Innovative: Journal Of Social Science Research
Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Fisheries, Agriculture, Social Humanities and other fields of science. Journal registered E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Articles
14,071 Documents
Peningkatan Minat Belajar Masa Pandemi Menggunakan Model Pembelajaran Blended Learning Mata Pelajaran Matematika Kelas XI TKJ SMK Negeri 4 Pekanbaru
Delna Fitri Tamsin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.102 KB)
|
DOI: 10.31004/innovative.v2i1.221
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada masa pandemi pada mata pelajaran matematika, google meet sebagai model pembelajaran blended learning di kelas XI TKJ SMK Negeri 4 Pekanbaru..Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan bulan Agustus 2021.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI TKJ SMK Negeri 4 Pekanbaru yang berjumlah 38 orang, terdiri atas 19 laki-laki dan 19 perempuan.Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar yang di nilai berdasarkan indikator minat belajar vektor. Adapun ketuntasan hasil belajar siswa yaitu dengan membandingkan skor dasar dengan Ulangan Harian I dan Ulangan Harian II pada materi pokok vektor. Setelah diadakan penelitian dengan dua siklus, penerapan model pembelajaran blended learning dapat meningkatkan minat belajar matematika dimana pada akhir tindakan siklus I terdapat 20 siswa yang tuntas atau 68,42% dengan rata-rata hasil belajar siswa atau pemahaman siswa 69,08, kemudian meningkat pada ulangan harian II dengan jumlah yang tuntas 29 siswa atau 84,21% dengan rata-rata hasil belajar siswa atau pemahaman konsep meningkat menjadi 82,89 pada akhir tindakan siklus II.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Blended Learning dapat meningkatkan pemahaman vektor dengan google meet sebagai media diskusi siswa kelas XI TKJ SMK Negeri 4 Pekanbaru pada materi vektor.
Implementasi Pembelajaran Ekapositori Guna Meningkatkan Pemahaman Teori Evolusi Mata Pelajaran Biologi Kelas XII MAN Tembilahan Tahun Pelajaran 2018/ 2019
Yusneti Yusneti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (198.509 KB)
|
DOI: 10.31004/innovative.v2i1.222
Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (a) Apakah Ekspositori berpengaruh terhadap hasil belajar Biologi ? (b) Bagaimanakah pengaruh Ekspositori terhadap motivasi belajar siswa?. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Ekspositori terhadap hasil belajar Biologi. (b) Untuk mengungkap Ekspositori terhadap motivasi belajar Biologi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas XII MAN Tembilahan Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (62%), siklus II (80%), siklus III (93%). Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan Ekspositori dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa kelas XII MAN Tembilahan. serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Biologi . Kata Kunci: Ekspositori, Meningkatkan Pemahaman, Biologi
Penggunaan Media Tebak Gambar Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPS Siswa Kelas VIII G SMP Negeri 4 Tambang
Siti Khairiyah;
Isjoni Isjoni;
Yuliantoro Yuliantoro
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (242.341 KB)
|
DOI: 10.31004/innovative.v2i1.224
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar IPS siswa kelas VIII G SMP Negeri 4 Tambang dengan memnfaatkan media pembelajaran tebak gambar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunkan 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan yang meliputi empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, dan lembar observasi motivasi belajar siswa. Analisis data hasil pengamatan aktivitas guru dilakukan dengan cara menghitung persentase aktivitas yang dilakukan guru selama proses pembelajaran, kemudian dikategorikan kedalam 4 kriteria yaitu kurang, cukup, baik, dan sangat baik. Analisis data hasil pengamatan aktivitas siswa dilakukan dengan cara menghitung persentase aktivitas siswa tiap indikator. Analisis data dijelaskan secara deskriptif. Pembelajaran dikatakan berhasil apabila adanya peningkatan aktifitas dan motivasi belajar siswa setelah dilakukan pembelajaran dengan memanfaatkan media tebak gambar. Indikator keberhasilan motivasi belajar siswa yaitu mencapai kriteria tinggi dengan persentase >75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase aktivitas belajar siswa pada siklus I adalah 54,36% dengan kategori baik meningkat pada siklus II menjadi 80,56% dengan kategori sangat baik. Motivasi belajar siswa dapat dilihat dari hasil observasi pada siklus I adalah 57,82% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 85,73%. Berasarkan hasil penelitian yang diperoleh, pemanfaatan media pembelajaran tebak gambar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Media, Tebak Gambar, Motivasi
Strategi Pengembangan Sikap Disiplin Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar
Mutmainah Putri Rizki;
Maryono Maryono;
Violita Zahyuni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.239 KB)
