cover
Contact Name
Sahrul Hidayat
Contact Email
sahrul@unpad.ac.id
Phone
+6222-7796014
Journal Mail Official
jmei@phys.unpad.ac.id
Editorial Address
Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Jl. Raya Jatinangor Sumedang Jawa Barat, 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Material dan Energi Indonesia
ISSN : 2087748X     EISSN : 25796054     DOI : https://doi.org/10.24198/jmei
Core Subject : Science,
Jurnal Material dan Energi Indonesia (JMEI) merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian yang mencakup kajian teoretik, simulasi dan modeling, eksperimen, rekayasa dan eksplorasi dalam bidang Material dan Energi. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Redaksi menerima naskah ilmiah hasil penelitian, pikiran dan pandangan, review, komunikasi singkat dalam bidang material dan energi. Petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan dan secara online. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bebestari dan disetujui oleh dewan editor.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 02 (2016)" : 8 Documents clear
SIMULASI XRD ZINC OXIDE TERDOPING MENGGUNAKAN METODE LAUE SYAINA ULFA AZHARA; S SETIANTO; DARMAWAN HIDAYAT
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 02 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.086 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v6i02.10953

Abstract

Struktur kristal ZnO setelah didoping ion Mg2+ dapat meningkatkan bandgap, penyerapan hidrogen serta meningkatkan sifat fotokatalitik dan pendopingan dengan ion Ca2+ dapat meningkatkan photoluminescence. Oleh karena itu, pada penelitian ini mengkaji perubahan dan pengaruh jenis dopan terhadap pola dan intensitas hasil XRD. Puncak difraksi baru setelah didoping hadir ketika konsentrasi atomik pendoping mencapai 10% maka penelitian ini menggunakan variasi konsentrasi dopan 10% dan 20%. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi jenis dopan serta variasi konsentrasi dopan menggunakan metode Laue sebagai metode yang khas untuk difraksi pada bidang kristal. Hasil penelitian menunjukkan adanya puncak difraksi baru pada pola XRD ZnO setelah didoping serta intensitas yang lebih tinggi dengan rata-rata normalisasi 1,58 saat didoping ion Mg2+ dibandingkan ketika didoping ion Ca2+. Semakin besar konsentrasi atomik pendoping yang diberikan semakin meningkat nilai intensitas seluruh puncak difraksinya
PENGARUH SUHU SINTERING TERHADAP PENINGKATAN KONDUKTIVITAS LITIUM BESI FOSFAT TERKOMPOSIT KARBON SEBAGAI BAHAN KATODE BATERAI ION LITIUM IMAN RAHAYU; CHRISTI LIAMITA; ATIEK ROSTIKA; R RUSTAMAN; SAHRUL HIDAYAT
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 02 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.307 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v6i02.10954

Abstract

Litium besi fosfat (LiFePO4) merupakan material katode dari baterai ion litium yang memiliki kapasitas teoretik yang cukup tinggi yaitu 170 mAh/g memiliki tegangan stabil  3,5 V dan ramah lingkungan. Namun material ini memiliki kekurangan, yaitu konduktivitas elektronik dan koefisien difusi ion litiumnya yang rendah. Untuk lebih meningkatkan konduktivitas elektroniknya dengan memperkecil ukuran partikel dengan mengoptimalkan kondisi sintesis (prekursor, suhu dan waktu). Pada penelitian ini meningkatkan konduktivitas LiFePO4/C dengan mengoptimalkan suhu sintering. LiFePO4/C disintesis dengan sintesis kimia padat dari prekursor LiH2PO4, Fe2O3, dan karbon dengan variasi suhu sintering 800oC, 850oC, 870oC, dan 900oC. Hasil penelitian menunjukkan, dari data XRD dapat diidentifikasi sampel dengan suhu sintering 850oC, 870oC, dan 900oC sebagai LiFePO4/C dengan bentuk kristal ortorombik. LiFePO4/C dengan suhu sintering 870oC memiliki kapasitas spesifik yang lebih baik sebesar 17,6 mAh.
PEMBUATAN FOTOKATALIS SENG OKSIDA TERMODIFIKASI SILIKA SEKAM PADI DIANA RAKHMAWATY, E. EVY ERNAWATI, ATIEK ROSTIKA NOVIYANTI, RUBIANTO A LUBIS, ROEKMIATI TJOKRONE
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 02 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.862 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v6i02.10957

