cover
Contact Name
Nova Relida
Contact Email
nova.relida@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jif@univrab.ac.id
Editorial Address
Jl. Riau Ujung No. 73 Pekanbaru Riau Telp.(0761) 38762 - 08117714800
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JIF
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 26205777     EISSN : 26206773     DOI : https://doi.org/10.36341/jif
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Fisioterapi (JIF) merupakan jurnal yang terbit setiap dua kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus . JIF membahas tentang berbagai aspek dalam ilmu fisioterapi mulai dari pediatri, neuromuscular dan perilaku, musculoskeletal, cardiovascular dan pulmonal, dan lain-lain.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 01 (2023): Februari" : 6 Documents clear
ANALISIS HUBUNGAN DURASI DAN POSISI DUDUK TERHADAP RESIKO LOW BACK PAIN PADA KARYAWAN PUSKESMAS DINOYO Rakhmad Rosadi; Sisilia Rabecha Rachel; Arys Hasta Baruna; Sri Sunaringsih Ika Wardojo
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Vol 6 No 01 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.985 KB) | DOI: 10.36341/jif.v6i01.2749

Abstract

Latar Belakang: Low Back Pain merupakan salah satu dari sekian permasalahan yang menyerang para karyawan, yang ditandai dengan nyeri punggung bawah akut maupun kronis hingga tak jarang sampai menjalar. Kondisi ini mengakibatkan menurunnya produktivitas karyawan, bahkan kegiatan sehari-harinya seperti berjalan maupun mengangkat beban. Faktor yang berperan dalam kondisi ini meliputi umur, jenis kelamin, masa kerja, durasi kerja, sikap kerja, serta riwayat kerja. Tujuan Penelitian: Untuk menganalisa apakah ada hubungannya antara durasi dan posisi duduk dengan keluhan low back pain pada para karyawan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain survey, dimana penelitian ini memanfaatkan 2 alat instrument seperti oswestry disability index (ODI) dan numerical rating scale (NRS) untuk mendapatkan informasi. Desain ini juga menggunakan data sekunder berupa sejumlah jurnal yang didapat melalui databe seperti google scholar dan pubmed dalam kurun waktu 2010-2020. Kesimpulan: Setelah dilakukan analisa, didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh antara durasi dan posisi duduk tertentu dengan durasi waktu yang lama terhadap resiko low back pain pada karyawan di Puskesmas Dinoyo
NEKROLISIS EPIDERMAL TOKSIK PADA LANSIA : LAPORAN KASUS Diana Silvi Nafila; Nikmatur Rosidah; Nanang Heru Sumarsono
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Vol 6 No 01 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.035 KB) | DOI: 10.36341/jif.v6i01.2839

Abstract

Tujuan penulisan studi kasus ini adalah untuk melaporkan intervensi fisioterapi yang dapat diberikan untuk kondisi nekrolisis epidermal toksik pada lansia setelah mengkonsumsi obat golongan NSAID. Intervensi fisioterapi terdiri dari latihan Range of Motion (ROM) secara aktif dan pasif untuk meningkatkan rentang gerak pada seluruh regio tubuh, latihan pernapasan dengan teknik deep breathing untuk relaksasi otot-otot pernapasan dan meningkatkan fungsi ventilasi paru dan latihan positioning untuk mengurangi komplikasi yang diakibatkan oleh imobilisasi dan dapat meningkatkan rasa nyaman karena dapat mengurangi tekanan yang menetap pada beberapa bagian tubuh akibat posisi statis. Pemeriksaan fisioterapi diukur dan ditulis untuk mengetahui kondisi pasien sebelum intervesi diberikan. Dalam kondisi NET fisioterapi dapat berkontribusi dalam insiden NET untuk rehabilitasi fisik untuk mencegah penururnan fungsi tubuh pasien Kata Kunci: Nekrolisis Epidermal Toksik, Sindrom Steven Johnson, Intervensi Fisioterapi.
STUDI KASUS : EFEKTIVITAS TERAPI LATIHAN ACTIVE CYCLE OF BREATHING TECHNIQUE (ACBT) PADA ASMA BRONKIAL Iftitah Rahmawati Syafriningrum; Nanang Heru Sumarsono
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Vol 6 No 01 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.77 KB) | DOI: 10.36341/jif.v6i01.2842

Abstract

Background : Asthma is a condition in which people with overactive airways experience cough, shortness of breath and reversible airways. Asthma affects more than 5% of the world's population, and some indicators show that its prevalence is increasing. In general, the treatment of asthma bronchial is divided into two parts, namely pharmacological and non-pharmacological. One of the non-pharmacological treatments for asthmatic patients is the Active Cycle of Breathing Technique (ACBT), which consists of Breathing Control (BC), Thoracic Expansion Exercise (TEE), and Forced Expiration Technique (FET). Research Methods : The research method is experimental, case studies are used in the research design, and data collection techniques are used Pre and Post drops. The sampling technique is random sampling. Examination of dyspnea from respiratory rate and borg scale, while for examination of thorax expansion using the mid line. Result : After doing therapy 3 times, there was a decrease in shortness as evidenced by the Borg scale from a scale of 5 to a scale of 3, a decrease in respiratory rate from 28 to 23 and measurements of thorax expansion which showed a difference in increase. Conclution : Based on these results, it can be concluded that physiotherapy intervention with ACBT exercise therapy is effective in bronchial asthma patients.
HUBUNGAN KEKUATAN CORE STABILITY DENGAN FLEKSIBILITAS LOWER LIMB PADA LANSIA DI PANTI WERDHA BUDI MULIA 3 JAKARTA Eko Prabowo; Putri Laila Syahlaa
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Vol 6 No 01 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.641 KB) | DOI: 10.36341/jif.v6i01.2860