|
DOI: 10.31004/innovative.v2i1.225
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan sikap disiplin siswa kelas V di SDN 34/I Teratai. Penelitian ini dilakukan di kelas VA SDN 34/I Teratai pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji validitas data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang guru terapkan dalam upaya mengembangkan karakter disiplin siswa, berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas VA SDN 34/I Teratai hal yang dilakukan guru yaitu mengidentifikasi perilaku siswa, membuat peraturan kelas, membuat konsekuensi dan memberi peringatan kepada siswa yang melanggar peraturan. Peraturan yang dibuat guru merupakan pengembangan dari tata tertib sekolah dan penyesuaian terhadap perilaku siswa di kelas. Strategi guru dalam mengembangkan kedisiplinan siswa yaitu dengan bentuk keteladanan, pembiasaan dan budaya sekolah. Bentuk keteladanan yang dilakukan di sekolah tersebut guru selalu menunjukkan perilaku yang disiplin berupa hadir ke sekolah tepat waktu, mengenakan seragam sesuai jadwal hari yang telah ditentukan, karena sebagai pembimbing guru harus berupaya untuk membimbing dan mengarahkan perilaku siswa ke arah yang disiplin. Sebagai contoh atau panutan sebagai teladan, guru harus senantiasa memperlihatkan perilaku disiplin yang baik kepada siswa, karena bagaimana siswa akan berdisiplin jika guru yang sebagai panutan tidak menunjukkan sikap disiplin tersebut. Sebagai pengendali, guru mampu mengendalikan seluruh perilaku siswanya. Strategi untuk mengembangkan dan melaksanakan pendidikan karakter dapat dilakukan melalui pembiasaan pada anak. Melalui pembiasaan, anak tidak hanya belajar benar dan salah saja tetapi anak akan merasakan dan dapat membedakan nilai baik dan tidak baik serta anak akan bersedia melakukannya atau tidak melakukannya. Suatu tingkah laku yang diperoleh dengan pembiasaan, maka akan sangat sulit untuk mengubah atau menghilangkannya. Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Disiplin
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik Berbasis Literasi Sains Pada Pembelajaran IPA Kelas V SDN Grogol 05 Pagi
Ibnu Aji Saputra;
Endang M Kurnianti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (297.002 KB)
|
DOI: 10.31004/innovative.v2i1.226
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon peserta didik terhadap lembar kerja peserta didik elektronik berbasis literasi dengan bantuan software Flip PDF Profesional materi sistem pernapasan manusia di kelas V SDN Grogol 05 Pagi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D). Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA yang berjumlah 26 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian berupa lembar angket validasi untuk para ahli (materi, bahasa, media, dan guru), lembar studi pendahuluan untuk siswa dan guru kelas, dan angket respon siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa lembar kerja peserta didik elektronik memperoleh presentasi dari ketiga pakar sebesar 81,3% dengan kategori sangat layak. Penilaian dari guru kelas menunjukan presentase sebesar 94,5% dengan kategori sangat layak. Penilaian peserta didik pada uji coba kelompok menunjukan presentase sebesar 83,5% dengan kategori “sangat baik”. Penilaian respon peserta didik pada uji lapangan menunjukan presentase sebesar 86,1% dengan kategori “sangat baik”.
Pengaruh Pembuangan Limbah B3 Singapura Ke Pulau Batam Terhadap Hubungan Bilateral Indonesia-Singapura (Studi Kasus Pembuangan Limbah B3 Pada Tahun 2004 dan dampaknya di Era Globalisasi saat ini).
Fransiska Wuri Wulandari;
Nur Azizah;
Delia Subrayanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (245.184 KB)
|
DOI: 10.31004/innovative.v2i1.227
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis Pengaruh Pembuangan Limbah B3 Singapura ke Pulau Batam Terhadap Hubungan Bilateral Indonesia-Singapura (Studi Kasus Pembuangan Limbah B3 Pada Tahun 2004 dan dampaknya di Era Globalisasi saat ini). Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Deskriptif-Analitis, Yaitu suatu analisis yang bertujuan mengambarkan, menganalisa dan mengklasifikasikan gejala-gejala yang didasarkan atas beberapa kejadian dan masalah yang aktual, kemudian menganalisa untuk menginterprestasikan data yang diperoleh dengan pemecahan masalah, baik yang berlangsung maupun yang diperkirakan dimasa yang akan datang serta menginterprestasikan suatu fenomena akhir yang relevan. Penelitian yang dilakukan oleh penulis yaitu dengan melakukan riset kepustakaan, observasi, wawancara, dan studi dokumen/arsip untuk mendapatkan data-data tertulis Dapat disimpulkan bahwa hubungan bilateral Indonesia-Singapura sudah semakin harmonis dengan kesepakatan terbaru untuk melaksanakan tiga perjanjian strategis bidang politik hukum dan pertahanan keamanan yang dilaksanakan secara bersamaan. Kata Kunci: Pembuangan Limbah B3, Hubungan Bilateral Indonesia-Singapura
Emosi Dalam Perspektif Lintas Budaya
Lilik Anton Budiono;
Musa Masing
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.35 KB)
|
