjalin keakraban di Desa Lawang Agung, Kecamatan Kedurang, hal ini terjadi karena dalam interaksinya, jeme pandak melakukan keterbukaan dengaan saling bertukar pikiran, empati dengan mengunjungi masyarakat saat ada musibah, sikap mendukung dengan meramaikan jika ada kegiatan di Desa, sikap positif, dan kesetaraan dengan masyarakat, meskipun pada awalnya beberapa jeme pandak belum menerapkan aspek sikap positif dan kesetaraan, namun seiring berjalan waktu mereka menerapkan aspek tersebut, sehingga hubungan yang terjadi antara jeme pandak dengan masyarakat terjalin akrab di Desa Lawang Agung. Kata kunci: Komunikasi Interpersonal, Jeme Pandak, Keakraban.
TRADITIONAL TITLES AND POLITICAL COMMUNICATION IN GORONTALO Sumarjo; Bajari, Atwar
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.5.2.177-185

Abstract

Each region has its own peculiarities that refers to the culture of its people. In this diverse culture, there are customs that are maintained as continuous, preserved and practiced in social life. The aims of the research are: (a) to reveal the meaning of adat title in local political communication, (b) to know the meaning of political communication capital in local government in Gorontalo, and (c) to get the pattern of political communication capital in local government in Gorontalo. The research doing by the critical ethnography, which is focus on the discovery, interpretation, and application of local knowledge to practice, rather than on testing hypotheses or outcomes. As a customary area, Gorontalo has a tradition of giving traditional titles (Pulanga)to the local son who is considered to have a great contribution to the region. The awarding of traditional titles/returns as a form of homage to new officials to distinguish them from others in society. The preservation of the traditions of the awarding ceremony is a sign that custom exists in Gorontalo society. So far, the awards have not clashed with democracy, although in certain aspects such as the recognition of women's leadership, not yet fully compatible with democracy. This paper examines how customary / traditional titles can be used as political capital in a contestation in Gorontalo for political office positions.Key words: gelaradat, modal politik, Gorontalo.
PELUANG DAN TANTANGAN DALAM MEMETAKAN OPINI PUBLIK DI MEDIA SOSIAL Firmansyah, Mas Agus; Supriyadi, Dedi
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.6.1.46-53

Abstract

Tujuan dari tulisan ini adalah upaya untuk mengidentifkasi dan mengkaji berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi dalam memetakan opini publik di media sosial. Berdasarkan tujuannya itulah, maka pendekatan yang digunakan untuk mendekati permasalahan dalam tulisan ini bersifat eksploratif, dengan menggunakan deskripsi analitis dalam pembahasan datanya. Melalui penelusuran dan pengalian berbagai data yang dielaborasi dari berbagai sumber,maka terdapat beberapa hal yang dapat diidentifikasi sebagai peluang maupun tantangan yang akan dihadapi ketika menjadikan media sosial sebagai basis untuk memetakan opini publik. Permasalahan lain yang sekaligus menjadi tantangan, adalah terkait dengan ketersediaan metode yang benar-benar tepat dan sesuai untuk dapat memetakan / menjaring opini publik di media sosial. Kata Kunci: Opini Publik, Media Sosial, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Page 6 of 13 | Total Record : 130