Abstract

Sebagai semikonduktor, ZnO memiliki keuntungan menyerap sinar UV lebih besar dibandingkan semikonduktor lainnya, sehingga membuat ZnO mampu mendegradasi zat warna lebih banyak. Tetapi pada praktiknya ZnO cenderung mengalami aglomerasi sehingga hasil degradasinya lebih sedikit dibandingkan penggunaan semikonduktor lainnya. Untuk mengatasi aglomerasi dari ZnO, dilakukan penambahan SiO2 pada ZnO. Penelitian ini bertujuan untuk membuat fotokatalis ZnO/SiO2. Tahapan penelitian ini adalah pembuatan fotokatalis ZnO/SiO2 di atas pelat kaca. Untuk mengetahui pengaruh penambahan SiO2 pada ZnO dilakukan analisis menggunakan XRD dan SEM-EDS. Hasil XRD ZnO/SiO2 menunjukkan puncak yang sama dengan hasil XRD ZnO data dari ICSD 157132 dengan strukturnya adalah hexagonal. Sehingga diketahui struktur ZnO tidak berubah setelah penambahan SiO2 sedangkan hasil SEM-EDS menujukkan adanya SiO2 tersangga pada ZnO dengan komposisi 8%
PENGARUH KOMPOSISI KROMOFOR RGB PADA BAHAN LUMINISEN BERBASISKAN POLIMER HIBRID TERHADAP KOORDINAT WARNA NORMAN SYAKIR, YOLLA SUKMA HANDAYANI, FITRILAWATI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 02 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.382 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v6i02.9478

Abstract

Bahan aktif untuk sumber cahaya (lighting) pada awalnya dikembangkan dari bahan berbasis fosfor dan semikonduktor seperti AlInGaP dan InGaN. Perkembangan bahan polimer hibrid anorganik-organik telah menghasilkan bahan luminesensi berbasiskan bahan tersebut. Bahan luminesensi tersebut didapat melalui pendopingan polimer hibrid dengan kromofor luminesensi RGB (Red, Green, Blue). Pembuatan bahan luminesen tersebut diawali dengan pembuatan prekursor polimer hibrid dengan metode sol-gel dari monomer TMSPMA (3-(Trimethoxysilyl) propyl methacrylate). Selanjutnya, prekursor tersebut didoping dengan  kromofor luminesensi RGB yang terdiri dari Nile Red (R), Coumarin 6 (G), dan Coumarin 1 (B). Setelah ditambahkan dengan fotoinisiator, bahan prekursor tersebut dibuat menjadi film tipis dengan teknik spincoating dan selanjutnya dikenakan proses fotopolimerisasi. Untuk menghasilkan warna emisi tertentu telah dilakukan variasi komposisi kromofor RGB. Sampel yang didapat selanjutnya diukur spektrum absorbsinya menggunakan spektroskopi UV-Vis dan diukur spektrum emisinya dengan menggunakan λeksitasi 385 nm. Kaitan antara komposisi kromofor dan koordinat warna selanjutnya dihitung dengan menggunakan data spektrum emisi dan persamaan tristimulus XYZ. Hasil yang didapat menunjukkan koordinat warna dari polimer hibrid dengan blend kromofor RGB berada di dalam daerah segitiga putih diagram CIE 1931. Setiap penambahan konsentrasi kromofor maka koordinat warna akan bergeser menuju daerah kromofor tersebut. Diantara bahan luminesensi yang dibuat, koordinat warna sampel dengan komposisi 1:1:1 berada dekat dengan koordinat warna Tungsten yang mempunyai CCT (Correlated Color Temperature) sekitar 2856K, yang dikenal sebagai warm light
KARAKTERISASI POLI (3-(TRIMETHOXYSILYL)PROPYL METHACRYLATE)) YANG DIMODIFIKASI DENGAN INHIBITOR CERIUM SEBAGAI BAHAN PROTEKSI KOROSI BAJA KARBON TUTI SUSILAWATI, DESY NUR ROCHMAH, NORMAN SYAKIR, SRI SURYANINGSIH, FITRILAWATI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 02 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.276 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v6i02.10958

Abstract

Korosi merupakan peristiwa pengrusakan logam akibat bereaksi secara kimia dengan lingkungan sehingga menimbulkan kerugian. Dalam upaya mencegah terjadinya korosi pada material baja karbon API 5L X65, maka dilakukan proses pelapisan dengan menggunakan Poli(3-(Trimethoxysilyl)propyl methacrrylate)) . Poli(TMSPMA) merupakan bahan yang berpotensi untuk memproteksi material dari korosi. Untuk itu ditambahkan inhibitor Cerium Nitrate Hexahydrate, penambahan inhibitor ini bertujuan untuk membuat lapisan proteksi bersifat aktif dan pasif, sehingga ketika lapisan yang bersifat pasifnya rusak masih ada bagian aktifnya yang melindungi material. Bahan prekursor polimer hibrid dibuat dari monomer TMSPMA murni dan yang dicampur inhibitor dengan teknik sol-gel. Hasil yang didapat terbentuknya gel kental yang bening dan menghasilkan yield sebesar 89,58%. Prekursor polimer hibrid yang diperoleh kemudian dikarakterisasi dengan FTIR untuk melihat gugus fungsinya, dengan cara bahan prekursor tersebut dilapiskan pada substrat silikon, hasil karakterisasi FTIR menunjukkan adanya gugus anorganik dan organik yang mengalami polimerisasi. Selanjutnya prekursor polimer hibrid dilapiskan pada baja karbon kemudian dikarakterisasi dengan metoda Potensiostat untuk mengetahui arus korosinya, hasil yang diperoleh menunjukkan penurunan arus korosi dari 1,868 mm/th menjadi 0,02 mm/th
PENGUJIAN PENGARUH LUAS ELEKTRODA TERHADAP KARAKTERISTIK BATERAI LiFePO4 ADITYA SATRIADY, WAHYU ALAMSYAH, ASWAD HI SAAD, SAHRUL HIDAYAT
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 02 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.54 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v6i02.10959