DOI: 10.31004/innovative.v2i1.228
Emosi adalah pengalaman manusia mulai sejak manusia dilahirkan, manusia telah memiliki dasar emosi karena dengan emosi, manusia bisa melihat dan memandang setiap aktivitas yang berbeda. Pada dasarnya emosi paling sering diungkapkkan dengan ekspresi sehingga salah satu kunci untuk memahami perasaan orang lain adalah mampu membaca pesan nonverbal yang meliputi nada bicara, gerak-gerik, ekspresi wajah dan sebagainya Salah satu faktor yang memengaruhi perbedaan ini adalah faktor budaya. Semua orang dari semua budaya memiliki emosi. Emosi yang diekspresikan melalui wajah memiliki dua fungsi, yaitu komunikatif dan adaptif. Terlepas dari ras atau budaya di sekitar di seluruh dunia, manusia mengekspresikan emosi melalui wajah dengan cara yang sama. Tulisan ini menggunakan Literatur Review yaitu studi kepustaan yang mengenai topic emosi dalam prespektif lintas budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pehamanan baru mengenai studi emosi dalam sudut pandang budaya. Kata Kunci: Emosi, Budaya
Metode Pembelajaran Active Learning Meningkatkan Kemampuan Membaca Nyaring Teks Pidato Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII SMAN 5 Pekanbaru Tahun Pelajaran 2017/2018
Kamisah Kamisah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (236.398 KB)
|
DOI: 10.31004/innovative.v2i1.229
Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah Pembelajaran Metode Pembelajaran Active Learning berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia ?(b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Bahasa Indonesia dengan diterapkannya metode Pembelajaran Metode Pembelajaran Active Learning?. Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran Metode Pembelajaran Active Learning terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Indonesia setelah diterapkannya Pembelajaran Metode Pembelajaran Active Learning . Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas XII . Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (68%), siklus II (90%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode Pembelajaran Active Learning dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas XII, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Bahasa Indonesia . Kata Kunci: Active Learning, Kemampuan Membaca Nyaring, Bahasa Indonesia.
Peningkatan Minat Belajar Masa Pandemi Menggunakan Model Pembelajaran Blended Learning Mata Pelajaran Matematika Kelas XI TKJ SMK Negeri 4 Pekanbaru
Delna Fitri Tamsin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.102 KB)
|
DOI: 10.31004/innovative.v2i1.230
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada masa pandemi pada mata pelajaran matematika, google meet sebagai model pembelajaran blended learning di kelas XI TKJ SMK Negeri 4 Pekanbaru..Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan bulan Agustus 2021.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI TKJ SMK Negeri 4 Pekanbaru yang berjumlah 38 orang, terdiri atas 19 laki-laki dan 19 perempuan.Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar yang di nilai berdasarkan indikator minat belajar vektor. Adapun ketuntasan hasil belajar siswa yaitu dengan membandingkan skor dasar dengan Ulangan Harian I dan Ulangan Harian II pada materi pokok vektor. Setelah diadakan penelitian dengan dua siklus, penerapan model pembelajaran blended learning dapat meningkatkan minat belajar matematika dimana pada akhir tindakan siklus I terdapat 20 siswa yang tuntas atau 68,42% dengan rata-rata hasil belajar siswa atau pemahaman siswa 69,08, kemudian meningkat pada ulangan harian II dengan jumlah yang tuntas 29 siswa atau 84,21% dengan rata-rata hasil belajar siswa atau pemahaman konsep meningkat menjadi 82,89 pada akhir tindakan siklus II.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Blended Learning dapat meningkatkan pemahaman vektor dengan google meet sebagai media diskusi siswa kelas XI TKJ SMK Negeri 4 Pekanbaru pada materi vektor.
Implementasi Pembelajaran Ekapositori Guna Meningkatkan Pemahaman Teori Evolusi Mata Pelajaran Biologi Kelas XII MAN Tembilahan Tahun Pelajaran 2018/ 2019
Yusneti Yusneti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (198.509 KB)
|
DOI: 10.31004/innovative.v2i1.231
Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (a) Apakah Ekspositori berpengaruh terhadap hasil belajar Biologi ? (b) Bagaimanakah pengaruh Ekspositori terhadap motivasi belajar siswa?. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Ekspositori terhadap hasil belajar Biologi. (b) Untuk mengungkap Ekspositori terhadap motivasi belajar Biologi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas XII MAN Tembilahan Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (62%), siklus II (80%), siklus III (93%). Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan Ekspositori dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa kelas XII MAN Tembilahan. serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Biologi . Kata Kunci: Ekspositori, Meningkatkan Pemahaman, Biologi