Abstract

Old age is often associated with an age that is no longer productive, it is even said to be a burden for those of productive age. These changes will affect balance, flexibility and strength in posture. Core stability is an important aspect ofposture. Flexibility can be defined as the ability to move freely and comfortably within the maximum expected range of motion. The purpose of this study was to determine the relationship between core stability strength and lower limb flexibility in the elderly. This study uses a descriptive correlation research with a cross sectional model. The measuringinstrument used in this study is flexibility using the Chair Sit and Reach Test and for core stability using the Sit Up Test, and a large sample of 31 elderly people in the Budi Mulia nursing home. The data analysis used is univariate and bivariate analysis. The results of research that has been carried out using the Spearman Rho correlation test method can be concluded that there is no relationship between core stability strength and lower limb flexibility in the elderly. The conclusion is suggested with a larger sample size and a more precise research screening, to be able to find the characteristics of a wider range of respondents which is expected to be wider.
INTERVENSI FISIOTERAPI UNTUK MENGATASI KELUHAN PADA KNEE OSTEOARTHRITIS DI RSUD IDAMAN BANJARBARU : STUDI KASUS Rawina Rawina; Riza Rahmani; Arys Hasta Baruna
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Vol 6 No 01 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.871 KB) | DOI: 10.36341/jif.v6i01.2873

Abstract

Laki-laki 65 tahun dengan keluhan nyeri pada kedua lutut sejak satu tahun yang lalu, terutama saat jongkok berdiri, naik turun tangga dan berjalan jauh. Pasien memiliki riwayat berjalan setiap harinya dengan jarak 5 km. Pemeriksaan VDS diam, penekanan, gerak secara berturut-turut didapatkan 1,3, dan 5. Pada pemeriksaan fisik ditemukan nyeri tekan, teraba hangat, krepitasi, serta ROM terbatas pada gerakan ekstensi lutut. Pemeriksaan fungsi Western Ontario and McMaster Universities artritis index (WOMAC) didapatkan interpretasi moderate. Pemeriksaan radiologi diapatkan kesimpulan Osteoarthritis. Pasien didiagnosis dengan osteoarthritis. Pasien kemudian diberikan terapi menggunakan Ultrasound 1Hz 0,2W/cm2, Trancutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) 25mA, latihan quadricep setting excersice, dan passive streching excercise dimana terapi diberikan sebanyak 3 kali. Pada akhir terapi pasien akan dievaluasi ulang dengan WOMAC dimana didapatkan hasil terdapat peningkatan fungsi dan penurunan nyer
HUBUNGAN USIA DAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN VO2MAX PADA PEMAIN BASKET DI MATARAM BASKETBALL SCHOOL DAN BIMA PERKASA ACADEMY Rizky Wulandari
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Vol 6 No 01 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.346 KB) | DOI: 10.36341/jif.v6i01.3158

Abstract

Latar Belakang: Dalam kegiatan olahraga, atlet harus memiliki tingkat VO2Max yang baik. VO2Max adalah tingkat konsumsi oksigen tertinggi yang dapat dicapai selama latihan maksimal atau submaksimal. Pada dasarnya VO2Max dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti usia dan indeks massa tubuh (IMT). Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan usia dan Indeks Massa Tubuh dengan VO2Max pada pemain basket di Mataram Basketball School dan Bima Perkasa Academy. Metode Penelitian: Metodologi yang digunakan untuk penelitian ini adalah cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik total sampling digunakan sebagai metode pengambilan sampel. Subyek pada penelitian ini adalah pemain basket berusia 13-18 tahun di Mataram Basketball School dan Bima Perkasa Academy. Pengukuran VO2Max menggunakan Cooper Test dan pengukuran berat, tinggi dan usia dilihat dari data profil pemain. Hasil Penelitian: Hasil uji korelasi dengan pearson test antara usia dan VO2Max diperoleh nilai p = 0,017 (p < 0,05), sedangkan antara Indeks Massa Tubuh dan VO2Max yaitu p = 0,025 (p <0,05). Kesimpulan: Ada hubungan usia dan Indeks Massa Tubuh dengan VO2 Max pada pemain basket di Mataram Basketball School dan Bima Perkasa Academy. Saran: Responden disarankan untuk menjaga pola makan dan memperhatikan indeks massa tubuh, mengukur indeks massa tubuh dan VO2Max secara teratur, dan diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi VO2Max.

Page 1 of 1 | Total Record : 6