Abstract

Baterai lithium-ion telah digunakan sebagai media penyimpan energi listrik portabel karena memiliki densitas energi tinggi dan siklus hidup yang panjang. Bahan yang umum digunakan sebagai katoda pada baterai lithium-ion adalah lithium cobalt oxide (LiCoO2), tetapi unsur kobalt merupakan logam berat yang berbahaya bagi lingkungan, memiliki harga yang mahal dan bersifat reaktif sehingga mudah terjadi ledakan pada temperatur tinggi. Saat ini telah dikembangkan baterai lithium-ion dari lithium iron phospate (LiFePO4) sebagai bahan pada katoda yang lebih murah, aman serta ramah lingkungan. Secara teori, luas elektroda mempengaruhi kapasitas baterai. Semakin luas elektroda, semakin besar kapasitas baterai. Pada penelitian ini telah dibuat baterai lithium-ion dengan LiFePO4 sebagai bahan pada katoda serta telah dilakukan pengujian baterai dengan melihat pengaruh luas elektroda terhadap karakteristik kinerja baterai dengan metode charge-discharge. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, baterai dengan luas elektroda (22 x 2) cm2 dan arus pembebanan 3 mA memiliki kapasitas dan efisiensi paling besar dibandingkan luas elektroda lainnya dengan kapasitas baterai sebesar 3,183 mAh dan efisiensi sebesar 46,6%. Hasil yang didapat menunjukkan luas elektroda dapat mempengaruhi kapasitas dan efisiensi baterai.
ELEKTROLIT APATIT LANTANUN SILIKAT BERBAHAN DASAR SILIKA SEKAM PADI ATIEK ROSTIKA NOVIYANTI; YATI B YULIYATI; DIANA RAKHMAWATY; S SOLIHUDIN; ROEKMIATI TJOKRONEGORO
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 02 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.3 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v6i02.10952

Abstract

Silika komersil merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk preparasi elektrolit padatan apatit lantanum silikat selama ini. Sekam padi mengandung silika (SiO2) dengan jumlah yang tinggi yaitu 87-98%.  Penelitian ini bertujuan menyintesis apatit lantanum silikat dengan sumber silikon dari silika sekam padi. Untuk mengetahui pengaruh penggunaan silikon dari sumber yang berbeda struktur dan morfologi kedua lantanum silikat apatit dikarakterisasi dengan XRD dan SEM.  Morfologi apatit lantanum silikat menggunakan silikat komersial nampak lebih kompak dengan densitas lebih tinggi. Struktur dihaluskan dengan menggunakan metode Le bail dari rietica kedua elektrolit apatit memiliki struktur dengan grup ruang P 63/m.
PENGARUH KONSENTRASI DOPING Ce(X) TERHADAP SIFAT LISTRIK MATERIAL SUPERKONDUKTOR Eu2-xCexCuO4+α-δ UNDER-DOPED M. SAPUTRI, M. F. SOBARI, A. I. HANIFAH, W.A. SOMANTRI, T. SARAGI DAN RISDIANA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 02 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.121 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v6i02.10955

Abstract

Telah di lakukan pembuatan dan karakterisasi sifat listrik bahan superkonduktor doping elektron Eu2-xCexCuO4+α-δ (ECCO) dengan variasi konsentrasi doping Ce sebesar 0.09, 0.10 dan 0.11. Proses sintesis dilakukan dengan menggunakan reaksi padatan dengan suhu sintering 1050oC selama 16 jam dan suhu annealling 900oC selama 10 jam. Karakterisasi sifat listrik bahan ECCO dilakukan dengan mengukur kebergantungan nilai resistivitas terhadap suhu menggunakan metode empat titik terminal (four point probe method) pada suhu 80 K – 300 K. Hasil karakterisasi sifat listrik menunjukkan penurunan nilai resistivitas pada keadaan dasar (ρ0) dan energi aktivasi (Ea) dengan bertambahnya konsentrasi doping Ce

Page 1 of 1 | Total Record : 8